Top PDF Cover Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Cover Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Cover Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

persatu, para abang senior dan adik-adik junior semua yang telah mendukung dan memberi semangat kepada penulis, terima-kasih atas bantuannya semoga kita tetap mempertahankan hubungan kita yang terbentuk dalam satu ikatan PERSAHABATAN

19 Baca lebih lajut

Abstract Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Abstract Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Rare of oil fuel that happened lately have given impact very vast in various life sector. Supply fluctuation and price petroleum ought to make conscious us that amount of oil reserve exist in earth progressively attenuate. Because petroleum is fuel which cannot to be renewed, therefore we need to start thinking of substitution materials. Biogas is one of the alternative fuel able to used by at various machine, the other one is gasoline engine at lawn mowers four cycles capacities 37,7 cc. Target of this research to know performance of the internal combustion engine with fuel of LPG and biogas. Research conducted in the form of perfomance of lawn mower with fuel LPG and biogas in University North Sumatera. Perfomance tested at this research including torque testing, testing of power characteristic, testing of SFC characteristic. Testing of internal combustion engine performance using the rope brake dynamometer. Research conducted with braking burden variation and fuel variation. At this tested doing modify carburettor. For speed and same burden hence fuel of LPG more efficient, where result of torque (T) is 0,565105 Nm, brake power (Pb) is 0,476 kw, and specific fuel consumption (sfc) 0,62598 gr/ kWh at rotate 8000 rpm and burden 0,6 kg, while fuel of biogas result of torque (T) 0,168928 Nm, brake power (Pb) is 141,5779 kw and specific fuel consumption (sfc) 0,94843 gr/ kWh, at same speed and burden.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Chapter II Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Chapter II Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Metana dalam biogas memiliki karakteristik memiliki sifat mudah terbakar (flammable) dan dapat mengakibatkan ledakan. Hasil pembakarannya relatif lebih bersih daripada batubara, dan menghasilkan energi yang lebih besar dengan emisi karbondioksida yang lebih sedikit. Biogas merupakan bahan bakar alternatif terbaik, karena biogas dapat menjadi bahan bakar ramah lingkungan memiliki kandungan energi dalam jumlah yang besar, dan limbah biogas (residu) yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk. Dengan adanya nilai potensial tersebut maka sudah selayaknya biogas di manfaatkan. Nilai kesetaraan biogas dengan bahan bakar lain dapat dilihat dari tabel 2.2. berikut :
Baca lebih lanjut

32 Baca lebih lajut

Chapter I Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Chapter I Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

LPG merupakan gas alam dengan komponen utamanya campuran antara propana dan butana, jenis bahan bakar ini banyak ditemukan di hampir semua ladang minyak di Indonesia baik di daratan maupun di lepas pantai. Penggunaan bahan bakar LPG untuk kendaraan bermesin membutuhkan perangkat tambahan yang disebut dengan conversion kit.Tetapi kendala yang dijumpai pada perangkat konversi ini adalah mahalnya harga serta sulit untuk didapatkan.Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan modifikasi pada karburator mesin Otto yang dikendalikan secara manual. Proses modifikasi karburator pada kendaraan bermesin masih belum memberikan fungsi yang optimal, yaitu mesin cenderung memiliki putaran tinggi pada kondisi idle, selain itu untuk melakukan akselerasi selalu akan terjadi keterlambatan dalam suplai bahan bakar ke ruang bakar sehingga menurunkan kinerja dari mesin.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

Reference Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Reference Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Aplikasi Flexibel Tank Dari Karet Sebagai Penampung Biogas Portabel.. Biogas Plants in Animal Husbandry: A Practical Guide.[r]

1 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Kelangkaan bahan bakar minyak yang terjadi belakangan ini telah memberikan dampak yang sangat luas di berbagai sektor kehidupan. Fluktuasi suplai dan harga minyak bumi seharusnya membuat kita sadar bahwa jumlah cadangan minyak yang ada di bumi semakin menipis. Karena minyak bumi adalah bahan bakar yang tidak bisa diperbarui, oleh karena itu kita harus mulai memikirkan bahan penggantinya. Biogas adalah salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan pada berbagai mesin, salah satunya adalah mesin bensin pada mesin potong rumput empat langkah berkapasitas 37,7 cc. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui performansi motor bakar dengan bahan bakar LPG dan biogas. Penelitian yang dilakukan berupa pengujian performansi mesin pemotong rumput dengan bahan bakar LPG dan biogas di Universitas Sumatera Utara. Performansi yang diuji pada penelitian ini mencakup pengujian torsi, pengujian karakteristik daya, pengujian karakteristik SFC. Pengujian performansi motor bakar menggunakan rope brake dynamometer. Penelitian dilakukan dengan variasi beban pengereman dan variasi bahan bakar. Pada pengujian ini dilakukan modifikasi pada karburator. Untuk kecepatan dan beban yang sama maka bahan bakar LPG lebih efisien, dimana torsi (T) yang dihasilkan 0,565105 Nm, daya (PB) 0,476 kw, dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,62598 gr/kwh pada putaran 8000 beban 0,6 kg, sedangkan bahan bakar biogas torsi (T) yang dihasilkan 0,168928 Nm, daya (PB) 141,5779 kw dan bahan bakar spesifik (sfc) 0,94843 gr/kwh, pada putaran dan beban yang sama.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

