Top PDF HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DENGAN KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DENGAN KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA PEGAWAI DENGAN KINERJA PUSKESMAS DI KABUPATEN JEMBER

8. Keluarga besar H. Sarbini dan H. Ismail. Terima kasih atas segala do’a, dukungan, dan perhatiannya selama ini. Terima kasih atas pertanyaan motivasi seperti ”Bagaimana skripsinya?” atau ”Kapan wisuda?”. Thank’s siblings, these questions motivate me.

18 Baca lebih lajut

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Bina Marga Dalam Pemeliharaan Jalan Kabupaten di Kabupaten Karanganyar.

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Bina Marga Dalam Pemeliharaan Jalan Kabupaten di Kabupaten Karanganyar.

Hasil analisis uji F menunjukkan persamaan F hitung 8,59 > F tabel 2,76 dengan signifikansi 0,00 < 0,05 maka secara bersama-sama variabel gaya kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, lingkungan kerja, dan motivasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai dan hipotesis umum “diterima”. Analisis uji t menunjukkan secara parsial variabel gaya kepemimpinan transformasional (sig 0,431), budaya organisasi (sig 0,233), dan lingkungan kerja (sig 0,812) tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Hanya variabel motivasi kerja (sig 0,000) yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

HUBUNGAN MOTIVASI PRESTASI DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN MOTIVASI PRESTASI DENGAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN JEMBER

Penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif yaitu dengna mengumpulkan data-data yang dinyatakan dengan angka-angka dan dengan menggunakan rumus korelasi Rank Spearman (rs). Dari hasil perhitungan dengan rumus rs tersebut dapat diketahui nilai korelasinya yang kemudian dibandingkan dengan nilai kritis pada tabel P maka rs hitung lebih besar dari rs tabel yang artinya ada hubungan antar motivasi prestasi dengan kinerja pegawai. Untuk menguji signifikasi, diadakan pengujian dengan rumus t test. Berdasarkan hasil t tes diatas yang kemudian dibandingkan dengan t tabel dengan db = N-2 dan taraf signifikasi 95% kesalahan 5% maka t hitung lebih besar dari t tabel maka berdasarkan hasil perhitungan t test ”Ada hubungan yang signifikan antara motivasi prestasi pegawai dengan kinerja pegawai pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Jember”.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN PENGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI HONOR LEPAS PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN MOROWALI | Salma | Katalogis 6756 22481 1 PB

PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, MOTIVASI KERJA DAN PENGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI HONOR LEPAS PADA PUSKESMAS DI KABUPATEN MOROWALI | Salma | Katalogis 6756 22481 1 PB

Hasil pengujian statistik deskriptif dapat diketahui bahwa indikator kekompakkan dengan rekan kerja lain memiliki nilai mean tertinggi dibandingkan dengan indikator-indikator lainnya dalam variabel motivasi kerja. Hal tersebut berarti bahwa hal utama yang membuat pegawai honor lepas termotivasi dalam memberikan kinerja yang baik adalah hubungan kekompakkan dengan rekan kerja lain terjalin dengan baik. Selain itu, indikator yang mendapatkan respon paling rendah adalah pernyataan insentif sesuai dengan kebutuhan. Artinya bahwa pegawai honor lepas belum termotivasi dengan baik jika pegawai honor lepas di perhadapkan pada pernyataan insentif yang diterima sesuai dengan kebutuhan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

T2 912013035 Daftar Pustaka

T2 912013035 Daftar Pustaka

Pariaribo, N. 2014. Pengaruh Gaya Kepemimpinan Motivasi Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di Kabupaten Supiori. Diunduh dari http://e- journal.uajy.ac.id/4769/1/Jurnal.pdf pada tanggal 12 Februari 2015.

7 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, transaksional, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kudus. Permasalahan dasar yang dihadapi oleh dinas adalah bagaimana meningkatkan kinerja para pegawai. Faktor yang dapat mempengaruhi baik buruknya kinerja seorang pegawai salah satunya dengan gaya pemimpin dalam memimpin pegawainnya. Keberhasilan dan kegagalan suatu dinas atau organisasi ditentukan dengan gaya kepemimpinan dan motivasi yang tinggi juga disiplin kerja yang tinggi pula agar pegawai juga akan bekerja dengan baik.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI PUSKESMAS KABUPATEN JEMBER (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Jember)

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI PUSKESMAS KABUPATEN JEMBER (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Jember)

Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional, sedangkan jenis rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai Puskesmas wilayah kerja Kabupaten Jember sebanyak 1173 pegawai. Sampel penelitian diambil sebanyak 70 pegawai dan 10 Kepala Puskesmas, meliputi Puskesmas Jenggawah, Kemuningsari, Patrang, Ajung, Arjasa, Rambipuji, Sukorambi, Kalisat, Gladak Pakem dan Sumberjambe. Sampel diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Data yang diperoleh, diolah, dan dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik sederhana menggunakan analisis bivariat
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI PUSKESMAS KABUPATEN JEMBER (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Jember)

