DAFTAR PUSTAKA
E )DAFTAR DIAGNOSA KEPERAWATAN e. Harga diri rendah
f. Koping individu tidak efektif g. Isolasi sosial
Harga Diri Rendah
Rencana Keperawatan
No Diagnosa Tujuan Rencana Tindakan
Partisipan 1 Partisipan 2 1. Harga diri rendah a) Partisipan mampu membina hubungan saling percaya b) Partisipan dapat mengidentifik asikemampua n dan aspek positif yang dimiliki c) Partisipan dapat memilih kegiatan sesuai dengan kemampuan. Pasien dapat melatih kegiatan yang dipilih d) Partisipan mampu melakukan kegiatan yang dilakukan pertama e) Partisipan
Strategi Pelaksana 1 (Menilai kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.
a) Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien.
b) Mengidentikasi memilih / menetapkan kemampuan yang akan dilatih pasien.
c) Melatih kemampuan yang sudah dipilih pasien yakni merapikan tempat tidur.
d) Masukan dalam jadwal kegiatan harian.
Strategi Pelaksana 1 (Menilai kemampuan dan aspek positif yang dimiliki.
a) Mengidentifikasi kemampuan positif yang dimiliki pasien b) Mengidentifikasi memilih /
menetapkan kemampuan yang akan dilatih
c) Melatih kemampuan yang sudah dipilih pasien yakni mencuci gelas
d) Masukan dalam jadwal kegiatan harian.
Strategi pelaksana 2 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas.
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur
b) Validasi kemampuan pasien mengenal kemampuan yang telah dilakukan, berikan pujian c) Latih cara kegiatan kemampuan
kedua dengan mencuci gelas d) Masukkan pada jadwal kegiatan
Strategi pelaksana 2 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki
b) Validasi kemampuan pasien mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian
c) Latih cara kegiatan kemampuan kedua dengan merapikan tempat tidur
mampu melakuan kegiatan yang dilakukan kedua. f) Partisipan mampu melakukan kegiatan ketiga g) Partisipan mampu melakukan kegiatan keempat harian harian
Strategi pelaksana 3 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas) a) Evaluasi Kemampuan dan
aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas.
b) Validasi kemampuan pasien mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian c) Latih cara kegiatan kemampuan
ketiga dengan menyapu lantai d) Masukkan pada jadwal kegiatan
harian
Strategi pelaksana 3 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas) a) Evaluasi Kemampuan dan aspek
positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas. b) Validasi kemampuan pasien
mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian
c) Latih cara kegiatan kemampuan ketiga dengan menyapu lantai d) Masukkan pada jadwal kegiatan
harian i) j) k) l) m) n) o)
Strategi pelaksana 4 (Melatih kegiatan kedua melap meja)
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas, menyapu lantai b) Validasi kemampuan pasien
mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian c) Latih cara kegiatan kemampuan
ketiga dengan melap meja d) Masukkan pada jadwal kegiatan
harian
Strategi pelaksana 4 ( Melatih kegiatan kedua melap meja)
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas, menyapu lantai b) Validasi kemampuan pasien
mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian
c) Latih cara kegiatan
kemampuan ketiga dengan melap meja
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
p) M a a) Keluarga mampu mengenal masalah isolasi sosial b) Keluarga mampu memutuskan untuk melakukan perawatan pada pasien isolasi social c) Keluarga mampu merawat pasien isolasi sosial dengan mengajarkan dan mendampingi pasien berinteraksi secara bertahap, berbicara saat melakukan kegiatan rumah tanga dan kegiatan social d) Keluarga mampu memodifikasi
Strategi pelaksanaan pertama yang dilakukan pada keluarga
a) Mengidentifikasi keluarga
memberikan pendidikan
kesehatan tentang tanda dan gejala harga diri rendah
b) Mengidentikasi memilih / menetapkan kemampuan yang akan dilatih pasien.
c) Masukan dalam jadwal kegiatan harian
Strategi pelaksanaan pertama yang dilakukan pada keluarga
a) Mengidentifikasi keluarga memberikan pendidikan kesehatan tentang tanda dan gejala harga diri rendah. b) Mengidentikasi memilih /
menetapkan kemampuan
yang akan dilatih pasien. c) Masukan dalam jadwal
kegiatan harian. Strategi pelaksanaan kedua yang
dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah
b) Validasi kemampuan keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah.
c) Latih cara keluarga menilai aspek positif yang dimiliki pasien.
