DPRD PROVINSI
8. DAERAH PEMILIHAN 6 PROVINSI ACEH
• Bahwa KIP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam merekap perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan adalah 3.156 suara, padahal seharusnya menurut Pemohon perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan adalah 3.621 suara, sehingga terdapat selisih 465 suara, sehingga merugikan Partai Persatuan Pembangunan khususnya di Daerah Pemilihan 6 DPR Aceh (Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang), hal itu terjadi karena Rekapitulasi KIP Provinsi Nangroe Aceh Darussalam mengambil data tidak bersumber dari hasil resmi yang direkap oleh KIP Kabupaten Aceh Timur melainkan diambil sumber dari saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang belum ditanda tangani oleh Ketua dan Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur selaku pelaksana pemilu yang sah, sedangkan Rekapitulasi KIP Kabupaten Aceh Timur suara Partai Persatuan Pembangunan untuk Calon DPR Aceh berjumlah 3.621 suara. Sementara Rekapitulasi KIP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam hanya 3.156 suara yang tidak berpedoman kepada hasil resmi yang di Rekapitulasi KIP Kabupaten Aceh Timur yang jumlahnya 3.621 suara;
• Bahwa Pemohon berpendapat Hasil Perhitungan atau Rekapitulasi suara DPR Provinsi Nanggroe Aceh Darusslam tersebut terdapat kecurangan sehingga merugikan Partai Persatuan Pembangunan yang mengakibatkan
63
perolehan jumlah kursi Provinsi untuk DPR Aceh Partai Persatuan Pembangunan menjadi berkurang;
• Pemohon berpendapat pula bahwa hasil perhitungan suara yang benar untuk suara PPP DPR Aceh dari Aceh Timur adalah sebagai berikut:
Hasil Rekap dari 24 PPK dalam Kabupaten Aceh Timur = 3.621 suara Hasil Rekapitulasi dari KIP Kabupaten Aceh Timur = 3.621 suara Hasil Rekap dari KIP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
ditulis = 3.156 suara
Kekurangan jumlah suara PPP untuk DPR Aceh sebanyak = 465 suara Penjelasan:
Dari 24 (dua puluh empat) PPK dalam Kabupaten Aceh Timur suara Partai Persatuan Pembangunan berjumlah 3.621 suara. Dan demikian juga hasil rekapitulasi KIP Aceh Timur yang resmi diserahkan ke KIP Aceh dan ditandatangani oleh ketua dan anggota KIP Kabupaten Aceh Timur suara Partai Persatuan Pembangunan berjumlah 3.621 suara. Akan tetapi dalam rekapitulasi KIP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mengambil data dari saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang tidak resmi dan tidak ditandatangani oleh Ketua dan Anggota KIP Aceh Timur yang pada posisi angka suara Partai Persatuan Pembangunan 3.156 suara yang terjadi perselisihan pada Kecamatan Madat data sebenarnya 620 suara tapi data yang ada pada saksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) hanya 155 suara, dan oleh KIP Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mengambil data tersebut yang tidak resmi dan tidak ditandatangani oleh ketua dan anggota KIP Kabupaten Aceh Timur. Apabila angka 3.621 suara tersebut ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi kembali kepada Partai Persatuan Pembangunan maka kursi terakhir yang ke 10 di Daerah Pemilihan 6 DPR Aceh (Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang) untuk DPR Aceh menjadi hak Partai Persatuan Pembangunan, dan bukan menjadi hak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P);
Berdasarkan alasan-alasan tersebut di atas, Pemohon mohon kepada Mahkamah Konstitusi untuk menjatuhkan putusan sebagai berikut:
64
2 Menyatakan membatalkan Penetapan KPU Nomor 255/KPTS/KPU/ TAHUN 2009 tanggal 09 Mei 2009, pukul 24.00 WIB tentang Penetapan dan pengumuman hasil Pemilihan Umum Legislatif Anggota DPR-RI, Anggota DPD, Anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota secara nasional dalam Pemilu Tahun 2009 yang diumumkan pada hari Sabtu tanggal 09 Mei 2009, pukul 24.00 WIB untuk Daerah Pemilihan 6 Banda Aceh yang meliputi Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang yang diumumkan pada ban Sabtu tanggal 09 Mei 2009 pukul 24.00 Wib;
