Top PDF Kebudayaan, Pendidikan, Dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Ondonesia

Kebudayaan, Pendidikan, Dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Ondonesia

Kebudayaan, Pendidikan, Dan Pemberdayaan Sumberdaya Manusia Ondonesia

Wilson (1996) menyatakan bahwa budaya organisasi penting bagi pemberdayaan sumberdaya manusia karena proses pemberdayaan sering menuntut pemutusan dari tradisi dan perubahan dalam budaya. Bila budaya organisasi memberikan kestabilan dan kesamaan yang dapat menjadi budaya yang menguntungkan, serta karena ia didasarkan pada masa lalu, budaya organisasi dapat bertindak sebagai rem terhadap pemikiran dan gagasan baru. Ini tidak hanya merupakan hambatan bagi pemberdayaan, akan tetapi juga pada pemikiran, perasaan dan sikap masyarakat.. Karena unsur-unsur budaya yang tidak terlihat - the cultural invisibility yang berakar pada masa silam, terdapat pula kesenjangan budaya - cultural lag di mana organisasi sudah terjerat dan tertanam dalam nilai-nilai, pemikiran, aplikasi dan perilaku yang tertinggal zaman. Dalam proses pemberdayaan, organisasi akan selalu berhadapan dengan kedua masalah di atas.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

PUSAT PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Aplikasi Sistem Informasi Instrumen Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini selanjutnya disingkat "IP-PAUD" ini dibuat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bekerjasama dengan United Nations Children's Fund (UNICEF) melalui Program Pengembangan Anak Usia Dini yang dikelola oleh Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan (PPMP) – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMK & PMP) tahun 2014.

32 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Salah satu bentuk pemberdayaan guru bersertifikasi pendidik adalah terlibat aktif dalam kegiatan KKG yang diselenggarakan di setiap gugus sekolah. Guru berperan menjadi pemandu mata pelajaran. Penetapan guru bersertifikasi pendidik sebagai pemandu mata pelajaran telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing gugus. Guru bersertifikasi pendidik yang menjadi pemandu mata pelajaran juga harus pernah mengikuti pelatihan menjadi pemandu mata pelajaran. Pada intinya setiap guru baik yang telah bersertifikasi maupun yang belum bersertifikasi memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi pemandu mata pelajaran. Namun, guru yang bersetifikasi pendidik lebih diutamakan sebagai bentuk dari adanya upaya UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener dalam memberdayakan guru bersetifikasi pendidik.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK  DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER   Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

PEMBERDAYAAN GURU SD BERSERTIFIKASI PENDIDIK DI UPT PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BENER Pemberdayaan Guru SD Bersertifikasi Pendidik Di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener Kabupayen Purworejo.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakteristik pemberdayaan guru dalam bidang akademik diwujudkan dalam bentuk mengikutsertakan guru dalam kegiatan KKG dan PKG. Dimana guru berperan aktif menjadi pemandu mata pelajaran dan tutor dalam kegiatan tersebut dengan menyusun materi ajar KKG dan membuat APM. Pemberdayaan guru bersertifikasi pendidik juga dilakukan dalam bentuk peningkatkan kompetensi dan profesionalisme yang dilakukan dengan mengikutsertakan guru dalam kegiatan pelatihan, seminar, dan workshop. Guru diwajibkan untuk mengikuti dan menyusun PTK. Dengan adanya pemberdayaan dalam kegiatan akademik, kemampuan guru dapat ditingkatkan dan dapat membantu guru yang belum bersertifikasi dalam meningkatkan profesionalismenya; (2) Karakteristik pemberdayaan guru bersertifikasi diantaranya adalah keaktifan guru yang diwujudkan dalam bentuk menjadi pengurus di gugus sekolah, KKG, dan PKG. Guru secara aktif terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan perlombaan di UPT dengan menjadi panitia atau juri perlombaan. Selain itu, guru secara aktif mengikuti kompetisi yang diadakan UPT seperti lomba penulisan karya tulis ilmiah, guru teladan, dan guru berprestasi. Guru juga menjalin hubungan sosial yang baik dengan guru serta karyawan di UPT Pendidikan dan Kebudayaan Bener.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

KEBUDAYAAN, PENDIDIKAN, DAN PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA MANUSIA INDONESIA

KEBUDAYAAN, PENDIDIKAN, DAN PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA MANUSIA INDONESIA

Kebudayaan bukanlah dalam arti sempit seni dan budaya, akan tetapi mencakup masalah filsafat bangsa, gaya hidup, tata kehidupan, cara berfikir, pembinaan sikap, mental, moral dan budi pekerti yang saharusnya dibina sejak di rumah tangga, pra sekolah dan Taman Kanak- kanak. Sikap inovatif, kreatif, inisiatif dan keberanian menghadapi manusia lainnya dipupuk sejak dini melalui pendidikan informal, nonformal dan formal. Ketersinggungan masalah kebendaan/duniawi dengan masalah ukhrowi hendaknya dihadapi dengan keberanian melihat kenyataan, sebab dalam implementasi Kurikulum 2004 sedikitnya terdapat 9 (sembilan) kompetensi yang perlu dikembangkan, yaitu kompetensi: 1) Dasar iman dan taqwa;
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

BADAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

BADAN PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PELAKSANAAN PK Guru DI SEKOLAH PELAKSANAAN PK Guru DI SEKOLAH  Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah atau guru senior guru pembina yang kompeten, telah mengikuti pelatihan p[r]

34 Baca lebih lajut

ppt 4 1 praktek layanan klasikal sma

ppt 4 1 praktek layanan klasikal sma

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PRAKTIK PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DA[r]

11 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA    Pengelolaan Pembelajaran Matematika Kurikulum 2013 di SMP Negeri 2 Trucuk Klaten.

DAFTAR PUSTAKA Pengelolaan Pembelajaran Matematika Kurikulum 2013 di SMP Negeri 2 Trucuk Klaten.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Repulik Indonesia. 2012. Pedoman Pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Pada Sekolah Menangah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs). Jakarta: Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

4 Baca lebih lajut

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN PASURUAN: KAJIAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA MANUSIA DI WILAYAH PESISIR PANTAI

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NELAYAN DI KABUPATEN PASURUAN: KAJIAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA MANUSIA DI WILAYAH PESISIR PANTAI

Pengembangan sumberdaya manusia yang paling berpengaruh adalah pendidikan, menurut Ginting (2006) pendidikan adalah sangat berhubungan dengan perubahan Knowledge, Skill, dan Attitude. Sumitro (1994) menyatakan bahwa sumberdaya manusia merupakan prasyarat untuk meningkatkan martabat manusia. Melalui pendidikan, warga masyarakat mendapat kesempatan untuk membina kemampuannya dan mengatur kehidupannya. Pengembangan pendidikan sumberdaya manusia adalah membangun manusia agar mampu untuk membangun dirinya sendiri, dalam arti mengenali potensi diri, kendala yang dihadapi dan mampu memformulasikan solusi kendala tersebut, tentunya dengan bantuan fasilitator. Dalam kaitannya dengan membangun sumber daya manusia pesisir ini, maka pada umumnya masyarakat telah bergabung dalam wadah kelompok nelayan (Suhaeti dan Basuno, 2003).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pendampingan Program Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pembangunan Berbasis Sumberdaya Manusia di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali.

Pendampingan Program Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA) Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pembangunan Berbasis Sumberdaya Manusia di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali.

Beberapa program pendampingan dilaksanakan selama 1 bulan berlangsungnya masa KKN di Kecamatan Musuk. Kegiatan pemberdayaan dan pendampingan disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa. Untuk mengawali dilaksanakan pelatihan pembuatan administrasi Posdaya yang dilangsungkan dimasing- masing desa. Selain itu juga dilaksanakan pelatihan gunameningkatkan skill masyarakat desa sesuai dengan potensi yang dimiliki disetiap daerahnya. Pelatihan ketrampilan yang dilaksanakan yakni pengolahan sampah, serta jilbab kreasi yang dilaksanakan di desa pusporenggo. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan pelatihan yoghurt dan pembentukan paguyuban pengerajin bamboo di Desa Kebon Gulo. Selain pelatihan skill, dilakukan juga sosialisai pengetahuan terkait masalah kesehatan, lingkungan serta pendidikan.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

KONDISI INDUSTRI PARIWISATA NASIONAL NIA

KONDISI INDUSTRI PARIWISATA NASIONAL NIA

Potensi sumber daya manusia pariwisata dapat dilihat dari jumlah penduduk indonesia yang didominasi usia produktif 2.. Pemberdayaan sumberdaya manusia usia muda melalui pendidikan Con[r]

31 Baca lebih lajut

Pendampingan Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pembangunan Berbasis Sumberdaya Manusia Di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

Pendampingan Program Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Melalui Pembangunan Berbasis Sumberdaya Manusia Di Kecamatan Juwangi Kabupaten Boyolali.

Program Posdaya di Kabupaten Boyolali, Kecamatan Juwangi ini mengembangkan bidang- bidang antara lain bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi atau wirausaha, bidang lingkungan dan bidang budaya. Adanya program Posdaya sangat membantu dalam pemberdayaan masyarakat terutama membantu menguatkan kembali fungsi keluarga secara terpadu.

