DAERAH KABUPATEN TAMBARAUW
Menguraikan sasaran, arah/tindakan dan prioritas pembangunan daerah yang perlu diambil oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan pembangunan jangka panjang daerah yang telah ditetapkan
5.1. SASARAN POKOK DAN ARAH KEBIJAKAN PEMBANGUNAN
Rumusan visi dan misi yang telah ditetapkan perlu diperjelas dengan menentukan sasaran pokok, arah kebijakan, dan prioritas tahapan untuk mencapainya. Bab 5 memaparkan ketiga hal itu secara komprehensif dan berurutan. Sasaran pokok merupakan kondisi yang menjadi target untuk diwujudkan dari setiap misi yang telah ditetapkan selama 20 tahun ini. Sedangkan arah kebijakan adalah strategi yang relevan untuk diterapkan dalam rangka mencapai setiap sasaran pokok. Agar pencapaian sasaran pokok lebih realistis, sistematis, dan berkesinambungan untuk dicapai maka pada bagian terakhir Bab ini dipaparkan tahapan pencapaian yang berisi capaian-capaian yang diprioritaskan dari setiap tahapan pembangunan lima tahunan.
116
Tabel 5.1 Misi, Sasaran Pokok dan Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Kabupaten Tambrauw
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
1 Membangun Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Sehat, Cerdas, Profesional Dan Beretika. a Mewujudkan Peningkatan derajat pendidikan masyarakat
1 Terwujudnya aksesibilitas pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas dan terjangkau
2 Terwujudnya kecukupan kuantitas tenaga pengajar secara merata dan berkualitas di seluruh wilayah Tambrauw
3 Terwujudnya kecukupan sarana dan prasarana pendidikan secara berkualitas pada semua jenjang pendididikan di wilayah Kabupaten Tambrauw 4 Terwujudnya masyarakat yang mandiri dalam
penyelenggaraan dan manajemen pelayanan pendidikan termasuk menjalin kemitraan dengan swasta serta lembaga adat dan keagamaan
5 Terwujudnya pengembangan penddidikan kejuruan yang berbasis pada potensi strategis daerah Kabupaten Tambrauw
6 Terwujudnya penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia dini yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw hingga ke kampung kampung
7 Terwujudnya sistem pelayanan dan kurikulum pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan sosial ekonomi daerah di masa depan serta berbasis kearifan lokal.
117
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
b Mewujudkan Peningkatan derajat kesehatan masyarakat
1 Terwujudnya peningkatan aksesibilitas pemerataan dan perluasan memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau
2 Terwujudnya peningkatan kuantitas, kualitas, dan distribusi tenaga medis dan para medis yang sesuai dengan tuntutan, kebutuhan, dan karakteristik daerah
3 Terwujudnya peningkatan cakupan pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Tambrauw
4 Terwujudnya pemberdayaan masyarakat dalam penyelenggaraan dan manajemen pelayanan kesehatan termasuk menjalin kemitraan dengan swasta serta lembaga adat dan keagamaan
5 Terwujudnya peningkatan perilaku dan kemandirian masyarakat, dan pada upaya promotif dan preventif.
6 Terwujuddnya Peningkatan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi seluruh Masyarakat Tambrauw
c
Mewujudkan masyarakat yang agamis-toleran, taat hukum dan senantiasa menjunjung tinggi
1 Terwujudnya masyarakat yang religius dengan menjamin kebebasan dan memberikan pelayanan dan kemudahan bagi umat beragama dalam melaksanakan ajaran agamanya
118
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
nilai-nilai kearifan lokal pada segala aspek kehidupan
2 Terwujudnya kerukunan hidup umat beragama, baik kerukunan intern umat beragama maupun kerukunan antarumat beragama
3 Terwujudnya peranan dan fungsi tokoh serta lembaga agama dan adat dalam menunjang pembangunan daerah
4 Terwujudnya pembinaan dan
pengembangankebudayaan daerah yang bersumber dari warisan budaya leluhur dalam rangka peningkatan kualitas budaya masyarakat 5 Terwujudnya pelestarian nilai kesenian dan
kebudayaan tradisional lokal
