Top PDF Makalah Masalah Pengangguran di Indonesia

Makalah Masalah Pengangguran di Indonesia

Makalah Masalah Pengangguran di Indonesia

berkembang, tetapi terkait atau berangkat dari pengembangan kedua sektor tersebut. Pengamat ekonomi, Faisal Basri, menegaskan, dengan mencermati sejarah masa silam tersebut, tentudeportasi massal ratusan ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia tidak perlu terjadi. "Keberadaan TKI adalah ekses dari kegagalan kebijakan lompatan industri. Tanpa memiliki basis industri intensitas rendah yang kuat, kita langsung memaksakan diri bermain di sektor intensitas teknologi tinggi, seperti pembuatan pesawat. Alhasil, semuanya gagal dan telanjur menciptakan angkatan kerja yang meninggalkan kehidupan agraria dan nelayan, tetapi tidak terserap dalam pasar kerja di perkotaan. Mereka ini adalah korban kebijakan pembangunan yang kini dikenal sebagai TKI," Faisal menjelaskan.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

Makalah Masalah Pendidikan Di Indonesia (2)

Makalah Masalah Pendidikan Di Indonesia (2)

Rendahnya kesejahteraan guru mempunyai peran dalam membuat rendahnya kualitas pendidikan Indonesia. Berdasarkan survei FGII (Federasi Guru Independen Indonesia) pada pertengahan tahun 2005, idealnya seorang guru menerima gaji bulanan serbesar Rp 3 juta rupiah. Sekarang, pendapatan rata-rata guru PNS per bulan sebesar Rp 1,5 juta. guru bantu Rp, 460 ribu, dan guru honorer di sekolah swasta rata-rata Rp 10 ribu per jam. Dengan pendapatan seperti itu, terang saja, banyak guru terpaksa melakukan pekerjaan sampingan. Ada yang mengajar lagi di sekolah lain, memberi les pada sore hari, menjadi tukang ojek, pedagang mie rebus, pedagang buku/LKS, pedagang pulsa ponsel, dan sebagainya (Republika, 13 Juli, 2005).
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Contoh Makalah Masalah Pendidikan di Indonesia

Contoh Makalah Masalah Pendidikan di Indonesia

Efektifitas pendidikan di Indonesia sangat rendah. Setelah praktisi pendidikan melakukan penelitian dan survey ke lapangan, salah satu penyebabnya adalah tidak adanya tujuan pendidikan yang jelas sebelm kegiatan pembelajaran dilaksanakan. Hal ini menyebabkan peserta didik dan pendidik tidak tahu “goal” apa yang akan dihasilkan sehingga tidak mempunyai gambaran yang jelas dalam proses pendidikan. Jelas hal ini merupakan masalah terpenting jika kita menginginkan efektifitas pengajaran. Bagaimana mungkin tujuan akan tercapai jika kita tidak tahu apa tujuan kita.
Baca lebih lanjut

29 Baca lebih lajut

MASALAH PENGANGGURAN DI INDONESIA | Karya Tulis Ilmiah

MASALAH PENGANGGURAN DI INDONESIA | Karya Tulis Ilmiah

Bayangkan, pada 1997, jumlahpengangguran terbuka mencapai 4,18 juta. Selanjutnya, pada 1999 (6,30juta), 2000 (5,81 juta), 2001(8,005 juta), 2002(9,13 juta) dan 2003(11,35 juta). Sementara itu, data pekerja dan pengangguran menunjukkan, pada 2001: usia kerja (144,033 juta), angkatan kerja (98,812 juta). Penduduk yang kerja (90,807 juta), penganggur terbuka (8,005 juta), setengah penganggur terpaksa (6,010 juta), setengah penganggur sukarela (24,422 juta).