1 Baca lebih lajut

MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA TENAGA PENDIDIK OLEH DINAS PENDIDIKAN KOTA TERNATE

MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA TENAGA PENDIDIK OLEH DINAS PENDIDIKAN KOTA TERNATE

kantor dinas pendidikan Kota Ternate dituntut untuk melasanakan manajemen sumberdaya manusia yang baik, sehingga dapat lebih meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada publik, terutama yang berhubungan dengan di pendidikan di Kota Ternate. Untuk mewujudkan kinerja dinas pendidikan Kota Ternate yang baik dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah manajemen sumberdaya manusia. Manajemen sumberdaya manusia terkait dengan upaya dan langkah mengelola sumberdaya manusia yang digunakan dalam meningkatkan kinerja sumberdaya manusia, sehingga sesuai dengan target dan sasaran lembaga dapat dicapai. (Suharsimi Arikunto dan Lia Yuliana, 2012: 12). Dengan begitu, terwujudnya proses pendidikan yang berkualitas maka di mulai dari perencanaan pendidikan yang lebih membumi dan pengembangan model- model pembelajaran yang mampu mendorong karakter luhur peserta didik secara nyata.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MATERI MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA

MATERI MANAJEMEN SUMBERDAYA MANUSIA

Penyederhanaan pekerjaan adalah penggunaan logika untuk mencari penggunaan yang paling ekonomis dari usaha manusia, materi, mesin-mesin , waktu dan ruangan agar cara-cara yang paling baik dan paling mudah dalam pelaksanaan pekerjaan. Langkah-langkah pengadaan karyawan: Peramalan kebutuhan tenaga kerja, penarikan, seleksi, penempatan , orientasi dan induksi karyawan.

9 Baca lebih lajut

Manusia dan kebudayaan merupakan salah s

Manusia dan kebudayaan merupakan salah s

Manusia dan kebudayaan pada hakikatnya memiliki hubungan yang sangat erat. Dalam keseharian kita pun selalu berhubungan langsung dengan budaya dan ada istiadat masing-masing. Dengan semua kemampuan yang dimiliki oleh manusia maka manusia bisa menciptakan kebudayaan. Ada hubungan dialektika ( suatu cara berpikir yang berpotensi mengahasilkan penjelasan ) antara manusia dan kebudayaan.

2 Baca lebih lajut

Manusia dan Kebudayaan

Manusia dan Kebudayaan

Pengadopsian suatu kebudayaan tidak terlepas dari pengaruh faktor-faktor lingkungan fisikal. Misalnya iklim, topografi sumber daya alam dan sejenisnya. Sebagai contoh : orang-orang yang hidup di daerah yang kondisi lahan atau tanahnya subur (produktif) akan mendorong terciptanya suatu kehidupan yang favourable untuk memproduksi bahan pangan. Jadi, terjadi suatu proses keserasian antara lingkungan fisikal dengan kebudayaan yang terbentuk di lingkungan tersebut, kemudian ada keserasian juga antara kebudayaan masyarakat yang satu dengan kebudayaan masyarakat tetangga dekat. Kondisi lingkungan seperti ini memberikan peluang untuk berkembangnya peradaban (kebudayaan) yang lebih maju. Misalnya dibangun sistem irigasi, teknologi pengolahan lahan dan makanan, dan lain sebagainya.
Baca lebih lanjut

61 Baca lebih lajut

45 paper - AHS007 - Ali Roho 360-370

45 paper - AHS007 - Ali Roho 360-370

Kualitas pendidikan dari Aparat Negeri, tampaknya berpengaruh pada kapasitas individu dalam penyelenggaraan Pemerintahan. Seperti dua negeri yang aparat negerinya rata-rata berpendidikan sarjana dan D3, lebih mampu menyelenggarakan Pemerintahan negeri dengan baik, salah satunya dapat dilihat dari kemampuan dalam menyusun produk-produk hukum seperti peraturan negeri, melakukan kerjasama dan lobi-lobi politik dengan pemerintah kabupaten bahkan partai politik. Tingkat pendidikan pimpinan kelembagaan negeri, Ketua Saniri negeri di empat negeri penelitian juga hampir sama dengan tingkat pendidikan Aparat Negeri. Kualitas pendidikan pimpinan dan anggota kelembagaan negeri dapat mencerminkan hubungan antar kelembagaan dalam penyelenggaraan negeri, sehingga tercipta chek and balances.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng)

IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus di MTs Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng)

Kedua, memenuhi atau tidaknya kriteria masukan material berupa alat peraga, buku-buku, kurikulum, sarana dan prasarana sekolah dan lain-lain. Ketiga, memenuhi atau tidaknya kriteria masukan yang perangkat lunak, seperti peraturan, struktur organisasi dan deskripsi kerja. Keempat mutu masukan yang bersifat harapan dan kebutuhan, seperti visi, motivasi, ketekunan dan cita-cita. 26 Dari deskripsi tersebut dapat disimpulkan bahwa mutu pendidikan adalah derajat keunggulan dalam pengelolaan pendidikan secara efektif dan efisien untuk melahirkan keunggulan akademik dan ekstrakurikuler pada peserta didik yang dinyatakan lulus satu jenjang pendidikan atau menyelesaikan program pembelajaran tertentu.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...