Top PDF Fiqih Muamalah Rukun dan Syarat Jual Bel

Fiqih Muamalah Rukun dan Syarat Jual Bel

Fiqih Muamalah Rukun dan Syarat Jual Bel

Pengertian syarat adalah sesuatu yang bukan merupakan unsur pokok tetapi adalah unsur yang harus ada di dalamnya. Jika ia tidak ada, maka perbuatan tersebut dipandang tidak sah. Misalnya; suka sama suka merupakan salah satu syarat sahnya jual beli. Jika unsur suka sama suka tidak ada, jual beli tidak sah menurut hukum. 12 Syarat-syarat jual beli ada empat macam, yaitu syarat terpenuhinya akad (syurut al- in ‘iqad ), syarat sah (syurut al-nafadz), syarat sah (syurut al-sihhah), dan syarat mengikat (syurut al-luzum). Adanya syarat-syarat ini di maksudkan untuk menjamin bahwa jual beli yang dilakukan akan membawa kebaikan bagi kedua belah pihak dan tidak ada yang dirugikan. 13
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

FIQIH MUAMALAH RUKUN DAN SYARAT JUAL BEL (4)

FIQIH MUAMALAH RUKUN DAN SYARAT JUAL BEL (4)

Sighah harus menggunakan lafazh yang menunjukkan kata memesan barang, karena salam pada dasarnya jual beli dimana barang yang menjadi objeknya belum ada. Hanya saja diperbolehkan dengan syarat harus menggunakan kata “memesan” atau salam.Kabul juga harus menggunakan kalimat yang menunjukkan kata menerima atau rela terhadap harga. Para pihak harus cakap hukum (baligh atau mumayyiz dan berakal) serta dapat melakukan akad atau transaksi. Sementara barang yang menjadi objek jual beli salam adalah barang harus milik penuh si penjual, barang yang bermanfaat,serta dapat diserah terimakan.Sementara modal harus diketahui,modal atau uang harus diserahkan terlebih dahulu dilokasi akad. 1
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

rukun dan syarat jual beli murabahah (1)

rukun dan syarat jual beli murabahah (1)

Rukun adalah suatu elemen yang tidak dapat dipisahkan dari suatu kegiatan atau lembaga, sehingga bila tidak ada salah satu elemen tersebut maka kegiatan terdebut dinyatakan tidak sah atau lembaga tersebut tidak eksis. secara defenisi, rukun adalah suatu unsur yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu perbuatan atau lembaga yang menentukan sah atau tidaknya perbuatan tersebut dan ada atau tidak adanya sesuatu itu sedangkan Definisi syarat berkaitan d engan sesuatu yang tergantung padanya keberadaan hukum syar‟i dan ia berada di luar hukum itu sendiri, yang ketiadaannya menyebabkan hukum pun tidak ada, jadi perbedaan antara rukun dan syarat menurut ulama ushul fiqih, yaitu rukun merupakan sifat yang kepadanya tergantung keberadaan hukum dan ia termasuk dalam hukum itu sendiri, sedangkan syarat merupakan sifat yang kepadanya tergantung keberadaan hukum, tetapi ia berada di luar hukum itu sendiri.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PRAKTIK JUAL BELI HASIL PERTANIAN (STUDI KASUS PRAKTIK JUAL BELI SINGKONG SISTEM PENANGGUHAN MASA PANEN DI DESA TEGALHARJO KECAMATAN TRANGKIL KABUPATEN PATI) - STAIN Kudus Repository

ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PRAKTIK JUAL BELI HASIL PERTANIAN (STUDI KASUS PRAKTIK JUAL BELI SINGKONG SISTEM PENANGGUHAN MASA PANEN DI DESA TEGALHARJO KECAMATAN TRANGKIL KABUPATEN PATI) - STAIN Kudus Repository

Hasil penelitian dari praktik jual beli singkong dengan sitem penangguhan masa panen, prakteknya adalah dilakukan antara petani dan pembeli secara suka rela, pembayaran dilakukan dimuka sekitar singkong dalam usia 5-6 bulan, ditangguhkan sampai singkong usia 9-10 bahkan sampai 12 bulan, dalam masa waktu panen petani tidak diperbolehkan menanami lahannya. Adapun prakteknya adalah petani datang ke rumah untuk manwarkan singkong yang masih usia 5-6 bulan, terus ditanya luasnya berapa, hasilnya biasanya berapa Kg kalau usia masa panen, setelah mengetahui informasi tersebut dari petani, terus saselanjutnya pembelinyya kroscek lokasi untuk membutikan kebenaran luasnya, dan memperkirakan harganya. Ditinjau dari rukun jual belinya, keempat rukun yang mayoritas dikemukakan oleh ulama fiqih sudah terpenuhi karena adanya penjual, pembeli, ijab-qabul, dan barang yang diperjual belikan. Namun, berkaitan dengan syarat jual beli ada beberapa syarat yang menurut peniliti harus ditinjau kembali seperti, objek harus bisa diserahterimakan, dan harus diketahui wujudnya.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