10 Baca lebih lajut

Makalah Masalah Pendidikan Di Indonesia (1)

Makalah Masalah Pendidikan Di Indonesia (1)

Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya lulusan yang menganggur. Data BAPPENAS (1996) yang dikumpulkan sejak tahun 1990 menunjukan angka pengangguran terbuka yang dihadapi oleh lulusan SMU sebesar 25,47%, Diploma/S0 sebesar 27,5% dan PT sebesar 36,6%, sedangkan pada periode yang sama pertumbuhan kesempatan kerja cukup tinggi untuk masing-masing tingkat pendidikan yaitu 13,4%, 14,21%, dan 15,07%. Menurut data Balitbang Depdiknas 1999, setiap tahunnya sekitar 3 juta anak putus sekolah dan tidak memiliki keterampilan hidup sehingga menimbulkan masalah ketenagakerjaan tersendiri. Adanya ketidakserasian antara hasil pendidikan dan kebutuhan dunia kerja ini disebabkan kurikulum yang materinya kurang funsional terhadap keterampilan yang dibutuhkan ketika peserta didik memasuki dunia kerja.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Inflasi dan Pengangguran di indonesia

Inflasi dan Pengangguran di indonesia

Pengangguran yang tinggi akan meningkatkan kriminalitas, baik berupa kejahatan pencurian, perampokan, penyalahgunaan obat-obatan terlarang maupun kegiatan-kegiatan ekonomi ilegal lainnya. Biaya ekonomi yang dikeluarkan untuk mengatasi masalah-masalah sosial ini sangat besar dan susah diukur tingkat efisiensi dan efektifitasnya.

9 Baca lebih lajut

MAKALAH KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN terhadap indeks

MAKALAH KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN terhadap indeks

Tujuan akhir pembangunan nasional adalah “mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Karena ini merupakan sila terakhir pancasila, maka kita selalu menekankan bahwa setiap upaya pembangunan harus selalu merupakan upaya pengamalan pancasila. Mengamalkan pancasila sebagai ideology bangsa berarti bahwa setiap sila harus dapat kita amalkan yaitu: sila pertama dan kedua sebagai landasan moralnya, sila ketiga dan sila keempat sebagai cara atau metode kerjanya, dan sila kelima sebagai tujuan akhir dari pengamalannya.

6 Baca lebih lajut

MAKALAH MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA

MAKALAH MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA

perubahan alamat, pindah datang untuk menetap, tinggal terbatas atau tinggal sementara, serta perubahan status Orang Asing Tinggal Terbatas menjadi tinggal tetap. Sementara yang dinamakan Peristiwa Penting adalah kelahiran, lahir mati, kematian, perkawinan, dan perceraian, termasuk pengangkatan, pengakuan, dan pengesahan anak, serta perubahan status kewarganegaraan, ganti nama dan Peristiwa Penting lainnya yang dialami oleh seseorang merupakan kejadian yang harus dilaporkan karena membawa implikasi perubahan data identitas atau surat keterangan kependudukan. Berikut merupakan masalah dari database serta administrasi kependudukan :
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Contoh Makalah Pengaruh Pengangguran dan Ekonomi

Contoh Makalah Pengaruh Pengangguran dan Ekonomi

Untuk itu diperlukan dua kebijakan, yaitu kebijakan makro dan mikro (khusus). Kebijakan makro (umum) yang berkaitan erat dengan pengangguran, antara lain kebijakan makro ekonomi seperti moneter berupa uang beredar, tingkat suku bunga, inflasi dan nilai tukar yang melibatkan Bank Indonesia (Bank Sentral), fiskal (Departemen Keuangan) dan lainnya. Dalam keputusan rapat-rapat kebinet, hal-hal itu harus jelas keputusannya dengan fokus pada penanggulangan pengangguran. Jadi setiap lembaga pemerintah yang terkait dengan pengangguran harus ada komitmen dalam keputusannya dan pelaksanaannya.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI), KEBIJAKAN INDUSTRI, DAN MASALAH PENGANGGURAN: STUDI EMPIRIK DI INDONESIA

FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI), KEBIJAKAN INDUSTRI, DAN MASALAH PENGANGGURAN: STUDI EMPIRIK DI INDONESIA

