Top PDF MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA Ilmu Pe (3)

MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA Ilmu Pe (3)

MAKHLUK HIDUP DAN LINGKUNGANNYA Ilmu Pe (3)

hidup di hutan dengan aman dan nyaman. Hewan dilindungi dari perburuan liar. Orang yang berburu hewan yang dilindungi dapat dikenai hukuman. Di Indonesia, pemerintah menetapkan suatu daerah menjadi kawasan yang dilindungi berupa cagar alam dan Suaka Margasatwa. Cagar alam adalah daerah yang kelestarian tumbuhan dan hewan yang terdapat di dalamnya dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan. Suaka margasatwa adalah cagar alam yang secara khusus digunakan untuk melindungi hewan liar di dalamnya.Contohnya adalah Cagar Alam Dieng di Jawa Tengah, Cagar Alam Pangandaran di Jawa Barat, Cagar Alam Gunung Lorentz di Papua, dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum di Kalimantan Barat.
Baca lebih lanjut

26 Baca lebih lajut

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 3 Latihan Ulangan

Bab 03 – Penyesuaian Makhluk Hidup dengan Lingkungannya – 3 Latihan Ulangan

Bentuk paruh burung yang berbeda - beda antara yang satu dan yang lainnya meru-pakan bentuk penyesuaian diri burung un-tuk memperoleh ..... Berdasaran bentuk kakinya, ayam meru-pakan jen[r]

1 Baca lebih lajut

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas XI

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas XI

Jika Anda meraba dada bagian kiri, maka Anda merasakan suatu denyutan. Dari mana asal denyutan itu? Denyutan itu berasal dari kerja jantung. Jantung termasuk salah satu organ vital dalam tubuh kita. Jantung terletak di dalam rongga mediastinum dari rongga dada (toraks), di atas paru- paru. Jantung berukuran sebesar kepalan tangan masing-masing orang. Fungsi jantung adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Pada manusia, jantung terdiri atas empat ruangan, yaitu serambi kiri, serambi ka- nan, bilik kiri, dan bilik kanan. Dinding jantung terdiri atas 3 lapisan, antara lain perikar- dium, miokardium, dan endo- kardium. Perikardium adalah selaput pembungkus jantung. Perikardium terdiri dari 2 ba- gian, yaitu sebelah dalam dan luar. Di antara kedua lapisan perikardium di pisahkan oleh sedikit cairan pelumas yang berfungsi mengurangi gesekan yang disebabkan oleh gerakan
Baca lebih lanjut

376 Baca lebih lajut

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 3 Rantai Makanan

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 3 Rantai Makanan

Makhluk hidup berikut yang bertindak sebagai produsen adalah .... Mengapa manusia tidak dapat men-jadi produsen dalam rantai.[r]

1 Baca lebih lajut

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas X

Makhluk Hidup dan Lingkungannya Untuk SMAMA Kelas X

Ciri khas dari jamur ini adalah reproduksi seksualnya membentuk spora khusus, yaitu zigospora sehingga dimasukkan dalam kelas Zygomycota. Cara reproduksi dengan seksual, yaitu secara konjugasi, dimulai dari ujung-ujung hifa yang berlainan jenis terdiri atas hifa jantan (hifa +) dan hifa betina (hifa -), kedua hifa tersebut bersifat haploid (n). Apabila kedua hifa tersebut mengalami pembengkakan dan pemanjangan pada ujungnya, maka akan bertemu dan bersatu dan selanjutnya akan melebur dan akan menghasilkan zygot berdinding tebal yang disebut zygospora (bersifat diploid 2n). Karena berdinding tebal, maka dia tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Pada saat ini terjadi fase istirahat (dormansi) selama 1-3 bulan. Apabila keadaan lingkungan telah membaik, maka zygospora akan berkecambah serta tumbuh menjadi hifa-hifa baru dan akan membentuk sporangiosfor yang pada ujungnya terdapat sporangium yang berisi spora dan selanjutnya akan terjadi proses reproduksi aseksual, demikian seterusnya.
Baca lebih lanjut

