Dalam tiap lembar slide, sebaiknya jangan memasukkan terlalu banyak tulisan. Delapan baris sudah cukup padat. Jarak antara satu baris dengan baris berikutnya juga jangan terlalu rapat, misalnya 1,5 spasi agar slide nyaman untuk dilihat. Kata-kata atau baris kalimat yang banyak hanya digunakan untuk menuliskan pernyataan, peraturan, undang-undang, tata cara, visi misi, atau hal lain yang memang harus ditulis secara detail dan tidak boleh diedit atau dikurangi kata ataupun kalimatnya. Bila pernyataan memungkinkan untuk dibuat lebih dari satu halaman, pindahkan ke halaman berikut, jangan dipaksakan ditulis dalam satu halaman. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan, periksa ulang sebelum slide ditayangkan di depan publik.
Gambar
Gambar digunakan untuk memperjelas isi. Hal ini berarti gambar yang ditampilkan haruslah berhubungan dengan isi, memperkuat isi, serta mempermudah publik memahami dan mengingat apa yang dimaksud atau
apa yang sedang disampaikan pembicara. Contoh, untuk menjelaskan sebuah produk, publik akan lebih memahami penjelasan Anda selanjutnya jika Anda menampilkan gambar produk yang akan Anda jelaskan. Dengan menampilkan film pendek tentang proses pembuatan produk, publik lebih paham tentang bagaimana produk tersebut dibuat, mulai dari bahan baku sampai barang jadi.
Ada istilah ‘talk with picture’. Jadi, kalau bisa menggunakan gambar, foto, atau film pendek, silakan digunakan. Untuk data yang banyak menyajikan angka, lebih baik gunakan grafik, pie chart, atau tabel. Untuk menjelaskan lokasi dan nama-nama kota, gunakan gambar peta dan beri tanda di kota atau negara yang dimaksud. Publik akan lebih mudah mengingat bila melihat gambar atau film pendek daripada tulisan. Kemajuan teknologi, khususnya program-program yang bisa digunakan di komputer, sangat memudahkan kita untuk membuat slide yang menarik. Pastikan gambar atau film pendek yang ditampilkan sopan, tidak melanggar etika maupun hukum, jelas, dan kualitas gambar maupun film baik. Jangan menambahkan gambar yang tidak penting dan tidak ada hubungannya dengan isi.
Warna
Gunakan warna yang nyaman untuk dilihat publik. Hindari kombinasi warna yang terlalu kontras, misal warna huruf merah dengan latar belakang biru, atau sebaliknya. Atau warna yang terlalu sulit untuk dibaca, misal warna huruf kuning muda dengan latar belakang putih, atau latar belakang hitam warna huruf biru tua. Bila perusahaan mempunyai colour image, bisa digunakan agar publik bisa fokus pada perusahaan maupun produk Anda. Sebaiknya jangan gunakan warna kompetitor.
Rangkuman
• Seperti struktur komunikasi tertulis, bicara di depan umum pun terdiri dari bagian pembuka, isi, dan penutup.
• Carmine Gallo mengungkapkan bahwa presentasi yang menarik adalah presentasi yang dapat menginspirasi publiknya. Tiga komponen presentasi yang menginspirasi tersebut adalah (1) emosi—presentasi
tersebut menyentuh hati publik, (2) baru—presentasi tersebut mengajarkan sesuatu yang baru, dan (3) Tidak dapat dilupakan—
presentasi disampaikan dengan menarik dan tak terlupakan.
• Untuk mencairkan suasana, pembicara dapat melakukan ice breaking.
Ice breaking bisa dilakukan di bagian pembuka, saat penyampaian isi, atau di bagian penutup. Beberapa bentuk ice breaking, antara lain cerita (testimoni, cerita lucu, humor), melakukan atraksi sulap, membuat kejutan yang menyenangkan publik, bernyanyi bersama, menyampaikan pantun, memutarkan video pendek, mengajak publik untuk melakukan gerakan atau bermain bersama-sama, kuis, memberi hadiah, dan lainnya.
• Visual aids atau alat bantu visual adalah alat bantu dalam bentuk visual yang digunakan pembicara dalam menyampaikan pesan di depan publik. Alat bantu visual yang tepat dapat meningkatkan kualitas presentasi. Ada beberapa alat bantu visual yang dapat digunakan, disesuaikan dengan jumlah publik yang hadir dan kebutuhannya, antara lain (1) materi atau bahan cetak, (2) laptop, (3) spidol dan papan tulis, (4) flipchart, dan (5) barang atau alat untuk demo.
• Seorang pembicara bertanggung jawab untuk membuat slide yang baik. Perhatikan beberapa hal berikut ketika membuat slide presentasi:
(1) bingkai, (2) huruf, (3) jumlah baris, (4) gambar, dan (5) warna yang digunakan.
Pertanyaan Penguji Pemahaman
1. Sebutkan beberapa bentuk alat bantu visual yang dapat digunakan pembicara.
2. Apa yang dimaksud dengan bridging?
3. Apa kelebihan dan kekurangan penggunaan flipchart?
4. Sebutkan etika dan estetika dalam pembuatan slide presentasi.
5. Apa yang dimaksud dengan ice breaking dalam public speaking?
6. Sebutkan beberapa bentuk ice breaking dan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penyampaian ice breaking.
Latihan
1. Latihan membuat dan melakukan ice breaking untuk tujuan bicara di depan publik sebagai berikut:
a. Bicara di depan kelas. Publik adalah teman-teman mahasiswa. Topik yang sedang disampaikan adalah pentingnya ‘sikap mau berubah’.
Ice breaking apa yang akan Anda lakukan di bagian pembuka presentasi?
b. Bicara di seminar publik. Publik adalah mahasiswa. Topik yang sedang dibicarakan berhubungan dengan ‘bijaksana dalam menggunakan media sosial’.
Ice breaking apa yang menurut Anda baik untuk disampaikan di bagian isi?
2. Anda bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri otomotif. Sebagai karyawan baru, Anda harus mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan. Adapun tujuan pelatihan karyawan baru tersebut adalah agar saat mereka bekerja, mereka sudah dapat menyesuaikan diri dengan budaya perusahaan dan dapat langsung bekerja secara efektif. Pelatihan berlangsung selama satu bulan, tetapi setiap minggu, peserta harus mempresentasikan hasil pelatihan yang sudah dijalani. Anda dikelompokkan bersama 2 orang rekan (satu kelompok terdiri dari 3 orang). Pada minggu pertama, Anda mendapat materi pelatihan dengan tema ‘Kenal Supaya Sayang’, yang berisi sejarah berdirinya perusahaan, produk-produk yang dihasilkan perusahaan, struktur organisasi, dan peraturan perusahaan. Anda harus melakukan presentasi tentang materi yang telah dipelajari tersebut di hadapan para pengajar, yang terdiri dari Bapak Abu Kelana, Bapak Budi Jayadi, dan Ibu Catarina Sekarwangi.
a. Buatlah pemetaan materi presentasi yang akan Anda sampaikan.
b. Buatlah kata-kata untuk bagian pembuka.
c. Buatlah kata-kata sebagai bridging dari satu subtopik ke subtopik lainnya.