• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2 Analisis Data

4.2.9 Analisis Scene Kesembilan Iklan Bukalapak

Gambar 4.9 :

Ilustrasi kesembilan (Detik ke 62-70):

Terlihat kebahagiaan dua orang laki-laki dewasa sedang berangkulan sambil menunjukan barang dagangannya yaitu batu akik berwarna hijau dengan tangan penuh dengan cincin batu akik. Selanjutnya sejumlah laki-laki berbahagia sambil mengangkat tangannya dan ada juga yang mengepal tangannya.

Kebahagiaan mereka diiringi narasi narator yaitu, “mendukung lima ratus UKM terus tumbuh” dan scene berakhir.

Tabel 4.11. Ikon scene kesembilan

Penanda (Signifier) Petanda (Signified) Manusia dengan tinggi badan

ukuran orang dewasa, rambut pendek, pakaian; kemeja berwarna biru, celana jeans, batu akik, telepon genggam.

(Pria Dewasa) Penjual Batu Akik

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut botak tengah, pakaian; kemeja batik,batu akik.

(Pria Dewasa) Pelanggan Batu Akik

Sebuah mineral atau batu yang terbentuk secara alami dari hasil prosedur geologi yang unsurnya terdiri atas satu ataupun beberapa komponen kimiawi yang memiliki harga jual yang amat tinggi

(Batu Akik Bacan) Produk Penjual Batu Akik

Pada scene kesembilan, terdapat dua penggunaan teknik pengambilan gambar yaitu medium shotdan close up.Penggunaan close up menimbulkan kesan intim, yang terdapat pada detik ke 62 jelang ke-65 dimana penjual batu akik mengekspresikan kesenangannya bersama pelanggan dan menunjukkan batu akik

“bacan” kepada kamera. Penggunaan medium shot menimbulkan kesan hubungan yang personal dengan subjek dalam scene, terdapat pada detik ke 66 jelang ke-70

ketika seluruh orang yang ada di toko tersebut mengekspresikan suasana bahagia dengan cara masing-masing, baik penjual maupun pembeli.

Sudut pandang pengambilan gambar hanya menggunakan eye level shot.

Eye level shot membuat gambar yang terlihat sejajar antara subjek dan penonton.

Penggunaan tipe lensa di dalam scene kesembilanini ada dua, lensa normal dan lensa telefoto. Lensa normal terkesan natural tanpa ada tekanan dimana penjual batu akik mengekspresikan kebahagiaannya.

Untuk fokus lensa, scene kesembilan menggunakan dua tipe fokus, deep focus yang membuat semua unsur dalam gambar adalah penting dan selective focus yang membuat perhatian penonton tertuju kepada objek. Selective focus terjadi ketika batu akik dipegang oleh penjual tersebut di detik ke 65 jelang ke-66, sisanya memakai deep focus.

Keseluruhan scene memakai pencahayaan high key. High key menggambarkan kesan senang dan ceria dari objek, subjek maupun latar. Scene ini memakai pewarnaan warm (kuning, oranye, merah dan abu-abu) yang terkesan penuh harapan, optimisme dan hasrat. Pewarnaan itu tampak pada kamera ketika mengambil gambar keceriaan pembeli dan penjual batu akik di sekitar halaman toko. Teknik penyuntingan cut digunakan secara keseluruhan dalam scene ini dimana perpindahan dari gambar satu ke gambar lainnya mewujudkan sebuah bentuk kesinambungan gambar.

1. Tataran Denotatif

Scene kesembilan dimulai dengan dua orang laki-laki dewasa berperlukan sambil bahagia. Setelah itu, satu laki-laki menunjukan batu akik berwarna hijau dengan tangan penuh dengan batu akik disetiap jarinya. Ini menandakan bahwa laki-laki yang memegang batu akik tersebut adalah penjual batu akik.

Selanjutnya semua orang di sekitar kedua laki-laki tersebut meluapkan kebahagiaanya dengan caranya masing-masing. Di sebelah kanan kepala penjual batu akik tersebut, terdapat tulisan “Pesanan Baru” dengan logo Bukalapak

berwarna magenta di sebelahnya. Tulisan “Pesanan Baru!” tersebut yang menandakan masuknya pesanan dagangandari aplikasi Bukalapak.

Ketika mereka mengekspresikan rasa bahagianya, narator melanjutkan narasinya yaitu “mendukung lima ratus UKM terus tumbuh”. Di sekitar mereka terdapat stelling dengan batu akik yang tertata rapi di dalamnya. Selain itu juga ada ember didekat stelling tersebut. Ini merupakan bagian dari proses penjualan batu akik.