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KARYAWAN DI PUSKESMAS KABUPATEN JEMBER (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Jember)

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada Abu Khoiri, S.KM., M.Kes selaku Ketua Bagian Administrasi dan Kebijakan Kesehatan dan Dosen pembimbing utama serta Dewi Rokhmah, S.KM, M.Kes selaku pembimbing anggota yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran serta perhatiannya dalam memberikan bimbingan, motivasi, pemikiran, dan pengarahan sehingga skripsi ini dapat disusun dengan baik. Penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak, oleh karena itu penulis menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

20 Baca lebih lajut

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI UNTUK OPERASI KATARAK PADA KLIEN KATARAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMBORO KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI UNTUK OPERASI KATARAK PADA KLIEN KATARAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMBORO KABUPATEN JEMBER

Motivasi berasal dari bahasa latin yaitu movere, berarti menimbulkan pergerakan. Motivasi didefinisikan sebagai kekuatan psikologis yang menggerakan individu kearah jenis beberapa tindakan ( Haggard, dalam Bastable 2002: 134). Motivasi yaitu interaksi antara pelaku dan lingkungan sehingga dapat meningkatkan, menurunkan atau mempertahankan sebuah perilaku (John Elder dalam Notoadmojo ,2010: 120). Secara umum ada dua unsur yang berperan penting terhadap tinggi rendahnya motivasi klien, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Motivasi Internal yaitu motivasi dari dalam individu itu sendiri. Motivasi internal timbul karena keperluan dan keinginan yang terdapat di dalam diri. Motivasi eksternal adalah motivasi yang timbul akibat dari luar atau lingkungan (Sardiman dalam Nursalam, 2015:107). Misalkan, motivasi eksternal dapat berupa hukuman, penghargaan, pujian, celaan, dukungan sosial, dukungan keluarga, dan lain-lain. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan unsur motivasi eksternal berupa dukungan keluarga sebagai variabel independennya. Dukungan keluarga tersebut berupa menemani, mencarikan informasi tentang operasi yang akan dilakukan, alasan dilakukan operasi, menyiapkan biaya dan mendengarkan keluhannya.
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Survey Pada Pegawai Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo).

PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Survey Pada Pegawai Kecamatan Di Kabupaten Sukoharjo).

Selain kepemimpinan, motivasi karyawan juga memberi sumbangan yang signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai. Keseluruhan proses motivasi kepada para pegawai sedemikian rupa bertujuan agar mereka mau bekerja dengan ikhlas demi tercapainya tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Motivasi juga dapat memberikan sumbangan yang signifikan dalam peningkatan kualitas pelayanan. Seperti teori Maslow tentang motivasi adalah seperti kerucut, manusia akan termotivasi apabila kebutuhan yang menjadi sasaran hidup terpenuhi dengan baik mulai dari kebutuhan fisiologis sampai kebutuhan aktualisasi diri.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Dampak Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Serta Implikasinya Pada Kualitas Perencanaan Pembangunan | Rukmana | Jurnal Ilmiah Manajemen Kontigensi 2 PB

Dampak Kepemimpinan, Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Serta Implikasinya Pada Kualitas Perencanaan Pembangunan | Rukmana | Jurnal Ilmiah Manajemen Kontigensi 2 PB

Motivasi merupakan proses dasar psikologi. Hal ini diperlihatkan dari hasil analisis terbaru menyimpulkan bahwa, kurangnya tingkat kompetitif pegawai diakibatkan oleh kurangnya pemberian motivasi (Mine, Ebrahimi, and Wachtel, 1995). Motivasi akan berpengaruh terhadap persepsi, personal, sikap dan pembelajaran, sehingga motivasi merupakan unsur yang penting yang berpengaruh terhadap perilaku. Motivasi merupakan proses manajemen yang berpengaruh terhadap perilaku dasar dan pengetahuan dari apa yang orang inginkan. Motivasi merupakan proses membangun dan memberi semangat secara langsung dalam pencapaian perilaku (Luthans, 1998). Sedangkan hubungan peran kepemimpinan dengan kompetensi dinyatakan oleh Lucky (2000) bahwa, peran kepemimpinan dapat membentuk skill (keahlian) dan kemampuan sumber daya manusia. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa, peran kepemimpinan memiliki kontribusi yang vital bagi kelangsungan suatu organisasi.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja: studi kasus pada kantor Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang.

Pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja: studi kasus pada kantor Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang.

