• Tidak ada hasil yang ditemukan

TPS 1 TPS 2 TPS 3 TPS 4 Partai Pembangunan

4. BAHRUDIN, Saksi PPP di TPS 2 Kecamatan Batujaya

• Bahwa pada rekapitulasi Kabupaten Karawang pada 22 April disahkan, suara PPP adalah sebanyak 8.383 suara dan suara PKB sebanyak 3.831 suara sehingga menang PPP dengan selisih 3 suara;

• Bahwa pada penetapan tersebut, saksi-saksi sudah tanda tangan semua; • Bahwa saksi tidak mengetahui apakah saksi PKB juga ikut menandatangani

hasil rekap tersebut;

• Bahwa saksi tidak diberi tahu mengenai ada rapat evaluasi atau koreski dari PPK kepada KPU pada tanggal 24 April;

• Bahwa kemudian rekap terkahir pada tanggal 24 April di Karawang membuat suara PKB bertambah menjadi 8.402 suara;

• Bahwa pada rapat kedua, hanya beberapa saksi saja yang tanda tangan termasuk saksi PPP, sementara di lembaran bagi partai lain, lengkap bahkan saksi PPP juga ikut tanda tangan;

• Bahwa ada dua dokumen yakni dokumen rekap tanggal 22 dan dokumen rekap tanggal 24 April yang sama-sama dari Kabupaten Karawang dan sudah dilegalisir oleh sekretariatan KPU;

• Bahwa saksi melakukan protes, selanjutnya secara lisan KPU dalam rapat pleno tanggal 24 dipersilahkan jika PPP memiliki angka yang tersisa si TPS maka ditunggu 5 hari kemudian untuk diserahkan pada KPUD;

196

• Pada tanggal 29 April sebelum pukul 24.00, PPP sudah mendapatkan angka-angka yang tersisa di TPS, tetapi ternyata KPUD tidak menerimanya dan menyarankan agar masalah itu diselesaikan di Mahkamah Konstitusi.

[2.138] Menimbang bahwa Pemohon menyampaikan kesimpulan tertulisnya bertanggal 5 Juni 2009 yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah tanggal 10 Juni 2009 yang pada pokoknya tetap pada permohonannya.

[2.139] Menimbang bahwa Termohon menyampaikan jawaban tertulis bertanggal 28 Mei 2009 yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah tanggal 28 Mei 2009 dan jawaban mengenai pokok perkara permohonan Pemohon tersebut telah dimuat dalam paragraf [2.5] putusan ini.

[2.140] Menimbang bahwa terhadap permohonan Pemohon tersebut, Turut Termohon KPU Kabupaten Kerawang menyampaikan jawaban tertulis yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah pada tanggal 30 Mei 2009 yang menguraikan hal-hal sebagai berikut:

Dalam eksepsi:

Objek Permohonan Pemohon Tidak Jelas (Obscuur Libel)

a. Pada paragraf pertama pokok permohonan, Pemohon menyebutkan adanya kesalahan rekapitulasi di TPS 12 Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya sebanyak 21 suara dari hasil pleno KPUD Karawang pada hari Jumat, tanggal 24 April 2009. Sementara itu pada paragraf keempat pokok permohonan, Pemohon berpendapat telah terjadi penggelembungan suara Partai Kebangkitan Bangsa di TPS 11 Desa Batujaya, Kecamatan Batujaya sebanyak 9 (sembilan) suara sehingga perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan di Dapil IV seharusnya 8.413 suara, bukan 8.412 suara. Hal itu menunjukkan bahwa permohonan Pemohon saling bertentangan antara paragraf pertama dan paragraf keempat sehingga permohonan Pemohon mengenai objek yang dimohonkan dalam perkara ini tidak jelas dan kabur.

b. Pada paragraf kedua pokok permohonan, Pemohon berpendapat bahwa pada hasil penghitungan atau rekapitulasi suara DPRD Kabupaten Karawang tersebut terdapat kecurangan, yaitu penambahan angka perolehan suara PKB dan pengurangan angka perolehan suara PPP sehingga membuat permohonan

197

Pemohon tidak jelas dan kabur karena di satu sisi pendapat tersebut bukan merupakan fakta hukum dan di sisi lain Pemohon tidak menjelaskan proses terjadinya kecurangan tersebut.

c. Dugaan penggelembungan suara Partai Kebangkitan Bangsa di TPS 11 sebagaimana dikemukakan oleh Pemohon pada paragraf keempat pokok permohonan adalah tidak jelas dan kabur, karena di satu sisi pendapat tersebut merupakan pendapat Pemohon dan bukan merupakan fakta hukum dan di sisi lain Pemohon tidak menjelaskan proses terjadinya penggelembungan suara tersebut.

d. Berdasarkan hal-hal tersebut, permohonan Pemohon menjadi tidak jelas dan kabur dan oleh karena itu permohonan itu harus ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard).