Latar dari tempat terjadinya aktifitas diatas adalah di depan halaman rumah kecil yang merupakan stand dagangan batu akik. Di toko tersebut terlihat stelling dengan batu akik di dalamnnya, ember untuk membersihkan batu dan berbagai macam batu akik yang tersusun di meja dekat stelling. Terdapat sebelas orang di dalam scene, dengan penjual batu akik yang berbaju kemeja warna biru dan beberapa orang pekerja dan konsumen toko tersebut. Warna dominan yang tampak dari scene kesembilan adalah hitam, hijau, putih, hijau, biru, dan merah.

2. Tataran Konotatif

Kebahagiaan penjual usaha kecil menengah kembali dibuat hiperbola oleh Bukalapak. Dalam scene ini, Bukalapak menggunakan penjual batu akik sebagai objeknya. Batu akik adalah sebuah mineral alam yang alami tanpa alat elektronik atau alat pabrik yang memakai proses mesin dalam pembuatannya. Batu akik memiliki banyak jenis, seperti Merah Delima, Kecubung, Giok, Amber, Intan, Onix hitam dan Zamrud.

Fenomena batu akik sudah ada sejak dulu, namun kembali trend di tahun 2015 ketika Susilo Bambang Yudhoyono menjabat presiden Indonesia yang pada saat itu memakai batu akik jenis Bacan. Seketika banyak pengusaha batu akik yang bermunculan di Indonesia. Pada saat iklan “Jadilah Pahlawan Untuk Satu Juta UKM di Bukalapak” dikeluarkan, trend batu akik masih berlangsung di Indonesia.

Usaha batu akik dikategorikan sebagai sebuah usaha kecil menengah.

Meskipun bisa menjual produk hingga ratusan juta, tetap saja peluang terjual

produk tersebut sedikit. Diketahui bahwa untuk membuka usaha batu akik, penjual tidak memerlukan peralatan yang mahal. Dengan peralatan sederhana sudah bisa membuka usaha batu akik tersebut.Bukalapak ingin mengajak lebih banyak UKM untuk bergabung bersama mereka lewat representasi pedagang batu akik tersebut. Sesuai dengan pernyataan Achmad Zaky tentang program

“Pahlawan Pelapak”, Bukalapak membantu UKM berjualan secara nasional dan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan mereka dengan peluang pasar yang lebih besar (m.cnnindonesia.com). Bukalapak mengajak UKM untuk membuka toko online di situs mereka untuk meraih keuntungan yang lebih besar.

Untuk pembeli, Bukalapak ingin mereka membantu program “Pahlawan Pelapak” dengan membeli segala jenis kebutuhan dari UKM di toko online Bukalapak. Di satu sisi ketika Bukalapak merangkul seluruh UKM di Indonesia, pembeli hadir sebagai penolong keberlangsungan usaha mereka. Bukalapak menjadi perantara diantara UKM dan pembeli di seluruh indonesia.

Latar scene menunjukan bahwa penjual dan pembeli batu akik sedang berada di suatu halaman yang menjadi stand penjual batu akik tersebut. Dapat disimpulkan bahwa penjual batu akik tersebut memiliki toko fisik namun terbilang sederhana dibanding toko fisik lainnya. Karena hanya menggunakan satu buah stelling dan beberapa ember untuk pengerjaan batu akik, membuat toko tersebut terlihat sederhana. Program “Pahlawan Pelapak” Bukalapak membantu UKM meluaskan jaringan pembelian produk mereka. Ketika mereka mendapatkan pemberitahuan “Pesanan Baru” dari Bukalapak, penjual batu akik tersebut langsung bahagia karena selain penjualan fisiknya yang ramai, dia juga mendapatkan penjualan lewat aplikasi Bukalapak secara online. Dengan artian bahwa dengan bekerja sama dengan Bukalapak, UKM dapat menaikkan keuntungan toko fisik mereka.

Di sela-sela kebahagiaan penjual batu akik, narator bernarasi “mendukung 500 ribu UKM terus tumbuh”. Narasi ini ditujukan kepada para pemilik usaha kecil menengah yang belum bergabung dengan program “Pahlawan Pelapak”

milik Bukalapak. Bukalapak menyampaikan bahwa mereka akan terus

Gambar Detik ke-72 Gambar Detik ke-73

Gambar Detik ke-78 Gambar Detik ke-79

mendukung perkembangan UKM diseluruh Indonesia melalui penjualan berbasis online yang merupakan produk mereka sendiri.