MAKALAH MUAMALAH FIQIH   Jual beli Qirad (1)

MAKALAH MUAMALAH FIQIH Jual beli Qirad (1)

Bahwa pada hakikatnya jual beli adalah dengan memiliki suatu harta dan mengganti sesuatu atas dasar izin syara’ atau sekedar memiliki manfaatnya saja dengan diperbolehkannya syara’ dengan melelui pembayaran yang berupa uang atau yang sejenisnya. Sehingga suatu transaksi jual beli tidak akan sah apabila tidak terdapat rukun-rukun yang harus dijalankan seperti halnya dengan adanya: (1) Bai’ (Penjual); (2) Mustari (pembeli); (3) Shighat (ijab dan qabul); (4) Ma’qud ‘alaih (benda atau barang).

21 Baca lebih lajut

Prota dan Promes Agama III-VI\Prota dan Promes Fiqih IV-VI\Prota Fiqih KLS VI SMT 1 &  2(1)

Prota dan Promes Agama III-VI\Prota dan Promes Fiqih IV-VI\Prota Fiqih KLS VI SMT 1 & 2(1)

Mengenal ketentuan jual beli dan pinjam meminjam 3.1 Menjelas-kan tata cara jual beli  Menyebutkan pengertian jual beli  Menyebutkan syarat syah jual beli  Menyebutkan rukun jual[r]

6 Baca lebih lajut

RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI MURABAHAH Mak

RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI MURABAHAH Mak

Abi Ayub Al- ansshori, dkk. “ Akad murabahah ”, Jakarat: UIN syarif Hdayatullah Jakarta, 2015 Imam mustofa, “fiqih mu’amalah kontemporer” Jakarta:PT Raja grafindo persada, 2016 Lely shofa Imama, ” konsep dan Impementasi Murabahah pada produk pembiyaan Bank syariah” . Vol.1 No.2 Desember 2014

9 Baca lebih lajut

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DI WWW.KASKUS.CO.ID Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Online Di www.kaskus.co.id.

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI ONLINE DI WWW.KASKUS.CO.ID Tinjauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Online Di www.kaskus.co.id.

Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka, beberapa artikel, hasil karya tulis dan beberapa buku yang berkaitan dengan jual beli online, fikih muamalah dan sebagian dari lapak jual beli Forum Jual Beli dijadikan landasan apakah jual beli online di www.kaskus.co.id sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli secara Islam atau tidak.

14 Baca lebih lajut

Prosem Fiqih MTs Kelas 9 Semester 1& 2.doc

Prosem Fiqih MTs Kelas 9 Semester 1& 2.doc

Memahami tentang muamalah 2.1 Menjelaskan ketentuan jual beli 2.2 Menjelaskan ketentuan qiradh 2.3 Menjelaskan jenis-jenis riba 2.4 Mendemonstrasikan ketentuan pelaksanaan jual bel[r]

7 Baca lebih lajut

FIQIH MUAMALAH ARIYAH SEWA MENYEWA

FIQIH MUAMALAH ARIYAH SEWA MENYEWA

Dari paparan yang telah penulis dapat kita tarik lebih mendalam bagaimana inti pengertian ‘ariyah, dasar hukum yang berdasar pada Al-Kitab dan Al-Sunnah, hokum dari pada ‘ariyah, rukun dan syarat, serta status dan sifatnya. Sekaligus terdapat perbedaan Ulama fiqh menyikapi masalah-masalah yang terjadi sebagaimana yang telah kami paparkan.

12 Baca lebih lajut

RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI (3)

RUKUN DAN SYARAT JUAL BELI (3)

Secara defenisi, rukun adalah suatu unsur yang merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu perbuatan atau lembaga yang menentukan sah atau tidaknya perbuatan tersebut dan ada atau tidak adanya sesuatu itu (Dahlan, 1996:.1510).Definisi syarat berkaitan dengan sesuatu yang tergantung padanya keberadaan hukum syar’i dan ia berada di luar hukum itu sendiri, yang ketiadaannya menyebabkan hukum pun tidak ada (Dahlan, 1996: 1691).Perbedaan antara rukun dan syarat menurut ulama ushul fiqih, yaitu rukun merupakan sifat yang kepadanya tergantung keberadaan hukum dan ia termasuk dalam hukum itu sendiri, sedangkan syarat merupakan sifat yang kepadanya tergantung keberadaan hukum, tetapi ia berada di luar hukum itu sendiri (Dahlan, 1996: 1692). 1
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Rukun dan Syarat Jual Beli

