Top PDF SOP Penghapusan Barang Milik Negara

PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 PMK.06 2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA Penelitian pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh | M. Saleh Syafei. |

PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA BERDASARKAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 50 PMK.06 2014 TENTANG TATA CARA PELAKSANAAN PENGHAPUSAN BARANG MILIK NEGARA Penelitian pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh | M. Saleh Syafei. |

Panitia penghapusan dibentuk karena adanya tuntutan untuk melakukan penghapusan BMN. Panitia penghapusan dibentuk oleh pejabat yang berwenang dan merupakan pegawai yang memiliki kemampuan dan mengerti seluk beluk dari BMN itu sendiri. Dalam kaitannya dengan pengajuan penghapusan, panitia penghapusan bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaannya. Dengan adanya saling koordinasi dengan pihak terkait maka, seharusnya pelaksanaan penghapusan bukanlah suatu hal yang rumit untuk dilakukan. Tetapi, pelaksanaan penghapusan itu sendiri akan terhambat apabila komponen usulan penghapusan masih dirasakan kurang lengkap. Salah satu yang menjadi kendala di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM adalah dalam menganalisa barang- barang yang akan dilakukan penghapusan. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh yang merupakan instansi vertikal yang menghimpun satuan –satuan kerja dibawah jajarannya dituntut agar lebih meningkatkan kinerja yang bersih khususnya dalam pengelolaan aset negara
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Prosedur Penghapusan Barang Milik Negara (Bmn) Dengan Tindak Lanjut Penjualan Bmn Pada Kementerian Lembaga Di Lingkungan Kerja Kpknl Medan

Prosedur Penghapusan Barang Milik Negara (Bmn) Dengan Tindak Lanjut Penjualan Bmn Pada Kementerian Lembaga Di Lingkungan Kerja Kpknl Medan

BMN yang tidak digunakan wajib menyerahkan BMN pada Kementerian/Lemabaga yang bersangkutan kepada pengelola barang, seperti yang sudah diatur dalam PMK 250/PMK.06/2011 tentang Tata Cara Pengelolaan BMN yang Tidak Digunakan Untuk Menyelenggarakan Tugas dan Fungsi Kementerian/Lembaga. Pasal 2 mengatakan bahwa Pengguna Barang Wajib menyerahkan BMN idle pada Kementerian/Lembaga unit kerja Pengguna Pengguna Barang yang bersangkutan kepada Pengelola Barang. Prosedur penyerahan BMN tersebut diatur lebih lanjut dengan Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara nomor Per-5/KN/2012 tentang Prosedur Kerja dan Bentuk Surat Dalam Pengelola Barang Milik Negara yang Tidak Digunakan Untuk Menyelenggarakan Tugas dan Fungsi Kementerian/Lembaga.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PERMEN LHK 3 2017 PENGHAPUSAN BMN

PERMEN LHK 3 2017 PENGHAPUSAN BMN

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.48/MENLHK- SETJEN/2015 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penghapusan Barang Milik Negara Lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan;

7 Baca lebih lajut

support.pajak.go.id - Rinci Aturan Glosarium KPDE

support.pajak.go.id - Rinci Aturan Glosarium KPDE

SIMAK BMN Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Keuangan Barang Milik Negara 39.. SOP Standard Operating Procedures 40.[r]

2 Baca lebih lajut

support.pajak.go.id - Rinci Aturan d. Glosarium KPDDP

support.pajak.go.id - Rinci Aturan d. Glosarium KPDDP

Sistem Informasi Manajemen Akuntansi Keuangan Barang Milik Negara SIMAK BMN 38.. Standard Operating Procedures SOP 39.[r]

2 Baca lebih lajut

Barang-barang Milik Pemerintah Atau Negara - Repository UNIKOM

Barang-barang Milik Pemerintah Atau Negara - Repository UNIKOM

Sesuai pasal 48 ayat (2) dan penjelasan atas pasal 49 ayat (6) UU No. 1 Tahun 2004, ruang lingkup pengaturan pengelolaan BMN dalam Peraturan Pemerintah meliputi penjualan barang melalui pelelangan dan pengecualiannya, perencanaan kebutuhan, tata cara penggunaan, pemanfaatan, pemeliharaan, penatausahaan, penilaian, penghapusan dan pemindahtanganan. Rumusan tersebut merupakan siklus minimal atas seluruh mata rantai siklus pengelolaan barang milik negara/daerah (asset management cycle).

