Top PDF Pembelajaran Fisika dengan Model Inkuiri

Pembelajaran Fisika dengan Model Inkuiri

Pembelajaran Fisika dengan Model Inkuiri

Hal-hal tersebut merupakan cermin ideal tentang dunia pendidikan yang diharapkan atau lebih tegasnya lagi merpuakan harapan-harapan yang tidak boleh dikesampingkan begitu saja. Terkait dengan proses pembelajaran yang berlangsung di SMA Negeri 1 Denpasar dari hasil pengumpulan data awal ketika proses pembelajaran dilaksanakan dengan kegiatan praktikum di kelas XI IPA-4 SMA Negeri 1 Denpasar, diperoleh bahwa keterampilan proses ilmiah yang dimiliki siswa kelas XI IPA-4 SMA Negeri 1 Denpasar masih rendah. Hal ini dibuktikan dari masih banyak siswa yang belum bisa menyusun hipotesis dengan tepat dari hasil pengamatan gejala yang disajikan, siswa masih kesulitan dalam mengoperasikan alat-alat praktikum seperti bangku optik, kesulitan dalam mengidentifikasi variabel, salah dalam melakukan kegiatan praktikum karena tidak mengikuti langkah kerja yang telah tersedia di LKS, kesulitan dalam menganalisis data, serta masih banyak siswa yang kesulitan dalam menarik kesimpulan dari kegiatan praktikum. Untuk itu perlu sekali suatu upaya untuk meningkatkan keterampilan proses ilmiah siswa kelas XI IPA-4 SMA Negeri 1 Denpasar. Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan proses ilmiah siswa kelas XI IPA-4 SMA Negeri 1 Denpasar adalah melalui penerapan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN SIKAP ILMIAH SISWA.

PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN SIKAP ILMIAH SISWA.

Sutopo. 2015. Pembelajaran Fisika dengan Model Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Ditinjau dari Kreativitas dan Sikap Ilmiah Siswa (Studi Pelaksanaan Metode Pembelajaran pada Materi Gerak Melingkar Beraturan di SMA Negeri 2 Karanganyar Siswa Kelas X MIA Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2014/2015). Pembimbing I: Dr. M. Masykuri, M.Si. dan Pembimbing II: Prof. Drs. Cari, M.A., M.Sc., Ph.D. Program Studi Magister Pendidikan Sains, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

19 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI TERHADAP KOGNITIF SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR - UNS Insti

PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI TERHADAP KOGNITIF SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR - UNS Insti

Aya Sofia. PENGARUH PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN MODEL INKUIRI TERBIMBING MELALUI METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI TERHADAP KOGNITIF SISWA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI LISTRIK DINAMIS KELAS X SMA NEGERI KEBAKKRAMAT KARANGANYAR. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2018.

17 Baca lebih lajut

materi-ptk2.ppt 760KB Jun 23 2011 10:23:28 AM

materi-ptk2.ppt 760KB Jun 23 2011 10:23:28 AM

Apakah dengan menerapkan model inkuiri terbimbing pada Apakah dengan menerapkan model inkuiri terbimbing pada kegiatan eksperimen dalam pembelajaran Fisika dapat kegiatan eksperimen da[r]

37 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA PADA KONSEP GERAK LURUS - Raden Intan Repository

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA PADA KONSEP GERAK LURUS - Raden Intan Repository

Berkembangnya Seiring waktu, teknologi dan ilmu pengetahuan alam khususnya pembelajaran sains fisika tidak cuma menekankan pada suatu produk saja akan tetapi juga pada model pembelajaran. Salah satu model yang pas dalam pembelajaran fisika khususnya pada materi gerak lurus adalah model inkuiri terbimbing dimana model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat memberikan mahasiswa kesempatan untuk memiliki pengalaman belajar yang nyata dan dilatih bagaimana cara memecahkan suatu masalah sekaligus membuat suatu keputusan. Selain itu, dengan adanya model pembelajaran inkuiri terbimbing mahasiswa dapat menjawab pertanyaan tentang fenonomena yang ada dilingkungan alam sekitar atau peristiwa-peristiwa dengan melakukan penyelidikan ilmiah dimana mahasiswa bekerja sama mengembangkan perencanaan, menjelaskan bukti, dan mengumpulkan bukti, serta menghubungkan penjelasan untuk pengetahuan ilmiah, membenarkan penjelasan, dan berkomunikasi (National Research Council dalam Brandon et al,).
Baca lebih lanjut