Rukun dan Syarat Jual Beli

Pada dasarnya hukum muamalah adalah mubah (diperbolehkan) sebagaimana yang telah disepakati oleh mayoritas ulama fiqih dalam kitab-kitab mereka dengan menetapkan sebuah kaidah fiqhiyah yang berbunyi ‘Al-Ashlu Fil Asy-ya-i Wal A’yani Al-Ibahatu’. Kaidah ini berlandaskan beberapa dalil syar’i, di antaranya adalah firman Allah Azza wa Jalla:

15 Baca lebih lajut

Fiqih muamalah jual beli kredit (1)

Fiqih muamalah jual beli kredit (1)

Ayat di atas adalah dalil bolehnya akad hutang-piutang, sedangkan akad kredit merupakan salah satu bentuk hutang, sehingga keumuman ayat di atas bisa menjadi dasar bolehnya akad kredit dengan syarat penjual dan pembeli sepakat dengan ketentuan dan si pembeli ridho dengan kesepakatan menambah harga dalam jangka waktu yang telah di tentukan saat akan melakukan transaksi dengan memusyawarahkan kenaikan harga jika akan di bayar dengan di ansur ( bertahab dalam pembayaran dengan kenaikan harga yang telah di tentukan dan waktu jatuh tempo yang di sepakati bersama )
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PEMIKIRAN MUSTHOFA AHMAD AZ ZARQO TENTANG JUAL BELI ISTISHNA’.

PEMIKIRAN MUSTHOFA AHMAD AZ ZARQO TENTANG JUAL BELI ISTISHNA’.

Selama mengadakan penelitian, penulis menjumpai pembahasan yang khusus tentang jual beli ini. Salah satu yang ada adalah Bahs ‘Aqd Al Istishna’ tulisan Abu Zaid yang di download dari internet dan makalah yang ditulis Musthofa Ahmad Az Zarqo sendiri dalam pembahasan istishna’. Dalam buku-buku ekonomi Islam, istishna’ juga disebutkan tapi dalam bagian kecil pembahasan seperti buku Bank Islam Analisis Fikih dan Keuangan (Adiwarman Karim) , Sistem dan Prosedur Operasional Bank Islam (Muhammad) dan Bank Syariah dari Teori ke Praktek (M Syafi’i Antonio)
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Syarat Dan Rukun Jual Beli

Syarat Dan Rukun Jual Beli

Khiyar menurut bahasa memilih dan menurut istilah memilih antar dua kemungkinan yaitu meneruskan untuk jual beli atau membatalkanya. Dengan demikian khiyar hukumnya mubah atau boleh dalam ajaran islam sebagai man sabda Rosulullah SAW

12 Baca lebih lajut

Kaidah Fiqih Tentang Ekonomi p1

Kaidah Fiqih Tentang Ekonomi p1

Misalnya seorang tukang sol sepatu (penjahit sepatu), ia boleh menahan jahitan atau sepatu yang dipesan sampai dilunasi upah yang akan diberikan, jika tidak ada syarat adanya penundaan pembayaran. Dengan cara ini apabila seseorang menahan barang tersebut dan kemudian rusak, ia tidak mengganti karena kerusakan itu dan ia tetap masih berhak atas upah. [5]

11 Baca lebih lajut

Perdagangan atau Jual Beli Al Bai

Perdagangan atau Jual Beli Al Bai

Jual beli adalah kegiatan tukar menukar barang dengan cara tertentu yang setiap hari pasti dilakukan namun kadang kala kita tidak mengetahui apakah caranya sudah memenuhi syara’ ataukah belum. Kita perlu mengetahui bagaimana cara berjual beli menurut syariat. Oleh karena itu, dalam makalah ini, kami bahas mengenai jual beli, karena sangat kental dengan kehidupan masyarakat. Disini pula akan kita bahas jual beli mudharabah, salam, istishna’ dan juga akan membahas mengeniai khiyar.

17 Baca lebih lajut

FIQIH MUAMALAH

FIQIH MUAMALAH

Orang yang pertama menghimpun kaidah Ushul Fiqih ialah Imam Abu Yusuf pengikut Imam Abu Hanifah, akan tetapi karyanya tidak sampai kepada ummat sekarang. Dan orang yang pertama kali mengkodifikasi kaidah-kaidah dan bahasan-bahasan ilmu Ushul Fiqih secara sistematis dan masing-masing kaidah dikuatkan dengan dalilnya, ialah Imam Muhammad bin Idris Asy- Syafi’i (Imam Safi’i) . Sehingga dikalangan para ulama bahwa peletak dasar ilmu Ushul Fiqih ialah Imam Syafi‟i . Menurut Khudlari Beik, mendefinisikan bahwa ushul fiqh sebagai himpunan kaidah (norma-norma) yang berfungsi
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...