6 Terwujudnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam melaksanakan norma adat, peraturan dan perundang-undangan yang berlaku dalam mencapai ketentraman dan ketertiban masyarakat d
Mewujudkan Masyarakat yang produktif dan berdaya saing
1 Terwujudnya masyarakat Tambrauw yang mempunyai keahlian dan kompetensi dalam menjalankan tugas dan profesi kerja
2 Terwujudnya generasi muda Tambrauw yang partisipatif dalam pembangunan daerah serta berprestasi
3 Terwujudnya perluasan lapangan kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja, kesejahteraan dan perlindungan serta kemandirian tenaga kerja
119
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
yang berwawasan wirausaha sehingga mampu bersaing di era global
4 Terwujudnya pusat ketrampilan tenaga kerja (Balai lathan Kerja) untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing lokal, dilakukan melalui pendidikan dan ketrampilan teknis sesuai dengan tuntutan pasar kerja
5 Terwujudnya Pengurangan tingkat pengangguran terbuka dilakukan melalui peningkatan ketrampilan teknis usaha perekonomian skala lokal, pembukaan lapangan kerja baru, pengadaan tenaga kerja di sektor industri maupun pendidikan dan pelatihan khusus lainnya
e
Mewujudkan keberdayaan dan partisipasi perempuan dalam pembangunan 1 2
Teerwujudnya penguatan kelembagaan, pengarusutamaan gender dalam pembangunan, sehingga terjaminnya keadilan gender
Terwujudnya Peningkatan proporsionalitas, partisipasi dan peran serta kaum perempuan di dalam politik dan pemerintahan
Terwujudnya keberdayaan, ketrampilan, pembinaan, dan pendampingan kelompok usaha ibu-ibu rumahtangga di kampung-kampung harus menjadi program kerja lintas sektor dan instansi pemerintah
120
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
2 Membangun Pondasi Kelembagaan Dan Struktur Ekonomi Daerah Yang Mensejahterakan Masyarakat. a. Mewujudkan penciptaan Ketahanan Pangan Daerah
1 Terwujudnya Penguatan kelembagaan ketahanan pangan yang mampu menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup di tingkat rumah tangga, baik dalam jumlah, mutu, keamanan, maupun harga yang terjangkau
2 Terwujudnya Peningkatan volume dan kontinuitas produksi pertanian serta stimulasi pertumbuhan unit usaha pertanian bahan makanan pokok, peternakan, dan perikanan.
3 Terwujudnya sistem pengawasan dan pengendalian kecukupan dan distribusi pangan di wilayah Kabupaten Tambrauw
4 Terwujudnya peningkatan produksi perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan baik secara kuantitas maupun kualitas untuk mewujudkan ketahanan pangan b.
Mewujudkan Sektor Pertanian yang mampu menopang
kehidupan masyarakat
1 Terwujudnya pengembangan komoditas pertanian tanaman pangan, holtikultura dan peternakan di wilayah Kabupaten Tambrauw
2 Terwujudnya pemberdayaan untuk menumbuhkan inisiatif dan kesadaran pada masyarakat lokal untuk bertani dan beternak 3 Terwujudnya pemberdayaan dan Pemberian
bantuan stimulan untuk pengembangan produktivitas pertanian dan peternakan bagi masyarakat
121
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
4 Terwujudnya berbagai bentuk upaya bagi
peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani dan peternak
5 Terwujudnya pengembangan sarana produksi tanaman pangan dan holtikultura serta peternakan 6 Terwujudnya pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur pengembangan pertanian dan peternakan
7 Terwujudnya pengembangan sistem pemasaran produk pertanian dan peternakan yang mampu menjadi penyangga dan pelindung bagi petani Kabupaten Tambrauw c Mewujudkan pengembangan sektor perikanan dan kelautan berskala teknis dan ekonomis
1 Terwujudnya pemberdayaan untuk menumbuhkan inisiatif dan kesadaran pada masyarakat lokal untuk memanfaatkan dan mengolah potensi kelautan dan perikanan Tambrauw yang melimpah
2 Terwujudnya Peningkatan dan Penguatan kompetensi SDM di bidang perikanan dan kelautan yang didukung oleh pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber kekayaan laut secara berkelanjutan.