Terdapat sorotan close up dari kamera terhadap batu Bacan yang dipegang oleh penjual batu akik tersebut. Terlihat batu Bacan yang diperlihatkan bersih seperti baru dan tidak rusak. Bukalapak sengaja menyorot produk batu akik tersebut untuk memberitahukan kepada konsumen kualitas barang yang akan mereka dapatkan ketika belanja produk UKM di Bukalapak. Bukalapak memberitahukan kepada konsumen bahwa barang yang mereka beli dari UKM di situs Bukalapak merupakan barang baru dan sesuai dengan deskripsi yang disampaikan penjual.

4.2.10 Analisis Scene kesepuluh Iklan Bukalapak

Seluruh UKM di Bukalapak Mendatangi Rumah Pahlawan Gambar 4.10 :

Gambar Detik ke-81 Gambar Detik ke-82

Gambar Detik ke-84

Ilustrasi kesembilan (Detik 70-86):

Pahlawan dengan santai meletakkan sebotol obat rambut “Jambronx”

disebelah paket Bukalapak dan Laptop. Lalu kamera menjauhi pahlawan hingga nampak halaman depan rumahnya yang sudah dipadati orang. Orang memadati lapangan besar di depan rumahnya dengan membawa poster muka pahlawan dengan logo Bukalapak dibawahnya, banner “#PAHLAWANHATIKU” berwarna magenta, banner putih dengan bacaan “CUCI GUDANG POWERBANK” dan banner foto pahlawan cinta Bukalapak.

Setelah itu, kamera menyorot wajah orang yang berada di kerumunan tersebut. Mereka juga tampak melambaikan tangannya ke kamera. Sesudah itu, kamera lapangan depan rumah pahlawan yang penuh dengan kerumunan penjual Bukalapak dari atas. Narator melanjutkan narasinya, “perjuangan belum selesai, lanjutkan belanja di Bukalapak” lalu scene berakhir.

Tabel 4.12 Ikon scene kesepuluh

Penanda (Signifier) Petanda (Signified) Manusia dengan tinggi badan

ukuran orang dewasa, rambut pendek, berkumis, pakaian; kemeja berwarna hitam dengan dalaman baju bewarna merah, jam, batu akik.

(Pria Dewasa) Pahlawan Bukalapak

Manusia dengan ukuran tinggi badan orang dewasa, payudara, rambut panjang, pakaian; baju kaus berwarna putih dengan rompi berwarna merah.

(Wanita Dewasa)

Penjual Obat Penumbuh Rambut

“Jambronx”

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut panjang, kumis lebat, pakaian; kaus kemeja berwarna merah dengan baju dalam biru muda.

(Pria Dewasa)

Penjual Obat Penumbuh Rambut (2)

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut panjang, kumis lebat, berkacamata

(Pria Dewasa)

Penjual Obat Penumbuh Rambut (3)

pakaian; kaus berwarna merah.

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut pendek, berkacamata, pakaian; kaus berwarna putih dengan foto pahlawan Bukalapak, jam.

(Pria Dewasa)

Penjual Kripie Cireng Bandung

Botol berwarna oranye dengan foto laki-laki berambut panjang untuk menumbuhkan rambut.

Produk Obat Penumbuh Rambut

“Jambronx”

Bahan tekstil dan serat yang digunakan sebagai penutup tubuh dengan foto pahlawan Bukalapak.

Baju Penjual Krispie Cireng Bandung versi Pahlawan

Bukalapak Personal Computer berwarna

abu-abu, untuk mengetik, mengerjakan pekerjaan, dan bisa di bawa kemana-mana.

Laptop

Lampu dengan empat tempat bohlam berwarna putih yang di letak di langit ruangan.

Lampu Gantung

Manusia dengan tinggi badan ukuran orang dewasa, rambut panjang, payudara ,pakaian; kaus lengan panjang berwarna merah.

(Wanita Dewasa) Dian Katro

Pada scene kesembilan, terdapat tiga penggunaan teknik pengambilan gambar yaitu medium shot, close up dan extreme long shot. Penggunaanmedium shot menimbulkan kesan hubungan yang personal dengan subjek didalam scene, terdapat pada detik ke-70 jelang ke-71 ketika tiga orang penjual melambaikan tangannya. Penggunaan extreme long shot menimbulkan kesan luas dan keluarbiasaan, terdapat pada detik ke-63 jelang ke-68 dan detik ke-73 jelang ke-76 ketika kamera mundur mengambil gambar lapangan yang di padati oleh kerumunan orang. Sedangkan close up menimbulkan kesan dekat atau penekanan, terdapat pada detik ke-60 jelang ke-61 ketika pahlawan meletakan botol obat

penumbuh rambut, detik ke-68 jelang ke-69 ketika penjual obat penumbuh rambut melambaikan tangannya dan detik ke-71 jelang ke-72 ketika penjual elektronik Mele Tech mengangkat tangannya dengan ekspresi bahagia.

