• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

D. Pengumpulan Data dan Instrumennya

3. Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini menggunakan data yang berkaitan dengan keaktifan

dan prestasi siswa mengenai perjuangan para tokoh menuju kemerdekaan. Data

mengenai rubrik pengamatan keaktifan sebagai data penilaian keaktifan siswa,

sedangkan prestasi belajar siswa diukur dengan tes/ulangan pada setiap akhir

siklus.

a. Keaktifan

Untuk mengukur keaktifan akan dilakukan dengan dua cara yaitu dengan

observasi dan wawancara. Wawancara dilakukan terhadap guru dan beberapa

siswa.

1) Observasi keaktifan siswa

Observasi akan dilakukan pada saat pelaksanaan PTK pada

setiap siklus menggunakan lembar observasi keaktifan berupa rubrik

pengamatan keaktifan siswa. Penyusunan lembar pengamatan

keaktifan dibuat oleh peneliti bersama dengan teman sejawat

kelompok keaktifan yang diambil dari ciri-ciri keaktifan. Pengamatan

keaktifan diisi peneliti pada waktu kegiatan belajar mengajar

Rubrik Pengamatan Keaktifan

No Indikator Deskriptor Nampak (v)

/ Tidak (-)

Skor

1 Kesiapan belajar

Siswa duduk (secara berkelompok) sesuai petunjuk guru

Siswa mempersiapkan alat tulis sebelum pelajaran dimulai.

Siswa segera memasuki kelas setelah bel berbunyi Siswa menyiapkan buku pelajaran sebelum pelajaran dimulai

Siswa tenang untuk belajar 2 Interaksi siswa

dalam

pembelajaran

Siswa aktif bertanya di dalam kelas Siswa aktif menjawab pertanyaan Siswa aktif menyampaikan pendapat

Siswa melakukan diskusi dari awal sampai akhir. Siswa bekerjasama menyimpulkan informasi pesan pembelajaran.

3 Belajar dengan pengalaman langsung

Siswa membaca buku sesuai mata pelajaran Siswa membantu siswa lain yang mengalami kesulitan dalam belajar

Siswa menuliskan hasil diskusi Siswa mencatat bahan pelajaran Siswa mengerjakan tugas dari guru 4 Mencari

informasi untuk pemecahan masalah.

Siswa mencari informasi dari buku paket Siswa mencari informasi dari modul Siswa mencari informasi dari buku relevan Siswa mencari informasi dari guru yang bersangkutan

Tabel 3.6

Rambu-rambu skoring

Skor Penjelasan

1 Satu deskriptor tampak 2 Dua deskriptor tampak 3 Tiga deskriptor tampak 4 Empat deskriptor tampak 5 Kelima deskriptor tampak

Pengamatan keaktifan dilakukan pada setiap siswa dengan

cara memberi tanda check (v) pada deskriptor rubrik pengamatan

keaktifan di atas yang sesuai dengan tingkah siswa yang diamati.

Sedangkan siswa tidak terlihat pada deskriptor rubrik pengamatan

keaktifan beri tanda (-).

2) Panduan wawancara

Observasi keaktifan siswa juga didukung dengan wawancara

guru dan siswa. Wawancara guru dan siswa dilakukan pada setiap

pertemuan baik siklus I maupun siklus II. Berikut adalah panduan

Panduan Wawancara kepada Guru

No Pertanyaan Jawaban

1 Apakah siswa merasa aktif mengikuti kegiatan pembelajaran IPS yang Bapak/Ibu ajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe

Jigsaw? Alasannya?

2 Apakah siswa merasa mengikuti terfokus kegiatan pembelajaran IPS yang Bapak/Ibu ajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe

Jigsaw? Jelaskan!

3 Apakah siswa ada kemauan untuk mengembangkan diri pada materi persiapan kemerdekaan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe

Jigsaw? Mengapa?

4 Apakah siswa aktif mengikuti kegiatan pembelajaran IPS yang Bapak/Ibu ajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw? Jelaskan!

Tabel 3.8

Panduan Wawancara kepada Siswa

No Pertanyaan Jawaban

1 Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw? Alasannya?

pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw?

3 Apakah kamu ada kemauan untuk mengembangkan diri pada materi perjuangan para tokoh menuju kemerdekaan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw? Mengapa?

4 Apakah kamu aktif dalam pembelajaran IPS materi perjuangan para tokoh menuju kemerdekaan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe

Jigsaw? Sebutkan contoh keaktifan yang kamu

lakukan?

b. Prestasi Belajar

Untuk mengumpulkan data prestasi belajar, ditempuh dengan 2 cara,

yaitu tes dan non tes.

