• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hubungan Pelaksanaan Program Siaran Radio dalam Teknologi Pendidikan Pendidikan

Belajar bukan hanya dapat dilakukan didalam kelas. Belajar dapat dilakukan diluar kelas. Para pebelajar dapat belajar dimana saja dan kapan saja sesuai dengan kebutuhan mereka dengan cara yang mereka senangi. Namun, sering kita jumpai banyak permaslahan yang terjadi dalam kegiatan pembelajaran mulai dari penyediaan media belajar yang kurang memadai, kurangnya refrensi untuk sumber-sumber pelajaran dan masih banyak lagi. Kini hadir para teknolog pendidikan yang berusaha untuk menyelesaikan permasalahan belajar dengan mengembangkan berbagai media dan kebutuhan pembelajaran bagi para pebelajar. Teknolog pendidikan merupakan sesorang yang telah mencermati dan menerapkan ilmu teknologi pendidikan untuk kebutuhan pembelajaran.

Teknologi pendidikan pada dasarnya merupakan penerapan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan permasalahan belajar. Menurut definisi AECT 1997 yang dikutip oleh Barbara, Richey (1994: 21-22) :

Teknologi Pendidikan yaitu proses kompleks yang terintegrasi meliputi orang, prosedur, gagasan, sarana, dan organisasi untuk menganalisis masalahdan merancang, melaksanakan, menilai danmengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar pada manusia.

Dari definisi diatas ada lima hal penting yang dapat dipahami bahwa teknologi pendidikan pada dasarnya terdiri dari teori dan praktek. Terdapat lima kawasan yang ada dalam lingkup kerja Teknologi Pendidikan yaitu:

48 1. Desain

Desain dalam sebuah program merupakan landasan untuk menjalankan program pada tahap selanjutnya. Kawasan desain dalam teknologi pendidikan meliputi:

a. Desain sistem pembelajaran

Desaian sistem pembelajaran adalah prosedur yang terorganisasi yang meliputi langkah-langkah penganalisaan, perancangan, pengembangan, pengaplikasian dan penilaian pembelajaran.

b. Desain Pesan

Desain pesan meliputi perencanaan untuk merekayasa bentuk fisik dari pesan.

c. Strategi Pembelajaran

Strategi pembelajaran adalah spesifikasi untuk menyeleksi serta mengurutkan peristiwa belajar atau kegiatan pembelajaran dalam suatu pelajaran.

d. Karakteristik Pebelajar

Karakteristik pebelajar adalah segi-segi latar belakang pengalaman pebelajar yang berpengaruh terhadap efektivitas proses belajarnya.

Dari keempat hal diatas yang termasuk dalam kawasan desain, memungkinkan seorang teknolog dalam membuat maupun melaksanakan sebuah program pembelajaran dapat menggunakan aturan-aturan yang lebih rinci dalam pemilihan strategi pembelajaran, dan secara efisien dapat

49

menanggapi harapan dan persyaratan dalam organisasi mereka (Barbara, Richey 1994: 37).

Kawasan desain yang diterapkan dalam pelaksanaan program siaran juga mempunyai hubungan yang sangat penting. Sesuai dengan materi dan topik yang dibahas, kawasan desain dalam teknologi pendidikan bila dikaitkan dengan pelaksanaan program siaran di radio dapat memberikan pengertian bahwasannya rancangan suatu program siaran yang berisikan pesan pembelajaran bagi masyarakat juga dibutuhkan perencanaan yang matang, mulai dari strategi dan sistem pembelajarannya dengan memilih format program yang menarik sehingga dapat menarik minat pendengar, dilihat dari desain pesannya apakah program yang disiarkan memiliki manfaat dari isi yang disampaikan, sedangkan karakteristik pebelajar dapat disesuaikan dengan tipologi pendengar radio dan segmentasi pendengar sehingga program acara tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat pendengar. 2. Pengembangan

Kawasan pengembangan merupakan akar dari sebuah produksi media. Kawasan pengembangan adalah penterjemahan proses spesifik desain ke dalam bentuk fisik. Kawasan pengembangan dalam teknologi pendidikan meliputi 4 hal yaitu :

a. Teknologi cetak

Teknologi cetak merupakan cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan melalui pencetakan mekanis atau fotografis.

50 b. Teknologi audiovisual

Teknologi audio visual merupakan cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan menggunakan peralatan mekanis dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan baik audio maupun visual.

c. Teknologi berbasis komputer

Teknologi berbasis komputer merupakan cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber dari microprosesor.

d. Teknologi terpadu

Teknologi terpadu merupakan cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan dengan memadukan beberapa media yang dikendalikan dengan komputer.

Teknologi merupakan tenaga penggerak dari pengembangan yang dihasilkan. Bila dikaitkan dengan pelaksanaan program siaran yang dibahas pada materi atau topik pada penelitian ini, mencakup pengembangan yang dilakukan menggunakan teknologi audio, teknologi berbasis komputer dan teknologi terpadu. Penggunaan teknologi tersebut dalam pelaksanaan program ini karena program siaran dikembangkan dan diproduksi menggunakan media audio/radio dibantu perangkat komputer serta diproduksi juga melalui teknologi terpadu dengan jaringan streaming dalam jangkauan yang luas.