Sudut pandang pengambilan gambar menggunakan eye level shot dan high angle shot. Eye level shot membuat gambar yang terlihat sejajar antara subjek dan penonton sedangkan high angle shot menandakan adanya kekuasaan dan dominasi objek di scene tersebut. High angle shot ketika kamera mengambil gambar lapangan di depan rumah pahlawan di detik ke-63 jelang ke-64 dan detik ke-73 jelang ke-76. Sisanya memakai sudut pandang eye level shot untuk merekam ekspresi bahagia penjual di depan rumah pahlawan bukalapak.

Penggunaan tipe lensa di dalam scene keempat ini ada dua, lensa normal dan lensa wide. Lensa normal terkesan natural tanpa ada tekanan sedangkan wide tampak dramatis. Lensa wide dipakai ketika kamera mengambil gambar lapangan depan rumah pahlawan Bukalapak sedangkan lensa normal mengambil ekspresi bahagia penjual yang hampir keseluruhan scene. Untuk fokus lensa, scene kesembilan ini menggunakan deep focus yang membuat semua unsur dalam gambar adalah penting.

Pencahayaan high key terlihat dominan di scene keempat ini. High key menggambarkan kesan senang dan ceria dari objek, subjek maupun latar. Scene ini memakai pewarnaan warm (kuning, oranye, merah dan abu-abu) yang terkesan penuh harapan, optimisme dan hasrat. Pewarnaan itu tampak pada saat cahaya masuk dari jendela ruangan ketika pahlawan duduk di depan laptopnya dan pengambilan gambar lapangan didepan rumah pahlawan Bukalapak yang dipadati oleh kerumunan orang. Teknik penyuntingan cutdigunakan secara keseluruhan dalam scene ini dimana perpindahan dari gambar satu ke gambar lainnya mewujudkan sebuah bentuk kesinambungan gambar.

1. Tataran Denotatif

Scene ini dimulai ketika seseorang meletakkan botol dengan label

“Jambronx” di sebelah paket Bukalapak. Dapat disimpulkan bahwa produk

“Jambronx” tersebut dibeli dari penjual obat penumbuh rambut di Bukalapak yang

dimunculkan di scene kedua iklan ini. Lalu tampak pahlawan sedang mengetikkan sesuatu di laptopnya. Dapat disimpulkan bahwa tangan pada awalan scene merupakan tangan pahlawan Bukalapak. Kumis pahlawan lebih lebat dibanding dirinya di scene pertama. Ini menunjukan bahwa dia menggunakan obat penumbuh rambut yang dibeli dari penjual obat penumbuh rambut “Jambronx”.

Terlihat juga lampu yang pada scene pertama hidup diatas kepala pahlawan menerangi ruangannya. Diketahui bahwa lampu tersebut hasil dari pembelian pahlawan dari penjual bohlam di scene ketiga. Selain lampu, juga tampak laptop berwarna putih yang sedang dipakai oleh pahlawan tersebut. Dapat diketahui bahwa laptop tersebut merupakan pembelian dari penjual elektronik

“MeleTech” yang berada di scene ketujuh. Selain itu juga terdapat semangkok cireng di sebelah pahlawan, menandakan bahwa cireng tersebut hasil pembelian dari penjual “Krispie Cireng Bandung” di scene kelima.

Setelah itu terlihat kerumunan orang di depan lapangan rumahnya membawa banner dan spanduk sambil berbahagia. Terdapat banner

“#PAHLAWANHATIKU” berwarna pink, banner putih dengan bacaan “CUCI GUDANG POWERBANK” dan banner foto pahlawan “love” Bukalapak. Poster muka pahlawan “love” logo Bukalapak menandakan bahwa pahlawan disenangi oleh para penjual Bukalapak. Banner “#PAHLAWANHATIKU” berwarna magenta disimpulkan bahwa pahlawan merupakan pahlawan di hati para penjual Bukalapak. Banner putih dengan bacaan “CUCI GUDANG POWERBANK”

diketahui bahwa orang yang mengangkat banner tersebut sedang jual murah produk powerbank di tokonya.