3 Terwujudnya pengembangan sistem pemasaran produk perikanan dan kelautan yang mampu
122
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
menjadi penyangga dan pelindung bagi petani ikan dan nelayan Kabupaten Tambrauw
4 Terwujudnya pengembangan sarana dan prasarana infrastruktur pengembangan Kelautan dan perikanan
5 Terwujudnya pemberdayaan dan Pemberian bantuan stimulan untuk pengembangan produktivitas kelautan dan perikanan
d
Mewujudkan pengembangan industri pengolahan yang
berdaya saing terutama industri pengolah hasil pertanian,
perikanan dan kelautan
1 Terwujudnya industri-industri skala rumah tangga dan UKM yang berkecimpung di bidang pengolah hasil pertanian, perikanan dan kelautan
2 Terwujudnya keterkaitan sektor pertanian, perikanan dan kelautan dengan industri pengolahan
3 Terwujudnya pengembangan kapasitas SDM UKM dalam sektor industri pengolahan hasil pertanian, perikanan dan kelautan
e Mewujudkan pengembangan sektor perdagangan dan jasa
1 Terwujudnya pemberdayaan untuk menumbuhkan inisiatif dan kesadaran pada masyarakat lokal untuk menjadi pedagang
2 Terwujudnya pengembangan kapasitas SDM pedagang
123
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
3 Terwujudnya pengembangan sarana dan prasarana perdagangan berupa pasar pasar rakyat hingga ke kampung kampung
4 Terwujudnya peningkatan volume dan nilai perdagangan antar wilayah/daerah
5 Terwujudnya pemantauan distribusi dan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok di seluruh wilayah Tambrauw, dengan harga yang terjangkau, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan
f Mewujudkan pengembangan wisata minat khusus konservasi, sejarah dan bahari
1 Terwujudnya pengembangan sarana dan prasarana serta Objek Daya Tarik Wisata minat khusus konservasi, sejarah dan bahari
2 Terwujudnya revitalisasi peninggalan perang dunia ke II sebagai objek wisata minat khusus sejarah
3 Terwujudnya promosi yang efektif terhadap ODTW minat khusus yang ada di Kabupaten Tambrauw
4 Terwujudnya Pengembangan sumber daya manusia Pariwisata minat khusus di Kabupaten Tambrauw
124
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
5 Terwujudnya pengembangan kepariwisataan memanfaatkan secara arif dan berkelanjutan serta keragaman pesona keindahan alam dan potensi daerah serta adat istiadat dan sosial budaya masyarakat untuk mendorong kegiatan ekonomi rakyat
6 Terwujudnya kemitraan strategis yang harmonis dengan berbagai pihak terkait dalam pengembangan sektor pariwisata Tambrauw
3 Membangun Birokrasi Pemerintahan
Daerah Yang Efisien Dan Efektif Dibawah Panji Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good Governance). a Meningkatkan kinerja administrasi pemerintahan
1 Terwujudnya kelembagaan pemerintah daerah yang memiliki struktur yang tepat, ramping, dan fungsional untuk mendukung SKPD dalam
menjalankan mandat
dan misinya
2 Terwujudnya kapasitas sumber daya manusia aparatur yang handal, kompeten dan profesional dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah 3 Terwujudnya pengelolaan keuangan daerah yang
akuntabel, transparan dan profesional
4 Terwujudnya peningkatan kapasitas fiskal daerh 5 Terwujudnya kecukupan sarana dan prasarana
penyelenggaraan pemerintahan daerah
6 Terwujudnya pengawasan melekat dan bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah
125
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
7 Terwujudnya sistem perencanaan, monitoring dan evaluasi pembangunan yang partisipasif dan aspiratif b
Meningkatkan kinerja pelayanan publik
1 Terwujudnya peningkatan kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang dieselenggarakan oleh pemerintah daerah
2 Terwujudnya penyelenggaraan pelayanan publik yang berbasis pada pelayanan minimal (SPM) dan Standar operating procedure (SOP) dalam mencapai kinerja pelayanan optimum dan dapat menciptakan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan oleh perangkat-perangkat daerah yang selaras dan sinergis
3 Terwujudnya penetapan sistem pelayanan publik yang efektif dan efisien yang berarti pelayanan izin yang mudah, sederhana, dan murah
4 Terwujudnya sistem monitoring, evaluasi, dan pertanggungjawaban atas kinerja penyelenggaraan pelayanan publik
5 Terwujudnyakeberdayaan distrik dan kampung sebagai penyedia pelayanan publik handal
c Mengembangkan tatanan politik
126
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
2 Terwujudnya harmonisasi antar pemangku kepentingan penyelenggaaraan pemerintahan daerah
