• Tidak ada hasil yang ditemukan

Diversifikasi Sumber-sumber Finansial

Dalam dokumen The Road to Academic Excellence (Halaman 76-83)

Seperti universitas lainnya di Cina, pendanaan SJTU berasal dari berbagai sumber (pendanaan pemerintah, pendapatan dari penelitian, biaya kuliah, badan usaha milik universitas, dan sumbangan, baik dari individu maupun lembaga sosial.

Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mengalokasikan pendanaan pendidikan rutin kepada universitas nasional berdasarkan jumlah mahasiswa (Liu 2009). Pendanaan pendidikan rutin SJTU sebagian besar dialokasikan oleh pemerintah pusat.

Terpilih sebagai salah satu universitas peserta utama proyek, SJTU telah diberi pendanaan tambahan oleh 211 Project dan 985 Project . Pendanaan dari 211 Project memiliki target utama di tiga bidang, yaitu peningkatan kapasitas penelitian kelembagaan, pengembangan bidang studi penting, dan pembangunan kampus digital dan infrastrukturnya. Pendanaan dari 985 Project mendukung kegiatan universitas pada beberapa bidang penting di bawah ini yaitu: peningkatan kapasitas penelitian, pembangunan kampus dan infrastruktur, pencarian bakat, dan pengembangan tenaga pengajar dan kerja sama internasional. Di dalam pendanaan pemerintah pusat, 25 persen diinvestasikan untuk pengembangan tenaga pengajar, 60 persen untuk peningkatan kapasitas penelitian, 5 persen pada belajar-mengajar di tingkat sarjana dan pascasarjana, 5 persen pada pengembangan kampus digital, dan 5 persen untuk kerja sama internasional.

Pendapatan dari penelitian merupakan sumber pendanaan lainnya bagi SJTU. Penelitian sebagian besar didukung agen pemerintah dan sektor industri untuk mengembangkan kapasitas penelitian universitas. Sejak perubahan pembagian beban biaya pada sektor pendidikan tinggi, diperkenalkanlah biaya kuliah. Saat ini biaya kuliah proporsinya besar bagi total pendapatan universitas. Sumbangan dan sumber-sumber dukungan swasta lainnya juga semakin meningkat sebagai sumber pemasukan universitas. Banyak bangunan baru milik SJTU dibiayai dengan sumbangan dari alumni atau orang terkenal. Kemudian, perusahaan swasta Beijing Zizhu Pharmaceutical Co. Ltd telah menawarkan universitas dukungan dana sejumlah Y1 miliar. Jumlah ini merupakan yang sumbangan untuk universitas dari bisnis swasta tunggal terbesar di Cina.

Membangun Universitas Kelas Dunia di Cina: Universitas Shanghai Jiao Tong 55

Total anggaran SJTU telah berjumlah empat kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Untuk satu tahun biasa, pemasukan SJTU terdiri atas 20 persen pendanaan rutin dari pemerintah, 20 persen merupakan pendanaan khusus dari inisiatif pemerintah, seperti 985 Project dan Proyek 211, 30 persen berasal dari pendapatan penelitian, 20 persen dari biaya kuliah para mahasiswa, dan 10 persen berasal dari sumber-sumber lain, termasuk sumbangan dan pendapatan dari badan usaha milik universitas.

Kesimpulan

Membangun universitas riset oleh siapa pun dan di negara mana pun merupakan usaha keras yang menguras pemikiran dan menghabiskan banyak waktu sekaligus sumber daya (Shi 2009). Tidak ada formula universal untuk membangun universitas seperti ini (Salmi 2009). SJTU telah memutar kondisi-kondisi yang mereka alami menjadi kesempatan untuk mendirikan sebuah universitas riset dengan standar internasional dan telah membuat banyak kemajuan di banyak aspek.

Universitas telah mengubah gaya manajemennya dari administrasi tradisional menjadi manajemen strategis. Modifikasi ini telah membuat SJTU membayangkan masa depan yang paling bermanfaat untuk membuat visi dari misi dan tujuan yang jelas serta kemudian mendesain serangkaian prosedur sebagai cetak biru bagi kegiatan sehari-harinya. Universitas memperhitungkan lingkungan eksternal sekaligus kemampuan organisasional SJTU, tujuan umumnya, dan arah pengembangan, serta mengintegrasikan bermacam kegiatan manajemen, seperti evaluasi jangka menengah dan jangka panjang pada sekolah-sekolah dan jurusan, diversifikasi sumber finansial, dan kebijakan ketenagakerjaan yang inovatif.

Fokus pengembangan SJTU telah bergeser dari sebelumnya standar domestik menuju standar internasional dan dari kompetisi domestik menjadi kompetisi internasional. Mengetahui adanya kesenjangan antara SJTU dengan universitas elit internasional, SJTU mendorong sekolah-sekolah dan jurusannya untuk menguji acukan penampilan mereka dengan pesaing internasional mereka, mengevaluasi penampilan mereka menggunakan indikator dan standar internasional, mendorong penelitian untuk terlibat dalam dunia akademis internasional, dan merekrut secara global tenaga pengajar dengan tenaga yang direkomendasikan secara internasional untuk meningkatkan sumber daya manusianya. Taktik-taktik ini membuat SJTU mampu memeriksa perbedaan yang ada dengan universitas riset lainnya dan untuk menentukan target yang jelas dalam rangka menutup kesenjangan yang ada.

Penekanan pada pengembangan SJTU telah berubah dari sebelumnya berorientasi kuantitas menjadi berorientasi kualitas dan dari pembangunan infrastruktur menjadi peningkatan belajar mengajar dan penelitian. Contohnya,

SJTU saat ini mendorong dan menghadiahi para pengajar dan mahasiswa yang makalah berkualitasnya diterbitkan di jurnal internasional terkemuka di bidangnya, di mana sebelumnya universitas mendorong dan menghadiahi mereka berdasarkan jumlah makalah yang diterbitkan di publikasi internasional.

Di luar kemajuan yang ada, keinginan SJTU untuk lebih berkembang dan untuk mencapai tujuannya menjadi universitas riset merupakan jalan yang masih panjang. SJTU harus fokus dalam menegakkan visi global jangka panjang mereka tentang universitas riset kelas dunia yang didukung oleh tujuan-tujuan spesifik jangka pendek, kebutuhan-kebutuhan, dan berbagai sudut pandang. Tantangan yang lain adalah mengubah budaya organisasi SJTU menjadi budaya berkualitas yang tidak hanya berorientasi pada pendekatan peringkat dan indikator. Walaupun mencapai peringkat tertentu memang disebutkan dalam visi universitas, pengembangan perlu fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pelayanan.

Catatan

1. Sembilan universitas terbaik ini dipilih pada tahap awal 985 Project, yaitu Universitas Fudan, Institut Teknologi Harbin, Universitas Nanjing, Universitas Peking, SJTU, Universitas Tsinghua, Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China, Universitas Xi’an Jaiotong, dan Universitas Zhejiang.

2. Makalah yang ditulis dan diterbitkan secara internasional oleh para pengajar dan mahasiswa dari sembilan universitas ini jumlah rata-rata yang terindeks di Pusat Data Ilmiah Thomson (Thomson Scientific Database—TSD) meningkat menjadi 2.400 pada tahun 2008, 10 kali lebih besar dari jumlah pada tahun 1999. Penampilan para pengajar dan mahasiswa juga meningkat secara signifikan dalam hal peneliti yang dikutip dan makalah yang diterbitkan di Nature and Science.

3. Sebagai contoh, menurut Academic Rangking of World Universities (SJTU 2008), jumlah universitas Cina yang masuk rangking 300 dunia meningkat dari 0 pada tahun 2006 menjadi 6 pada tahun 2008, dan jumlah universitas Cina yang masuk rangking 500 dunia meningkat dari 4 menjadi 18 pada periode yang sama. 4. Jurnal-jurnal ini diindeks oleh Social Science Citation Index, Science Citation

Index-expanded, dan Arts & Humanities Citation Index.

5. Sebagian besar sekretaris Partai dalam praktiknya terlibat langsung dalam manajemen harian dan administrasi universitas. Di beberapa kasus, mereka bertindak seperti wakil presiden.

6. Sistem pendaftaran tempat tinggal adalah sistem perizinan domisili. Setiap orang harus didaftar sebagai penghuni kota atau desa. Melalui sistem pendaftaran ini, mereka memiliki akses untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan

7. Menurut dokumen dan informasi SJTU, jurusan-jurusan unggulan mereka adalah: teknik, ilmu biologi, ekonomi, dan manajemen; ilmu sains dasar mereka adalah ilmu alam dan jurusan-jurusan tambahan, termasuk hukum, pertanian, ilmu sosial, dan kemanusiaan. Jurusan ilmu sosial dan kemanusiaan dianggap masih berpenampilan

Membangun Universitas Kelas Dunia di Cina: Universitas Shanghai Jiao Tong 57

kurang baik dalam pengembangan disiplin bidang ilmu di SJTU; tetapi jurusan-jurusan ini memainkan peranan penting dalam pengembangan SJTU untuk menjadi universitas riset kelas dunia.

Referensi

Dobbins, Craig. n.d. “Strategic Planning: External Environment Scanning.” Center for Food and Agricultural Business, Purdue University, West Lafayette, IN. http://www. agecon.purdue.edu/extension/sbpcp/resources/exscan.pdf. Diakses pada 5 Maret 2010.

Dong, S. X. 2008. “The New Decision-making Department for Academic issues: The First Academic Committee Founded” [dalam bahasa Cina]. SJTU News. http://www.sjtu. edu.cn/news/shownews.php?id=18873. Diakses pada 1 September 2009.

Du, X. 2008. “Training Talent of Excellence with SJTU Characteristics” [dalam bahasa Cina]. SJTU E-Journal 3. http://sjtu.cuepa.cn/show_more.php?doc_id=120991. Diakses pada 1 September 2009.

Keller, George. 2006 “Higher Education Management: Challenges and Strategies” dalam International Handbook of Higher Education, ed. James F. Forest dan Phillip G. Altbach, 229–42. Dordrecht, Belanda: Springer.

Lauder, Hugh, Phillip Brown, dan David Ashton. 2008. “Education, Globalization and the Future of the Knowledge Economy.” European Educational Research Journal 7 (2): 131–56.

Li, J., S. X. Liu, P. Chen, dan H. Y. Huang. 2005. “Strategic Development of Higher Education” [dalam bahasa Cina] Education Development and Research 3: 94–96. Li, W. 2007 “ A Discussion on Power Organization in Chinese Higher Education” [dalam

bahasa Cina] tesis master, Shanxi Normal University, Xi’an Cina.

Liu, Nian Cai. 2009. Building Up World-Class Universities: A Comparison. Hiroshima, Jepang: Research Institute for Higher Education, Hiroshima University.

Liu, N. C. L. Liu, Y. Cheng, dan T.T. Wan. 2003. “985 Project Narrows Down the Gap Between Chinese Top Universities and Othe World-Class Universities” [dalam bahasa Cina] Chinese Higher Education 17:22–24.

Liu, N.C., J. Yang, Y. Wu, dan Y. Cheng. 2008. “ Medium and Long-Term Performance Evaluation: The Case of Shanghai Jiao Tong University” [dalam bahasa Cina]. Vol.1. Dari Case Studies on Chinese Higher Education, ed. X.J. Liu. Wuhan, Cina: Huazhong University of Science and Technology Press.

Liu, R.J. 2010. “The Study about Living Environment and State of Overseas Returnees in Chinese Universities” [dalam bahasa Cina]. Tesis master, Shanghai Jiao Tong University, Shanghai.

Ma, D.X. 2005. “Promoting Talent Training through University-Industry Research Collaboration” [dalam bahasa Cina]. Wenhui Newspaper, 20 Desember. http://gfb. sjtu.edu.cn/yjcg_read.jsp?id=47&page=1. Diakses pada 1 September 2009. Ma, R.S dan Z.F. Chen. 2005. “The Influence of Habitual Thinking in the Way of Liberal

Arts Education in Science and Engineering Institutions” [dalam bahasa Cina]. Journal of Henan Vocation-Technical Teachers College 2: 17–18.

Ministrial Office of 211 Project, Cina. 2007. Report on 211 Project 1995–2005. Beijing: Higher Education Press.

Ministry of Education. 1998. “The Action Plan for Education Revitalization for the 21st

Century” [dalam bahasa Cina]. Kementerian Pendidikan, Beijing. http://www.moe. gov.cn/edoas/website18/level3.jsp?tablename=208&infoid=3337. Diakses pada 1 Juli 2009.

_______. 2008. “985 Project” [dalam bahasa Cina]. Kementerian Pendidikan, Beijing. http://www.moe.gov.cn/edoas/website18/level3.jsp?tablename=1476&infoid=1223 534999341199. Diakses pada 1 Juli 2009.

Salmi, Jamil. 2009. The Challenge of Establishing World-Class Universities. Washington, DC: World Bank.

Schwab, Klaus, ed. 2009. The Global Competitiveness Report 2009–2010. Jenewa: World Economic Forum.

Shen, C., P.P. Li, W.D. Shi, dan R.G. Liu. 2009. “The Application of Contingency Theory in the Collaborative Education of Graduate Students among Government, Business, University and Institutes” [dalam bahasa Cina]. Journal of Jiangsu University (Edisi Ilmu Sosial) 11 (2): 83–86.

Shi, Jing Huan. 2009. “Combining Vision, Mission and Action: Tsinghua’s Experience in Building a World-Class University”. Dalam The World-Class University as Part of a New Higher Education Paradigm: From Institutional Qualities to Systemic Excellence, ed. Jan Sadlack dan Nian Cai Liu, 307–24. Bukares Rumania: UNESCO-European Centre for Higher Education.

SJTU. 2006. “Guidelines for Scientific Achievments Rewarding and Intellectual Property Management” SJTU, Shanghai. http://me.sjtu.edu.cn/bszn_kygl.asp?lanmu=bszn& name=%E7%A7%91%E7%A0%94%E7%AE%A1%E7%90%86. Diakses pada 1 September 2009.

_______. 2007. “Regulations on Adopting Bilingual Education Approach in Teaching and Learning” SJTU, Shanghai. http://cc.sjtu.edu.cn/Able.Acc2.Web/Page_ TeachFileDownload.aspx?ID=38. Diakses pada 1 September 2009.

_______. 2008. Academic Ranking of World Universities [dalam bahasa Cina]. http:// www.arwu.org/ranking(ch).htm. Diakses pada 1 September 2009.

_______. 2009. “Ten Years on: Development of SJTU.” Manuskrip yang tidak diterbitkan, SJTU, Shanghai.

_______. 2010. “Improving Higher-Level Faculty” [dalam bahasa Cina]. Internal report, SJTU, Shanghai.

SJTU Educational Affairs Office. 2007. “IAESTE Scholarship for Overseas Internship.” SJTU Educational Affairs Office, SJTU, Shanghai. http://jwc.sjtu.edu.cn/article. asp?id=609. Diakses pada 1 September 2009.

_______. 2009. “Study Tour for Undergraduate Students.” SJTU Educational Affairs Office, SJTU, Shanghai. http://www.jwc.sjtu.edu.cn/toplistb.asp?id=221. Diakses pada 1 September 2009.

Sekolah Pascasarjana SJTU 2007. “Financial Support for Doctoral Students Study Tour.” Sekolah Pascasarjana SJTU, SJTU, Shanghai http://www.gs.sjtu.edu.cn/home.ahtml. Diakses pada 1 September 2009.

Tim untuk GEE SJTU 2006. “Global Engineering Excellence Study-SJTU Report” [dalam bahasa Cina]. Team for GEE SJTU, SJTU, Shanghai

Membangun Universitas Kelas Dunia di Cina: Universitas Shanghai Jiao Tong 59

Tong, X. 2008. “Strategic Management in Chinese Higher Education: The Case Study of SJTU” [dalam bahasa Cina]. Journal of Technology College Education 27 (5): 40-42.

Wang, Y.J. “Expanding the Higher Education System and Building World-Class Universities: China’s Response to Globalization and the Knowledge Economy.” European Educational Research Journal 7 (2): 147–53.

Xi, Y.M. 2005. “University Governance Facing Challenges and Its Possible Improvement” [dalam bahasa Cina]. Xi’an Jiao Tong University Journal (Ilmu Sosial) 3.

Xiong, B.Q. 2004. “SJTU Global Recruitment for Professorship” [dalam bahasa Cina]. SJTU News. http://www.sjtu.edu.cn/news/shownews.php?id=491. Diakses pada 1 September 2009.

Yang, J., Y.Y. Jiang, J.P. Zhang dan W. Liu. 2008. “The Development of Internationalization in SJTU.” Internal Report, Graduate School of Education, SJTU, Shanghai. Zhang, Y.B. 2008. “Employment and Talent Training Reform” [dalam bahasa Cina].

Research on Human Resources in Chinese Higher Education 3: 35-37.

Zhao, W.H. dan Q.L. Zhou. 2006. “The Meanings and Values of Vision and Mission in Higher Education Strategic Management” [dalam bahasa Cina]. Education Development and Research 3: 61–64.

Zheng, M. 2008. “SJTU Ranks Third in China in SCI Publications” [dalam bahasa Cina]. SJTU News. http://www.sjtu.edu.cn/news/shownews.php?id=19049. Diakses pada 1 September 2009.

Zhou, L. 2001. “Strategic Development of Multicampus Universities: A Comparative Study”. [dalam bahasa Cina]. Journal of Higher Education 22 (2): 61–64

61

BAB 3

Dalam dokumen The Road to Academic Excellence (Halaman 76-83)