Amerika Serikat saat ini adalah negara yang percaya dengan mekanisme pasar sehingga mereka tidak melakukan kebijakan industri. Para ekonom AS inilah yang menjadi referensi ekonom Indonesia. Padahal jika kita menyadari, keberhasilan Korsel dan India dalam memperbaiki kinerja ekonomi adalah karena mereka melakukan kebijakan industri. Korea Selatan sejak kebangkitan ekonominya pada tahun 70-an mengarahkan industrinya pada sektor otomotif dan industri. Kebangkitan ekonomi India dari ejekan the Hindu’s Economic Growth adalah karena orientasi industri yang diarahkan pada pengembangan teknologi informasi. Kele- mahan utama, kebijakan industri adalah adanya campur tangan pemerintah yang terlalu banyak dalam perekonomian. Campur tangan pemerintah yang terlalu banyak ini jika tidak dikendalikan justru bisa menga- kibatkan kegagalan pasar (market failure).
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

EKOLOGI ADMINISTRASI DALAM PERSPEKTIF KE (1)

EKOLOGI ADMINISTRASI DALAM PERSPEKTIF KE (1)

Perekonomian Indonesia sejak krisis ekonomi pada pertengahan 1997 membuat kondisi ketenaga kerjaan Indonesia ikut memburuk. Sejak itu, pertumbuhan ekonomi Indonesia juga tidak pernah mencapai 7 hingga 8 persen. Padahal, masalah pengangguran erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi. Jika pertumbuhan ekonomi ada, otomatis penyerapan tenaga kerja juga ada. Setiap pertumbuhan ekonomi satu persen, tenaga kerja yang bisa terserap bisa mencapai 400 ribu orang. Jika pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 3-4 persen, tentunya hanya akan menyerap 1,6 juta tenaga kerja, sementara pencari kerja mencapai rata-rata 2,5 juta pertahun. Sehingga, setiap tahun pasti ada sisa pencari kerja yang tidak memperoleh pekerjaan dan menimbulkan jumlah pengangguran di Indonesia bertambah.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

16 Nurlima FORDEBI PENGANGGURAN 11 OKTOBER

16 Nurlima FORDEBI PENGANGGURAN 11 OKTOBER

Masalah pengangguran terbuka dan setengah pengangguran merupakan masalah yang banyak terjadi di Negara Sedang Berkembang, termasuk di Indonesia. Faktor penyebab kedua pengangguran ini selalu diarahkan pada tingginya tingkat urbanisasi desa-kota. Padahal hulu dari pengangguran adalah jumlah kelahiran (TFR) di desa relatif tinggi. Penelitian ini untuk melihat sejauhmana kedua faktor (urbanisasi dan TFR) mempengaruhi pengangguran di kota-kota (Palembang, Prabumulih, Pagaralam dan Lubuk Linggau) di wilayah provinsi Sumatera Selatan. Penentuan responden dengan metode purposive random sampling berdasarkan jumlah penduduk yang bekerja pada masing-masing kota. Hasil penelitian menemukan beberapa hal: pertama, rata-rata jumlah keluarga yang relatif banyak yang memperlihatkan tingkat kelahiran yang yang tinggi sementara upah yang diterima di desa relatif kecil menjadi penyebab mereka berurbanisasi ke kota. Kedua, lebih dari 50% migran ke Prabumulih dan Pagaralam tidak langsung memperoleh pekerjaan dan ini menciptakan pengangguran terbuka. Ketiga, fenomena setengah pengangguran terjadi di kota-kota di provinsi Sumatera Selatan, pekerja migran memiliki jam kerja rata-rata 49,98 jam/minggu (di atas 40 jam/mingggu) sedangkan pendapatan yang diperoleh lebih kecil dari KHL (Kebutuhan Hidup Layak). Berdasarkan penelitian ini maka kebijakan yang sebaiknya adalah merubah perilaku seseorang dengan melakukan sosialisasi terus menerus tentang jumlah anak, tingkat pendidikan, pekerjaan yang mengedepankan jiwa entrepreneur (kewirausahaan) yang akan mempengaruhi tingkat kehidupan yang layak.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

MAKALAH BAHASA INDONESIA PARAGRAF Perumusan Masalah

MAKALAH BAHASA INDONESIA PARAGRAF Perumusan Masalah

Setelah tahu mana yang dimaksud dengan masalah/topik kita harus mengetahui dimanakah letak Kalimat Utamanya. Tujuannya mempermudah kita memahami isi paragraf. Kalimat utama ialah kalimat yang mendasari sebuah paragraf dan mengandung pokok pikiran utama sebuah paragraf. Biasanya kalimat utama bisa tereletak diawal,akhir, awal-akhir dan dari awal-akhir.