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian
Strategi pelaksanaan kedua yang dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah b) Validasi kemampuan keluarga
tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah.
c) Latih cara keluarga menilai aspek positif yang dimiliki pasien.
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian
lingkungan yang kondusif agar pasien mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar e) Keluarga mampu mengenal tanda kekambuhan dan mencari pelayanan kesehatan
Strategi Pelaksanaan 3 keluarga
a) Evaluasi kemampuan
keluarga mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien b) Validasi kemampuan keluarga
melatih pasien berkenalan, berbicara saat melakukan kegiatan harian dan rumah tangga, berikan pujian
c) Jelaskan cara melatih pasien
bercakap-cakap dalam
melakukan kegiatan
d) Jelaskan cara melatih keluarga mendampingi pasien melakukan kegiatan
e) Anjurkan membantu pasien
sesuai jadwal dan
memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 3 keluarga a) Evaluasi kemampuan keluarga
mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien
b) Validasi kemampuan keluarga melatih pasien berkenalan, berbicara saat melakukan kegiatan harian dan rumah tangga, berikan pujian
c) Jelaskan cara melatih pasien
bercakap-cakap dalam
melakukan kegiatan
d) Jelaskan cara melatih keluarga
mendampingi pasien
melakukan kegiatan
e) Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian
Strategi pelaksanaan ketiga yang dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki. b) Validasi kemampuan keluarga
Strategi pelaksanaan ketiga yang dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki.
tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki.
c) Latih cara keluarga kegiatan
yang sesuai dengan
kemampuan partisipan
menyiram bunga
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian
tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki.
c) Latih cara keluarga kegiatan
yang sesuai dengan
kemampuan partisipan
menyiram bunga
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian
Strategi pelaksanaan keempat yang dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki, kemampuan yang dilakukan menyiram bunga
b) Validasi kemampuan keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki, kemampuan yang dilakukan menyiram bunga c) Latih cara keluarga kegiatan
yang sesuai dengan
kemampuan partisipan
mencuci piring dan
menjelaskan follow up ke
pelayanan kesehatan
Strategi pelaksanaan keempat yang dilakukan pada keluarga
a) Evaluasi keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki, kemampuan yang dilakukan menyiram bunga
b) Validasi kemampuan keluarga tentang pendidikan kesehatan tanda dan gejala harga diri rendah, aspek positif yang dimiliki, kemampuan yang dilakukan menyiram bunga c) Latih cara keluarga kegiatan
yang sesuai dengan
kemampuan partisipan mencuci piring dan menjelaskan follow up ke pelayanan kesehatan masyarakat, tanda kambuh
masyarakat, tanda kambuh beserta rujukan.
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian
beserta rujukan.
d) Masukan pada dalam jadwal buku harian 2. Koping individu tidak efektif a) Pasin mampu Mengidentifikas i pola koping yang tidak efektif b) Pasien mampu Mengungkapka n secara verbal tentang koping yang efektif. c) Pasien mampu mengidentifikas ipenurunan Stress. d) Pasien mampu terima tentang keadaannya.
Rencana tindakkan kepada koping individu tidak efektif.
a) Menganjurkan pasien untuk mengambarkan perubahan peran yang realities.
b) Gunakan pendekatan tenang dan menyakinkan
c) Menghindari pengambilan keputusan pada saat pasien berada dalam stress berat. d) Membantu pasien untuk
identifikasi strategi positif untuk mengatur pola nilai ang dimiliki. Membantu pasien untuk identifikasi bermacam – macam nilai kehidupan
e) Membantu pasien untuk identifikasi keutungan, kerugian dari keadaan.
Rencana tindakkan kepada koping individu tidak efektif.
a) Menganjurkan pasien untuk
mengambarkan perubahan
peran yang realities.
b) Gunakan pendekatan tenang dan menyakinkan
c) Menghindari pengambilan keputusan pada saat pasien berada dalam stress berat. d) Membantu pasien untuk
identifikasi strategi positif untuk mengatur pola nilai ang dimiliki. Membantu pasien untuk identifikasi bermacam – macam nilai kehidupan
e) Membantu pasien untuk identifikasi keutungan, kerugian dari keadaan.
