Top PDF KARAKTERISTIK GURU NON PNS BERSERTIFIKASI PENDIDIK (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali) Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

KARAKTERISTIK GURU NON PNS BERSERTIFIKASI PENDIDIK  (Suatu Kajian Fenomologi  SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali) Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

KARAKTERISTIK GURU NON PNS BERSERTIFIKASI PENDIDIK (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali) Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

The conclusions of this research are: (1) the proximity of the non-civil servant teachers interactiob certified educators with colleagues and superiors in Junior High School is also characterized by the habit of laughter off. The impression is actually less appropriate when done at run time profession and place of formal education institutions indicated the familiarity between teachers so impressed forgetting qualifications have been obtained in a teacher certification program; (2) non-civil servant teachers' interaction with students of certified teachers in the teaching and learning activities in Junior High School teacher found is saying loud and tend to be rude to students, kicked the boys, ask students to buy cigarettes, embracing female students, providing advice, and impose penalties; (3) the characteristics of non-civil servant teachers interakasi certified educator with a community in Junior High School, is the presence of the teacher to the residents to lead Tahlilan pickles and religious activities, establish harmonious cooperation with parents and the community.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

NASKAH PUBLIKASI Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

NASKAH PUBLIKASI Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

The conclusions of this research are: (1) the proximity of the non-civil servant teachers interactiob certified educators with colleagues and superiors in Junior High School is also characterized by the habit of laughter off. The impression is actually less appropriate when done at run time profession and place of formal education institutions indicated the familiarity between teachers so impressed forgetting qualifications have been obtained in a teacher certification program; (2) non-civil servant teachers' interaction with students of certified teachers in the teaching and learning activities in Junior High School teacher found is saying loud and tend to be rude to students, kicked the boys, ask students to buy cigarettes, embracing female students, providing advice, and impose penalties; (3) the characteristics of non-civil servant teachers interakasi certified educator with a community in Junior High School, is the presence of the teacher to the residents to lead Tahlilan pickles and religious activities, establish harmonious cooperation with parents and the community.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

PENDAHULUAN Karakteristik Guru Non PNS Bersertifikasi Pendidik (Suatu Kajian Fenomologi SMP NU 1 Wonosegoro Boyolali).

Kesenjangan yang terjadi mengenai idealisme karakteristik guru dengan aktualisme karakteristik guru digambarkan dari banyaknya kasus- kasus karakteristik guru yang tidak mencerminkan seorang dengan profesi guru. Menurut Sjarkawi (2008: 59) setiap pembelajaran adalah moral. Hal ini akan disadari sebagai sesuatu yang benar ketika mengacu pada sebuah pertanyaan yang merupakan dasar bagi semua etika: “bagaimana seharusnya saya membelajarkan siswa?” Pembelajaran yang kreatif akan berbeda dengan pembelajaran lain yang dalam mengasosiasikan hubunga moral dalam proses pembelajaran secara tepat dan memadai. Di sini seorang guru dapat menetapkan suatu prinsip dasar bahwa tujuan dari pembelajaran yang berhasil ialah penyesuaian secara konstruktif terhadap kehidupan siswa.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA  MELALUI PENDEKATAN  Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik.

PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematika Melalui Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik.

KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK (PTK pada siswa kelas VIII SMP NU 1 Wonosegoro). Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammdiyah Surakarta. Oktober, 2016. eddy.ciema@gmail.com

14 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Certified Elementary Teachers Empowering Teachers in Education and Culture Unit Bener Purworejo according to the results of the study show that: (1) the characteristics of teacher empowerment certified elementary educator in the academic activities of the institution and of itself in Education and Culture Unit Bener Purworejo, (2) the characteristics of teacher empowerment certified educators in non-academic activities of the institution and of itself Education and Culture in UPT Bener Purworejo. Informants in this study was the head of Education and Culture Unit Bener, Coordinator Supervisor, and Teacher Educators certified. The method of data collection using observation, interviews, and documentation. Techniques of data analysis through data reduction, data presentation, and conclusion. Validity of data using triangulation techniques. The results showed that: (1) Characteristics of teacher empowerment in the academic field is realized in the form of teacher participation in KKG and PKG. Where teachers take an active role to guide and tutor subjects in these activities by developing teaching materials and make APM KKG., (2) characteristics such as teacher empowerment certified teacher activity are realized in the form of a caretaker in a cluster of schools, KKG, and PKG. Teachers are actively involved in organizing activities at Unit race with a race committee or jury. In addition, teachers are actively following the competition held UPT like writing contest papers, exemplary teachers, and teacher achievement. Teachers also good social relationships with teachers and employees in the Unit of Education and Culture Bener.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