3 Terwujudnya peningkatan kehidupan demokrasi lokal yang harmonis berbasis pada rule of law
4 Mengembangkan Sarana Dan Prasarana Infrastruktur Daerah Dalam Kerangka Meningkatkan Pelayanan Publik. a Mewujudkan aksesibiltas masyarakat secara merata terhadap sarana dan prasarana kebutuhan dasar (listrik, air bersih, pemukiman, transportasi dan lain sebagainya) sampai ke kampung-kampung
1 Terwujudnya peningkatan kemitraan dengan pihak ketiga potensial (public private partnership) dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah
2 Terwujudnya pengembangan sistem jaringan prasarana dasar (jalan utama, jaringan air minum, jaringan drainase, jaringan air limbah, persampahan, jaringan pos dan telekomunikasi). 3 Terwujudnya pemenuhan kebutuhan energi dan
listrik bagi seluruh wilayah Tambrauw
4 Terwujudnya percepatan pembangunan infrastruktur pemerintahan di ibukota kabupaten, distrik dan kampung
5 Terwujudnya percepatan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur ketahanan bencana
b
Mewujudkan konetivitas antar wilayah kampung, Distrik; dan antara Kabupaten Tambrauw dan kabupaten/kota lain
1 Terwujudnya percepatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan guna mendukung konektivitas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi,
127
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
baik antar distrik dan kampung maupun ke
wilayah Kabupaten Lain
2 Terwujudnya percepatan Pembangunan sarana dan prasarana serta moda yang secara kuantitas dan berkualitas ditujukan kepada pengembangan sistem jaringan transportasi darat, udara dan laut;
c
Mewujudkan percepatan pembangunan prasarana dan sarana ekonomi yang handal dalam mempercepat proses produksi, promosi, distribusi dan pemasaran hasil-hasil komoditas unggulan daerah.
1 Terwujudnya percepatan pengembangan kawasan pengembangan sektor ekonomi strategis dan unggulan daerah
2 Terwujudnya percepatan pembangunan sarana dan prasarana pendukung produksi pertanian dan perikanan kelautan
3 Terwujudnya percepatan pembangan sarana dan prasarana perdagangan dan industri di seluruh wilayah Tambrauw 5 Menjaga Kelestarian Lingkungan Dengan Mewujudkan Tambrauw Sebagai a
Meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam pemanfaatan sumberdaya alam
1 Terwujudnya regulasi dan sistem pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan hidup secara berkelanjut
128
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
Kabupaten Konservasi
dan lingkungan hidup secara berkelanjut
2 Terwujudnya Penerapan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan (sustainable
development) di seluruh sektor dan wilayah
menjadi prasyarat utama untuk diinternalisasikan ke dalam kebijakan dan peraturan perundangan 3 Terwujudnya keberdayaan masyarakat di sekitar
hutan dan menjadi pelindung bagi konservasi sumber daya alam
4 Terwujudnya pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam konservasi lingkungan 5 Terwujudnya peningkatan kualitas Perencanaan,
pemanfaatan dan pengendalian tata ruang wilayah yang ramah lingkungan secara konsisten
6 Terwujudnya kemitraan pemerintah dengan Lembaga Masyarakat Adat Tambrauw (LMA) dan dewan adat Suku yang ada di Kabupaten Tambrauw secara konsisten dalam menjaga Kabupaten Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi 6 Melindungi Serta Menjaga Hak-Hak Masyarakat Adat Tambrauw a
Memperkuat ketahanan sosial dan budaya masyarakat berdasarkan nilai-nilai
keuatamaan budaya lokal yang inklusif
1 Terwujudnya aktualisasi nilai nilai adat dan kearifan lokal dalam dinamika kehidupan masyarakat Tambrauw
2 Terwujudnya kebijakan affirmatif untuk mendukung pemberdayaan penduduk asli Tambrauw
129
No Misi No Sasaran Pokok No Arah Kebijakan Pembangunan Daerah
3 Terwujudnya pengembangan solidaritas, kerjasama dan kemitraan antarkelompok masyarakat
Terwujudnya bantuan sosial dan pemberdayaan kelompok masyarakat tertinggal dan fakir miskin
130
5.2. Tahapan dan Prioritas
Dalam pengimplementasian RPJP Daerah Kabupaten Tambrauw diperlukan suatu upaya pentahapan dan penentuan skala prioritas kebijakan yang akan diambil disetiap periodisasinya. Pentahapan RPJP Daerah akan dilakukan dengan menjabarkan RPJP Daerah tersebut kedalam RPJM daerah selama tiga periode termasuk penetapan skala prioritas di masing – masing periode tersebut. Hal ini penting dilakukan karena RPJP Daerah yang bersifat non operasional, sasaran maupun arah kebijakannya tidak dapat dilaksanakan secara bersamaan dalam periode yang sama pula.
