Top PDF Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB IV

keturunannya pastilah mempunyai ikatan yang sangat kuat entah itu batin atau juga bisa yang lain. Seperti misalnya, jika seorang ibu sedang mendapati perasaan yang tidak enak dan memikirkan anaknya yang sedang jauh dari sang ibu, sang ibu mempunyai firasat buruk terhadap anaknya dan ternyata memang benar sesuatu hal telah terjadi. Ini adalah naluri, begitu juga dengan Dina Geblag ini dianggap masih ada kaitannya dengan orang yang masih hidup. Kematian yang disebabkan oleh banyak perkara misalnya kecelakaan atau kematian secara tidak wajar itu lebih-lebih dianggap sebagai hari yang sangat murka. Ketika hari na’as itu terulang dalam setiap
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB V

Kepercayaan asli milik budaya Jawa yakni Kejawen adalah kepercayaan yang mampu bertahan walaupun banyak agama-agama lain yang masuk ke Pulau Jawa. Proses islamisasi di Pulau Jawa dan hingga keduaanya bercampur menjadi Islam Kejawen inilah pembuktian bahwa orang-orang Jawa mampu dan mudah menyerap budaya dari luar yang masuk tanpa menghilangkan identitas aslinya. Dengan masuknya agama Islam yang bercirikan adanya pembacaan ayat-ayat suci Al- qur’an seperti Tahlil dan mengiringi sebuah tradisi Dina Geblag menjadikan salah satu contoh hasil dari kepercayaan Islam Kejawen yang masih sebagian penduduk di Jawa menganut pedoman tersebut.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Kejawen is a public trust that is very popular among the people of Central Java are Muslim majority so that they melt into the Mistik Islam Kejawen. Kejawen includes customs and rituals are often performed and even the duty of every person who believes in the teachings of the Javanese. As a ritual which continue to this day is a tradition Dina Geblag Hamlet Toyogiri Semarang District Sub Tuntang the stage every day ritual in someone's death. This ritual is believed to be because people believe that the spirits of the dead are still being around people who are still alive and able to provide safety. Pilgrimage prayer offered when the grave is a form of communication that is conducted between the two is considered still have relevance to the relatives of the deceased. For the community itself running tradition is a form of honor and inherit the tradition has ever done before. It is interesting to study because the research was conducted using qualitative descriptive methods. The results showed that Dina Geblag has meaning for society Hamlet Toyogiri District Tuntang Semarang District as a ritual that can not be abandoned because it is attached to the traditional belief that syncretism with Islam.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Gambar 1 : Bunga untuk ziarah ke makam terdiri dari bunga melati, mawar, kantil dan, kenanga... Gambar 3 : Kemenyan madu yang akan dibakar di makam..[r]

7 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB II

Kasedan Jati atau kematian dianggap hal yang membutuhkan ritual yang benar-benar sesuai dengan pemahaman Kejawen , yaitu dari hari kematian (Geblag) hingga mengebumikan (metak). Karena pemahaman dari falsafah hidup orang Jawa Mati adalah menghadap Tuhan Yang Maha Esa, maka orang mati benar-benar harus diperlakukan dengan cara yang penuh hikmah dan kerabat yang mengurus memperlakukan orang yang telah mati dengan sesempurna mungkin. Sebagai orang yang berkeyakinan, pasti terdapat cara dan doa sebagai bagian penyempurnaan dari sebuah ritual. Pada serat Wirid yang mengajarkan kebatinan Islam yang umum juga membahas banyak tentang istilah “Kematian” yang menguraikan tanda -tanda
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi “Dina Geblag” Dalam Kepercayaan Masyarakat Jawa Dusun Toyogiri Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 152009002 BAB I

Geblag, maka setiap hari itu sanak saudaranya tidak akan melakukan aktivitas apapun pada hari itu. Hari kem atian leluhur dipercayai sebagai hari na’as yang bisa terulang lagi pada anak atau keturunan dibawahnya. Setiap aktivitas manusia pasti ada toleransi waktu, tetapi ada juga yang memang harus terlaksana tepat waktu. Tetapi karena kepercayaan masyarakat Jawa Tengah sangat kuat dan mempercayai tentang adanya Dina Geblag itu akan memilih kehilangan aktivitasnya daripada harus melakukan kegiatan di hari na’as leluhurnya. Dan juga setiap Dina Geblag kerabat yang
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Makna Tradisi Dhawuhan Ngembang di Desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang T1 152009013 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Makna Tradisi Dhawuhan Ngembang di Desa Cukil Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang T1 152009013 BAB IV

