Perkembangan anak SD pada usia 10-11 tahun berada pada tahap operasi konkret dimana anak sudah bisa berpikir logis terhadap peristiwa yang terjadi serta anak dapat menyelesaikan permasalahan menggunakan objek-objek nyata namun, pemikiran anak belum bisa menyelesaikan permasalahan abstrak sehingga penggunaan benda konkret sangat diperlukan.
9 2. Media Pembelajaran
Media pembelajaran merupakan alat atau benda yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa dalam memahami materi. 3. Media Pembelajaran Berbasis Metode Montessori
Media pembelajaran berbasis Metode Montessori adalah media pembelajaran yang mempunyai empat ciri khusus yaitu ciri menarik, bergradasi,
auto-education, auto-correction dan kontekstual.
4. IPA
Ilmu Pengetahuan Alam adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari peristiwa-peristiwa yang terjadi pada alam dengan melakukan penyelidikan untuk mendapatkan data atau informasi tentang alam semesta.
5. Sistem Pencernaan Hewan Ruminansia
Sistem pencernaan makanan pada hewan ruminansia dimulai dari mulut, esofagus, rumen (perut besar), mulut, retikulum (perut jala), omasum (perut
kitab), abomasum (perut masam, usus halus dan anus. F. Spesifikasi Produk
Produk yang dikembangkan dan dihasilkan oleh peneliti berupa media pembelajaran sistem pencernaan hewan ruminansia yaitu sapi. Media ini berfungsi untuk membantu siswa mengenal dan memahami sistem pencernaan hewan ruminansia, alat pencernaan sapi terdiri atas mulut, esofagus/kerongkongan, lambung, usus dan anus. Hewan ini memiliki ciri khusus yaitu memiliki lambung yang terdiri atas empat bagian yaitu rumen (perut besar), retikulum (perut jala),
10 yang dikembangkan terdiri dari empat komponen yaitu, papan sistem pencernaan sapi, kayu penunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil pencernaan sapi pada setiap organ, kartu materi sistem pencernaan sapi yang terdiri dari kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ, kartu control of error serta kartu soal dan kotak penyimpanan.
1. Produk Media Papan Sistem Pencernaan Sapi
Papan sistem pencernaan sapi ini memiliki bentuk timbul pada setiap organnya dengan ukuran 35 cm x 25 cm. Papan ini berisi gambar sapi lengkap dengan organ pencernaan serta jalur pencernaan makanan. Papan sistem pencernaan sapi ini memiliki warna yang berbeda-beda untuk membedakan antar organ pada sapi, sehingga gradasi warna pada organ pencernaan sapi ini termasuk dalam ciri media pembelajaran berbasis metode Montessori yaitu bergradasi dan menarik. Bentuk timbul pada setiap organ pencernaan sapi berfungsi untuk membedakan setiap organ. Dalam papan sistem pencernaan sapi terdapat lubang berupa alur dari proses penceraan.
25 cm 35 cm
11 2. Kayu Petunjuk Proses Pencernaan Sapi dan Bentuk Hasil Makanan yang
dicerna
Kayu petunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil makanan yang dicerna akan membantu siswa dalam memahami proses pencernaan pada hewan ruminansia. Pada bagian bawah kayu terdapat jarum pentul yang dimodifikasi sehingga bisa digunakan untuk menjalakan proses pencernaan selain itu pada bagian atas terdapat magnet yang berguna untuk menempelkan hasil pencernaan sapi. Bentuk hasil pencernaan sapi berupa kayu yang didesain seperti rumput, tiga potongan rumput yang berbeda ukuran, empat bolus atau gumpalan rumput yang masih kasar dan feses sapi. Untuk mengetahui alur pencernaan yang benar peneliti menambahkan kartu control of error bentuk hasil pencernaan.