Kajian Eksperimental Performansi Motor Bakar Satu Silinder Dengan Bahan Bakar Biogas Dan Bahan Bakar Gas Lpg

LPG merupakan gas alam dengan komponen utamanya campuran antara propana dan butana, jenis bahan bakar ini banyak ditemukan di hampir semua ladang minyak di Indonesia baik di daratan maupun di lepas pantai. Penggunaan bahan bakar LPG untuk kendaraan bermesin membutuhkan perangkat tambahan yang disebut dengan conversion kit.Tetapi kendala yang dijumpai pada perangkat konversi ini adalah mahalnya harga serta sulit untuk didapatkan.Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan modifikasi pada karburator mesin Otto yang dikendalikan secara manual. Proses modifikasi karburator pada kendaraan bermesin masih belum memberikan fungsi yang optimal, yaitu mesin cenderung memiliki putaran tinggi pada kondisi idle, selain itu untuk melakukan akselerasi selalu akan terjadi keterlambatan dalam suplai bahan bakar ke ruang bakar sehingga menurunkan kinerja dari mesin.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

KAJIAN PERFORMANSI MESIN GENSET DIESEL SATU SILINDER DENGAN CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN BAHAN BAKAR LPG MELALUI VACUUM REGULATOR SKRIPSI

KAJIAN PERFORMANSI MESIN GENSET DIESEL SATU SILINDER DENGAN CAMPURAN BAHAN BAKAR SOLAR DAN BAHAN BAKAR LPG MELALUI VACUUM REGULATOR SKRIPSI

This research has conducted to investigate the influence of Liquefied Petroleum Gas (LPG) as alternative fuel for diesel engine by means of air intake manifold. Diesel Engine has been used for this research is Yanmar TF 155 Horizontal-Direct injection single silinder with Dual Fuel Operation Diesel-LPG. Stationary load had set at 400 watts and 800 watts, and Engine rotation varied from 900 to 1400 rpm. Injection LPG into Intake Manifold arranged by utilizing vacuum combustion chamber when the engine were running. Automatically the valve will be opened according to the magnitude of vacuum. Engine parameters which had examine are power, torque, specific fuel consumption, air-fuel ratio and thermal efficiency.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Sepeda Motor Berkapasitas 125 CC Menggunakan Bahan Bakar Pertamax dengan LPG

Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Sepeda Motor Berkapasitas 125 CC Menggunakan Bahan Bakar Pertamax dengan LPG

Statistics on the use of the fuel oil that are not uncommon in Indonesia, it is very worrying in the coming energy independence. The energy consumption in the transportation sector was ranked first in Indonesia. To reduce the energy consumption of oil-based fuel, then the necessary of steps of utilization sources energy of types of fuel gas LPG (Liquid Petroleum gas). However, the transition to fuel gas requires a converter kit that can be used on a machine type otto on a motorcycle. The principles of converter kit in general are reducing the pressure and provide for the needs of fuel during the machine in idle and stationer round. In this study, the use of fuel gas in tested on a motorcycle “Honda Kharisma” with 125 cc engine capacity to know the advantages and disadvantages of the use of fuel gas in the vehicle. As comparison, the Data were examined in compare with the fuel of Pertamax to know the fundamental difference from the use of each of these fuels when tested in the same motorcycle. Based on the results of the testing of fuel consumption (SFC), LPG gas-fuelled engines has SFC of the lowest machine on the 4000 rpm is equal to 159.16 grams/kWh. Whereas, SFC of the highest engine going on testing of fuels Pertamax on round 2000 rpm in the amount 452.48 grams/kWh. The use of fuel gas consumption decrease torque and power. But, an emission of LPG fuel consumption is excellent amounting 1.51% on machine speed 2000 rpm.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Otto Bahan  Bakar Premium dengan Bahan Bakar LPG

Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Otto Bahan Bakar Premium dengan Bahan Bakar LPG

Apabila butir-butir bahan bakar yang terjadi pada penyemprotan kedalam silinder motor terlalu besar atau apabila butir–butir berkumpul menjadi satu, maka akan terjadi dekomposisi yang menyebabkan terbentuknya karbon–karbon padat atau angus. Hal ini disebabkan karena pemanasan udara yang bertemperatur tinggi, tetapi penguapan dan pencampuran bahan bakar dengan udara yang ada di dalam silinder tidak dapat berlangsung sempurna, terutama pada saat–saat dimana terlalu banyak bahan bakar disemprotkan yaitu pada waktu daya motor akan diperbesar, misalnya untuk akselerasi, maka terjadinya angus itu tidak dapat dihindarkan. Jika angus yang terjadi itu terlalu banyak, maka gas buang yang keluar dari gas buang motor akan bewarna hitam.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Genset Diesel Satu Silinde r Dengan Campuran  Bahan Bakar Solar dan Bahan Bakar LPG Melalui Vacuum Regulator

Kajian Performansi Mesin Genset Diesel Satu Silinde r Dengan Campuran Bahan Bakar Solar dan Bahan Bakar LPG Melalui Vacuum Regulator

Namun penggunaannya masih terbatas karena adanya kendala terhadap performa dari motor, yaitu terlalu tingginya putaran pada kondisi idle dan rendahnya akselerasi jika dibandingkan dengan motor yang menggunakan bahan bakar bensin. Salah satu penyebab dari tingginya putaran idle adalah terlalu sedikitnya bahan bakar gas yang masuk ke intake manifold dan specific gravity dari bahan bakar gas (0.562 kg/m 3 ) lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar bensin, hal ini berakibat kondisi idle dimana katup gas hanya terbuka sedikit, udara yang masuk bersama-sama dengan bahan bakar gas tidak dapat melakukan pembakaran secara sempurna. Salah satu cara untuk memecahkan permasalahannya adalah dengan memberikan suplai BBG melalui sistim injeksi yang dikontrol secara elektronik baik pada kondisi idle maup un pada saat akselerasi.
Baca lebih lanjut

132 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Stasioner Satu Silinder Menggunakan Blower yang Dimodifikasi Menjadi Supercharger Dengan Sistem Dua Bahan Bakar (Solar dan Biogas)

Kajian Performansi Mesin Diesel Stasioner Satu Silinder Menggunakan Blower yang Dimodifikasi Menjadi Supercharger Dengan Sistem Dua Bahan Bakar (Solar dan Biogas)

Semakin bertambahnya populasi manusia di bumi dan semakin menipisnya sumber daya minyak menjadi sekian dari banyak hal yang mendorong kita untuk melakukan penelitian dan pengembangan terhadap sumber energi terbarukan ( renewable energy ), salah satunya yang memiliki potensi besar adalah penggunaan biogas yang digunakan sebagai bahan bakar motor bakar dengan sistem dua bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa performansi mesin diesel R 175 AN dengan supercharger menggunakan sistem dua bahan bakar (solar dan biogas) dimana aliran biogas yang masuk ke ruang bakar akan diatur ( aliran 2, 4, 6 l/min). Selain itu, penelitian ini juga akan menganalisa nilai ekonomis setelah menggunakan sistem dua bahan bakar (solar dan biogas), serta emisi gas buang dari hasil pembakaran. Daya maksimum mesin terjadi pada penggunaan bahan bakar solar + 6 l/min biogas pada putaran 1500 rpm dan pembebanan 2500 Watt yaitu sebesar 1536,99 Watt, torsi maksimum pada pembebanan 2500 Watt putaran 1500 rpm menggunakan bahan bakar solar + 6 l/min biogas sebesar 9,79 Nm. Nilai SFC maksimum pada bahan bakar solar + 6 l/min beban 500 Watt putaran 1000 rpm yaitu sebesar 2508,48 gr/kW.jam. Efisiensi thermal brake maksimum pada penggunaan bahan bakar solar pembebanan 1000 Watt putaran 1500 rpm yaitu sebesar 18,73 %. Nilai AFR maksimum pada bahan bakar solar pembebanan 500 Watt putaran 1000 rpm yaitu sebesar 68,75. Tekanan efektif rata-rata maksimum pada penggunaan bahan bakar solar + biogas 6 l/min pada putaran 1500 rpm yahitu sebesar 348,08 kPa. Untuk nilai ekonomis maksimum pada bahan bakar solar + biogas 6 l/min pada putaran 1000 rpm yaitu menghemat sebesar 62,29 % jika dibanding dengan penggunaan bahan bakar solar. Untuk emisi gas buang, nilai opacity rata rata mengalami penurunan setelah menggunakan sistem dua bahan bakar (solar dan biogas). Kadar HC dan CO mengalami peningkatan setelah menggunakan sistem dua bahan bakar.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bahan Bakar LPG - Studi Eksperimental Performansi Mesin Otto dengan Menggunakan Bahan Bakar LPG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bahan Bakar LPG - Studi Eksperimental Performansi Mesin Otto dengan Menggunakan Bahan Bakar LPG