This study aimed to describe (1) the characteristics of teacher empowerment certified elementary educator in the academic activities of the institution and of itself in Education and Culture Unit Bener Purworejo, (2) the characteristics of teacher empowerment certified educators in non-academic activities of the institution and of itself Education and Culture in UPT Bener Purworejo.

11 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA  Perbedaan Kinerja Guru Yang Telah Bersertifikasi Dengan Non Sertifikasi Di Kota Surakarta.

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA Perbedaan Kinerja Guru Yang Telah Bersertifikasi Dengan Non Sertifikasi Di Kota Surakarta.

Bahasa jawa yang merupakan bahasa sehari-hari bagi warga Solo dan sekitarnya membuat pelajaran bahasa jawa dipandang sebelah mata oleh peserta didik. Maka menjadi tugas guru untuk mempunyai kompetensi dan kualitas yang tinggi sehingga hal tersebut dapat meningkatkan pula kinerja guru dalam mengajar. Oleh karenanya guru sendiri dituntut memiliki kinerja yang tinggi sehingga dengan kinerja yang tinggi mampu meningkatkan kualitas sumber daya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Atas dasar penjelasan tersebut,

10 Baca lebih lajut

BAB 1 PENDAHULUAN  Profesionalisme Guru Ditinjau Dari Kompetensi Guru Dan Sertifikasi Guru Di Sma Negeri Se-Kabupaten Boyolali Tahun 2014/2015.

BAB 1 PENDAHULUAN Profesionalisme Guru Ditinjau Dari Kompetensi Guru Dan Sertifikasi Guru Di Sma Negeri Se-Kabupaten Boyolali Tahun 2014/2015.

Kondisi pendidikan di Indonesia dilihat dari pemetaan yang dilakukan oleh Kemendikbud terhadap 40.000 sekolah pada tahun 2012, 75 persen sekolah tidak memenuhi standar layanan minimal pendidikan. Selanjutnya, hasil uji kompetensi guru pada tahun 2012 terhadap 460.000 guru adalah 44,5, dibawah standar yang diharapkan yaitu 70.

5 Baca lebih lajut

Contoh atau Format Proposal RKB (Ruang Kelas Baru) Update Profil

Contoh atau Format Proposal RKB (Ruang Kelas Baru) Update Profil

Jumlah Guru /Staf Bagi SMP Negeri Bagi SMP Swasta Keterangan Guru Tetap PNS/Yayasan org Guru Tdk Tetap/Guru Bantu org Guru PNS Dipekerjakan DPK org 13.DATA SARANA 1.. Keliling tanah[r]

2 Baca lebih lajut

Perbedaan Skor Work Engagement Pada Guru Yang Bersertifikasi Dengan Guru Yang Belum Bersertifikasi Di Smp Negeri Se-Kecamatan Denpasar Utara.

Perbedaan Skor Work Engagement Pada Guru Yang Bersertifikasi Dengan Guru Yang Belum Bersertifikasi Di Smp Negeri Se-Kecamatan Denpasar Utara.

Dengan demikian pemberian pengakuan dan penghargaan oleh pemerintah kepada guru, yaitu berupa sertifikasi dapat menjadikan guru lebih engaged dengan pekerjaannya. Adanya tunjangan hidup di hari tua serta imbalan yang lebih tinggi untuk menjaga kualitas kehidupannya, mempengaruhi guru engaged dengan pekerjaannya. Sagala (dalam; Sholihah & Sholeh, 2013) juga menyebutkan dengan sertifikasi, seorang guru akan meningkatkan kemampuan dan keterlibatannya dalam melaksanakan tugas sebagai guru.