167 Baca lebih lajut

Nasution

Nasution

Keberhasilan implementasi model inkuiri terbimbing ini tidak terlepas dari kendala-kendala yang dihadapi saat melakukan penelitian. Kendala- kendala tersebut diantaranya pertama, penataan ruang laboratorium yang jarang dipakai sehinga sehari sebelum penelitian peneliti harus mengecek perlengakapan dalam kelas seperti meja, kursi, spidol, pengahapus. Kedua, siswa belum pernah melakukan pembelajaran yang diterapkan peneliti. Ketiga, tidak semua siswa mempunyai buku paket fisika ataupun bahan ajar lainnya, sehingga informasi atau pengetahuan yang diperoleh siswa hanya dari pembelajaran saja. Apabila semua faktor yang ada dalam pembelajaran ini dapat dikelola dan dipersiapkan secara baik maka tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal. Pembahasan di atas menunjukkan bahwa pembelajaran fisika dengan mengunakan model inkuiri terbimbing dapat digunakan sebagai informasi dan alternatif dalam pembelajaran fisika guan meningkatkan keterampilan proses sains siswa, keterampilan berpikir kritis fisika siswa. 5. Kesimpulan dan Saran
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Penerapan keterampilan proses sains dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi tekanan terhadap hasil belajar - Digital Library IAIN Palangka Raya

Penerapan keterampilan proses sains dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi tekanan terhadap hasil belajar - Digital Library IAIN Palangka Raya

Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) aktivitas guru saat penerapan keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan dengan menggunakan model inkuiri terbimbing dalam kategori baik dengan persentase nilai rata-rata sebesar 77, 7 % (2) aktivitas siswa saat penerapan keterampilan proses sains pada pembelajaran fisika secara keseluruhan dengan menggunakan model inkuiri terbimbing termasuk dalam kategori cukup baik dengan persentase nilai rata-rata sebesar 75,2%, (3) nilai peningkatan (N-gain) hasil belajar siswa kognitif setelah penerapan keterampilan proses sains pembelajaran fisika pada materi tekanan dengan menggunakan model inkuiri terbimbing termasuk dalam kategori sedang dengan N-gain nilai rata-rata sebesar 0,43.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MULTIPEL REPRESENTASI DAN KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBASIS INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI PADA MATERI LISTRIK DINAMIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MULTIPEL REPRESENTASI DAN KEMAMPUAN ANALISIS MAHASISWA

Hal ini berarti modul pembelajaran fisika berbasis inkuiri bebas termodifikasi efektif meningkatkan hasil belajar mahasiswa baik ranah pengetahuan, sikap, maupun ketrampilan. Model pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi yang dikemas dalam modul dapat membantu mahasiswa untuk belajar secara mandiri dalam menemukan konsep. Penemuan konsep dilakukan melalui suatu metode ilmiah sehingga dapat meningkatkan ketrampilan seperti ketrampilan melakukan percobaan untuk mengambil data, ketrampilan mengolah data yaitu merepresentasikan data dalam berbagai representasi (verbal, visual, matematis) sesuai dengan target pengembangan modul. Selain itu dalam melakukan metode ilmiah melalui model inkuiri bebas termodifikasi, mahasiswa mengembangkan sikap ilmiah, yang terdiri dari bertanggungjawab, disiplin, dan bekerjasama. Dengan proses metode ilmiah dan diiringi dengan sikap ilmiah, maka pemahaman konsep fisika akan terasa lebih bermakna, sehingga pengetahuan mahasiswa pada materi yang dipelajari akan lebih baik daripada kelas yang tidak menggunakan model inkuiri.
Baca lebih lanjut

253 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 SILIMA PUNGGAPUNGGA T.P.2015/2016.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR DI KELAS X SEMESTER II SMA NEGERI 1 SILIMA PUNGGAPUNGGA T.P.2015/2016.

ilmiah dalam bentuk poster atau gambar yang digunakan dalam sumber diskusi. Alasan peneliti dalam pembelajaran fisika menggunakan model inkuiri dengan media pictorial riddle sebab fisika tidak terlepas dari gambar, materi fisika seperti pada materi Suhu dan Kalor memerlukan gambar untuk memperjelas pemahaman siswa sehingga pada waktu guru memberikan pelajaran siswa langsung bisa menangkap materi yang disampaikan oleh guru.

