Usus Halus
HASIL PENELITIAN PENGEMBANGAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1) Desain Media Pembelajaran Montessori
Pada penelitian ini, peneliti mengembangkan media pembelajaran sistem pencernaan hewan ruminansia. Media pembelajaran sistem pencernaan hewan ruminansia terdiri dari empat komponen yaitu papan sistem pencernaan sapi, kayu penunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil pencernaan sapi pada setiap organ, kartu soal dan kartu materi sistem pencernaan sapi yang terdiri dari kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ serta kartu control of
error dan kotak penyimpanan.
Komponen yang pertama adalah papan sistem pencernaan sapi. Ukuran dari papan sistem pencernaan sapi yaitu 36 x 25 cm. Papan ini berisi gambar sapi lengkap dengan organ pencernaan serta jalur pencernaan makanan. Papan sistem pencernaan sapi merupakan papan timbul berbentuk bagian-bagian organ pencernaan sapi yang terbuat dari kayu. Bentuk timbul pada setiap organ pencernaan sapi berfungsi untuk membedakan setiap organ. Dalam papan sistem pencernaan sapi terdapat lubang berupa alur dari proses pencernaan. Pemberian warna pada papan sistem pencernaan sapi peneliti memilih warna-warna yang cerah, hal ini dikarenakan warna sebenarnaya pada organ pencernaan sapi
97 cenderung putih kemerah-merahan. Untuk membantu siswa dalam membedakan organ pada pencernaan sapi selain dari bentuk organ peneliti memberikan warna cerah sehingga gradasi warna pada organ pencernaan sapi ini termasuk dalam ciri media pembelajaran berbasis metode Montessori yaitu bergradasi dan menarik. Pada papan sistem pencernaan hewan ruminansia atau sapi peneliti memberikan warna pada organ-organ pencernaan sapi tersebut, organ pertama adalah mulut berwarna putih karena pada papan tersebut peneliti tidak menggambarkan bentuk gigi sapi organ dalam mulut akan diperlihatkan pada kartu gambar organ, organ kedua adalah kerongkongan atau esofagus berwarna hijau muda, organ ketiga adalah bagian lambung yang bernama rumen atau perut besar berwarna hijau tua, organ ketiga adalah bagian lambung yang bernama retikulum atau perut jala berwarna biru, organ keempat adalah bagian lambung yang bernama omasum atau perut kitab berwarna ungu, organ kelima adalah bagian lambung yang bernama abomasum atau perut masam berwarna kuning, organ kelima adalah usus halus yang berwarna merah muda dan organ keenam adalah anus berwarna coklat.
Komponen yang kedua adalah kayu petunjuk proses pencernaan sapi. Kayu petunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil makanan yang dicerna akan membantu siswa dalam memahami proses pencernaan pada hewan ruminansia. Pada bagian bawah kayu terdapat jarum pentul yang dimodifikasi sehingga bisa digunakan untuk menjalakan proses pencernaan pada jalur yang terdapat pada papan sistem pencernaan hewan ruminansia selain itu pada bagian atas terdapat magnet yang berguna untuk menempelkan hasil pencernaan sapi. Bentuk hasil pencernaan sapi berupa kayu yang didesain seperti rumput, tiga potongan rumput
98 yang berbeda ukuran, empat bolus atau gumpalan rumput yang masih kasar dan feses sapi.