Apabila butir-butir bahan bakar yang terjadi pada penyemprotan kedalam silinder mesin terlalu besar atau apabila butir–butir berkumpul menjadi satu, maka akan terjadi dekomposisi yang menyebabkan terbentuknya karbon–karbon padat atau angus. Hal ini disebabkan karena pemanasan udara yang bertemperatur tinggi, tetapi penguapan dan pencampuran bahan bakar dengan udara yang ada didalam silinder tidak dapat berlangsung sempurna, terutama pada saat–saat dimana terlalu banyak bahan bakar disemprotkan yaitu pada waktu daya mesin akan diperbesar, misalnya untuk akselerasi, maka terjadinya angus itu tidak dapat dihindarkan. Jika angus yang terjadi itu terlalu banyak, maka gas buang yang keluar dari gas buang mesin akan bewarna hitam.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Studi Eksperimental Performansi Mesin Otto dengan Menggunakan Bahan Bakar LPG

Studi Eksperimental Performansi Mesin Otto dengan Menggunakan Bahan Bakar LPG

Apabila butir-butir bahan bakar yang terjadi pada penyemprotan kedalam silinder mesin terlalu besar atau apabila butir–butir berkumpul menjadi satu, maka akan terjadi dekomposisi yang menyebabkan terbentuknya karbon–karbon padat atau angus. Hal ini disebabkan karena pemanasan udara yang bertemperatur tinggi, tetapi penguapan dan pencampuran bahan bakar dengan udara yang ada didalam silinder tidak dapat berlangsung sempurna, terutama pada saat–saat dimana terlalu banyak bahan bakar disemprotkan yaitu pada waktu daya mesin akan diperbesar, misalnya untuk akselerasi, maka terjadinya angus itu tidak dapat dihindarkan. Jika angus yang terjadi itu terlalu banyak, maka gas buang yang keluar dari gas buang mesin akan bewarna hitam.
Baca lebih lanjut

78 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pendahuluan - Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Otto Bahan Bakar Premium dengan Bahan Bakar LPG

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pendahuluan - Kajian Eksperimental Perbandingan Performansi Mesin Otto Bahan Bakar Premium dengan Bahan Bakar LPG

Apabila butir-butir bahan bakar yang terjadi pada penyemprotan kedalam silinder motor terlalu besar atau apabila butir–butir berkumpul menjadi satu, maka akan terjadi dekomposisi yang menyebabkan terbentuknya karbon–karbon padat atau angus. Hal ini disebabkan karena pemanasan udara yang bertemperatur tinggi, tetapi penguapan dan pencampuran bahan bakar dengan udara yang ada di dalam silinder tidak dapat berlangsung sempurna, terutama pada saat–saat dimana terlalu banyak bahan bakar disemprotkan yaitu pada waktu daya motor akan diperbesar, misalnya untuk akselerasi, maka terjadinya angus itu tidak dapat dihindarkan. Jika angus yang terjadi itu terlalu banyak, maka gas buang yang keluar dari gas buang motor akan bewarna hitam.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Kajian Performansi Mesin Diesel Stasioner Satu Silinder Menggunakan Katalitik Konverter Dengan Sistem Dua Bahan Bakar (Dual Fuel) Solar Dan Biogas Dengan Kandungan Metana 60%

Kajian Performansi Mesin Diesel Stasioner Satu Silinder Menggunakan Katalitik Konverter Dengan Sistem Dua Bahan Bakar (Dual Fuel) Solar Dan Biogas Dengan Kandungan Metana 60%