3. Isolasi Sosial
a) Pasien mampu
Strategi Pelaksanaan 1 Partisipan a) Membina hubungan saling
percaya
Strategi Pelaksanaan 2 Partisipan a) Membina hubungan saling
membina hubungan saling percaya b) Pasien mampu menyadari isolasi social yang dialaminya c) Pasien mampu berinteraksi secara bertahap dengan anggota keluarga dan lingkungan sekitarnya. d) Pasien mampu berkomunika si saat melakukan kegiatan rumah tangga dan kegiatan sosial b) Identifikasi penyebab Isolasi social c) Keuntungan mempunyai teman dan kerugian mempunyai teman
d) Melatih cara berkenalan dengan orang lain secara bertahap.
e) Masukkan dalam jadwal kegiatan harian untuk latihan
b) Identifikasi penyebab Isolasi social
c) Keuntungan mempunyai teman dan kerugian mempunyai teman
d) Melatih cara berkenalan dengan orang lain secara bertahap.
e) Masukkan dalam jadwal kegiatan harian untuk latihan
Strategi Pelaksanaan 2 terhadap partisipan 1
a) Evaluasi penyebab isolasi sosial, keuntungan dan kerugian mempunyai teman b) Validasi kemampuan pasien
dalam berkenalan, beri pujian
c) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian (2-3 orang tetangga atau tamu)
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
Strategi Pelaksanaan 2 terhadap partisipan 2
a) Evaluasi penyebab isolasi sosial, keuntungan dan kerugian mempunyai teman
b) Validasi kemampuan pasien dalam berkenalan, beri pujian c) Latih cara berbicara saat
melakukan kegiatan harian (2-3 orang tetangga atau tamu) d) Masukkan pada jadwal kegiatan
harian
Strategi Pelaksanaan 3 pasien a) Evaluasi penyebab isolasi
Strategi Pelaksanaan 3 pasien
sosial, keuntungan dan kerugian
b) Validasi kemampuan
berkenalan dan bicara saat melakukan kegiatan harian, berikan pujian
c) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan (2 kegiatan baru dengan 3-4 orang)
d) Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan
sosial, keuntungan dan kerugian
b) Validasi kemampuan
berkenalan dan bicara saat melakukan kegiatan harian, berikan pujian
c) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan (2 kegiatan baru dengan 3-4 orang)
d) Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan
Strategi Pelaksanaan 4 pasien a) Mengevaluasi tanda dan
gejala isolasi sosial
b) Validasi kemampuan pasien dalam berkenalan dan bicara saat melakukan empat kegiatan harian, berikan pujian
c) Tanyakan perasaan saat melakukan kegiatan
d) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan social e) Masukkan pada jadwal
kegiatan harian
Strategi Pelaksanaan 4 pasien
a) Mengevaluasi tanda dan gejala isolasi sosial
b) Validasi kemampuan pasien dalam berkenalan dan bicara saat melakukan empat kegiatan harian, berikan pujian
c) Tanyakan perasaan saat melakukan kegiatan
d) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan social e) Masukkan pada jadwal
a) Keluarga mampu mengenal masalah isolasi social b) Keluarga mampu memutuskan untuk melakukan perawatan pada pasien isolasi social c) Keluarga mampu merawat pasien dengan isolasi sosial dengan mengajarkan dan mendampingi pasien berinteraksi secara bertahap d) Keluarga mampu memodifikasi lingkungan yang kondusif agar pasien
Strategi Pelaksanaan 1 keluarga a) Diskusikan masalah yang
dirasakan keluarga dalam merawat pasien
b) Jelaskan pengertian, tanda dan gejala, proses terjadinya isolasi social
c) Memberi kesempatan keluarga untuk memutuskan perawatan pasien.
d) Jelaskan cara merawat pasien isolasi social
e) Melatih dua cara merawat: berkenalan dan melakukan kegiatan harian
f) Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 1 keluarga a) Diskusikan masalah yang
dirasakan keluarga dalam merawat pasien
b) Jelaskan pengertian, tanda dan gejala, proses terjadinya isolasi social
c) Memberi kesempatan
keluarga untuk memutuskan perawatan pasien.