21 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PENDAHULUAN Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

dikemukakan bahwa sertifikasi adalah proses pemberian sertifikat pendidik untuk guru dan dosen. Sertifikasi guru dapat diartikan sebagai suatu proses pemberian pengakuan bahwa seseorang telah memiliki kompetensi untuk melaksanakan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan tertentu, setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi. Sertifikasi merupakan prosedur untuk menentukan apakah seorang calon guru layak diberikan izin dan kewenangan untuk mengajar.

8 Baca lebih lajut

Perbedaan kompetensi interpersonal antara guru PNS dan guru non PNS - USD Repository

Perbedaan kompetensi interpersonal antara guru PNS dan guru non PNS - USD Repository

Guru di sekolah memiliki peran antara lain menguasai dan mengembangkan materi pelajaran, merencanakan dan mempersiapkan pelajaran sehari-hari serta mengontrol dan mengevaluasi kegiatan siswa. Guru juga berperan sebagai komunikator yang memberikan nasehat, motivator dalam memberi inspirasi dan dorongan, pembimbing dalam mengembangkan sikap, tingkah laku dan nilai-nilai. Selain itu juga sebagai orang yang menguasai bahan yang diajarkan.Selain itu, guru juga memiliki peran sebagai pegawai dalam hubungan dinas, sebagai kolega dalam hubungan dengan teman sejawatnya dan sebagai mediator, pengatur disiplin, evaluator dan pengganti orang tua dalam hubungannya dengan anak didik.(Rimang, 2011).
Baca lebih lanjut

92 Baca lebih lajut

A.PENGUMUMAN PEMENANG  DIKNAS MERANGIN

A.PENGUMUMAN PEMENANG DIKNAS MERANGIN

Sehubungan telah selesainya Evaluasi Penawaran oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa pada Dinas Pendidikan Kab. Merangin Untuk paket: Pekerjaan Pengadaan Dasar Pakaian Dinas Harian ( PDH ) Guru SMA/SMK PNS, Guru SMA/SMK Non PNS, Tenaga Administrasi Sekolah PNS dan Tenaga Administrasi Sekolah Non PNS , maka kami sampaikan Pemenang Pelelangan sebagai berikut :

5 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA  Perbedaan Kinerja Guru Yang Telah Bersertifikasi Dengan Non Sertifikasi Di Kota Surakarta.

PERBEDAAN KINERJA GURU YANG TELAH BERSERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI DI KOTA Perbedaan Kinerja Guru Yang Telah Bersertifikasi Dengan Non Sertifikasi Di Kota Surakarta.

Populasi dalam penelitian ini adalah anggota MGMP bahasa jawa tingkat SMP di Kota Surakarta, yang hadir berjumlah 60 guru, dimana 36 guru telah tersertifikasi dan 24 guru belum tersertifikasi. Teknik pengambilan sampel dengan insidental sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengungkap variabel-variabel penelitian menggunakan skala kinerja sedangkan teknik analisis data menggunakan uji t independent sample t-test.

16 Baca lebih lajut

Bekas untuk Guru Non-PNS 2014\3. SPMT guru Non PNS

Bekas untuk Guru Non-PNS 2014\3. SPMT guru Non PNS

terhitung mulai 1 Januari ..........telah nyata melaksanakan tugas sebagai guru pada satuan kerja ................................... (diisi nama RA/Madrasah Satminkal) dan diberi bantuan tunjangan profesi sebesar Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu drupiah) setiap bulannya.

1 Baca lebih lajut

KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERSERTIFIKASI DI SMPN 2 BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN  Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Bersertifikasi Di SMPN 2 Banyudono Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2016/2017.

KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERSERTIFIKASI DI SMPN 2 BANYUDONO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN AJARAN Kinerja Guru Pendidikan Agama Islam Bersertifikasi Di SMPN 2 Banyudono Kabupaten Boyolali Tahun Ajaran 2016/2017.

From the results of this study, it can be concluded that the Performance of Islamic Education Teachers Certified in SMP Negeri 2 Banyudono Boyolali District Academic Year 2016/2017. The performance of teachers after certification is near standard of performance. Teacher performance can be measured based on the competence that must be owned by Islamic religious education teacher that there are five competence: pedagogic, personality, social, professional, and religious competence.

15 Baca lebih lajut

PERBEDAAN KINERJA GURU BERSERTIFIKASI PENDIDIK DAN YANG BELUM BERSERTIFIKASI PENDIDIK BERDASARKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KECAMATAN SIMANINDO.

