Top PDF TINGKAT STRES KERJA WARTAWAN SURAT KABAR HARIAN

TINGKAT STRES KERJA WARTAWAN SURAT KABAR HARIAN

TINGKAT STRES KERJA WARTAWAN SURAT KABAR HARIAN

wartawan baik dalam statusnya sebagai reporter ataupun redaktur pasti selalu dibatasi oleh waktu. Dalam istilah jurnalistik disebut dengan deadline. Untuk wartawan batas waktu ini berkaitan dengan penyerahan berita ke redaktur. Reporter, koordinator liputan, redaktur, bahkan pemimpin redaksi senantiasa dikejar-kejar waktu. Wartawan yang sedang manulis berita biasanya diingatkan oleh redakturnya agar segera diselesaikan, bahkan tidak jarang sampai didesak- desak, dibentak dan dimarahi supaya cepat menyelesaikan beritanya tersebut. Pelanggaran terhadap deadline berakibat menghambat proses kerja redaksi dan bisa merusak produk. Penentuan deadline ini juga berpengaruh pada proses percetakan sampai proses pendistribusian surat kabar. Kelalaian dalam proses ini bisa berakibat fatal. Untuk itu, para wartawan harus bisa mengatur waktu agar tidak melanggar deadline. Zaenuddin (2007) juga menyebutkan bahwa para reporter seringkali merasa tertekan manakala waktu deadline hampir tiba, sementara berita belum selesai dibuat atau diliput. Inilah situasi yang disebut bekerja di bawah tekanan. Situasi ini berlangsung nyaris setiap hari.
Baca lebih lanjut

77 Baca lebih lajut

Tingkat stres kerja wartawan surat kabar harian.

Tingkat stres kerja wartawan surat kabar harian.

wartawan baik dalam statusnya sebagai reporter ataupun redaktur pasti selalu dibatasi oleh waktu. Dalam istilah jurnalistik disebut dengan deadline. Untuk wartawan batas waktu ini berkaitan dengan penyerahan berita ke redaktur. Reporter, koordinator liputan, redaktur, bahkan pemimpin redaksi senantiasa dikejar-kejar waktu. Wartawan yang sedang manulis berita biasanya diingatkan oleh redakturnya agar segera diselesaikan, bahkan tidak jarang sampai didesak- desak, dibentak dan dimarahi supaya cepat menyelesaikan beritanya tersebut. Pelanggaran terhadap deadline berakibat menghambat proses kerja redaksi dan bisa merusak produk. Penentuan deadline ini juga berpengaruh pada proses percetakan sampai proses pendistribusian surat kabar. Kelalaian dalam proses ini bisa berakibat fatal. Untuk itu, para wartawan harus bisa mengatur waktu agar tidak melanggar deadline. Zaenuddin (2007) juga menyebutkan bahwa para reporter seringkali merasa tertekan manakala waktu deadline hampir tiba, sementara berita belum selesai dibuat atau diliput. Inilah situasi yang disebut bekerja di bawah tekanan. Situasi ini berlangsung nyaris setiap hari.
Baca lebih lanjut

79 Baca lebih lajut

Laporan Praktek Kerja Lapangan di Surat Kabar Umum Global Harian News

Laporan Praktek Kerja Lapangan di Surat Kabar Umum Global Harian News

Pada awal melakukan praktek kerja lapang, Setiap hari pada pukul 08.00 penulis mengikuti rapat proyeksi di Global Media News yang dipimpin oleh kepala divisi redaksi. Rapat ini merumuskan berita-berita yang akan dimuat untuk Global Media News besok harinya. Pada rapat ini redaksi menentukan reporter meliput berita kedaerah-daerah yang sudah menjadi tanggung jawab masing-masing reporter atau sesuai biro yang sudah ditentukan Karena ssetiap wartawan yang berada di Global Media News Sudah mempunyai batas atau daerah liputan. Misalnya reporter yang mencari berita ke kelurahan diberi tanggung jawab menulis profil kelurahan tersebut, atau yang bertugas di kantor walikota di beri tugas mewawancara sekertaris daerah. Terkadang reporter juga member masukan informasi yang butuh untuk di liput.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS PERSONALITY DENGAN SELFEFFICACY PADA WARTAWAN SURAT KABAR HARIAN DI SURAKARTA.

HUBUNGAN ANTARA HARDINESS PERSONALITY DENGAN SELFEFFICACY PADA WARTAWAN SURAT KABAR HARIAN DI SURAKARTA.