Setelah itu, muncul wajah laki-laki berambut panjang dengan senang melambaikan tangan. Diketahui bahwa laki-laki tersebut adalah penjual obat rambut “Jambronx” di scene kedua. Setelah itu muncul dua laki-laki dewasa yang lebat rambutnya, seorang perempuan dewasa yang lebat rambutnya dan laki-laki berkacamata melambaikan tangannya. Dua laki-laki dewasa dan perempuan dewasa yang rambutnya lebat merupakan penjual obat rambut “Jambronx” di scene kedua sedangkan laki-laki berkacamata yang berpakaian baju berwarna putih dengan foto pahlawan di tengahnya menandakan bahwa dia adalah penjual

“Krispie Cireng Bandung” di scene kelima. Setelah itu muncul dua wajah laki-laki dewasa yang mengangkat tanganya. Diketahui bahwa mereka adalah penjual elektronik “Mele Tech” di scene ketujuh.

Setelah itu tampak banyak kerumunan orang di depan rumah pahlawan tersebut. ketika scene berlangsung, narator bernarasi “perjuangan belum selesai, lanjutkan belanja di Bukalapak”. Dapat diketahui bahwa kerumunan orang tersebut merupakan penjual Bukalapak dari beberapa penjual yang ditampakan wajahnya seperti penjual obat penumbuh rambut “Jambronx” di scene kedua, penjual “Krispie Cireng Bandung” di scene kelima dan penjual “Mele Tech” di scene ketujuh.

Latar dari tempat terjadinya aktifitas diatas adalah didalam rumah dan lapangan depan rumah pahlawan Bukalapak. Di dalam ruangan tampak laptop, obat penumbuh rambut, paket dengan selotip Bukalapak, jam, foto bingkai dan lampu gantung. Terdapat satu orang di dalam rumah tersebut, yaitu pahlawan Bukalapak. Di lapangan depan rumah pahlawan bukalapak terlihat jemuran, sangkar burung, 12 banner, dua mobil, dan beberapa payung. Warna dominan yang tampak dari scene kesembilan adalah hitam, hijau, putih, merah, dan kuning.

2. Tataran Konotatif

Pahlawan sudah memakai semua produk yang dibelinya dari UKM di Bukalapak. Seperti kumisnya yang lebat karena obat penumbuh rambut

“Jambronx” dari penjual obat penumbuh rambut di scene kedua. Lampu gantung pahlawan yang hidup karena bohlam yang dibeli dari penjual lampu di scene ketiga. Sebuah piring penuh dengan cireng yang dibeli dari penjual makanan

“Krispie Cireng Bandung” di scene keempat dan laptop yang di beli dari penjual elektronik “Mele Tech” di scene ketujuh. Semua barang yang dimunculkan merupakan pengganti kekurangan barang yang diperlihatkan di scene pertama kecuali produk cireng. Bukalapak memberitahukan kepada konsumen bahwa barang yang dibeli konsumen di situs mereka dipastikan sampai dengan selamat sesuai dengan deskripsi produk yang dibeli. Ini untuk membantahkan rumor

tentang jual beli online, dimana barang dari toko online terkadang sampai tidak sesuai deskripsi produk bahkan tidak dikirim oleh penjual.

Setelah itu, muncul kerumunan orang yang berada di lapangan depan rumah pahlawan. Di antara kerumunan tersebut, terlihat penjual usaha kecil menengah dari scene sebelumnya. Tampak penjual obat penumbuh rambut

“Jambronx” dari scene kedua, penjual cireng “Krispie Cireng Bandung” dari scene kelima dan penjual elektronik “MeleTech” dari scene ketujuh. Selain penjual, terlihat Dian Katro dari scene keenam. Bukalapak memilih tiga penjual tersebut sebagai perwakilan dari seluruh UKM di Bukalapak. Sedangkan Dian Katro merepresentasikan Bukalapak itu sendiri. Kerumunan orang tersebut dianggap sebagai satu juta UKM yang berhasil di dapatkan Bukalapak dari pencapaian program “Pahlawan Pelapak”. Bukalapak menyampaikan bahwa seluruh UKM di situs mereka, berterima kasih dan mengapresiasi perilaku konsumen yang membeli barang mereka.