Dari berbagai simbol tindakan dan sesaji memang tampak bahwa masyarakat Jawa memiliki harapan-harapan keselamatan dan diberi hujan yang baik bagi pertanian. Demikian juga pada masyarakat di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang yang masih mempertahankan tradisi leluhurnya. Mereka menganggap Tradisi Dhawuhan adalah hal istimewa sehingga ritual Tradisi Dhawuhan menjadi perhatian khusus. Makna atau kandungan filosofis Tradisi Dhawuhan yaitu penghormatan kepada leluhur serta menyucikan diri. Hal itu terlihat dari tindakan-tindakan dalam upacara sesaji. Sesaji sebagai wujud persembahan dimaksudkan untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan hidup antara alam sekitar dengan alam gaib. Tujuannya memperoleh keselamatan lahir maupun batin. Tradisi Dhawuhan menunjukkan pengabdian kepada Al-Khaliq (Tuhan Yang Esa).
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB II

Jurnal “Makna Tradisi Saparan bagi Mayarakat Dusun Mulungan Kelurahan Nogosaren Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang” Rabu, 20 Januari 2016, yang ditulis oleh Widodo, Tri Widiarto dan Wahyu Purwiyastuti menjadi penelitian yang relevan bagi peneliti karena membahas bagaimana makna-makna pendidikan yang terdapat merti dusun yang hampir sama dengan penelitian ini. Bila dalam jurnal tersebut membahas tentang 6 nilai pendidikan dalam tradisi Saparan, peneliti akan membahas 11 nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada tujuan pendidikan nasional yakni Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Bersahabat/Komunikatif, Cinta Damai, Peduli Lingkungan, dan Tanggung Jawab.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Makna Tradisi Jumat Pahing di Desa Purworejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang T1 152009019 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Makna Tradisi Jumat Pahing di Desa Purworejo Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang T1 152009019 BAB IV

Dari berbagai simbol tindakan dan sesaji memang tampak bahwa masyarakat Jawa memiliki harapan-harapan keselamatan. Demikian juga pada masyarakat di Desa Purworejo, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang yang masih mempertahankan tradisi leluhurnya. Mereka menganggap Tradisi Jumat Pahing adalah hal istimewa sehingga ritual Tradisi Jumat Pahing menjadi perhatian khusus. Makna atau kandungan filosofis Tradisi Jumat Pahing yaitu penghormatan kepada leluhur serta menyucikan diri. Hal itu terlihat dari tindakan-tindakan dalam upacara sesaji. Sesaji sebagai wujud persembahan dimaksudkan untuk menjaga keselarasan dan keseimbangan hidup antara alam sekitar dengan alam gaib. Tujuannya memperoleh keselamatan lahir maupun batin. Tradisi Jumat Pahing menunjukkan pengabdian kepada Al-Khaliq (Tuhan Yang Esa).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB I

Dalam penelitian ini akan diteliti tentang nilai-nilai pendidikan pada tradisi masyarakat Jawa yakni merti dusun di Dusun Karang Padang, Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang. Kegiatan merti dusun di Dusun Karang Padang ini adalah kegiatan slametan rutin yang setiap tahunnya diadakan oleh masyarakat sebagai wujud untuk melestarikan budaya nenek moyang dan sarana silaturahmi yang bagi masyarakat Dusun Karang Padang menyebutnya “bodo pindo” atau lebaran/perayaan kedua karena memang
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi Upacara Malem Selikuran di Desa Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang T1 152012014 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi Upacara Malem Selikuran di Desa Nyatnyono Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang T1 152012014 BAB IV