Selain hal di atas yang menyangkut harapan yang harus dimiliki, wartawan juga mempunyai kenyataan bahwa wartawan memiliki pola kerja yang tidak mengenal waktu. Wartawan harus selalau siap setiap saat untuk meliput peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di sekitarnya. Kondisi tersebut membuat waktu istirahat seorang wartawan jadi berkurang, terlebih lagi wartawan harus memenuhi tengat waktu (deadline) pengumpulan berita yang diberikan perusahaan. Penelitian membuktikan bahwa desakan waktu memberikan pengaruh tidak baik pada system cardiovascular sehingga menyebabkan terjadinya serangan jantung premature dan tekanan darah tinggi (Friedman dan Rosenman dalam Munandar, 2001). profesi wartawan yang selalu dikejar deadline juga telah mendorong akumulasi stress yang menimbulkan penyakit saraf.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Persepsi Wartawan Surat Kabar Harian Umum Parahyangan Cianjur Pada Fenomena Wartawan Ronda Di Daerahnya

Persepsi Wartawan Surat Kabar Harian Umum Parahyangan Cianjur Pada Fenomena Wartawan Ronda Di Daerahnya

Disebabkan oleh kebebasan pers yang kebablasan akhirnya banyaklah wartawan-wartawan palsu yang memanpaatkan ketidak tahuan masyarakat tentang kejurnalistikan, Sebab dari itu sumber daya masyarakat harus tingkatkan dan dikembangkan lagi biar masyarakat lebih cerdas lagi mengkategorikan wartawan yang asli atau pura-pura wartawan. Dampak yang buruk dimasyarakat menyepelekan profesi Wartawan karena untuk menjadi seorang wartawan itu gampang dan tidak susah payah, Tidak perlu sekolah tinggi-tinggi karena menjadi seorang wartawan bisa siapa saja dari latar pendidikan apa saja masyarakat menilai karena banyak contoh wartawan karbitan hanya ikut-ikutan yang penting untung, yang dikategorikan masyarakat itu adalah “wartawan ronda” . mereka ujung-ujungnya meminta uang, Penghormatan terhadap profesi wartawan menurun dikarenakan tercoreng oleh para “wartawan ronda” atau wartawan palsu. untuk sekarang ini SDM wartawan untuk kerja dimedia itu minimal harus S1karena untuk mengimbangi narasumber SDM yang semakin meningkat.
Baca lebih lanjut

122 Baca lebih lajut

Hubungan Antara Work Family Conflict Dengan Stres Kerja Pada Wartawan Pria di Koran Harian.

Hubungan Antara Work Family Conflict Dengan Stres Kerja Pada Wartawan Pria di Koran Harian.

Menurut Dr. Rosmalia Suparso dalam situs metrotvnews.com mengatakan bahwa wartawan sangat rawan dihinggapi stres karena mereka harus bekerja mencari berita dengan batas waktu tertentu (diunduh pada tanggal 23 Oktober 2013). Wartawan akan berhubungan dengan pihak redaktur untuk mengirimkan laporan yang mendesak atau deadline. Sebuah penelitian mendukung pernyataan mengenai stres wartawan tersebut. Penelitian yang dilakukan oleh Adji (2009) memaparkan gambaran mengenai sumber stres yang dirasakan wartawan yang bekerja di surat kabar harian. Salah satunya adalah pemberlakuan deadline yang ketat. Penelitian lain yang mendukung dilakukan oleh Jun Khian (2006) yang menjelaskan bahwa wartawan surat kabar harian menginterpretasi deadline sebagai suatu stressor karena mengikuti jadwal terbit setiap hari. Maka dari itu, wartawan koran harian memiliki stres yang lebih tinggi dibandingkan wartawan koran mingguan.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

KESIMPULAN DAN SARAN RELOKASI PASAR NGASEM DALAM SURAT KABAR (Analisis Framing Pemberitaan Relokasi Pasar Ngasem Dalam Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat dan Surat Kabar Harian Jogja).