1) Tes tertulis (lembar ulangan/evaluasi)

Tes adalah suatu alat pengukur yang berupa serangkaian pertanyaan

yang harus dijawab secara sengaja dalam suatu situasi yang

distandardisasikan, dan yang dimaksudkan untuk mengukur kemampuan dan

hasil belajar individu atau kelompok (Masidjo, 1995:38-39).

Tes tertulis atau sering disebut dengan paper and pencil test adalah

tes yang menuntut jawaban dari peserta didik dalam bentuk tertulis. Tes

tertulis ada dua bentuk yaitu bentuk uraian (essay) dan bentuk objektif

singkat yang jawabannya dapat diberi skor nilai seadanya sesuai pedoman

yang ditentukan sebelumnya. Tes ini digunakan untuk mengukur pengetahuan

kognitif yang diperoleh siswa. Soal tes objektif berjumlah 20 nomor,

masing-masing nomor mempunyai bobot satu (1). Dengan ketentuan sebagai berikut:

Skor 1 = jika jawaban benar

Skor 0 = jika jawaban salah.

Berikut ini kisi-kisi soal sebelum uji coba :

Tabel 3.9

Kisi-kisi soal evaluasi pada siklus I

No Indikator Taraf kesukaran Nomor soal Jumlah soal Mudah Sedang Sulit

1 BPUPKI 1,2,3,4,5,6,7,12,15,16 10 2 PPKI 8,9,10,14,18,22,24,28, 31,34 10 3 Persiapan kemerdekaan Indonesia 11,13,17,19,20,23,26,29, 32,37 10 4 Tokoh yang penting dalam rangka persiapan kemerdekaan 21,25,27,30,33,35,36,38, 39,40 10

Kisi-kisi soal evaluasi pada siklus II

No Indikator Taraf kesukaran Nomor soal Jumlah soal Mudah Sedang Sulit

1 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam Mempersiapkan Kemerdekaan

1,3,7,13,15,19,23,26,29, 33,38

10

2 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam bidang pendidikan

6,10,14,18,20,24,28,31,37 10

3 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam ekososbud

5,9,11,17,21,25,30,34,

35,40

10

4 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang hukum

2,4,8,12,16,22,27,32, 36,39

10

Jumlah soal siklus II 40

Berikut ini kisi-kisi soal setelah uji coba yang akan digunakan untuk soal

evaluasi setiap siklus :

Tabel 3.11

Kisi-kisi Soal Evaluasi Pada Siklus I

No Indikator Taraf kesukaran Nomor soal Jumlah soal Mudah Sedang Sulit

1 Pembentukan

BPUPKI v V 1,2, 5, 12, 16 5

3 Persiapan kemerdekaan Indonesia v V 11,13,17,19,20 5 4 Tokoh yang penting dalam rangka persiapan kemerdekaan. V V 3, 4, 6, 7, 15, 5

Jumlah soal siklus I 20

Tabel 3.12

Kisi-kisi Soal Evaluasi Pada Siklus II

No Indikator Taraf kesukaran Nomor soal Jumlah soal Mudah Sedang Sulit

1 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam

Mempersiapkan Kemerdekaan

V V 1,3, 9, 13,15 5

2 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam

bidang pendidikan

V V 2.4. 10. 14. 20 5

3 Sikap Menghargai Jasa Tokoh Pejuang dalam

Ekososbud

V v 5,7, 11, 17, 19 5

Jumlah soal siklus II 20

Tabel 3.13

Rincian Pemberian Skor Untuk Soal Pilihan Ganda

No Jenis Soal Jumlah Soal

Skor Maksimal Tiap Nomor Jumlah Skor Maksimal 1 Pilihan ganda 20 1 20 Jumlah 20 Tabel 3.14

Rincian Pemberian Skor Untuk Soal Uraian

No Jenis Soal Jumlah Soal Skor Maksimal

Tiap Nomor

Jumlah Skor

Maksimal

1 Isian singkat 20 1 20

Jumlah 20

2) Non Tes (Lembar Pengamatan Keaktifan)

Penilaian non tes dilakukan dengan cara mengamati siswa saat

diskusi, mempresentasikan hasil diskusi, dan unjuk kerja. Penilaian non tes

dilakukan berdasarkan indikator penilaian yang dituangkan ke dalam rubrik

aspek afektif dinilai melalui pengamatan unjuk kerja (terlampir). Unjuk kerja

dinilai pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, baik pada siklus I

maupun siklus II. Indikator aspek psikomotorik dan aspek afektif yang dibuat

oleh peneliti adalah sebagai berikut :

Tabel 3.15

Indikator Aspek Afektif

No Indikator

1 Kerjasama dalam berdiskusi

Tabel 3.16

Indikator Aspek Psikomotorik

No Indikator

1 Membuat buku bergambar

2 Membuat poster