414 Baca lebih lajut

Biologi Makhluk Hidup dan Lingkungannya SMA Kelas X-Idun Kistinnah-2009

Biologi Makhluk Hidup dan Lingkungannya SMA Kelas X-Idun Kistinnah-2009

Ciri khas dari jamur ini adalah reproduksi seksualnya membentuk spora khusus, yaitu zigospora sehingga dimasukkan dalam kelas Zygomycota. Cara reproduksi dengan seksual, yaitu secara konjugasi, dimulai dari ujung-ujung hifa yang berlainan jenis terdiri atas hifa jantan (hifa +) dan hifa betina (hifa -), kedua hifa tersebut bersifat haploid (n). Apabila kedua hifa tersebut mengalami pembengkakan dan pemanjangan pada ujungnya, maka akan bertemu dan bersatu dan selanjutnya akan melebur dan akan menghasilkan zygot berdinding tebal yang disebut zygospora (bersifat diploid 2n). Karena berdinding tebal, maka dia tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk. Pada saat ini terjadi fase istirahat (dormansi) selama 1-3 bulan. Apabila keadaan lingkungan telah membaik, maka zygospora akan berkecambah serta tumbuh menjadi hifa-hifa baru dan akan membentuk sporangiosfor yang pada ujungnya terdapat sporangium yang berisi spora dan selanjutnya akan terjadi proses reproduksi aseksual, demikian seterusnya.
Baca lebih lanjut

414 Baca lebih lajut

KISI KISI UN IPA SMP MTs 2018

KISI KISI UN IPA SMP MTs 2018

ILMU PENGETAHUAN ALAM 4.1 BIOLOGI – SMP/MTs Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Pengetahuan dan Pemahaman  Meng[r]

3 Baca lebih lajut

Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP MTs Terbaru 2018 UN IPA SMP 2018

Kisi-Kisi Ujian Nasional SMP MTs Terbaru 2018 UN IPA SMP 2018

ILMU PENGETAHUAN ALAM 4.1 BIOLOGI – SMP/MTs Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Pengetahuan dan Pemahaman  Mengi[r]

3 Baca lebih lajut

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI TENTANG EKOLOG

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI TENTANG EKOLOG

Keanekaragaman di kehidupan ini sangatlah menentukan keberagaman di muka bumi ini. Antara keanekaragaman itu terdiri antara faktor biotik dan abiotik . yang dimana faktor biotik adalah organisme – organisme yang ada di dalam ekosistem dan yang dimana faktor biotik adalah faktor lingkungan dari ekosistem itu. Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik atau interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya, makhluk hidup dengan makhluk hidup lain, dan lingkungan dengan lingkungan lain. Unit utama ekologi adalah ekosistem. Ekosistem merupakan bagian dari lingkungan, ekosistem memiliki komponen- komponen tertentu yang memiliki fungsi oleh karena itu disebut sebagai suatu system. Komponen-komponen tersebut antara lain abiotik, biotik, fisika, kimiawi, dan sebagainya. Contoh faktor biotik adalah makhluk hidup baik itu manusia, hewan, ataupun tumbuhan. Contoh faktor abiotik yaitu suhu, kelembaban, iklim, curah hujan, dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Ringkasan Hand Out Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Ringkasan Hand Out Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

belakangan ini sangat pesat perkembangannya pengetahuan tentang Asam Deoksiribonukleat (ADN). Perkembangan tentang ilmu faal suatu sistem organ, misalnya sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem reproduksi, sitem sirkulasi, sistem filtrasi dan sebagainya.

3 Baca lebih lajut

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat menyebabkan meningkatnya lingkungan kebutuhan hidup manusia. Antara lain kebutuhan akan pangan, pemukiman, pendidikan, rekreasi, dan kebutuhan lain. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya. Manusia telah memperoleh manfaat tersebut ternyata juga dapat menyebabkan timbulnya masalah-masalah baru. Masalah baru ini dapat mengancam keseimbangan ekosisitem (lingkungan) termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di dalamnya.

9 Baca lebih lajut

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Modul 2 Makhluk Hidup Dan Lingkungannya

Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat menyebabkan meningkatnya lingkungan kebutuhan hidup manusia. Antara lain kebutuhan akan pangan, pemukiman, pendidikan, rekreasi, dan kebutuhan lain. Dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimilikinya. Manusia telah memperoleh manfaat tersebut ternyata juga dapat menyebabkan timbulnya masalah-masalah baru. Masalah baru ini dapat mengancam keseimbangan ekosisitem (lingkungan) termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup di dalamnya.