Posita Tidak Mendukung Petitum

1. Dalam posita permohonan Pemohon sama sekali tidak menguraikan untuk membatalkan Keputusan KPU Nomor 255/Kpts/KPU/Tahun 2009 tanggal 9 Mei 2009, pukul 24.00 WIB tentang Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemilihan Umum Legislatif Anggota DPR RI, Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2009 secara Nasional oleh Termohon, tetapi dalam petitum permohonan Pemohon meminta pembatalan Penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 255/Kpts/KPU/Tahun 2009 tanggal 09 Mei 2009. 2. Dalam posita permohonan, Pemohon sama sekali tidak menguraikan tentang

Memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini; dalam petitum permohonan, Pemohon meminta "Memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum untuk melaksanakan putusan ini".

3. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut, dalam permohonan Pemohon, posita tidak mendukung petitum sehingga permohonan Pemohon harus ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard).

Dalam pokok perkara:

1. Pemohon mohon agar dalil-dalil yang termuat di dalam eksepsi dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Pokok Perkara ini.

2. Termohon menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil Pemohon, kecuali yang secara tegas diakui kebenarannya oleh Termohon.

198

3. Keberatan Pemohon terhadap Penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 255/Kpts/KPU/Tahun 2009 tanggal 09 Mei 2009, pukul 24.00 WIB tentang Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemilihan Umum Legislatif Anggota DPR RI, Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota secara Nasional dalam Pemilu Tahun 2009, sebagai akibat adanya kecurangan dalam Hasil Penghitungan Suara DPRD Kabupaten Karawang yang dilakukan oleh Termohon adalah tidak beralasan, karena:

a. secara yuridis, proses rekapitulasi di tingkat PPK dan KPUD Kabupaten Karawang telah terlaksana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku sebagaimana dimaksud dalam Pasal 182-184 UU 10/2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta Pasal 25-28 Peraturan KPU Nomor 46 Tahun 2008 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Rekapitulasi Penghitungan Hasil Perolehan Suara di Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan Provinsi serta Tingkat Nasional dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD;

b. selama proses rekapitulasi di tingkat PPK, PPK telah memberikan kesempatan kepada seluruh saksi yang hadir, termasuk saksi dari Pemohon untuk menyampaikan keberatan apabila terdapat hal-hal yang berkaitan dengan perbedaan angka perolehan suara untuk masing-masing partai politik dan calon anggota DPD;

c. setelah diberikan kesempatan oleh PPK kepada seluruh saksi yang hadir dalam proses rekapitulasi, ternyata tidak ada satu pun saksi yang mengajukan keberatan, termasuk saksi Pemohon;

d. selama proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPUD Kabupaten Karawang yang dilakukan oleh KPUD Kabupaten Karawang, terhitung sejak tanggal 18 April 2009 sampai dengan 24 April 2009, ada keberatan yang disampaikan oleh saksi Partai Kebangkitan Bangsa atas perbedaan jumlah suara pada sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dari PPK Kecamatan Batujaya dengan catatan yang dimiliki saksi disertai dengan Bukti-Bukti yang ada;

e. berdasarkan Bukti-Bukti tersebut serta adanya surat dari Panwaslu Kabupaten Karawang, yang berisikan "agar KPUD Kabupaten Karawang melakukan rekapitulasi ulang" sehingga KPUD Kabupaten Karawang bersama-sama dengan PPK Kecamatan Batujaya melakukan pemeriksaan ulang terhadap