Pembagian rencana pembangunan jangka panjang ke dalam tahapan-tahapan rencana pembangunan jangka menengah, harus tetap mengarah pada pencapaian visi Kabupaten Tambrauw 2005-2025. Artinya, substansi visi, misi, dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah yang termuat dalam RPJP Daerah Kabupaten Tambrauw Tahun 2005-2025, harus dapat diimplementasikan dalam tiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM Daerah) Kabupaten Tambrauw yang tersisa selama kurun waktu 10 tahun ke depan.
Tahapan dan skala prioritas pembangunan daerah yang ditetapkan mencerminkan urgensi permasalahan yang hendak diselesaikan, tanpa mengabaikan permasalahan lainnya. Oleh karena itu, tekanan skala prioritas dalam setiap tahapan dapat berbeda-beda, namun harus tetap berkesinambungan dari periode ke periode berikutnya dalam rangka pencapaian sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah.
Adapun tahapan dan prioritas dari pembangunan daerah Kabupaten Tambrauw adalah sebagai berikut;
RPJM Daerah Tahap I (2012 – 2016)
Pelaksanaan RPJMD Pertama Tahun 2012-2016 memprioritaskan diri pada Pengembangan Sarana Dan Prasarana Infrastruktur Daerah Dalam Kerangka Meningkatkan Pelayanan Publik” dan Pengembangan Birokrasi Pemerintahan Daerah Yang Efisien Dan Efektif Dibawah Panji Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik (Good
Governance).
Pelaksanaan prioritas pembangunan terkait dengan percepatan pembangunan infrastruktur, antara lain ditandai dengan mulai terbangunnya sistem jaringan prasarana dasar (jalan utama, jaringan air minum, jaringan drainase, jaringan air limbah, persampahan, jaringan pos dan telekomunikasi). Terbangunnya PLTMH untuk memenuhi kebutuhan energi dan listrik bagi seluruh wilayah Tambrauw Terbangunnya infrastruktur pemerintahan di ibukota kabupaten Fef, Mulai terbangunya sarana dan prasarana infrastruktur ketahanan bencana, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan guna mendukung konektivitas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, baik antar distrik dan kampung maupun ke wilayah
131
Kabupaten Lain, Pembangunan sarana dan prasarana serta moda yang secara kuantitas dan berkualitas ditujukan kepada pengembangan sistem jaringan transportasi darat, udara dan laut;
Sedangkan kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan terkait dengan pengembangan birokrasi pemerintah daerah antara lain: Mulai terbangunnya perkantorna pemerintahan, Penataan kelembagaan Pemerintah Daerah, Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemantapan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Peningkatan Kapasitas Sumber daya Manusia Aparatur.
Walaupun Pemerintah Daerah memfokuskan dua misi yang telah disebutkan diatas, Namun penekanan upaya-upaya tersebut bukan berarti mengabaikan arahan-arahan kebijakan lainnya, Kebijakan lain yang menjadi prioritas antara lain; pengembangan kapasitas sumber daya manusia melalui pembangunan sarana dan prasarana pendidikan dasar, peningkatan kuantitas dan kualitas tenaga pendidik. Peningkatan askesibilitas pelayanan kesehatan melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan, pengadaan dan peningkatan kualitas tenaga medis dan kesehatan.
Kemudian pada bidang ekonomi akan terus difasilitasi inisiatif masyarakat lokal untuk menjalani profesi sebagai petani, peternak, nelayan dan pedagang guna menopang kehidupannya secara berkelanjutan. Disamping itu pemerintah juga memberikan berbagai bentuk bantuan yang mendorong terciptanya produktivitas dan nilai tambah yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian pada bidang pembangunan Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi akan dilaksanakan kemitraan pemerintah dengan Lembaga Masyarakat Adat Tambrauw (LMA) dan dewan adat suku dalam menjaga Kabupaten Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi, pembentukan regulasi dan sistem pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan hidup secara berkelanjut serta pengembangan keberdayaan masyarakat di sekitar hutan dan menjadi pelindung bagi konservasi sumber daya alam.
RPJM Daerah Tahap II (2017 – 2022)
Berlandaskan pada implementasi, pencapaian, evaluasi, dan sebagai keberlanjutan RPJM Daerah ke-1, RPJM Daerah ke-2 ditujukan untuk lebih memantapkan Kabupaten Tambrauw yang mandiri di segala bidang dengan menekankan pada perluasan ketersediaan sarana dan prasarana infrastrukur daerah sampai ke kampung-kampung. Percepatan pembangunan infrastruktur juga didorong melalui peningkatan peran swasta dengan meletakkan dasar-dasar kebijakan dan regulasi serta reformasi dan restrukturisasi kelembagaan, terutama untuk mendorong bidang pertanian, pariwisata, transportasi, kelistrikan, dan telematika. Pembangunan kawasan agropolitan dan kawasan pariwisata bahari, pembangunan jalan jalur lintas pedalaman, pembangunan pelabuhan regional dan lokal serta bandara.