d) Jelaskan cara merawat pasien isolasi social
e) Melatih dua cara merawat: berkenalan dan melakukan kegiatan harian
f) Anjurkan membantu pasien
sesuai jadwal dan
memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 2 keluarga a) Evaluasi kemampuan keluarga
mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien
b) Validasi kemampuan keluarga melatih pasien berkenalan dan berbicara saat melakukan kegiatan, berikan pujian
c) Jelaskan kegiatan rumah tangga yang dapat melibatkan
Strategi Pelaksanaan 2 keluarga
a) Evaluasi kemampuan
keluarga mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien b) Validasi kemampuan keluarga
melatih pasien berkenalan dan berbicara saat melakukan kegiatan, berikan pujian c) Jelaskan kegiatan rumah
mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar e) Keluarga mampu mengenal tanda kekambuhan dan mencari pelayanan kesehatan pasien berbicara
d) Latih cara membimbing pasien berbicara
e) Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal
pasien berbicara
d) Latih cara membimbing pasien berbicara
e) Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal
Strategi Pelaksanaan 3 keluarga
a) Evaluasi kemampuan
keluarga mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien b) Validasi kemampuan keluarga
melatih pasien berkenalan, berbicara saat melakukan kegiatan harian dan rumah tangga, berikan pujian
c) Jelaskan cara melatih pasien
bercakap-cakap dalam
melakukan kegiatan
d) Jelaskan cara melatih keluarga mendampingi pasien melakukan kegiatan
e) Anjurkan membantu pasien
sesuai jadwal dan
memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 3 keluarga a) Evaluasi kemampuan keluarga
mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien
b) Validasi kemampuan keluarga melatih pasien berkenalan, berbicara saat melakukan kegiatan harian dan rumah tangga, berikan pujian
c) Jelaskan cara melatih pasien
bercakap-cakap dalam
melakukan kegiatan
d) Jelaskan cara melatih keluarga mendampingi pasien melakukan kegiatan Anjurkan membantu pasien sesuai jadwal dan memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 4 keluarga
a) Evaluasi kemampuan
keluarga mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien
b) Validasi kemampuan
keluarga merawat/ melatih pasien
c) Jelaskan follow up ke PKM, tanda kambuh, dan rujukan d) Anjurkan membantu pasien
sesuai jadwal dan
memberikan pujian
Strategi Pelaksanaan 4 keluarga a) Evaluasi kemampuan keluarga
mengidentifikasi gejala isolasi sosial pasien
b) Validasi kemampuan keluarga merawat/ melatih pasien
c) Jelaskan follow up ke PKM, tanda kambuh, dan rujukan d) Anjurkan membantu pasien
sesuai jadwal dan memberikan pujian
Implementasi dan Evaluasi
Nama : Partisipan 2 (Tn. M) Ruangan : Dahlia RM :028486
Keperawatan 1. Senin/ 22 Mei 2017 Harga diri rendah Strategi Pelaksana 1
a) Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki partisipan.
b) Mengidentikasi memilih / menetapkan kemampuan yang akan dilatih pasien.
c) Melatih kemampuan yang sudah dipilih pasien yakni merapikan tempat tidur.
d) Masukan dalam jadwal kegiatan harian.
S :
- Partisipan mengatakan sudah mau memilih aspek positif dalam dirinya
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan kegiatan
A:
- Harga diri rendah masih ada - Strategi Pelaksanaan 1 harga
diri rendah sudah mandiri (M) P:
Partisipan :Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan 1 (kemampuan
merapikan tempat tidur) dan lanjutkan Strategi Pelaksanaan 2 (Merapikan tempat tidur)
Perawat: Ajarkan klien SP 2 kemampuan mencuci piring) 2. Selasa/ 23
Mei 2017
Harga diri rendah
Strategi pelaksana 2 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas.