9 Baca lebih lajut

Laporan Praktikum Biologi Konservasi Pul

Laporan Praktikum Biologi Konservasi Pul

Substrat pada hutan mangrove yang berlumpur dan jenuh air mengandung oksigen rendah dan bahkan tidak mengandung oksigen (anoksik). Dalam kondisi lingkungan demikian hanya spesies-spesies tumbuhan tertentu saja yang dapat hidup. Sementara pada bagian atas substrat dimungkinkan sedikit teroksidasi dan terlihat berwarna kecoklatan, tetapi bagian bawahnya berwarna abu-abu kebiruan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, tumbuhan mangrove beradaptasi melaui sistem perakarannya yang khas (Whitten et al., 1987). Selain adanya sistem perakaran yang khas, kekurangan oksigen juga dapat dipenuhi oleh adanya lubang-lubang dalam substrat yang dibuat oleh hewan-hewan, misalnya kepiting. Lubang-lubang tersebut membawa oksigen ke bagian akar tumbuhan mangrove (Ewusie, 1980).
Baca lebih lanjut

31 Baca lebih lajut

Kisi Kisi USBN SD 2018

Kisi Kisi USBN SD 2018

Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Benda dan Sifatnya Energi dan Perubahannya Bumi dan Alam Semesta ˗ pemeliharaan kese[r]

7 Baca lebih lajut

Kisi Kisi USBN SD 2018

Kisi Kisi USBN SD 2018

Level Kognitif Lingkup Materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya Struktur dan Fungsi Makhluk Hidup Benda dan Sifatnya Energi dan Perubahannya Bumi dan Alam Semesta ˗ pemeliharaan kese[r]

7 Baca lebih lajut

Pentingnya Mencari Ilmu

Pentingnya Mencari Ilmu

yang pasti di MI lah....................salah satunya adalah di MI MIDA..alias....................MI MIFTAHUL HUDA GOGODESO.....................mengapa? karena di MI gogodeso kita bisa belajar banyak hal.....................belajar agama, belajar ilmu umum, belajar peduli pada lingkungan....................belajar menyanyi...................silat....................olah raga....................bahkan belajar pidato seperti saya ini.

2 Baca lebih lajut

IPA SD MI Kelas 5. Bab 3

IPA SD MI Kelas 5. Bab 3

Tahukah kalian bahwa tempat hidup bagi makhluk hidup di bumi berbeda-beda. Ada gurun, hutan, dataran tinggi, dataran rendah, sungai, hutan dan sebagainya. Perbedaan keadaan ini membuat hewan maupun tumbuhan beradaptasi. Penyesuaian diri merupakan suatu cara yang dimiliki oleh makhluk hidup. Makhluk hidup agar dapat memper- tahankan hidupnya. Bab ini akan mengajak lebih mengerti tentang adaptasi.

14 Baca lebih lajut

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 4 Latihan Ulangan

Bab 05 – Makhluk Hidup dan Lingkungannya – 4 Latihan Ulangan

A Bunga dibantu penyerbukan oleh kupu-kupu dan Kupu-kupu menda-pat makanan dari bunga B Bunga kehabisan makanan oleh kupu-kupu karena kupu-kupu men-dapat makanan dari bunga C Bunga dib[r]

2 Baca lebih lajut

Distribusi dan Performa Reprodukasi Kepiting Bakau Scylla oceanica di Ekosistem Mangrove Belawan Sumatera Utara.

Distribusi dan Performa Reprodukasi Kepiting Bakau Scylla oceanica di Ekosistem Mangrove Belawan Sumatera Utara.

karapas. Merus dilengkapi dengan tiga buah duri pada anterior dan 2 buah duri pada tepi posterior, karpus dilengkapi dengan sebuah duri kuat pada sudut sebelah dalam, sedangkan propondus dengan 3 buah duri, satu diantaranya terletak berhadapan dengan persendian karpus dan 2 lainnya terletak berhadapan dengan persendian daktilus (Gambar 2.2).

8 Baca lebih lajut

SoalIPAMateriMakhlukHidupdanLingkungannyaKelas4SD

SoalIPAMateriMakhlukHidupdanLingkungannyaKelas4SD

Hubungan dua mahluk hidup yang menguntungkan satu pihak,sedangkan pihak lain tidak Di untungkan dan tidak di rugikan disebut ….. Hubungan dua mahluk hidup yang menguntungkan satu pihak,s[r]

2 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...