132
Kualitas sumber daya manusia terus membaik ditandai oleh meningkatnya kualitas dan relevansi pendidikan, termasuk yang berbasis keunggulan lokal dan didukung oleh manajemen pelayananan pendidikan yang efisien dan efektif; meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat; meningkatnya kesetaraan gender; meningkatnya tumbuh kembang optimal serta kesejahteraan dan perlindungan anak; tercapainya kondisi penduduk tumbuh seimbang; serta mantapnya budaya dan karakter masyarakat. Kesejahteraan masyarakat Tambrauw terus membaik ditunjukan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang disertai penguatan kelembagaan ekonomi.
Sejalan dengan kondisi aman dan damai yang makin mantap di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw, kehidupan demokrasi makin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Sejalan dengan makin mantapnya pelembagaan nilai-nilai demokrasi dengan menitikberatkan pada prinsip toleransi, non diskriminasi dan kemitraan dan semakin mantapnya pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah. Kondisi itu mendorong tercapainya penguatan kepemimpinan dan kontribusi Tambrauw dalam berbagai kerjasama antardaerah, regional, nasional, dan internasional. Bersamaan dengan itu kesadaran dan penegakan hukum dalam berbagai aspek kehidupan berkembang semakin mantap; serta profesionalisme aparatur pemerintah daerah semakin mampu mendukung pembangunan.
Kemudian pada bidang ekonomi akan terus difasilitasi pembangunan industri pengolahan hasil pertanian, peternakan, perkanan dan lauatan. Berkembangnya kawasan-kawasan strategis ekonomi daerah, seperti kawasan perternakan di Kebar serta pertanian tanaman pangan di beberapa lokasi di Kabupaten Tambrauw.
Kemudian pada bidang pembangunan Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi akan dilaksanakan pemantapan kemitraan pemerintah dengan Lembaga Masyarakat Adat Tambrauw (LMA) dan dewan adat suku dalam menjaga Kabupaten Tambrauw sebagai Kabupaten Konservasi, Impelementasi dan penegakan hukum regulasi dan sistem pemanfaatan sumberdaya alam dan lingkungan hidup secara berkelanjutan serta internalisasi serta aktualisasi nilai nilai adat dan kearifan lokal dalam dinamika kehidupan masyarakat Tambrauw.
RPJM Daerah Tahap III (2023 – 2027)
Berlandaskan pelaksanaan, pencapaian, dan sebagai keberlanjutan RPJMD ke-2, RPJMD ke- 3 ditujukan untuk lebih meningkatkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang dengan menekankan pada terwujudnya sasaran-sasaran yang ditetapkan dalam RPJPD Kabuapten Tambrauw Tahun 2005-2025.
Pada bidang infrastruktur daerah akan terlihat adanya pemenuhan kebutuhan infrastruktur daerah di berbagai bidang sosial dan ekonomi. Infrastruktur-infrastruktur yang telah dibangun secara merata mampu menopang kehidupan sosial
133
dan ekonomi masyarakat serta memicu munculnya daya saing investasi daerah guna monopang terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Kualitas sumber daya manusia terus membaik ditandai dengan semakin meningkatnya dan meratanya akses, tingkat kualitas, dan relevansi pendidikan seiring dengan makin efisien dan efektifnya manajemen pelayanan pendidikan; semakin meningkatnya penguasaan dan pemanfaatan iptek; semakin meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat; semakin meningkatnya tumbuh kembang anak serta kesejahteraan dan perlindungannya; kesetaraan gender; pertumbuhan penduduk seimbang.
Sejalan dengan kondisi aman dan damai yang makin mantap di seluruh wilayah Kabupaten Tambrauw, kehidupan demokrasi makin mengakar dalam kehidupan masyarakat. Sejalan dengan makin mantapnya pelembagaan nilai-nilai demokrasi dengan menitikberatkan pada prinsip toleransi, non diskriminasi dan kemitraan dan semakin mantapnya pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah. Kondisi itu mendorong tercapainya penguatan kepemimpinan dan kontribusi Tambrauw dalam berbagai kerjasama antardaerah, regional, nasional, dan