S
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur b) Validasi kemampuan pasien mengenal
kemampuan yang telah dilakukan, berikan pujian
c) Latih cara kegiatan kemampuan kedua dengan mencuci gelas
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
mau memilih aspek positif dalam dirinya
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan kegiatan mencuci gelas A:
- Harga diri rendah masih ada - Strategi Pelaksanaan 2 harga
diri rendah sudah mandiri (M) P:
Partisipan :Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan (kemampuan merapikan tempat tidur, mencuci gelas) dan lanjutkan Strategi Pelaksanaan 3 ( Mnyapu lantai)
Perawat: Ajarkan Partisipan SP 3 kemampuan melap meja)
3. Rabu/23 Mei 2017
Harga diri rendah
Strategi pelaksana 3 ( Melatih kegiatan kedua mencuci gelas)
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas.
- Partisipan mengatakan sudah mau memilih aspek positif dalam dirinya
b) Validasi kemampuan pasien mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian
c) Latih cara kegiatan kemampuan ketiga dengan menyapu lantai
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan kegiatan menyapu lantai A:
- Harga diri rendah masih ada - Strategi Pelaksanaan 3 harga
diri rendah sudah mandiri (M) P:
Partisipan :Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan (kemampuan merapikan tempat tidur, mencuci gelas,) dan lanjutkan Strategi Pelaksanaan 3 ( Mnyapu lantai)
Perawat: Ajarkan Partisipan SP 3 kemampuan melap meja)
4. Kamis/25 Mei 2017
Harga diri rendah
Strategi pelaksana 4 (Melatih kegiatan kedua melap meja)
a) Evaluasi Kemampuan dan aspek positif yang dimiliki merapikan tempat tidur, mencuci gelas, menyapu lantai
b) Validasi kemampuan pasien mengenal kemampuan yang dilakukan, berikan pujian
S
- Partisipan mengatakan sudah mau memilih aspek positif dalam dirinya
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
c) Latih cara kegiatan kemampuan ketiga dengan melap meja
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan kegiatan melap meja A:
- Harga diri rendah masih ada - Strategi Pelaksanaan 4 harga
diri rendah sudah mandiri (M) P:
Partisipan : Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan (kemampuan merapikan tempat tidur, mencuci gelas,menyapu lantai) dan Pelaksanaan ( Mnyapu lantai) Koping individu
yang tidak efektif
a) Menganjurkan partsipan untuk
mengambarkan perubahan peran yang realities.
S :
- Partisipan sudah mengetahui gambaran perubahan yang terjadi pada diri
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan perubahan
- Koping individu tidak efektif - Strategi Pelaksanaan 1 koping
individu tidak efektif sudah mandiri
P: Optimalkan gambaran yang perubahan Jumat/26 Mei 2017 Koping individu yang tidak efektif
a) Gunakan pendekatan tenang dan menyakinkan
S
- Partisipan sudah mengetahui pendekatan tenang dan menyakinkan
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan perubahan
A:
- Koping individu tidak efektif - Strategi Pelaksanaan 1 koping
individu tidak efektif sudah mandiri
P: Optimalkanpendekatan diri yang menyakinnkan
Isolasi Sosial Strategi Pelaksanaan 1 Partisipan
a) Membina hubungan saling percaya
S :
b) Identifikasi penyebab Isolasi social
c) Keuntungan mempunyai teman dan kerugian mempunyai teman
d) Melatih cara berkenalan dengan orang lain secara bertahap.