8 Baca lebih lajut

Barang-barang Milik Pemerintah Atau Negara - Repository UNIKOM

Barang-barang Milik Pemerintah Atau Negara - Repository UNIKOM

Sesuai pasal 48 ayat (2) dan penjelasan atas pasal 49 ayat (6) UU No. 1 Tahun 2004, ruang lingkup pengaturan pengelolaan BMN dalam Peraturan Pemerintah meliputi penjualan barang melalui pelelangan dan pengecualiannya, perencanaan kebutuhan, tata cara penggunaan, pemanfaatan, pemeliharaan, penatausahaan, penilaian, penghapusan dan pemindahtanganan. Rumusan tersebut merupakan siklus minimal atas seluruh mata rantai siklus pengelolaan barang milik negara/daerah (asset management cycle).

8 Baca lebih lajut

Barang Milik Negara dan Fasilitas Penduk

Barang Milik Negara dan Fasilitas Penduk

4. Penyiapan bahan perencanaan kebutuhan dan pelaksanaan urusan pengadaan barang/jasa, pelaksanaan, penyiapan dokumen, dan pelaporan layanan pemilihan penyedia barang/jasa, urusan penerimaan, penyimpanan, dan distribusi barang perlengkapan, pemeliharaan barang perlengkapan yang belum didistribusikan, serta inventarisasi dan penghapusan Barang Milik Negara di lingkungan Direktorat Jenderal.

3 Baca lebih lajut

PERDA NO 9 TAHUN TENTANG PENGHAPUSAN BARANG INVESTASI MILIK PEMERINTAH

PERDA NO 9 TAHUN TENTANG PENGHAPUSAN BARANG INVESTASI MILIK PEMERINTAH

2. Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 tentang Pebentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Propinsi Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak Jaya dan Kota Sorong (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 173), jo Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2000 tentang Perubahan atas Undang-Undang 45 Tahun 1999;

8 Baca lebih lajut

Analisis Yuridis Penghapusan Barang Milik Negara Pada Kantor Wilayah Kementerian  Hukum Dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara

Analisis Yuridis Penghapusan Barang Milik Negara Pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara

Jumlah, nilai (value), dan potensi kekayaan/aset negara yang begitu besar dirasakan masih belum dapat mewujudkan optimalisasi penerimaan, efisiensi pengeluaran, dan efektivitas pengelolaan kekayaan/aset negara. Hal ini dapat disebabkan oleh: 1) keberagaman kekayaan/aset negara secara jenis dan letak geografis, 2) adanya keragaman kepentingan (interest) yang melekat, 3) adanya pihak yang secara langsung atau tidak langsung menguasai, 4) inefisiensi alokasi, 5) belum adanya unifikasi regulasi, 6) koordinasi dan pengawasan lemah, dan 7) yang sangat penting yaitu belum terwujudnya basis data (data base) dalam suatu sistem informasi modern terintegrasi sehingga tidak diketahuinya secara pasti dan real time berapa jumlah, nilai, dan potensi serta bagaimana pola penggunaan tertinggi dan terbaiknya (highest and best use). Akumulasi dari hal-hal tersebut melahirkan kompleksitas dan kerap tumpah tindih dalam pelaksanaan dan penanganan kekayaan negara yang pada gilirannya telah dan terus merugikan negara. 13
Baca lebih lanjut

215 Baca lebih lajut

9. MP. PENGHAPUSAN INVENTARIS BARANG MILIK NEGARA

9. MP. PENGHAPUSAN INVENTARIS BARANG MILIK NEGARA

Kegiatan Pihak-Pihak yang Terlibat Waktu Dokumen 1 Membuat jadwal pengambilan pengangkutan barang/peralatan kantor yang akan dihapus di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam [r]

3 Baca lebih lajut

Manual Prosedur Umum dan Pengelolaan Aset

Manual Prosedur Umum dan Pengelolaan Aset

PENGHAPUSAN INVENTARIS BARANG MILIK NEGARA 10.. PENGGUNAAN FASILITAS SARANA DAN PRASARANA 11.[r]

1 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...