KESIMPULAN DAN SARAN RELOKASI PASAR NGASEM DALAM SURAT KABAR (Analisis Framing Pemberitaan Relokasi Pasar Ngasem Dalam Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat dan Surat Kabar Harian Jogja).

menghubungkan kalimat dan kata yang terdapat dalam teks berita, sebab proses ini menuntut tingkat ketelitian dan kecermatan yang tinggi sehingga dapat ditemukan frame media yang sesuai. Selanjutnya dalam proses penggalian data di lapangan, peneliti menemui beberapa kesulitan seperti terbatasnya narasumber yang diwawancarai maupun terbatasnya waktu untuk melakukan wawancara terhadap narasumber oleh karena kesibukan masing-masing. Daftar pertanyaan yang peneliti buat tidak semuanya dijawab karena keterbatasan waktu. Pada penelitian selanjutnya peneliti menyarankan untuk mempersiapkan teknik atau keterampilan khusus agar membuat suasana wawancara nyaman serta dapat mendorong subyek penelitian memberikan informasi secara lengkap dan terbuka. Dalam analisis konteks peneliti juga menemui kesulitan ketika terbentur dalam wawancara dengan wartawan peneliti harus membawa ingatan para wartawan pada saat mereka melakukan peliputan peristiwa relokasi Pasar Ngasem. Peneliti juga mengalami kesulitan ketika menghubungkan antara analisis teks dan konteks yang memerlukan ketelitian supaya tujuan dari penelitian dapat tercapai dengan maksimal.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  TINGKAT KEPUASAN PEMBACA DI KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BERITA OLAHRAGA SURAT KABAR HARIAN JOGJA (Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Tingkat Kepuasan Pembaca di Kota Yogyakarta terhadap Berita Olahraga Surat Kabar Harian Jogja).

PENDAHULUAN TINGKAT KEPUASAN PEMBACA DI KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BERITA OLAHRAGA SURAT KABAR HARIAN JOGJA (Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Tingkat Kepuasan Pembaca di Kota Yogyakarta terhadap Berita Olahraga Surat Kabar Harian Jogja).

Dipilihnya Harian Jogja sebagai media massa karena merupakan surat kabar lokal terbaru di Yogyakarta sehingga menarik jika diteliti, untuk mengetahui sejauh mana rubrik halaman olahraga Harian Jogja diterima atau memperoleh kepercayaan dari pembaca khususnya masyarakat Kota Yogyakarta. Penelitian ini juga sebagai tindak lanjut dari penulis yang pernah menjadi reporter olahraga di Harian Jogja pada waktu Kuliah Kerja Lapangan dan peneliti lainnya yang pernah meneliti mengenai rubrik terfavorit yang saat itu ditunjukkan oleh rubrik olahraga. Selain itu tentunya juga untuk mengetahui bagaimana motif-motif mendorong khalayak dalam membaca dan kepuasan khalayak setelah membaca berita olahraga Harian Jogja.
Baca lebih lanjut

36 Baca lebih lajut

PENGARUH STRES KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SURAT KABAR HARIAN LAMPUNG POST

PENGARUH STRES KERJA DAN KONFLIK KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA SURAT KABAR HARIAN LAMPUNG POST

Segala macam bentuk stres pada dasarnya disebabkan oleh kekurangan mengertinya manusia akan keterbatasannya sendiri. Ketidakmampuan untuk melawan keterbatasan inilah yang akan menimbulkan frustrasi, konflik, gelisah, dan rasa bersalah yang merupakan tipe-tipe dasar stres (Luthan, 2006:439). Akibat-akibat stres terhadap seseorang dapat bermacam-macam dan hal ini tergantung pada kekuatan konsep dirinya yang akhirnya menentukan besar kecilnya toleransi orang tersebut terhadap stres. Stres yang dialami oleh karyawan akibat lingkungan yang dihadapinya akan mempengaruhi kinerja kerjanya, sehingga manajemen perlu untuk meningkatkan mutu lingkungan perusahaan bagi karyawan.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Studi tentang Stress Pada Wartawan Surat Kabar Harian

Studi tentang Stress Pada Wartawan Surat Kabar Harian

Dari hasil penelitian diperoleh bahwa banyak hal dalam profesi ini yang dapat memicu stress yaitu diantaranya tekanan waktu dan tuntutan kerja yang tinggi. Namun, tidak secara keseluruhan karena tekanan kerja wartawan menjadi stress berkepanjangan meski pernah mengalaminya. Stress pada wartawan surat kabar harian memberikan dua pengaruh. Yang pertama, adalah pengaruh yang positif (eustress) yaitu diantarannya ketika tuntutan kerja membawa semangat produktivitas bagi wartawan dan kedua yaitu pengaruh yang negative (distress), tuntutan kerja yang berlebih membuat turunnya produktivitas wartawan surat kabar harian.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