51 3. Pemanfaatan

Fungsi pemanfaatan menjadi sangat penting karena membicarakan kaitan antara pebelajar dengan bahan atau sistem pembelajaran. Pemanfaatan adalah aktivitas untuk menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Kawasan pemanfaatan dalam teknologi pembelajaran mencakup dalam pemanfaatan media, difusi inovasi, implementasi dan institusional, kebijakan dan regulasi.

Pada program acara siaran radio pemanfaatan media seperti radio sendiri dapat menyiarkan program-program sesuai dengan kebutuhan masyarakat pendengar seperti program pendidikan, program hiburan maupun program informasi dan berita. Untuk topik yang dibahas pada penelitian ini pemanfaatan media radio digunakan sebagai media untuk menyampaikan dan menyiarkan program khususnya program pendidikan yang disajikan dalam sebuah acara dengan format yang menarik dan menghibur sehingga diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai pelengkap sumber belajar.

4. Pengelolaan

Konsep pengelolaan merupakan bagian yang penting dalam bidang teknologi pendidikan. Seorang teknolog dimungkinkan untuk menangani pengelolaan sebuah proyek pengembangan media maupun pengelolaan sebuah pusat media pendidikan. Secara umum program yang mereka lakukan untuk melaksanakan pengelolaan tersebut sangat berbeda, namun pada dasarnya

52

ketrampilan yang dimiliki dalam pengelolaan tersebut tetaplah sama. Kawasan pengelolaan merupakan bagian dari lima kawasan teknologi pendidikan yang semula berasal dari administrasi pusat media, program media dan pelayanan media.

Persoalan pengelolaan dalam bidang teknologi pendidikan, muncul akibat pengaruh perilaku dan kebiasaan, motivasi, produktivitas serta teori komunikasi (Barbara, Richey, 1994: 89). Pengelolaan dalam kawasan teknologi pendidikan mencakup 3 hal yaitu:

a. Pengelolaan proyek

Peran pengelolaan proyek biasanya berhubungan dengan cara mengatasi ancaman proyek dan pemberi saran perubahan. Para pengelola proyek memiliki tanggung jawab atas perencanaan penjadwalan dan pengendalian fungsi.

b. Pengelolaan sumber

Pengelolaan sumber mencakup perencanaan, pemantauan, dan pengendalian sistem pendukung pelayanan sumber. Pengelolaan sumber sangatlah penting karena pengelolaan sumber mengatur penendalian akses.

c. Pengelolaan sistem penyampaian

Pengelolaan sistem penyampaian memberika perhatian pada permasalahan proses dan produk seperti dukungan teknis terhadap pengguna maupun operator.

53 d. Pengelolaan informasi

Pengelolaan informasi meliputi perencanaan, pemantauan, dan pengendalian cara penyampaian dan pemrosesan informasi dalam rangka tersedianya sumber untuk keperluan belajar.

Dari penjelasan di atas, pengelolaan dalam kawasan teknologi pendidikan dengan topik yang dibahas memberikan landasan bagi pengelolaan dalam program siaran radio pendidikan yang menyiarkan program-program pendidikan sebagai sumber belajar masyarakat. Dimana program tersebut menguraikan dan memberikan penjelasan menegenai berbagai hal atau serangkaian kegiatan dalam mengelola sebuah program acara mulai dari perencanaan hingga proses evaluasi dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien baik dari segi pengelolaan proyeknya, sumber dan informasi serta sistem penyampaian yang dilakukan.

5. Evaluasi/Penilaian

Penilaian atau evaluasi dalam kawasan teknologi pendidikan dapat diartikan sebagai proses penentuan memadai tidaknya pembelajaran dan belajar. Dalam kawasan penilaian dibedakan antara penilaian program, penilaian proyek dan penilaian produk ((Barbara, Richey, 1994: 59). Suatu cara yang penting untuk membedakan penilaian adalah dengan mengklasifikasikannya menurut objek yang dinilai.

54

Hubungan antar kawasan dalam teknologi pendidikan tidak dapat dipisahkan karena bersifat sinergis. Setiap kawasan memberikan kontribusi terhadap kawasan yang lain dan kepada penelitian dan teori yang digunakan bersama oleh semua kawasan. Begitu pula dengan pelaksanaan program siaran radio juga memiliki keterkaitan dengan kelima kawasan teknologi pendidikan khususnya dengan program-program siaran untuk pendidikan. E. Pertanyaan Penelitian

1. Bagaimana asal usul program Telusur Sejarah yang ada di Radio Edukasi? 2. Bagaimana kegiatan perencanaan siaran program Telusur Sejarah yang ada di

Radio Edukasi?

3. Apakah ada perbedaan format dan segmentasi program di Radio Edukasi? 4. Bagaimana kegiatan produksi program Telusur Sejarah di Radio Edukasi? 5. Siapa saja yang terlibat dalam produksi program Telusur Sejarah di Radio

Edukasi?

6. Bagaimana kegiatan penayangan program Telusur Sejarah di Radio Edukasi terkait penentuan jadwal penayangannya?

7. Bagaimana kegiatan pengawasan evaluasi yang dilakukan terkait dengan program Telusur Sejarah yang disiarkan Radio Edukasi Yogyakarta?

55

BAB III

METODE PENELITIAN