Keterbatasan sumber daya minyak dan peningkatan jumlah penduduk merupakan salah satu masalah didunia, hal itu yang mendorong kita untuk melakukan pengembangan dan penelitian terhadap adanya bahan bakar alternative. Biogas merupakan bahan bakar yang berasal dari limbah kelapa sawit, dan kotoran ternak yang dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif bagi mesin diesel. Pada penelitian ini, biogas digunakan sebagai bahan bakar pada mesin genset diesel stasioner satu silinder yang dimodifikasi dengan sistem berbahan bakar ganda(dual fuel) untuk menghasilkan listrik. Untuk mengetahui pengaruh terhadap performansi mesin, kami variasikannya dengan laju aliran bahan bakar biogas. Performansi yang dihitung adalah daya, torsi, efisiensi thermal, konsumsi bahan bakar (SFC) dan rasio perbandingan udara bahan bakar (AFR) dengan pengujian mesin menggunakan beban statis 600, 900, 1200 dan 1500 Watt, dan juga putaran mesin yang dinaikkan perlahan dari 1000 hingga 1500 RPM, serta penambahan katalitik converter dengan harapan mengurangi emisi gas buang. Kemudian hasil pengujian performansi yang didapat dibandingkan dengan mesin genset diesel yang sama, dengan menggunakan bahan bakar solar murni, sehingga dapat diketahui pengaruh dari bahan bakar biogas terhadap performansi mesin diesel. Dan juga dilakukan pengujian emisi gas buang untuk memenuhi kelayakan standarisasi dari mesin yang menggunakan bahan bakar solar dan biogas tersebut. Juga perhitungan perbandingan nilai ekonomis untuk mengetahui efisiensi nilai ekonomis dari perubahan bahan bakar. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa, daya dan torsi mesin cenderung meningkat untuk beberapa laju aliran aliran biogas, efisiensi thermal meningkat untuk seluruh laju aliran biogas sedangkan SFC dan AFR menurun untuk seluruh laju aliran biogas. Dengan menggunakan biogas, dapat mengurangi konsumsi bahan bakar solar (nilai ekonomis solar).
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

KAJIAN EKSPERIMENTAL PERBANDINGAN PERFORMANSI MESIN OTTO BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN BAHAN BAKAR LPG

KAJIAN EKSPERIMENTAL PERBANDINGAN PERFORMANSI MESIN OTTO BAHAN BAKAR PREMIUM DENGAN BAHAN BAKAR LPG

Semakin berkurangnya bahan bakar minyak menyebabkan timbulnya berbagai pemikiran bagaimana mengatasinya permasalahan ini. LPG (Liquefied petroleum gas) merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan pada bebagai mesin, salah satunya adalah mesin bensin pada generator set 4- langkah. Dengan memodifikasi karburatornya maka mesin dapat bekerja seperti pada saat menggunakan Premium. Walaupun performansi mesin cenderung belum memberikan hasil yang optimal seperti performansi mesin pada saat menggunakan Premium, tetapi bahan bakar LPG mempunyai keuntungan, yaitu emisi yang dihasilkan lebih ramah lingkungan dari Premium, selain itu harga LPG juga lebih murah dibandingkan harga Premium.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

Biogas adalah gas yang dihasilkan oleh mikroorganisme ( bakteri ) melalui proses anaerobik (fermentasi) dari bahan-bahan organik seperti kotoran manusia dan hewan, tumbuhan, limbah rumah tangga, limbah pertanian, sampah atau limbah organik yang mudah dicerna dalam kondisi anaerobik. Proses penguraian bahan organik secara anaerob (tanpa oksigen) disebut juga dengan anerobic digestion dan peralatan yang digunakan dalam proses disebut sebagai digester

61 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

6. Kepada teman-teman satu tim Parlindungan Hasibuan,Sugianto, dan seluruh rekan-rekan m a h a s i s w a Departemen TeknikMesin Universitas Sumatera Utara khususnya angkatan2 0 11ekstensi yang tak mungkin disebutkan satu persatu terima-kasih atas bantuannya semoga kita tetap mempertahankan hubungan kita yang terbentuk dalam satu ikatan PERSAHABATAN.

16 Baca lebih lajut

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

Kajian Eksperimental Perbandingan performansi mesin Otto Dengan Bahan Bakar Premium Dengan Campuran Bahan Bakar biogas Dan Lpg

Ternak ruminansia seperti sapi, kambing dan domba rata-rata lebih lama dalam menghasilkan gas bio dibandingkan dengan ternak non ruminansia. Lamanya produksi gas bio disebabkan oleh mutu pakan yang lebih rendah, sehingga rasio C/N tinggi akibatnya perkembangan mikroba pembentuk gas lebih lama dibandingkan yang bermutu tinggi. Tinggi rendahnya mutu ini tergantung pada nilai N (nitrogen) di dalam ransum. Namun demikian nilai N juga tergantung pada C (karbon). Jadi, perbandingan C dan N akan menentukan lama tidaknya proses pembentukan gas bio.

23 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...