14 Baca lebih lajut

pengangguran dan kondisinya di indonesia

pengangguran dan kondisinya di indonesia

Peningkatan jumlah pengangguran ini salah satunya disebabkan oleh derasnya laju urbanisasi dari daerah kota-kota besar. Selain juga diakibatkan banyaknya lulusan SMA yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Kondisi ini tak pelak membuat Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) kota Jakarta bekerja ekstra keras. Kepala Disnakertrans mengatakan peningkatan jumlah pengangguran ini bukan hanya masalah Pemprov saja, melainkan juga menjadi masalah provinsi-provinsi lain di Indonesia. Bahkan sudah menjadi masalah nasional yang juga turut dipikirkan oleh pemerintah pusat. Sebab, tingginya jumlah pengangguran dikota Jakarta
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

INFLASI DAN PENGANGGURAN DI INDONESIA

INFLASI DAN PENGANGGURAN DI INDONESIA

Tujuan jangka panjang pemerintah adalah menjaga agar tingkat inflasi yang berlaku berada pada tingkat yang sangat rendah. Tingkat inflasi nol persen bukanlah tujuan utama kebijakan pemerintah karena ia adalah sukar untuk dicapai. Yang paling penting untuk diusahakan adalah menjaga agar tingkat inflasi tetap rendah. Adakalanya tingkat inflasi meningkat dengan tiba-tiba atau wujud sebagai akibat suatu peristiwa tertentu yang berlaku di luar ekspektasi pemerintah, misalnya efek dari pengurangan nilai uang (depresiasi nilai uang) yang sangat besar atau ketidakstabilan politik. Menghadapi masalah inflasi yang bertambah cepat ini pemerintah akan menyusun langkah-langkah yang bertujuan agar kestabilan harga- harga dapat diwujudkan kembali.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

MAKALAH RABIES DI INDONESIA

MAKALAH RABIES DI INDONESIA

dekontaminasi lingkungan. 21 7. Peningkatan Kesadaran Masyarakat (public awareness) Dukungan aktif dari masyarakat adalah bagian penting dari upaya pembebasan rabies. Hal ini dapat dicapai dengan mengadakan kampanye publik yang intensif melalui media yang dianggap efektif. Masyarakat harus diinformasikan mengenail aspek kesehatan masyarakat dari rabies, keperluan yang berkaitan dengan kampanye pengendalian dan pemberantasan termasuk pelaporan kasus penggigitan, hasil yang dicapai dan hal-hal lain yang menarik perhatian masyarakat. WHO (2005) menyarankan strategi pemberantasan rabies harus dilakukan secara nasional di seluruh negeri, terutama di daerah tertular. Strategi yang dilakukan antara lain menghindari kontak dengan hewan terduga rabies atau HPR liar, mencegah kasus rabies pada hewan dengan program vaksinasi menyeluruh, mempermudah akses untuk mendapatkan post exposure prophylaxis (PEP) pada kasus gigitan, meningkatkan komunikasi antar departemen terkait dan memperkuat survei dan pemantauan untuk mencegah terjadinya wabah. 22 KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Rabies atau juga dikenal sebagai Lyssa, Tollwut, Hydrophobia dan di Indonesia dikenal dengan Anjing Gila adalah infeksi viral dan akut pada susunan saraf ditandai dengan kelumpuhan yang progresif dan berakhir dengan kematian. Rabies di Indonesia sudah lama ditemukan dan hampir semua daerah tertular virus. Rabies pertama kali ditemukan pada kerbau oleh Esser (1884), anjing oleh Penning (1889), dan pada manusia oleh E.V.de Haan (1894) yang ketiganya ditemukan di Jawa Barat. Rabies di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius karena hampir selalu menyebabkan kematian (always almost fatal) setelah timbul gejala klinis dengan tingkat kematian sampai 100%. Saran Penyebaran rabies di Indonesia cinderung meluas. Penanganan yang dilakukan terkesan lambat. Dalam upaya membebaskan wilayah Indonesia dibutuhkan komitmen seluruh pihak terkait, serta kepedulian semua lapisan masyarakat untuk berusaha sekuat mungkin melakukan pencegahan, pengendalian dan pemberantasan rabies di Indonesia. 23 DAFTAR PUSTAKA Aditama TY. 2011. Situasi dan Kebijakan Pengendalian Zoonosis di Indonesia Dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Nasional. Direktorat Jenderal PP dan PL. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Anonimus. 2002. Kiat Vetindo Rabies. Kesiagaan Darurat Veteriner Indonesia Penyakit Rabies. Direktorat Kesehatan Hewan. Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