24 Baca lebih lajut

S FIS 0706464 Chapter5

S FIS 0706464 Chapter5

2. Dalam pelaksanaan model pembelajaran inkuiri pictorial riddle sebaiknya alokasi waktu pembelajaran sangat diperhatikan agar tujuan diterapkannya model pembelajaran inkuiri pictorial riddle dapat tercapai. 3. Pada setiap tahap model pembelajaran inkuiri pictorial riddle pertanyaan

2 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA ANTARA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE GRUP INVESTIGASI DENGAN INKUIRI TERBIMBING

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA ANTARA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE GRUP INVESTIGASI DENGAN INKUIRI TERBIMBING

Fisika adalah salah mata pelajaran yang dianggap sulit dan tidak disukai oleh siswa, kebanyakan dari mereka memperoleh hasil belajar yang rendah untuk mata pelajaran ini. Sebab banyak menggunakan rumus yang matematis dan penguasaan konsep serta proses pembelajaran yang berlangsung secara monoton sehingga siswa merasa jenuh dengan pelajaran fisika. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan di SMA Negeri 12 Bandar Lampung, diperoleh informasi bahwa nilai rata-rata ulangan semester ganjil siswa kelas X 5 dan kelas X 7 masih belum mencapai Kriteria Kelulusan Minimal (KKM),
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

S BIO 0909191 Chapter3

S BIO 0909191 Chapter3

Model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu merupakan tahapan pembelajaran yang dimulai dengan siswa diberi masalah oleh guru mengenai sistem pernapasan melalui, masalah tersebut dipecahkan oleh siswa melalui kegiatan percobaan, siswa secara berkelompok menentukan tujuan percobaan, alat dan bahan yang dibutuhkan, langkah kerja, dan merumuskan kesimpulan dari hasil penyelidikan yang dibimbing oleh guru. 2. Keterampilan proses sains

18 Baca lebih lajut

s pgsd kelas 1106371 chapter2

s pgsd kelas 1106371 chapter2

Penelitian yang dilakukan oleh Mer lian,E. (2011) dengan judul “Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa mengenai Perubahan Sifat Benda Kelas V SDN Cibogo Kecamatan Ganeas Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian tersebut, pelaksanaan dilakukan dalam tiga siklus dengan persentase ketuntasan dari data awal sampai siklus tiga mengalami peningkatan. Pada data awal jumlah siswa yang mencapai batas tuntas hanya lima orang siswa atau 21,7% dari jumlah siswa secara keseluruhan yaitu 23 orang siswa. siklus I meningkat menjadi 12 orang siswa tuntas atau 52,2%, siklus II sebanyak 18 orang siswa yang tuntas atau 78,3% dan pada siklus III jumlah siswa yang tuntas sebanyak 20 orang siswa atau 87%.
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap hasil belajar siswa Pada materi litosfer

Pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) terhadap hasil belajar siswa Pada materi litosfer

Dalam pelaksanannya, guru membimbing siswa jika diperlukan dan siswa didorong untuk berpikir sendiri sehingga dapat menemukan prinsip umum berdasarkan bahan yang disediakan oleh guru dan sampai seberapa jauh siswa dibimbing tergantung pada kemampuannya dan materi yang sedang dipelajari. Siswa diberi kebebasan untuk mengungkapkan pendapat dan pemikirannya tenang suatu yang dihadapinya. Dengan demikian, siswa akan terbiasa dan terlatih berpikir sendiri, memecahkan masalah yang dihadapinya, mandiri, kritis, kreatif dan mampu mempertanggung jawabkan pemikirannya secara rasional. Hasil pembelajaran merupakan hasil dari kreativitas siswa sendiri, akan bersifat bertahan lama diingat oleh siswa bila dibandingkan dengan pembelajaran yang sepenuhnya dari penjelasan guru.
Baca lebih lanjut

182 Baca lebih lajut

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Tentang Pembelajaran 2.1.1 Hakikat Pembelajaran IPA - IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 1

BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Tinjauan Tentang Pembelajaran 2.1.1 Hakikat Pembelajaran IPA - IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 1

diberikan melalui suatu prosedur yang telah digariskan secara jelas dan structural kelompok. Gulo dalam Trianto (2009:166) bahwa pembelajaran inkuiri merupakan rangkaian kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri. Schmidt dalam SitiAtava (2013:85) mengemukakan bahwa inkuiri adalah suatu proses untuk memperoleh dan mendapatkan informasi dengan melakukan observasi atau eksperimen guna mencari jawaban maupun memecahkan masalah.
Baca lebih lanjut

35 Baca lebih lajut

Perencanaan Pembelajaran Fisika: MODEL-MODEL PEMBELAJARAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