Masyarakat yang terdiri dari banyak pribadi, saling berinteraksi dan saling berhubungan atau bergaul, hubungan antara pribadi didasarkan atas aturan tertentu seperti saling menghormati antar individu, saling kerja sama tanpa membandingkan suku dan agama agar terjalin suatu interaksi sosial yang harmonis. Aturan itu sendiri berpedoman pada suatu nilai tertentu yang disebut nilai budaya. Nilai budaya merupakan salah satu unsur dari sistem budaya yang dimiliki oleh suatu kesatuan sosial, seperti keluarga, klen atau marga dan suku bangsa. Sistem budaya itu sendiri merupakan seperangkat nilai yang dianggap baik, seperti kepercayaan, gagasan, adat, tradisi, aturan, norma dan hukum. Semua unsur saling berhubungan sebagai suatu sistem. Apabila suatu unsur berubah maka sistem budaya akan bergeser atau berubah. Nilai budaya bersifat abstrak dan dapat dipelajari, diresapi oleh anggota masyarakat sejak kecil melalui proses sosialisasi dan enkulturasi (Widiarto, 2008:18).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Peningkatan Mutu Sekolah pada SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten Semarang T1 162011020 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Strategi Peningkatan Mutu Sekolah pada SMP Negeri 2 Tuntang Kabupaten Semarang T1 162011020 BAB IV

SMP Negeri 2 Tuntang telah menjalin kerjasama dengan UKSW, STAIN, POLSEK, PUSKESMAS dan KORAMIL.. Kerjasama dilakukan untuk menjamin perkembangan sekolah dalam meraih status di tengah-tengah persaingan di dunia pendidikan. Kesempatan untuk berpartisipasi dalam menjalin kerjasama dengan organisasi lain juga sangat terbuka pada era sekarang ini. Kegiatan yang sangat baik untuk dilakukan dengan menjalin kerjasama dengan pihak – pihak yang berhubungan

18 Baca lebih lajut

T1__BAB IV Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi Berkat Lumbung dan NilaiNilainya yang Dilestarikan Masyarakat Dusun Setontong, Desa Kualan Hilir Kecamatan Simpang Hulu Kabupaten Ketapangalimantan Barat T1  BAB IV

T1__BAB IV Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Tradisi Berkat Lumbung dan NilaiNilainya yang Dilestarikan Masyarakat Dusun Setontong, Desa Kualan Hilir Kecamatan Simpang Hulu Kabupaten Ketapangalimantan Barat T1 BAB IV

Nilai toleransi beragama dapat terlihat saat berjalannya tradisi berkat lumbung yang selalu diikuti masyarakat tanpa melihat perbedaan agama. Jadi baik itu yang beragama Katolik, Kristen/Protestan, maupun Islam berkumpul menjadi satu untuk melaksanakan upacara tradisi tersebut. Masyarakat harus mampu menghargai sesama umat beragama demi melastarikan toleransi beragama di Dusun Setontong untuk memberikan contoh yang baik kepada masyarakat Indonesia. Sebab menghargai sesama umat beragama berati kita telah menjunjung tinggi Bhenika Tunggal Ika yang menjadi landasan dasar Bangsa Indonesia. sebagai Negara kepulauan yang memiliki berbagai macam suku, ras, dan agama. Masyarakaat Indonesia harus bisa saling mentoleransi demi menjunjung tinggi Bangsa Indonesia.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kemampulabaan Petani Sayur Dusun Jubelan Desa Jubelan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang T1 162007044 BAB IV

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Kemampulabaan Petani Sayur Dusun Jubelan Desa Jubelan Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang T1 162007044 BAB IV

2,3%. Kiraan estimasi atau pendugaan menunjukkan bahwa kemampulabaan petani sayur di Dusun Jubelan Kabupaten Semarang terletak antara 24,05 sampai 37,15 dan berarti bahwa seluruh petani sayur Dusun Jubelan kemampulabaannya paling rendah 24,05% dan paling tinggi 37,15% dari jumlah biaya yang dikeluarkan. (Lihat lampiran 4 halaman 44).

8 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB V

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Penanaman Nilai Pendidikan yang Terdapat pada Tradisi Merti Dusun bagi Masyarakat Dusun Karang Padang T1 152012002 BAB V

1. Terdapat 11 nilai pendidikan yang terkandung dan dapat diwariskan kepada masyarakat khususnya generasi muda dalam merti dusun di dusun Karang Padang. Nilai-nilai pendidikan tersebut yaitu nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, demokratis, rasa ingin tahu, bersahabat/komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, dan tanggung Jawab.

