METODE PENELITIAN A.Pendekatan Penelitian
E. Instrumen Pengumpulan Data
Instrumen pengumpulan data merupakan alat yang digunakan dalam penelitian. Pada penelitian kualitatif, yang menjadi focus dokument pengumpulan pada adalah peneliti itu sendiri. Menurut Sugiyono (2007: 222) peneliti dengan jenis penelitian kualitatif merupakan human instrument, yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai penentu focus penelitian, pemilih informan yang digunakan sebagai sumber data, melakukan pengumpulan data, penilaian kualitas data, menginterpretasikan data dan membuat kesimpulan atas temuannya. Dalam teknik pengumpulan data ini, peneliti melakukan observasi, kemudian membuat konstruksi genogram karier sebagai alat untuk menjembatani atau bridging pada wawancara mendalam mengenai genogram karier, dan melakukan studi dokumentasi.
1. Pedoman Konstruksi Genogram Karier
Penggunaan genogram karier digunakan untuk mengetahui silsilah keluarga subjek dan pandangan mengenai karier dalam diri subjek. Pedoman genogram ini erat kaitannya dengan alasan yang menjadi latar belakang pilihan karier yang dibuat oleh subjek. Sebelum melakukan wawancara genogram karier, peneliti memulai dengan membuat konstruksi genogram karier yang diadaptasi dari model genogram karier Okiishi (dalam Brown dan Brooks, 1991: 128), sebagai berikut
Gambar 3. Model Genogram Karier Okiishi
Dalam model genogram yang diadaptasi dari model Okiishi terdapat beberapa simbol yang tidak digunakan oleh peneliti karena menyesuaikan dengan budaya timur di Indonesia. Dengan demikian, peneliti memutuskan untuk mengkombinasikan penggunaan symbol yang dicanangkan oleh Brown and Brooks (1991: 128) serta dalam Mamat Supriatna (2010: 64) serta menambahkan keterangan dengan menggunakan warna. Sehingga, beberapa simbol yang dapat mempermudah pembuatan genogram karier, permepuan disimbolkan dengan lingkaran, laki-laki disimbolkang dengan persegi, anggota keluarga yang sudah meninggal diberi warna kuning, anggota keluarga yang telah bercerai diberi garis pemisah, anggota keluarga yang memiliki ikatan darah diberi garis warna hitam sedangkan yang tidak sedarah atau menantu diberi warna merah, dan silang menunjukan kedudukan subjek. Berikut merupakan simbol-simbol dalam konstruksi genogram karier:
Gambar 4. Simbol dalam Genogram Karier
Dengan konstruksi genogram karier yang sudah dibuat, dapat dijadikan awalan dalam melakukan tindakan lanjutan yaitu berupa wawancara mendalam.
2. Pedoman Wawancara Genogram Karier
Pedoman wawancara bertujuan untuk mengungkapkan pilihan karier yang dibuat interaksi pola asuh orang tua kepada anak. Penelitian ini dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bersangkutan dengan interaksi pola asuh orang tua agar tidak menyimpang dari topik yang dikehendaki peneliti. Adapun rambu-rambu wawancara yang dilakukan pada penelitian ini, adalah:
Tabel 3. Rambu-Rambu Wawancara
No Aspek Sub-Aspek Indikator
1. Pemahaman Diri a. Bakat b. Minat c. Nilai-nilai a. Mengetahui kemampuan bawaan yang dimiliki
b. Mengetahui hasrat atau dorongan untuk melakukan keinginan c. Memiliki dasar kehidupan dalam melakukan tindakan 2. Pemahaman Lingkungan dan Dunia Kerja a. Persyaratan penerimaan kerja
b. Sifat suatu lapangan c. Situasi pekerjaan d. Masa depan pekerjaan
a. Mengetahui persyaratan dalam dunia kerja b. Mengetahui sifat
lapangan kerja c. Mengetahui situasi
e. Organisasinya f. Gaya hidup
g. Sosial ekonomi keluarga h. Lingkungan hidup i. Relasi
j. Kesempatan kerja
pekerjaan yang dipilih d. Mengetahui masa depan
pekerjaan
e. Mengetahui organisasi yang terkait dengan pekerjaan