e) Masukkan dalam jadwal kegiatan harian untuk latihan
mau bicara dengan perawat dan teman-teman yang ada disekitarnya
- Partisipan mengatakan sudah mau berinteraksi dengan pasien lainnya
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Pasien mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau mempraktekan cara berkenalan
A:
- Isolasi Sosial masih ada - Strategi Pelaksanaan 1 Isolasi
Sosial sudah mandiri (M) P:
Partisipan :Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan 1 (Melatih cara
berkenalan) dan lanjutkan Strategi Pelaksanaan 2 (Melatih cara berkenalan dengan 2-3 orang) dan memasukkan kedalam jadwal kegiatan harian
cara berkenalan dengan 2-3 orang) . Sabtu/27
Mei 2017
Koping individu tidak efektif
Menghindari pengambilan keputusan pada saat
pasien berada dalam stress berat - Partisipan mengatakan sudah mau memilih aspek positif dalam dirinya
O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan kegiatan menyapu lantai A:
- Harga diri rendah masih ada - Strategi Pelaksanaan 3 harga
diri rendah sudah mandiri (M) P:
Partisipan :Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan (kemampuan merapikan tempat tidur, mencuci gelas,) dan lanjutkan Strategi Pelaksanaan 3 ( Mnyapu lantai)
Perawat: Ajarkan Partisipan SP 3 kemampuan melap meja)
Mei 2017 yang tidak efektif
positif untuk mengatur pola nilai ang dimiliki. Membantu pasien untuk identifikasi bermacam – macam nilai kehidupan
- Partisipan sudah mengetahui nilai-nilai postif yang dimiliki O :
- Partisipan mau bicara dengan perawat
- Partisipan mau menjawab pertanyaan perawat - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Partisipan mau melakukan nilai-nilai positif yang dimliki A:
- Koping individu tidak efektif - Strategi Pelaksanaan koping
individu tidak efektif sudah mandiri
P: Optimalkan nilai-nilai positif Isolasi sosial Strategi Pelaksanaan 2 terhadap partisipan 1
a) Evaluasi penyebab isolasi sosial, keuntungan dan kerugian mempunyai teman
b) Validasi kemampuan pasien dalam berkenalan, beri pujian
c) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan harian (2-3 orang tetangga atau tamu)
d) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
S:
- Partisipan mengatakan mau berkenalan dengan dengan 2-3 orang
O:
- Partisipan mau berkenalan dengan 2 orang atau lebih - Kontak (+)
- Kontak mata (+)
- Pasien mau mempraktekan cara berkenalan
A:
- Isolasi Sosial masih ada - Strategi Pelaksanaan 2 Isolasi
Sosial sudah mandiri (M) P:
Partisipan : Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan 2 (Melatih cara berkenalan dengan 2-3 orang) dan lanjutkan SP 3 (Melatih cara berkenalan dengan 4-5 orang) Perawat: Ajarkan Pasien Strategi Pelaksanaan 3 (Melatih cara berkenalan dengan 4-5 orang) Senin /29
Mei 2017
Isolasi sosial Strategi Pelaksanaan 3 pasien
a) Evaluasi penyebab isolasi sosial, keuntungan dan kerugian
b) Validasi kemampuan berkenalan dan bicara saat melakukan kegiatan harian, berikan pujian
c) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan (2 kegiatan baru dengan 3-4 orang)
d) Masukkan pada jadwal kegiatan untuk latihan
S:
- Partisipan mengatakan tidak mau berkenalan dengan 4-5 orang
- Partisipan mengatakan kurang menyukai berkenalan dengan orang lain
- Partisipan mengatakan tidak mau bergaul dengan teman-teman yang dikenalnya Pasien lebih suka menyendiri dan berdiam diri dan berjalan mondar-mandir
O:
berkenalan dengan temannya dan tidak mau bicara
- Pasien tidak mau
memperkenalkan dirinya dengan temannya yang lain - Kontak (-)
- Kontak mata (-) A:
- Isolasi Sosial masih ada - Strategi Pelaksanaan 3 Isolasi
Sosial belum mandiri (M) P:
Pasien : Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan 3 (Melatih cara
berkenalan dengan 4-5 orang)
Perawat: Ulangi Strategi Pelaksanaan 3 (Melatih cara berkenalan dengan4-5 orang)
Selasa/ 30 Mei 2017
Isolasi sosial Strategi Pelaksanaan 4 pasien
a) Mengevaluasi tanda dan gejala isolasi sosial
b) Validasi kemampuan pasien dalam berkenalan dan bicara saat melakukan empat kegiatan harian, berikan pujian c) Tanyakan perasaan saat melakukan
kegiatan
d) Latih cara berbicara saat melakukan kegiatan social
e) Masukkan pada jadwal kegiatan harian
S:
- Pasien mengatakan mau berkenalan dengan 4-5 orang - Pasien mengatakan mau
bergaul dengan teman-teman yang dikenalnya
O:
- Pasien terlihat berinteraksi dengan teman-temannya - Pasien mau memperkenalkan
lain
- Kontak (+) - Kontak mata (+) A:
- Isolasi Sosial masih ada - Strategi Pelaksanaan 3 Isolasi
Sosial mandiri (M) P:
Pasien : Optimalkan latihan Strategi Pelaksanaan 3 (Melatih cara
berkenalan dengan 4 sampai 5 orang) lanjutkan strategi Pelaksanaan 4 (mengikuti kegiatan sosial) Perawat: Lanjutkan strategi