Ketika rumput dimakan di campur air liur kemudian dikunyah sebentar lalu ditelan akan berbentuk gambar potongan rumput pertama yang memanjang. Setelah melalui esofagus, makanan akan tiba di bagian lambung yang pertama yaitu rumen (perut besar) saat di rumen makanan akan di proses dengan bantuan
mikroba (bakteri) dan dicerna hingga menjadi bubur dalam waktu yang lama. Ketika rumen sudah terisi penuh, makanan yang masih kasar berbentuk potongan rumput kedua sedikit memanjang dibawa kembali menuju mulut untuk dimamah atau dikunyah kedua kalinya saat sapi beristirahat agar teksturnya lebih halus. Setelah selesai di mamah untuk kedua kalinya makanan akan berbentuk potongan rumput ketiga, makanan akan di bawa kembali melewati esofagus menuju retikulum (perut jala) yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses fermentasi dengan bantuan bakteri serta penyaringan benda-benda asing
12 yang masuk bersama makanan. Pada retikulum makanan akan membentuk gumpalan-gumpalan kasar (bolus) yang pertama berwarna hijau bertekstur kasar. Selanjutnya makanan masuk ke omasum (perut kitab) disini terjadi penghalusan makanan secara kimiawi serta penyerapan kadar air makanan berbentuk bolus kedua yang berwarna hijau sedikit kekuningan. Setelah itu makanan akan dibawa ke abomasum (perut masam), disini makanan dicerna dengan bantuan enzim pepsin makanan akan berbentuk bolus ketiga yang berwarna hijau kekuningan dan bertekstur sedikit lembut. Dari abomasum makanan menuju usus halus yang akan menyerap sari-sari makanan berbentuk bolus keempat dan berwarna hijau muda. Selanjutnya sisa ampas makanan akan dikeluarkan melalui anus yang berbentuk spiral sedikit memanjang berwarna cokelat disebut feses.
3. Kartu Materi Sistem Pencernaan Hewan Ruminansia
Komponen lain dari papan pencernaan hewan ruminansia adalah kartu nama organ pencernaan sapi, kartu gambar organ pencernaan sapi, kartu penjelasan fungsi organ pencernaan sapi dan kartu control of error. Semua kartu terbuat dari
33 cm 2,5 cm
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
Gambar 1.2 Bentuk hasil pencernaan pada setiap organ (a) Rumput, (b) Potongan rumput 1, (c) Potongan rumput 2, (d) Potongan rumput 3, (e) Bolus 1, (f) Bolus 2, (g) Bolus 3, (h) Bolus 4, (i) Feses dan (j) Kayu petunjuk proses
pencernaan (j)
13 Perut bagian inilah yang sebenarnya disebut dengan lambung. Di sini makanan dicerna dengan bantuan enzim pepsin. ABOMASUM (Perut Masam) ABOMASUM (Perut Masam)
kertas ivory yang dibentuk menjadi persegi panjang yang berukuran 6,5 cm x 7,5 cm untuk kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ selain itu kartu control of error berukuran 12,8 cm x 7,5 cm. Tiga macam kartu materi yaitu kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ dibedakan berdasarkan warna pada bagian tepi kartu, yaitu ungu pada kartu nama organ, biru tua pada kartu gambar organ dan merah pada kartu fungsi organ. Selain itu, dilengkapi juga dengan kartu pengendali kesalahan (control of error) sebagai kunci jawaban apabila siswa melakukan kesalahan saat menyusun kartu materi. Selain itu juga terdapat kartu soal berukuran 7,5 cm x 5,5 cm dengan garis tepi berwarna kuning. Kartu ini terdiri atas 20 kartu soal yang diambil dari soal uji empiris siswa. Kartu soal memiliki kunci jawaban dibagian belakang dengan ukuran 5,5 cm x 1,2 cm dengan garis tepi berwarna biru.
6,5 cm Perut bagian inilah yang sebenarnya disebut dengan lambung. Di sini makanan dicerna dengan bantuan enzim pepsin. 12,8 cm 7,5 cm 7,5 cm (a) (b) (c) (d)
Gambar 1.3 (a) kartu nama organ, (b) kartu gambar organ, (c) kartu fungsi organ dan (d) kartu pengendali kesalahan (control of error)
14 (
Gambar 1.4 (a) Kartu Soal dan (b) Kunci Jawaban yang Ada di belakang Kartu Soal.
4. Kotak Penyimpanan
Kotak penyimpanan seluruh komponen yang terdiri atas papan sistem pencernaan sapi, kayu penunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil pencernaan sapi, kartu materi sistem pencernaan sapi yang terdiri dari kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ serta kartu control of error. Kotak penyimpanan ini berukuran 37 cm x 37 cm dengan tinggi 5,5 cm. Di dalam kotak penyimpanan terdapat lima sekat/pembatas. Pembatas yang pertama digunakan untuk tempat penyimpanan papan sistem pencernaan sapi yang berukuran 25,5 cm x 36 cm. Pembatas yang kedua, ketiga dan keempat digunakan untuk tempat penyimpanan kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ dengan ukuran yang sama yaitu 9 cm x 7 cm. Pembatas yang kelima digunakan untuk tempat penyimpanan kartu control of error dengan ukuran 9 cm x 13,5 cm. Kotak penyimpanan untuk kartu soal dan penyimpanan bentuk hasil makanan yang dicerna oleh hewan ruminansia, media pembelajaran berukuran
Proses pecernaan hewan ruminansia dimulai dari mulut
– esofagus – rumen – mulut – retikulum – omasum – abomasum– .... – anus. 5,5 cm 7,5 cm