199

dokumen yang disampaikan oleh saksi Partai Kebangkitan Bangsa dan yang dimiliki oleh PPK Kecamatan Batujaya, yang semula 1.747 suara menjadi 1.768 suara (penambahan sebanyak 21 suara), sehingga hasil koreksi perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa tersebut sama sekali tidak mengurangi perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan, termasuk perolehan suara partai-partai politik yang lain;

f. koreksi tersebut dilakukan oleh KPUD Kabupaten Karawang pada tanggal 24 April 2009 dan dihadiri oleh Panwaslu Kabupaten Karawang serta disetujui oleh saksi-saksi yang hadir, kecuali saksi dari Pemohon, bersamaan dengan dilakukannya koreksi terhadap kecamatan-kecamatan yang lain akibat adanya keberatan atau laporan yang diterima dari partai-partai politik yang berbeda; g. terkait dengan hasil koreksi tersebut saksi Pemohon hanya menyampaikan

keberatan secara lisan atas penghitungan suara di TPS 12 Desa Segarjaya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, tetapi keberatan itu tidak dituangkan di dalam formulir keberatan saksi (Model DB-2) dan tidak disertai dengan Bukti-Bukti yang memperkuat keberatan tersebut sehingga keberatan tersebut tidak ditindaklanjuti oleh KPUD Kabupaten Karawang;

h. selama pelaksanaan rapat rekapitulasi perolehan suara di tingkat KPUD Kabupaten Karawang, saksi Pemohon tidak pernah mengajukan keberatan atas perolehan suara di Dapil IV, termasuk untuk Kecamatan Cilebar dan Kecamatan Cibuaya.

Berdasarkan alasan di atas, Turut Termohon KPU Kabupaten Karawang mohon kepada Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut:

Dalam eksepsi:

1. menerima dan mengabulkan eksepsi Turut Termohon untuk seluruhnya;

2. menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima (niet onvankelijke verklaard);

3. menghukum Pemohon untuk membayar biaya perkara ini; Dalam pokok perkara:

1. menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya;

2. menyatakan sah Keputusan KPU Nomor 255/Kpts/KPU/Tahun 2009 tanggal 9 Mei 2009 pukul 24.00 WIB tentang Penetapan dan Pengumuman Hasil Pemilihan

200

Umum Legislatif Anggota DPR RI, Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2009 secara Nasional untuk Daerah Pemilihan IV, yang meliputi Kecamatan Batujaya, Kecamatan Cilebar, Kecamatan Cibuaya, Kecamatan Pakisjaya, Kecamatan Tirtajaya, dan Kecamatan Pedes, yang diumumkan pada hari Sabtu, tanggal 09 Mei 2009, pukul 10.00 WIB;

3. menghukum Pemohon untuk membayar biaya perkara; atau

4. apabila Mahkamah Konstitusi berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono).

[2.141] Menimbang bahwa untuk mendukung jawabannya, Turut Termohon KPU Kabupaten Karawang mengajukan Bukti surat yang telah dibubuhi materai cukup dan diberi tanda Bukti T.T-1 sampai dengan T.T-8, sebagai berikut:

1. Bukti T.T-1 : Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara perolehan parpol peserta pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD Kabupaten ditingkat Kecamatan pada pemilu tahun 2009 untuk Kecamatan Cilebar (Model DA, A, 1, B; lampiran DA-1, DA-3 DPRD kabupaten/kota);

2. Bukti T.T-2 : Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara perolehan parpol peserta pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD kabupaten ditingkat Kecamatan pada pemilu tahun 2009 untuk Kecamatan Cibuaya (Model DA, DA-A, DA-1, DA-B; Lampiran DA-1, DA-3 DPRD kabupaten/kota);

3. Bukti T.T-3 : Berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara perolehan parpol peserta pemilu dan perolehan suara calon anggota DPRD Kabupaten ditingkat Kecamatan pada pemilu tahun 2009 untuk Dapil Karawang 4 (Model DA, DA-1);

4. Bukti T.T-4 : Surat Mandat DPC PPP tanggal 9 April 2009, 2 Surat KPU perihal Undangan Rapat masing-masing tanggal 17 dan 23 April 2009, 2 Daftar Hadir yang dibuat oleh KPU masing-masing tanggal 24 dan 15 Mei 2009, Surat KPU Karawang tanggal 23 April 2009, Tanda Terima Surat yang dibuat oleh KPU Karawang tanggal 24 April 2009, Surat Panwaslu Karawang tanggal 23 April 2009;