DIOM DALAM BAHASA BERITA DI SURAT KABAR HARIAN

DIOM DALAM BAHASA BERITA DI SURAT KABAR HARIAN

Data dalam Surat Kabar.... Lembar Konsultasi Pembimbing I dan Pembimbing II...[r]

1 Baca lebih lajut

PELANGGARAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA TOKOH UTAMA YUUJI AKAHOSHI DALAM FILM SHIRAYUKIHIME SATSUJIN JIKEN KARYA KANAE MINATO - UDiNus Repository

PELANGGARAN KODE ETIK JURNALISTIK PADA TOKOH UTAMA YUUJI AKAHOSHI DALAM FILM SHIRAYUKIHIME SATSUJIN JIKEN KARYA KANAE MINATO - UDiNus Repository

Pasaribu, Idris Parubahan. (2016). Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik Dalam Penulisan Berita Kriminal Oleh Wartawan Di Surat Kabar Harian Vokal (Bab 1 Skripsi Gelar S1, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Dakwah Dan Komunikasi, Univeristas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim). November 2015. http://repository.uin-suska.ac.id/2632/ (diakses pada 27 April 2017)

1 Baca lebih lajut

IDIOM DALAM BAHASA BERITA DI SURAT KABAR HARIAN

IDIOM DALAM BAHASA BERITA DI SURAT KABAR HARIAN

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul: Idiom dalam Bahasa Berita di Surat Kabar Harian adalah benar-benar hasil karya sendiri, kecuali dalam pengutipan substansi disebutkan sumbernya, dan belum pernah diajukan pada institusi mana pun, serta bukan karya jiplakan. Saya bertanggung jawab atas keabsahan dan kebenaran isinya sesuai dengan sikap ilmiah yang harus dijunjung tinggi.

14 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN TERORISME DAN PEMBERITAAN MEDIA LOKAL (Analisis Isi Pemberitaan Terorisme dan Upaya Kepolisian dalam Pemburuan Terorisme dalam SKH Kedaulatan Rakyat dan SKH Bernas Periode 23 Februari – 23 Oktober 2010).

PENDAHULUAN TERORISME DAN PEMBERITAAN MEDIA LOKAL (Analisis Isi Pemberitaan Terorisme dan Upaya Kepolisian dalam Pemburuan Terorisme dalam SKH Kedaulatan Rakyat dan SKH Bernas Periode 23 Februari – 23 Oktober 2010).

Data primer merupakan data yang kumpulkan sendiri secara langsung yaitu dalam bentuk kliping pemberitaan mengenai aksi terorisme dan kepolisian dalam perburuan teroris di surat kabar harian Kedaulatan Rakyat dan Bernas Jogja bulan 23 Februari-23 Oktober 2010. Data tersebut diperoleh peneliti dengan cara mendokumentasikan berita sesuai dengan topik penelitian. Selain itu peneliti juga menggunakan data intercoder atau coding sheet yang berisikan pertanyaan yang dibuat berdasarkan unit analisis dari variable penelitian sebagai data primer. b. Sekunder

32 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN RELOKASI PASAR NGASEM DALAM SURAT KABAR (Analisis Framing Pemberitaan Relokasi Pasar Ngasem Dalam Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat dan Surat Kabar Harian Jogja).

PENDAHULUAN RELOKASI PASAR NGASEM DALAM SURAT KABAR (Analisis Framing Pemberitaan Relokasi Pasar Ngasem Dalam Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat dan Surat Kabar Harian Jogja).

Media massa diterbitkan secara rutin, isi pesannya bersifat umum menyangkut semua permasalahan, mengutamakan aktualitas dan disajikan berkesinambungan. Dalam media cetak seperti surat kabar, komunikasi berjalan satu arah karena pembaca tidak bisa langsung memberikan respon kepada media massa yang bersangkutan, maka umpan balik bersifat tertunda atau tidak langsung. Surat kabar mengutamakan informasi dan berita, kurang menitik beratkan pada hiburan. Namun surat kabar juga harus menyediakan sarana hiburan seperti TTS, cergam (cerita bergambar) yang biasanya terbit pada hari Minggu.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN NOMINA DALAM SURAT KABAR HARIAN TRIBUN