Setiap pegawai memiliki motivasi yang berbeda-beda untuk bekerja dengan baik, tidak dapat dipungkiri lagi bahwa berhasil atau tidaknya operasional perusahaan dalam mencapai tujuannya adalah ditentukan oleh kepemimpinan yang baik dari seorang pemimpin didalam memberikan motivasi kepada karyawannya. Motivasi berperan penting didalam suatu perusahaan, sehingga motivasi dapat diartikan berbeda oleh setiap individu sesuai dengan tempat dan keadaan dari masing-masing individu. Untuk lebih jelasnya dibawah ini akan penulis kutipkan beberapa pendapat mengenai pengertian motivasi.
Baca lebih lanjut

124 Baca lebih lajut

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN  Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai: Motivasi Kerja Sebagai Variabel Interverning (Studi kasus pada Kantor Inspektorat Kabupaten Jombang).

PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai: Motivasi Kerja Sebagai Variabel Interverning (Studi kasus pada Kantor Inspektorat Kabupaten Jombang).

kompensasi finansial dan gaya kepemimpinan berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai, variabel motivasi berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai, variabel kompensasi finansial dan gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap motivasi, dan variabel kompensasi finansial, gaya kepemimpinan dan motivasi mempunyai berpengaruh secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai

17 Baca lebih lajut

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI INSPEKTORAT KABUPATEN BADUNG.

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI INSPEKTORAT KABUPATEN BADUNG.

iii PERNYATAAN ORISINALITAS Saya menyatakan dengan sebenarnya bahwa sepanjang pengetahuan saya, di dalam Naskah Skripsi ini tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh oran[r]

4 Baca lebih lajut

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Perawat Di RSU Restu Ibu Medan Tahun 2015

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Perawat Di RSU Restu Ibu Medan Tahun 2015

Hubungan Gaya Kepemimpinan, Motivasi, dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Cempa kab.. Pengaruh Budaya Organisasi terhadapKinerja PerawatPelaksana.[r]

3 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Puji Syukur kepada Allah SWT atas berkat dan anugerah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tesis yang berjudul “PENGARUH KEPEMIMPINAN, KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMITMEN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA DINAS KESEHATAN KABUPATEN KUDUS” Tesis ini disusun dalam rangka menyelesaikan studi pada Program Magister Manajemen (S-2) di Universitas Muria Kudus. Sebagai sebuah tesis tentunya tesis ini masih jauh dari sempurna, oleh karenanya kami harapkan kritik, saran, dan masukan yang membangun. Akhir kata semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca. Dengan segala kekurangannya semoga mampu memberikan sumbangsih kendati kecil untuk diterapkan baik dalam praktek maupun untuk penelitian selanjutnya.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan transaksional dalam meningkatkan motivasi dan kinerja pegawai puskesmas di Kabupaten Kudus. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 114 responden. Uji instrumen meliputi uji validitas, uji reliabilitas. Model analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan analisis kuantitatif dengan Teknis Structural Equation Modelling (SEM).

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA SEKRETARIS DESA PASCA PENGANGKATAN SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN JEMBER

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA SEKRETARIS DESA PASCA PENGANGKATAN SEBAGAI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KABUPATEN JEMBER

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul: “Hubungan Motivasi Kerja dengan Kinerja Sekretaris Desa Pasca Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Jember” adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali kutipan yang sudah saya sebutkan sumbernya, belum pernah diajukan pada institusi mana pun, dan bukan karya jiplakan. Saya bertanggungjawab atas keabsahan data dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

18 Baca lebih lajut

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SOPPENG

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN, DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN SOPPENG

Disamping Gaya kepemimpinan, disiplin kerja juga merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai. Disiplin kerja merupakan salah satu bentuk dari pengelolaan pegawai demi menunjang kualitas pegawai yang semakin. Disamping itu disiplin juga merupakan salah satu bentuk dari pengendalian diri pegawai dan pelaksanaan kerja yang teratur, serta melalui disiplin kerja maka akan dapat menunjukan tingkat kesungguhan kerja pegawai dalam perusahaan atau organisasi. Menurut Simamora (2004) bahwa disiplin kerja mencerminkan besarnya rasa tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan perusahaan maupun tuntutan tugas yang terdapat dalam pekerjaan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

I. PENDAHULUAN - Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada dinas kehutanan kabupaten siak - Repository Sekolah Bisnis IPB

I. PENDAHULUAN - Hubungan kepemimpinan dan motivasi kerja dengan kinerja pegawai pada dinas kehutanan kabupaten siak - Repository Sekolah Bisnis IPB

Sejak diberlakukannya otonomi daerah, pemerintah daerah kabupaten/kota memiliki keleluasaan untuk mengelola daerah dan sumberdaya alam yang ada di daerahnya. Dengan keleluasaan yang diberikan, diharapkan pemerintah daerah kabupaten/kota dapat menata kembali perencanaan pembangunan yang sebelumnya diatur secara sentralistik, guna memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan ciri khas daerahnya masing-masing. Sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan pemberian otonomi daerah adalah memungkinkan daerah tersebut mengatur daerahnya sendiri dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan melaksanakan pembangunan.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...