Perencanaan Pembelajaran Fisika: MODEL-MODEL PEMBELAJARAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA

industri, pendidikan dan perancang alat menyadari bahwa setiap prilaku manusia beroperasi sebagai bagian dari sistem organisasi. Sistem ini tidak hanya meliputi manusia yang berprilaku, tetapi juga organisasi yang merupakan bagiannya, mesin dan sistem komunikasi yang membuat organisasi itu, cara-cara pribadi disebarkan, dan jenis-jenis training yang digunakan. Esensi dari analisis sistem adalah pembuatan suatu model untuk menjelaskan suatu keseluruhan organisasi. Dalam merencanakan perencanaan sistem yang pertama adalah mengembangkan identifikasi umum sistem dan sub-sistem dan fungsinya, dan membangun secara rinci sistem itu, meliputi spesifikasi pada jenis-jenis khusus sistem manusia-mesin (man-machine system) untuk berfungsi dengan sistem yang lebih besar. Hasil kerja keempat yang melandasi masalah training adalah teknik-teknik pemodelan para ahli psikologi prilaku. Ciri pokok dari pemodelan ini adalah pengungkapan traini untuk hidup atau demonstrasi simbolik prilaku baru dan praktik prilaku-prilakunya dengan bimbingan dari instruktur. Meskipun kajian ini telah menunjukkan bahwa observasi sendiri sedikit bermanfaat dalam mengembangkan prilaku-prilaku baru, yang paling efektif adalah pemodelan (demonstrasi) dengan informasi dan praktek.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BRYOPHYTA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DI SMA KELAS X

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI BRYOPHYTA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) DI SMA KELAS X

Hasil belajar merupakan hasil akhir dari proses kegiatan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran berupa aspek kognitif yang menggunakan alat penilaian yaitu tes evaluasi dengan hasil yang dinyatakan dalam bentuk nilai, aspek afektif yang menunjukkan sikap siswa dalam mengikuti pembelajaran, dan aspek psikomotorik yang menunjukkan keterampilan dan kemampuan bertindak siswa dalam mengikuti pembelajaran. Hasil belajar ditandai dengan perubahan tingkah laku, walaupun tidak semua perubahan tingkah laku merupakan hasil belajar, akan tetapi aktivitas belajar umumnya disertai perubahan tingkah laku. Perubahan hasil belajar juga ditandai dengan aspek kognitif kemampuan berpikir siswa. Untuk mendukung perubahan hasil belajar guru dituntut mampu mengembangkan model-model pembelajaran melalui praktek pengamatan langsung ataupun pemecahan masalah, karena model pembelajaran yang dikembangkan diharapkan mampu memberikan petunjuk atau arahan bertujuan menekankan keaktifan berpikir siswa untuk mendorong perubahan kemampuan berpikir siswa.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prestasi belajar fisika siswa kelas VII menggunakan pendekatan pembelajaran inkuiri dan pendekatan pembelajaran konvensional. Uji instrumen butir soal telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis hipotesis menggunakan uji-t dan sebelumnya telah dilakukan uji prasyarat analisis, yaitu uji normalitas sebaran dan uji homogenitas varian. Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar fisika siswa kelas VII dengan menggunakan pembelajaran inkuiri masuk dalam kategori sangat tinggi dan pembelajaran pendekatan konvensional masuk kategori sedang. Secara komparatif, skor rerata prestasi belajar fisika siswa kelas VII semester satu dengan pendekatan inkuiri lebih baik dari pada dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Kesimpulannya adalah pendekatan pembelajaran inkuiri hasilnya sangat sangat lebih baik dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

T FIS 1402411 Bibliography

T FIS 1402411 Bibliography

Mandaelis, S., dkk. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Suhu dan Kalor Di Kelas X SMA Negeri 1 Kedondong. Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan,2(4).

9 Baca lebih lajut

S PGSD 1104945 chapter1

S PGSD 1104945 chapter1

Rusman, dkk, hal. 40). Mereka dapat mengontruksikan pengetahuan awal yang sudah mereka miliki dan menemukan pengetahuan baru melalui pengalaman mereka. Maka mereka akan memahami kebermakanaan pengetahuan mereka dalam kehidupan sehari - hari. Tentu hal tersebut akan sangat mempengaruhi kemampuan kognitif mereka. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan diketahui bahwa siswa tidak dapat menyebutkan contoh dari materi yang dibahas dengan kehidupan sehari – hari mereka. Model pembelajaran inkuiri tidak hanya menekankan pada hasil melainkan juga pada proses pemebelajaran yang berlangsung.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...