Terlihat spanduk berisikan foto pahlawan dan logo Bukalapak dengan bentuk hati yang terletak di tengahnya. Simbol hati digambarkan sebagai rasa kasih sayang terhadap seseorang atau sesuatu. Berdasarkan simbol tersebut, UKM merasa senang terhadap pahlawan dan situsBukalapak. Pahlawan yang direpresentasikan sebagai pembeli disukai oleh UKM karena sudah mau membantu usaha mereka berkembang melalui Bukalapak. Bukalapak disukai UKM karena toko online tersebut sudah memberikan mereka peluang pasar yang baru dan menyediakan tempat jualan serta melipatkan keuntungan mereka.

Banner “#PAHLAWANDIHATIKU” merupakan bentuk apresiasi UKM terhadap pembeli. Ketika pahlawan menyelematkan seseorang, mereka akan selalu di ingat dan dipuji oleh masyarakat karena perilakunya. Dikaitkan dengan banner ini, pembeli dipuji dan selalu diingat UKM karena sudah membantu mereka untuk berkembang dan mensejahterakan hidup mereka.

Narator bernarasi, “hingga kini menjadi lebih dari satu juta UKM.

Perjuangan belum selesai, lanjutkan belanja di Bukalapak”. kalimat “hingga kini menjadi lebih dari satu juta UKM” merupakan lanjutan dari narasi di scene

Gambar Detik ke-90

sebelumnya. Narasi tersebut mencerminkan kerumunan orang yang berada di lapangan depan rumah pahlawan. Bukalapak melalui program “Pahlawan Pelapak” sudah memiliki satu juta UKM di situs mereka dan terus berkembang.

“Lanjutkan belanja di Bukalapak” mempertegas bahwa kalimat tersebut ditujukan kepada pembeli. Bukalapak mengharapkan pembeli untuk selalu berbelanja di situs mereka sambil membantu perkembangan UKM di Indonesia.

Teknik extreme long shot yang digunakan Bukalapak untuk mengambil kerumunan orang yang berada di depan halaman rumah pahlawan. Teknik tersebut dilakukan Bukalapak untuk membangkitkan suasana keluarbiasaan kerumunan UKM di Bukalapak. Bukalapak menunjukan bahwa apresiasi UKM yang tinggi hingga mereka mau menjumpai pahlawan secara langsung untuk berterima kasih.

4.2.10 Analisis Scene penutup Iklan Bukalapak Gambar 4.10 :

Ilustrasi pada scene penutup (Detik 87-90) :

Pada scene penutup ini hanya muncul tulisan beserta logo Bukalapak.

Scene ini mewakili keseluruhan cerita yang ada pada iklan Bukalapak “Jadilah Pahlawan Untuk Satu Juta UKM di Bukalapak”. Dalam iklan ini, muncul tulisan

“#PAHLAWANPELAPAK” dibawah logo Bukalapak dan tulisan “Subscribe Yuk” di sebelah kanan atas. Selain itu terdapat kolom berisi “Download di App Store” dengan logo Apple dan kolom berisi “Temukan di Google Play” dengan logo Google Play.

#PahlawanPelapak merupakan nama program yang dibuat oleh Bukalapak untuk membantu mensejahterakan seluruh UKM di Indonesia. Bukalapak mengajak UKM untuk melakukan penjualan secara online dengan bergabung di toko online Bukalapak. Selain itu, Bukalapak memerlukan bantuan pembeli untuk mensejahterakan UKM.

Kolom “Download di App Store” dengan logo Apple dan kolom

“Temukan di Google Play” dengan logo Google Play merupakan bentuk promosi Bukalapak terhadap konsumen. Mereka dapat mendownload aplikasi Bukalapak lewat bursa aplikasi yang tersedia di dua platform, Google Play dan App Store.

Selain itu, Bukalapak juga mempromosikan dirinya lewat tulisan

“Subscribe Yuk”. Namun bukan produk yang ditawarkan melainkan langganan di channel Youtube Bukalapak. Dengan begitu, Bukalapak dapat memastikan audience yang menonton iklan mereka, berhubung iklan Bukalapak rata-rata di upload ke situs berbagi video Youtube termasuk iklan yang diteliti. Warna dominan yang tampak dari scene kesepuluh ini adalah warna merah, putih, hitam

“Subscribe Yuk”. Namun bukan produk yang ditawarkan melainkan langganan di channel Youtube Bukalapak. Dengan begitu, Bukalapak dapat memastikan audience yang menonton iklan mereka, berhubung iklan Bukalapak rata-rata di upload ke situs berbagi video Youtube termasuk iklan yang diteliti. Warna dominan yang tampak dari scene kesepuluh ini adalah warna merah, putih, hitam