4 Menetapkan bahwa Perolehan Suara untuk Partai Persatuan Pembangunan adalah 3.621 suara dan karena itu kursi terakhir DPR Aceh Daerah Pemilihan 6 (Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur) adalah Hak Partai Persatuan Pembangunan, bukan hak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P);
5 Memerintahkan kepada KPU untuk melaksanakan putusan ini;
[2.40] Menimbang bahwa untuk menguatkan dalil-dalil permohonannya, Pemohon mengajukan Bukti surat yang telah dibubuhi materai cukup dan diberi tanda Bukti P- 1 sampai dengan Bukti P-14 sebagai berikut:
1. Bukti P-1 : Surat dari DPW Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam kepada PH Partai Persatuan Pembangunan Nomor 204/IN/A/V/2009 tertanggal 6 Mei 2009 perihal Laporan Keberatan Perhitungan Suara Calon Anggota DPRA dari Aceh Timur;
2. Bukti P-2 : Surat Pernyataan Keberatan dari Saksi Tingkat Provinsi Partai Persatuan Pembangunan Model DC 2 DPRA tertanggal 29 April 2009;
3. Bukti P-3 : Surat dari DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Aceh Timur kepada Ketua DPP PPP Pusat melalui DPW PPP Provinsi NAD Nomor 60/DPC PPP/AT/V/2009 tertanggal 3 Mei 2009, perihal Suara PPP Aceh Timur Untuk DPR;
4. Bukti P-4 : Surat dari DPC Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Aceh Timur kepada Ketua KIP Aceh Timur Nomor 59/DPC PPP/AT/IV/2009 tertanggal 21 April 2009, perihal Suara PPP Aceh
65
Timur Untuk DPR Aceh;
5. Bukti P-5 : Surat Pernyataan Keberatan dari Saksi Tingkat Kabupaten Partai Persatuan Pembangunan Model DB 2 DPR tertanggal 21 April 2009;
6. Bukti P-6 : Surat dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Aceh Timur Nomor 503/Panwaslu-AT/IV/2009 tanggal 24 April 2009 kepada Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Aceh, Perihal Pemberitahuan Jumlah Suara Partai PPP DPR Aceh; 7. Bukti P-7 : Surat dari Komisi Independen Pemilihan Kabupaten Aceh Timur
kepada Ketua KIP Provinsi NAD Nomor 424/K1P-ATIM/IV/2009 tanggal 27 April 2009, perihal Jumlah Suara PPP untuk DPR Aceh disertai lampiran hasil rekapitulasi perhitungan suara;
8. Bukti P-8 : Surat dari Panitia Pemilihan Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur kepada Ketua KIP Aceh Timur Nomor 08/PPK-MD/2009 tanggal 21 April 2009, perihal Surat Pernyataan, disertai lampiran hasil rekapitulasi perhitungan suara di PPK Madat;
9. Bukti P-9 : Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dari PPK Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Model DA DPR Aceh tanggal 14 April 2009 yang ditanda tangani oleh Ketua M. Azwir dan Anggota Bukhari, M. Subki, Sofyan, Murhaban;
10. Bukti P-10 : Sertifikat Rekapitulasi Perhitungan Hasil Perolehan suara Partai Politik dari Kabupaten Aceh Timur; (Model DB-1 DPR Aceh)
11. Bukti P-11 : Rincian Perolehan suara Partai Politik dan Calon Anggota DPR Aceh dari Kabupaten Aceh Timur; (Model DB-1 DPR Aceh)
12. Bukti P-12 : Berita Acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Model DC DPRA tanggal 1 Mei 2009;
13. Bukti P-13 : Surat Keterangan dari Panitia Pemilihan Kecamatan Madat Kabupaten Aceh Timur Nomor 105/PPK-Madat/2009 tanggal 28 Mei 2009;
14. Bukti P-14 : Surat dari KIP Kabupaten Aceh Timur Nomor 120/KIP-ATIM/ VI/2009 tanggal 2 Juni 2009;
66
[2.41] Menimbang bahwa Pemohon menyampaikan kesimpulan tertulisnya bertanggal 5 Juni 2009 yang diterima di Kepaniteraan Mahkamah pada tanggal 10 Juni 2009, pada pokoknya tetap pada permohonannya semula;
[2.42] Menimbang bahwa selain mengajukan Bukti surat, Pemohon mengajukan saksi yang memberikan keterangan di bawah di bawah pada persidangan tanggal 28 Mei 2009 yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut: