• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendanaan Penelitian

Dalam dokumen The Road to Academic Excellence (Halaman 113-121)

Jika Hong Kong SAR, Cina, belum bergerak menuju inovasi dalam pendanaan kompetitif, akan terjadi kekurangan energi dalam sistem dan kekurangan daya untuk landasan untuk sebuah universitas baru agar memiliki kemunculan yang menarik perhatian dalam sistem yang besar. Dalam kerangka kerja tersebut, juga terdapat elemen kerja sama yang telah terpasang. Hibah penelitian yang

kompetitif dikelola oleh Dewan Hibah Penelitian Hong Kong (Research Grant Council of Hong Kong). Hibah penelitian ini, walaupun tidak dalam skala yang kompatibel dengan yang diterima universitas besar di Amerika Serikat, telah bergerak menuju hasil yang efektif dalam hal produktivitas penelitian. Contohnya pada tahun 2002, satu dekade dalam pengembangan HKUST, satu bagian (kurang dari 15 persen) dari hibah ini dialokasikan langsung ke HKUST dan universitas lainnya untuk mendukung proyek penelitian skala kecil. HKUST mengelola hibah ini melalui kompetisi internal. Tetapi, bagian terbesar (lebih dari 80 persen) dialokasikan untuk penawaran dari individu dan kelompok staf pengajar dari seluruh universitas. Sisa bagian (sekitar 5 persen) ditekankan pada kerja sama antarlembaga dan disiplin ilmu—“dialokasikan untuk merespons tawaran/permintaan dari lembaga untuk fasilitas/penelitian penelitian besar atau koleksi perpustakaan untuk mendukung kerja sama penelitian antara dua atau lebih lembaga atau kelompok aktivitas penelitian yang beroperasi lintas disiplin ilmu dan atau lintas batas normal kelembagaan (UGC 2002b). HKUST telah mendirikan proyek kerja sama di universitas lainnya di Hong Kong SAR, Cina. Proyek-proyek ini meliputi sejumlah area, termasuk Pengembangan dan Penelitian Lanjutan tentang Obat-obatan Cina (dengan Universitas Cina Hong Kong), Institut Teknologi Molekular untuk Penemuan dan Sintesis Obat-obatan (dengan Universitas Hong Kong), Pusat Teknologi Inovasi dan Penelitian Lingkungan Kelautan (dengan Universitas Kota Hong Kong), Penelitian Pengembangan Genomika dan Kerangka (dengan Universitas Hong Kong), dan Kontrol Influenza Pandemik dan Inter-Pandemik (dengan Universitas Hong Kong). Bagaimanapun, kadar kerja sama dapat menurun di beberapa bidang, dikarenakan skema ini merupakan inisiatif top-down dari University Grants Committee.

Kompetitifnya penawaran Research Grant Council of Hong Kong terjadi dengan dasar evaluasi yang dilakukan oleh juri spesialis akademis di Hong Kong SAR, Cina, dan luar negeri. Penilaian luar negeri, walaupun mahal dalam skala besar, adalah krusial karena terbatasnya jumlah penilai dalam bidang tertentu di Hong Kong SAR, Cina. Faktor lain yang membedakan HKUST dengan universitas lain adalah selama tahap awal pembangunan, banyak ilmuwan mereka telah berpengalaman hibah penelitian yang besar dari penunjukan akademis mereka sebelumnya di universitas Amerika Serikat.

Alhasil, faktor krusial yang dipelajari dari kasus ini menggambarkan bahwa tujuan harus merupakan satu visi bersama. Presiden pendiri HKUST mengumpulkan faktor-faktor krusial ini: (a) visi-visi bersama, misi yang jelas, semangat; (b) tujuan—preferensi regional, penempatan nasional, dampak global terhadap beberapa spesialisasi; (c) fokus—pemilihan bidang dan spesialisasi, fokus pada sumber daya; (d) tata pemerintahan—organisasi dan sistem; (e) adaptasi—internasionalisasi tanpa menyerang dua tradisi; (f) hati—otak, otot, semangat, pikiran, kekuatan; dan (g) jiwa—pengajar sebagai jiwa universitas,

Kebangkitan Universitas-universitas Riset: Hong Kong University of Science and Technology 93

tujuan bersama, dan usaha tidak mengenal lelah. Dalam formula ini, tujuannya adalah untuk menjadi universitas favorit di tingkat regional, dengan penempatan nasional dan berdampak global dalam spesialisasi penelitian akademik tertentu. Fokus harus pada bidang dan spesialisasi yang dipilih agar efisien dalam menggunakan sumber daya. Tata pemerintahan perlu mendukung sebuah organisasi dan sistem yang inovatif juga unik, meningkatkan rasa memiliki di antara staf pengajar, melindungi atmosfer penelitian, dan bersifat internasional tanpa menyerang tradisi lokal dan nasional. Akhirnya, jantung universitas riset adalah selalu pada para pengajar yang tidak hanya berbakat, tetapi juga bertujuan sama, memiliki semangat proaktif, dan bekerja tanpa lelah.

HKUST memfasilitasi pembuatan sebuah komunitas ilmuwan yang sehat yang berdampingan dengan tataran global dan reformis Cina. Dalam hal ini, HKUST mengindentifikasi sebuah ceruk dalam sistem Hong Kong—dengan mendirikan sebuah universitas internasional baru dan memproyeksikan visinya jauh ke depan sistem tersebut dan menuju Cina daratan—khususnya ditandai dengan direncanakannya Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Selatan di perbatasan dengan Zona Ekonomi Khusus Shenzhen (Zona Ekonomi Khusus Shenzhen—ZEKS).

HKUST menemukan ceruk tidak hanya dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga dalam menyampaikan budaya universitas yang fokus pada riset, dan mereka mengapsulasi ceruk tersebut menjadi visi kelembagaan yang menekankan pada keunikan kewirausahaannya. Faktor utama yang melandasi kesuksesannya adalah rekrutmen penting dari dua generasi ilmuwan Cina yang berasal dari luar negeri. Dengan mempersiapkan mereka dan pengajar lokal, serta internasional dengan kesempatan bersejarah dan lingkungan kerja yang ilmiah dengan sumber daya yang mencukupi, HKUST mempertahankan kreasi berupa komunitas ilmiah yang kuat.

Strategi pembangunan dua-jalur di Hong Kong cukup kuat untuk menyediakan HKUST dengan otonomi untuk melanjutkan keunikannya walaupun selama resesi ekonomi. Saat konsolidasi HKUST dengan salah satu universitas terbaik lainnya dipertimbangkan, inisiatif tersebut langsung ditentang oleh para pengajar, anggota staf, mahasiswa, dan alumni HKUST serta akhirnya ditangguhkan. HKUST berhasil membedakan dirinya dari lembaga lokal lainnya dalam sistem yang sebagian besar mendapatkan pendanaan dari pemerintah yang menjamin otonomi yang tinggi untuk inovasi.

Catatan

1. Pada tahun 1900, US$50 juta sama dengan US$3 miliar pada tahun 2000.

2. Presiden pertam HKUST, Woo Chia-Wei, telah berpengaruh saat beliau menjabat sebagai post-doktoral bidang fisika di Universitas California, San Diego dan 11 tahun kemudian sebagai rektornya, saat itu mahasiswa Revelle College mensyaratkan

mahasiswa sains dan teknologi untuk mengambil kerja pendidikan mereka di bidang kemanusiaan dan ilmu sosial.

3. Pemerintah akhirnya mendukung pendirian terminal cyber, disusun pada tahun 1999 dan mencontoh Silicon Valley, gagal sebagaimana gelembung saham teknologi akhirnya mengempis. Terminal cyber terlihat seperti pembangunan real estat canggih dibandingkan sebuah latar di mana perusahaan teknologi akan menjadi pendorong lompatan Hong Kong SAR, Cina, menuju abad ke-21.

4. Dikarenakan kejadian Lapangan Tiannanmen, beberapa akademisi Cina daratan yang belajar di luar negeri pada saat itu memperoleh kewarganegaraan otomatis dari Amerika Serikat, dan beberapa di antaranya kemudian mencari pekerjaan di akademi di Hong Kong. Meskipun demikian, sebagian besar lingkar pertama pemimpin akademisi senior yang direkrut HKUST dari Amerika Serikat pada awalnya belajar di Cina Taiwan.

5. Universitas-universitas ini meliputi Universitas Cina Hong Kong, Universitas Kota Hong Kong, Universitas Baptis Hong Kong, Universitas Politeknik Hong Kong, Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong, Universitas Lingnan, dan Universitas Hong Kong. Satu-satunya pengecualian adalah keputusan terbaru untuk memberikan status universitas kepada Perguruan Shue Yan, universitas swasta pertama di Hong Kong. Universitas Terbuka Hong Kong tidak dimasukkan karena awalnya didanai oleh pemerintah sebelum berubah menjadi tipe yang membiayai diri sendiri. 6. Dulu, Universitas Cina Hong Kong juga berkarakter Amerika dalam beberapa aspek

karena adanya warisan dari misionaris Amerika Serikat, kurikulum empat tahun, dan tingginya proporsi staf akademis dengan gelar dari universitas Amerika Serikat. Tetapi, mereka didirikan saat pemerintah kolonial dalam posisi dominan, lain halnya dengan HKUST yang didirikan pada akhir masa pemerintahan kolonial di mana kekuasaan lebih terbuka terhadap pertanyaan.

7. Data a, b, c, dan d berasal dari ARWU di Shanghai. Kategori peringkat untuk ilmu sosial (e) merupakan hasil dari metodologi pemeringkatan Shanghai di mana distribusi data untuk bermacam indikator digunakan untuk memeriksa apakah ada efek distorsi yang signifikan dan teknik statistik digunakan untuk menyesuaikan indikator. Lihat http://www.arwu.org/ juga http://www.arwu.org/fieldSOC2010.jsp.

8. Presiden Paul Ching-Wu Chu memimpin HKUST sejak awal tahun 2001 hingga Agustus 2009.

9. Jumlah pengajar dan mahasiswa meningkat secara proporsional, tetapi rencana tahap ke tiga ekspansi tidak sesuai harapan, membuat jumlah pengajar berada di bawah jumlah ekspansi.

10. Lihat Deklarasi Bersama antara Pemerintah Inggris dengan Pemerintah Cina pada pertanyaan tentang Hong Kong, Desember 1984, Kementerian Luar Negeri Cina. http://www.fmprc.gov.cn/eng/ljzg/3566/t25956.htm.

11 . Klub Joki Hong Kong adalah pembayar pajak tunggal terbesar di Hong Kong SAR, Cina—HK$ 12,976 juta (US$ 1,666 juta) pada tahun 2008–2009 atau sekitar 6,8 persen dari keseluruhan pajak yang dikumpulkan oleh Departemen Pendapatan Negara (Inland Revenue Department) milik pemerintah. (Pada tahun 1997, kata “Royal” telah dihapus dari nama klub tersebut). Ciri unik dari klub tersebut adalah klub tersebut merupakan model bisnis nonprofit di mana surplus yang mereka

Kebangkitan Universitas-universitas Riset: Hong Kong University of Science and Technology 95

dapatkan disumbangkan dalam kegiatan amal. Selama dekade sebelumnya, klub tersebut telah menyumbangkan rata-rata HK$ 1 miliar (US$ 0,13 miliar) (rata-rata efektif bulan Januari). Setiap tahun kepada ratusan kegiatan amal dan proyek komunitas, seperti HKUST. Klub tersebut berperingkat setingkat dengan Rockefeller Foundation sebagai penyumbang terbesar dunia. Mereka juga mempekerjakan jumlah pekerja yang terbesar di Hong Kong SAR, Cina, dengan 5300 pekerja penuh waktu dan 21000 pekerja paruh waktu.

12. Satu-satunya pengecualian adalah untuk mahasiswa yang bidang studinya adalah bahasa dan sastra Cina. Bahasa keseharian kampus bergerak dari bilingual (bahasa Inggris dan Kanton) menjadi trilingual karena meningkatnya jumlah mahasiswa dari Cina daratan sekaligus bangkitnya popularitas bahasa Mandarin di level internasional.

13. Sangat berguna untuk mencatat bahwa total gambaran skema perencanaan staf, tanpa fakultas kemanusiaan dan ilmu sosial adalah 525, padahal gambaran untuk jumlah semua staf akademis hanya 483 pada tahun 2009 (lihat Tabel 3.2). 14. Sejak saat itu, pendapatan para pengajar telah dikurangi lebih dari satu kali karena

tekanan pasar dan resesi ekonomi.

15. Informasi tentang struktur tata pemerintahan HKUST diperoleh dari detail regulasi yang ditemukan kalender universitas dan direplika di situs jaringan HKUST http:// www.ust.hk/.

16. Terdiri dari satu ketua langsung dan dua honorer, delapan anggota ex officio, dan sampai dengan 44 anggota yang ditunjuk, ditambah maksimal 100 anggota honorer. Saat ini anggota yang ditunjuk termasuk 40 pemimpin bisnis dan komunitas yang ditunjuk oleh dewan atau kanselir (pemimpin eksekutif pemerintah Hong Kong SAR, Cina), sebagai tambahan untuk empat perwakilan dari senat universitas ditunjuk oleh dewan tersebut. Anggota menjabat tiga tahun sejak tanggal penunjukan dan dapat ditunjuk kembali.

17. Jumlah ini dikonversi menggunakan kurs yang berlaku pada 1 Juni 2008. 18. Jumlah ini dikonversi menggunakan kurs yang berlaku pada 1 Juni 2008.

Referensi

Altbach, Philip G. 2003. “The Cost and Benefits of World-Class Universities”. International Higher Education 33 (6): 5–8.

Altbach, Philip G., dan George Balán. 2007. World Class Worldwide: Transforming Research Universities in Asia and Latin America. Baltimore: Johns Hopkins University Press.

Chin, Roland. 2009. Personal interview, HKUST, Hong Kong SAR, Cina, 28 Oktober. Chung, Sze-Yuen.2001. Hong Kong’s Journey to Reunification. Hong Kong, SAR Cina:

Chinese University of Hong Kong Press.

Course, Sally.2001. HKUST Soars: The First Decade. Hong Kong SAR, Cina: Office of University Development and Public Affairs and the Publishing Technology Center, Hong Kong University of Science and Technology .

Ding, Xueliang. 2004. On University Reform and Development. Beijing: Peking University Press.

Science and Technology. Hong Kong: Office of Public Affairs, Hong Kong University of Science and Technology.

HKUST (Hong Kong University of Science and Technology). 2010a. “Knowledeg Transfer Annual Report 2009–10.” Laporan kepada Komite Hibah Universitas, HKUST, Hong Kong SAR, Cina. http://www.ugc.edu.hk/eng/doc/ugc/activity/kt/HKUST.pdf. Diakses pada 10 November 2010.

_______. 2010b. “Mission and Vision”. HKUST, Hong Kong SAR Cina. http://www.ust. hk/eng/about/mission_vision.htm. Diakses pada 23 Agustus 2010.

_______. 2010c. “Our Mission”. Postgraduate Programs, HKUST, Hong Kong SAR, Cina. http://publish.ust.hk/pgstudies/.

_______. 2010d. “Rankings and Awards.” HKUST, Hong Kong SAR, Cina. http://www. ust.hk/eng/about/ranking.htm. Diakses pada 23 Agustus 2010.

_______. 2010e. “Strategy”. HKUST, Hong Kong SAR, Cina. http://www.ust.hk/strategy/ e_2.html.

HKUST R and D Corporation Ltd. 2010. “Policy and Procedures”. HKUST, Hong Kong SAR, Cina. http://rdc.ust.hk/eng/policy.html. Diakses pada 10 Juni 2011.

Ji, Shuoming. 2009. “Taking Aim at Hong Kong’s Science and Technology: Fuse China with International Power”. International China Weekly (Mei 24): 24–31.

Kung, Shain-Dow. 2002. My Ten Years at Hong Kong University of Science and Technology. Hong Kong SAR, Cina: Hong Kong Joint Publishing Company.

Liu, Amy, dan David Zweig. 2010. “Training a New Generation of Mainland Students: Role of Hong Kong”. Makalah yang disiapkan untuk diajukan kepada Asian Survey. http://www.cctr.ust.hk/about/pdf/David_CV_2010.pdf.

Postiglione, Gerard A. 2008. “Transformations in Transnational Higher Education”. Journal of Higher Education 29 (Oktober): 21–31.

_______. 2009. “Community Colleges in China’s Two Systems”. Dalam Community College Model: Globalization and Higher Education Reform, ed. Rosalind latiner Raby dan Edward J. Valeau, 157–71. Amsterdam: Springer.

Salmi, Jamil. 2009. The Challenge of establishing World-Class Universities. Washington, DC: World Bank.

So, Alvin dan Ming K. Chan. 2002. Crisis and Transformation in China’s Hong Kong. New York: M.E. Sharpe.

Times Higher Education Suplement. 2008. http://www.topuniversities.com/ worlduniversityrankings/result/2008/overall_rankings/fullrankings/

UGC. 1996. Higher Education in Hong Kong: A Report by University Grants Committee. Hong Kong: UGC. http://www.ugc.hk/eng/ugc/publication/report/hevw/ugcreport. htm.

_______. 1999. Higher Education in Hong Kong: A Report by the University Grants Committee: Suplement. Hong Kong: UGC. http://www.ugc.hk/eng/ugc/report/ hervw_s/content.htm.

_______. 2000. Facts and Figure. Hong Kong, SAR Cina: UGC.

_______. 2002a. Higher Education in Hong Kong: Report of the University Grants Committee, laporan untuk UGC dipersiapkan oleh Stewart R. Sutherland. Hong Kong SAR Cina: UGC. http://www.ugc.edu.hk/eng/ugc/publication/report/her/her.htm. _______. 2002b. “Overview”. UGC, Hong Kong SAR, Cina. http://www.ugc.edu.hk/

Kebangkitan Universitas-universitas Riset: Hong Kong University of Science and Technology 97

english/documents/figures/eng/overview2.html. Diakses pada 10 November 2010. _______. 2004a. “Hong Kong Higher Education: To Make a Difference, To Move with

the Times”. UGC, Hong Kong SAR, Cina.

_______. 2004b. “Integration Matters”. UGC, Hong Kong SAR, Cina. http://www.ugc. edu.hk/eng/doc/ugc/publication/report/report_integration_matters_e.pdf.

_______. 2008. “Role Statements of UGC-funded Institutions, Annex IV”. UGC, Hong Kong SAR Cina. http://www.ugc.edu.hk/english /documents/figures/pdf/A4_eng.pdf. Diakses 23 Agustus 2010.

_______. 2010a. “Statistics”. UGC, Hong Kong SAR, Cina. http://cdcf.ugc.edu.hk/cdcf/ ststIndex.do. Diakses 23 Agustus 2010.

_______. 2010b. “UGC Policy”. UGC, Hong Kong SAR, Cina. http://www.ugc.edu.hk/ eng/ugc/policy/policy.htm.

Walker, Anthony. 1994. Building the Future: The Controversial Construction of the Campus of the Hong Kong University of Science and Technology. Hong Kong: Longman.

Wong, Yuk Shan. 2010. Personal Interview, University of Hong Kong. Hong Kong SAR, Cina, 21 Desember.

Woo, Chia-Wei. 2206. Jointly Creating the Hong Kong University of Science and Technology. Hong Kong SAR, Cina: Commercial Press.

Zakaria, Fareed. 2009. The Post-American World: And the Rise of the Rest. London: Penguin.

99

BAB 4

Universitas Riset Kelas Dunia

Dalam dokumen The Road to Academic Excellence (Halaman 113-121)