2 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pegawai di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pegawai di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Penilaian kinerja pegawai merupakan faktor penting guna mengembangkan suatu organisasi secara efektif dan efisien karena adanya kebijakan/program yang lebih baik atas sumber daya manusia yang ada dalam organisasi. Begitu juga dengan Kantor Kecamatan Tuntang, dengan adanya penilaian kinerja pegawai sangatlah penting untuk mengembangkan kinerja yang dilaksanakan. Pelaksanaan penilaian pekerjaan sangat penting karena adanya pelaksanaan penilaian pekerjaan yang ada di Kecamatan akan terlaksanakan dengan baik. Pelaksanaan penilaian kinerja harus dapat ditekankan lagi sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik dalam melayani masyarakat guna menunjang kepuasan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan penilaian kinerja pegawai di Kecamatan Tuntang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan, tempat dan peristiwa, dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik bola salju (Snowball Sampling). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Prosedur analisis data menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Hubberman yang mencakup proses koleksi data, reduksi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian kinerja pegawai Kecamatan Tuntang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kinerja para pegawai Kecamatan Tuntang, selain itu juga sebagai landasan dalam pengambilan keputusan pada bidang kepegawaian. Penilaian yang digunakan mengacu pada penggunaan DP3 sebagai penilaian kinerja pegawai, Berikut ini pelaksanaan penilaian kinerja: Penilaian diadakan setiap satu tahun sekali, tempat penilaian dilakukan ditempat pegawai melakukan segala aktivitas pekerjaannya. Unsur-unsur yang dinilai terdiri dari kesetiaan, prestasi kerja, tanggungjawab, ketaatan, kejujuran dan kerja sama, prakarsa, kepemimpinan. Penghambat pelaksanaan penilaian kinerja pegawai Kecamatan Tuntang Kebupaten Semarang adalah Penilaian terlalu longgar, akibat adanya keinginan penilai untuk tidak mempersulit atau memberikan kemudahan kepada individu yang akan dievaluasi, kedekatan hubungan antara penilai dengan pegawai mengakibatkan mudahkan untuk menilai kinerja pegawai. Upaya-upaya yang dilakukan guna mengatasi hambatan dalam pelaksanaan penilaian kinerja pegawai adalah Melakukan pemeriksaan ulang hasil penilaian dan menciptakan komunikasi yang lebih baik.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Otomatisasi Kantor Penunjang Efisiensi Kerja di UPTD Pendidikan Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 162010021 BAB II

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Otomatisasi Kantor Penunjang Efisiensi Kerja di UPTD Pendidikan Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 162010021 BAB II

Prosedur Kerja Prosedur kerja adalah serangkain dari tahap-tahapan atau urut-urutan dari langkah-langkah yang saling terkait dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, untuk mengendalikan p[r]

29 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Otomatisasi Kantor Penunjang Efisiensi Kerja di UPTD Pendidikan Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 162010021 BAB I

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Otomatisasi Kantor Penunjang Efisiensi Kerja di UPTD Pendidikan Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang T1 162010021 BAB I

UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pendidikan Kecamatan Tuntang adalah Dinas Pendidikan yang menaungi kegiatan administrasi seluruh sekolah yang meliputi SD,SMP dan SMA yang berada di Kecamatan Tuntang seperti: administrasi gaji guru, akreditasi sekolah dan pemberkasan sertifikasi guru. UPTD Pendidikan memiliki 11 pegawai yang terdiri dari 2 pegawai wiyata dan 9 pegawai negeri sipil.

6 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pegawai di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pegawai di Kecamatan Tuntang Kabupaten Semarang

hasilnya kan dapat dilihat sesuai dengan harapan atau tidak, karena dari hasil penilaian itu bisa membuat kita naik pangkat atau bahkan bisa menyebabkan pegawai mengalami rotasi atau perpindahan pekerjaan, saya saja baru saja mengalami perpindahan kecamatan tetapi disini saya menduduki jabatan yang lebih tinggi dari sebelumnya.

34 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...