Ketika rumput dimakan di campur air liur kemudian dikunyah sebentar lalu ditelan akan berbentuk gambar potongan rumput pertama yang memanjang. Setelah melalui esofagus, makanan akan tiba di bagian lambung yang pertama yaitu rumen (perut besar) saat di rumen makanan akan di proses dengan bantuan mikroba (bakteri) dan dicerna hingga menjadi bubur dalam waktu yang lama. Ketika rumen sudah terisi penuh, makanan yang masih kasar berbentuk potongan rumput kedua sedikit memanjang dibawa kembali menuju mulut untuk dimamah atau dikunyah kedua kalinya saat sapi beristirahat agar teksturnya lebih halus. Setelah selesai di mamah untuk kedua kalinya makanan akan berbentuk potongan rumput ketiga, makanan akan di bawa kembali melewati esofagus menuju retikulum (perut jala) yang berfungsi sebagai tempat terjadinya proses fermentasi dengan bantuan bakteri serta penyaringan benda-benda asing yang masuk bersama makanan. Pada retikulum makanan akan membentuk gumpalan-gumpalan kasar (bolus) yang pertama berwarna hijau bertekstur kasar. Selanjutnya makanan masuk ke omasum (perut kitab) disini terjadi penghalusan makanan secara kimiawi serta penyerapan kadar air makanan berbentuk bolus kedua yang berwarna hijau sedikit kekuningan. Setelah itu makanan akan dibawa ke abomasum (perut masam), disini makanan dicerna dengan bantuan enzim pepsin makanan akan berbentuk bolus ketiga yang berwarna hijau kekuningan dan bertekstur sedikit lembut. Dari abomasum makanan menuju usus halus yang akan menyerap sari-sari makanan berbentuk bolus keempat dan berwarna hijau muda.
99 Selanjutnya sisa ampas makanan akan dikeluarkan melalui anus yang berbentuk spiral sedikit memanjang berwarna cokelat disebut feses.
Komponen yang ketiga adalah kartu materi sistem pencernaan sapi dan kartu soal. Pada kartu materi terdapat tiga macam kartu yang harus disusun, yaitu kartu nama organ-organ pencernaan sapi, kartu gambar organ-organ pencernaan sapi dan kartu fungsi organ-organ pencernaan sapi. Semua kartu terbuat dari kertas
ivory yang dibentuk menjadi persegi panjang yang berukuran 6,5 cm x 8 cm untuk
kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ selain itu kartu pengendali kesalahan atau control of error berukuran 12,8 cm x 7,5 cm. Tiga macam kartu materi tersebut dibedakan berdasarkan warna pada bagian tepi kartu, yaitu ungu pada kartu nama organ, biru tua pada kartu gambar organ dan merah pada kartu fungsi organ. Selain itu, dilengkapi juga dengan kartu pengendali kesalahan (control of error) sebagai kunci jawaban apabila siswa melakukan kesalahan saat menyusun materi. Kartu soal berjumlah 20 soal berasal dari soal
pretest dan posttest siswa sebelum dilakukan uji validitas dan realibilitas. Semua
kartu soal berwarna putih dengan bagian tepi kuning. Kartu soal diletakan di kotak penyimpanan soal.
Komponen yang keempat adalah kotak penyimpanan seluruh komponen yang terdiri atas papan papan sistem pencernaan sapi, kayu penunjuk proses pencernaan sapi serta bentuk hasil pencernaan sapi pada setiap organ dan kotak penyimpanan bentuk hasil pencernaan, kartu materi sistem pencernaan sapi yang terdiri dari kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ serta kartu control
100 berukuran 37 cm x 36 cm, tutup kotak penyimpanan berukuran 38 cm x 37 cm dengan tinggi 5,5 cm. Di dalam kotak penyimpanan terdapat lima sekat/pembatas. Pembatas yang pertama digunakan untuk tempat penyimpanan papan sistem pencernaan sapi yang berukuran 36 cm x 25,5 cm. Pembatas yang kedua, ketiga dan keempat digunakan untuk tempat penyimpanan kartu nama organ, kartu gambar organ dan kartu fungsi organ dengan ukuran yang sama yaitu 7 cm x 9 cm. Pembatas yang kelima digunakan untuk tempat penyimpanan kartu control of
error dengan ukuran 13,5 cm x 9 cm. Kotak penyimpanan bentuk hasil
pencernaan dan kotak penyimpanan soal dibuat terpisah dari kotak penyimpanan seluruh komponen media namun bisa di masukan ke dalam kotak tersebut. Ukuran kotak penyimpanan bentuk hasil pencernaan dan kotak penyimpanan soal dibuat bersekat dan sama yaitu 7 cm x 9 cm x 3,5 cm.