MAKALAH MASALAH PENDIDIKAN DI INDONESIA

MAKALAH MASALAH PENDIDIKAN DI INDONESIA

Begitu pula dengan masalah penempatan, di Indonesia masalah penempatan guru masih saja terjadi dalam lingkungan pendidikan. Seringkali ditemukan bahwa seorang guru mengajar suatu bidang studi yang tidak sesuai dengan lulusannya. Hal ini juga dikarenakan oleh masalah jatah pengangkatan yang kurang efisien sehingga ada sekolah dengan jumlah guru bidang studi tertentu berlebihan namun kekurangan guru untuk suatu bidang studi. Sehingga kebberadaan guru yang berlebihan akan dialokasikan oleh sekolah untuk mengajarkan bidang studi yang gurunya kurang meskipun diluar kewenangan guru tersebut. Misalkan saja guru IPA harus mengajarkan budi pekerti atau agama. Hal ini tentu menunjukkan bahwa kurangnya efisiensi dalam pemanfaatan atau memfungsikan tenaga kependidikan.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

Makalah Pengangguran Di Indonesia | Karya Tulis Ilmiah

Makalah Pengangguran Di Indonesia | Karya Tulis Ilmiah

predikat negeri miskin seakan sulit lepas dari bangsa yang potensi kandungan kekayaan alamnya terkenal melimpah. Cerita pilu kemiskinan seakan kian lengkap dengan terjadinya berbagai musibah alam dan bencana buatan: gempa bumi, tsunami, lumpur panas Lapindo, dan kebakaran hutan yang di ikuti kabut asap. Kantung-kantung kemiskinan di negeri ini kian hari kian menyebar bakvirus ganas, mulai dari lapis masyarakat pedesaan, kaum urban perkotaan, penganggur, hingga ke kampung-kampung nelayan. Lepas dari perdebatan indikator yang digunakan, data kemiskinan di negeri ini terus menunjukkan trend memburuk. Jumlah orang miskin di Indonesia mencapai 17 persen dari populasi penduduk yang kini telah mencapai angka 220 juta jiwa. Menurut data resmi Susenas (BPS, 2006), jumlah penduduk miskin meningkat dari 35,10 juta jiwa (15,97 persen) menjadi 29,05 juta jiwa (17,75persen). Sementara jumlah penganggur menurut data Sakernas (BPS, 2006) juga terus meningkat dari 10,9 juta jiwa (10,3 persen) pada Februari 2005menjadi 11,1 juta jiwa (10,4 persen) pada Februari 2006.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

MAKALAH PANCASILA DAN PENGANGGURAN INDONESIA

MAKALAH PANCASILA DAN PENGANGGURAN INDONESIA

Pengangguran yang tinggi berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kemiskinan, kriminalitas dan masalah-masalah sosial politik yang juga semakin meningkat. Dengan jumlah angkatan kerja yang cukup besar, arus migrasi yang terus mengalir, serta dampak krisis ekonomi yang berkepanjangan sampai saat ini, membuat permasalahan tenaga kerja menjadi sangat besar dan kompleks. Jika masalah pengangguran terus berlarut-larut maka sangat besar kemungkinannya untuk mendorong suatu krisis sosial.

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...