PERBEDAAN KINERJA GURU BERSERTIFIKASI PENDIDIK DAN YANG BELUM BERSERTIFIKASI PENDIDIK BERDASARKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KECAMATAN SIMANINDO.

dalam pengajaran (Djamarah, 2010). Berdasarkan pernyataan di atas, maka peran guru sangatlah penting didalam menunjang proses pembelajaran. Guru merupakan salah satu faktor penentu tinggi rendahnya mutu hasil pendidikan. Keberhasilan penyelenggaraan pendidikan sangat ditentukan oleh sejauh mana kesiapan guru dalam mempersiapkan peserta didiknya melalui kegiatan belajar-mengajar. Namun demikian, posisi strategis guru untuk meningkatkan mutu hasil pendidikan sangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional mengajar dan tingkat kesejahteraannya. Kebutuhan akan guru harusnya menjadi perhatian utama oleh pemerintah pusat dan daerah karena kebutuhan akan guru sangat besar dan mendesak dipenuhi.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

HALAMAN JUDUL IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN  Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-Guru Bersertifikasi Pendidik Di SMK Bhinneka Karya Simo-Boyolali.

HALAMAN JUDUL IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN KEPROFESIAN Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-Guru Bersertifikasi Pendidik Di SMK Bhinneka Karya Simo-Boyolali.

Program dan implementasi kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan guru di SMK Bhinneka karya Simo dengan kegiatan, yaitu: (1) Pengembangan diri melalui pendidikan dan pelatihan guru yang direfleksikan dalam pembelajaran, (2) Publikasi ilmiah dengan kegiatan penyusunan bahan ajar atau modul, dan penyusunan penelitian dalam bidang pendidikan, (3) Karya inovatif dengan kegiatan pembuatan alat peraga serta penyusunan pedoman soal ujian dan ulangan berupa kisi-kisi soal ujian atau ulangan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan diharapkan berdampak terhadap peningkatan kompetensi guru yang berimbas terhadap kualitas siswa baik hasil maupun proses pembelajaran. Kepala sekolah dalam implementasi pengembangan keprofesian berkelanjutan memiliki peran yang strategis yaitu sebagai supervisor, sebagai motivator dan sebagai evaluator.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-Guru Bersertifikasi Pendidik Di SMK Bhinneka Karya Simo-Boyolali.

PENDAHULUAN Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Bagi Guru-Guru Bersertifikasi Pendidik Di SMK Bhinneka Karya Simo-Boyolali.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomor 16 tahun 2007 menjelaskan, yaitu: Untuk meningkatkan mutu pendidikan terutama dalam pelayanan bagi peserta didik melalui berbagai standar, yaitu: Pengelolaan, proses pendidikan serta peningkatan standar kualifikasi akademik maupun standar kompetensi guru (Mendiknas, 20007: 1-4). Salah satu standar inti kompetensi guru yang yang wajib dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan atau terus menerus adalah mengembangkan keprofesian secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif, yaitu melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan keprofesiannya, mengiktui kemajuan zaman dengan belajar berbagai sumber belajar.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Masalah Kedisiplinan Siswa di SMP Muhammadiyah 05 Wonosegoro Kabupaten Boyolali - Test Repository

Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Masalah Kedisiplinan Siswa di SMP Muhammadiyah 05 Wonosegoro Kabupaten Boyolali - Test Repository

Kegiatan lain yang dapat dilakukan oleh guru untuk menerapkan kedisiplinan kepada siswa adalah dengan kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri yang harus diikuti oleh para siswa. Dalam hal ini misalnya saja dengan kegiatan Hisbul Wathan atau kata lain dari pramuka, kegiatan ini akan menuntut siswa untuk selalu datang tepat waktu dikarenakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh para siswa terutama bagi peserta didik kelas VII. Selain dengan kegiatan Hisbul Wathan, hal lain adalah kegiatan pengembangan diri yaitu diantaranya kegiatan keagamaan dan bola volly. Dengan mengikuti kegiatan tersebut siswa akan dididik dengan peraturan yang ada dan ini akan memberikan pembiasaan bagi para siswa.
Baca lebih lanjut

96 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...