PENGGUNAAN NOMINA DALAM SURAT KABAR HARIAN TRIBUN

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) bentuk nomina yang digunakan dalam surat kabar Tribun, serta (2) mendeskripsikan perilaku nomina sintaksis dalam surat kabar Tribun. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kalimat yang di dalamnya terdapat nomina atau kata benda dalam surat kabar Tribun bulan September 2015. Sumber data diperoleh dari surat kabar Tribun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak dan teknik lanjutan yang terdiri dari beberapa teknik yaitu teknik simak libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik lesap, teknik sisip, dan teknik baca markah. Penyajian hasil analisis data yang digunakan adalah metode informal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk nomina yang digunakan dalam surat kabar Tribun adalah nomina dasar dan nomina turunan. Nomina turunan yang ditemukan meliputi nomina yang dibentuk dengan pengafiksan, reduplikasi, dan pemajemukan. Afiks pembentuk nomina turunan yaitu afiks per -, afiks peng-, afiks an-, afiks peng- -an, afiks per-- an, afiks ke— an. Hasil reduplikasi meliputi kata ulang utuh, kata ulang disertai pengafiksan, kata ulang sebagian, dan kata ulang salin suara. Hasil pemajemukan meliputi nomina majemuk dasar, nomina majemuk berafiks, nomina majemuk bertingkat, dan nomina majemuk setara. (2) perilaku sintaksis nomina pada surat kabar harian Tribun yang ditemukan meliputi nomina sebagai fungsi subjek, fungsi predikat, fungsi objek, dan fungsi pelengkap.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PENUTUP  TINGKAT KEPUASAN PEMBACA DI KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BERITA OLAHRAGA SURAT KABAR HARIAN JOGJA (Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Tingkat Kepuasan Pembaca di Kota Yogyakarta terhadap Berita Olahraga Surat Kabar Harian Jogja).

PENUTUP TINGKAT KEPUASAN PEMBACA DI KOTA YOGYAKARTA TERHADAP BERITA OLAHRAGA SURAT KABAR HARIAN JOGJA (Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Tingkat Kepuasan Pembaca di Kota Yogyakarta terhadap Berita Olahraga Surat Kabar Harian Jogja).

Responden berjumlah 87 orang, adalah masyarakat di Kota Yogyakarta yang masih atau pernah berlangganan Surat Kabar Harian Jogja, dan pernah membaca berita olahraganya. Motif yang dibandingkan tersebut meliputi motif informasi, motif identitas pribadi, motif integrasi dan interaksi sosial, dan motif hiburan. Sedangkan kepuasan yang diterima meliputi kepuasan informasi, kepuasan identitas pribadi, kepuasan integrasi dan interaksi sosial, dan kepuasan hiburan.

78 Baca lebih lajut

PEMBERITAAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT DALAM SURAT KABAR HARIAN  PEMBERITAAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT DALAM SURAT KABAR HARIAN SEPUTAR INDONESIA.

PEMBERITAAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT DALAM SURAT KABAR HARIAN PEMBERITAAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT DALAM SURAT KABAR HARIAN SEPUTAR INDONESIA.

Sistem demokrasi yang dianut oleh Indonesia, menyebabkan kran politik semakin terbuka lebar. Hal ini dapat dilihat pada semakin banyak partai politik baru yang rmuncul, terutama menjelang pemilu tahun 2014. Partai Nasional Demokrat (NasDem) hadir sebagai partai baru yang menarik perhatian khalayak, terutama pada akhir tahun 2011. Pada momen tersebut, Hary Tanoesoedibjo (HT) bergabung dalam partai yang juga diprakarsai oleh Surya Paloh. Namun pada Januari 2013, Hary Tanoesoedibjo hengkang pada kepengurusan partai NasDem. Penelitian ini secara khusus mengulas tentang pemberitaan partai NasDem pada surat kabar SINDO. Surat kabar harian SINDO merupakan salah satu media yang dimiliki oleh Hary Tanoesoedibjo. Kepemilikan media mampu mengintervensi produk media yang dimiliki, salah satunya adalah berita. Dengan demikian, objektivitas berita surat kabar ini layak untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini dilakukan pada SKH SINDO dengan rentang waktu Oktober 2011-Februari 2013 atau sejak awal HT masuk hingga hengkang dari partai NasDem. Penelitian dengan menggunakan metode analisis isi kuantitatif ini merujuk pada objektivitas milik Westerthal.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...