f. Mengetahui gaya hidup yang akan dijalani pada pekerjaan yang dipilih g. Mengetahui dampak
sosial ekonomi keluarga dalam pekerjaan yang dipilih
h. Mengetahui dampak pekerjaan terhadap lingkungan hidup i. Mengetahui relasi yang
terjalin pada pekerjaan j. Mengetahui kesempatan
dalam mendapatkan pekerjaan yang dipilih
3. Proses Pembuatan Keputusan a. Mengumpulkan informasi b. Memamhami diri c. Melakukan pilihan pekerjaan sementara d. Merencanakan career path
e. Berusaha menambah
knowledge tentang karier yang digeluti
a. Memahami lingkungan dan dunia kerja
b. Mengenali bakat, minat dan nila-nilai dalam diri c. Memiliki pekerjaan
sementara
d. Memiliki lagkah-langkah dalam memasuki
pekerjaan yang dipilih e. Memiliki upaya
menambah pengetahuan tentang pekerjaan yang dipilih termasuk kebutuhan lingkungan dan tenaga kerja
5. Model-model
Pola Hidup
a. Orang tua yang lebih sering menunjukan kekurangan anak dan mengabaikan pendapat anak
b. Orang tua tidak banyak mengungkapkan rasa kasih sayang, namun
a. Memiliki pola berpikir dan sikap yang
cenderung dapat menjalin posisi dirinya dengan orang lain b. Memiliki kecenderungan
bersikap agresif dan memiliki orientasi pada kebendaan
c. Orang tua memberikan perlindungan berlebihan, hanya memberi sedikit kebabasan pribadi pada anak
d. Orang tua menentukan standar-standar kepada anak dan memaksa melakukan yang diharapkan orang tua e. Orang tua memberikan
kasih sayang namun tidak terlalu banyak, cuek terhadap anak f. Orang tua memberi
perhatian hangat pada anak dana membantu membuat rencana masa depan serta mendorong anak agar mandiri
tua ketika berpendapat d. Merasa orang tua lebih
banyak menunjukan kekurangan kepada anak e. Merasa orang tua acuh
terhadap anak tapi tidak mengucilkan
f. Merasa orang tua tidak banyak memberi afeksi g. Merasa orang tua
berlebihan dalam melindungi
h. Merasa orang tua hanya memberikan sedikit kebebasan pribadi i. Merasa orang tua
mengatur piihan untuk masa depan
j. Merasa orang tua menuntut prestasi-prestasi
k. Merasa orang tua hanya memberi sedikit afeksi l. Merasa orang tua
memperlakukan anak bukan prioritas utama m. Merasa orang tua
memberikan kasih sayang
n. Merasa orang tua kooperatif dalam membantu membuat rancangan hidup o. Merasa orang tua
bijaksana p. Merasa orang tua
mendorong anak untuk mandiri
6 Model-model
Karier
a. Orang yang sukses pada pilihan bidangnya b. Orang yang sukses
karena dapat mengatasi kesengsaraan
c. Orang disabilitas yang sukses dalam pekerjaan d. Orang yang sukses pada
generasi sebelumnya
a. Merasa terinspirasi pada orang sukses dalam bidang yang dipilihnya
b. Merasa terinspirasi dari orang yang terbebas dari kesengsaraan c. Merasa terinspirasi
e. Orang yang sukses sebagai pahlawan dari kondisi sosial yang konvensional
f. Orang yang sukses dari hasil mengamati keluarga-keluarga sukses baik individu tersebut maupun keluarga lain .
berkebutuhan khusus namun dapat sukses d. Merasa terinspirasi
dari anggota keluarga pafa generasi
sebelumnya e. Merasa terinspirasi
pada sifat heroic seseorang dalam lingkngan
f. Merasa terinspirasi pada keluarga-keluarga orang lain yang diamati
3. Pedoman Observasi
Observasi ini dilakukan untuk mengetahui gambaran keadaan subjek serta kehidupan sosial subjek bersama pegawai atau orang-orang di lingkungan sekitarnya. Pedoman observasi ini memiliki relevansi dengan kegiatan alih generasi. Berikut merupakan rambu-rambu observasi:
Tabel 4. Rambu-rambu Observasi
No Komponen Aspek yang diungkap
1 Keadaan
psikologis Perilaku yang tampak pada subjek
2. Kehidupan sosial a. Hubungan interaksi subjek di lingkungan sosial b. Sikap dan perilaku subjek di lingkungan sosial 3 Keadaan Usaha c. Hasil produksi batik