HEAD TOGETHER) TERHADAP PROGRAM BELAJAR BERCERITA PADA ANAK USIA DIN
METODE PENELITIAN 1 Rancangan Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan
terhadap sejumlah variabel dengan
memberikan suatu perlakuan atau
pengkondisian terhadap sampel penelitian. Penelitian eksperimen ini termasuk kategori
True Experimental (eksperimen sungguhan). Adapun rancangan (desain) penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post- test Only Control Design.
Dalam desain penelitian Post-test Only Control Design ini, terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random (R). Kelompok yang diberi perlakuan (treatment) disebut kelas eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelas kontrol (Sugiyono, 2009: 76).
Bentuk desain (rancangan) penelitian
Post-test Only Control Design ini terlihat dari tabel berikut:
Tabel 3.1 Rancangan Penelitian
Adaptasi dari Arikunto (2006: 87 ; Sugiyono (2009: 76)
Keterangan:
O1 : Post-test pada kelompok eksperimen O2 : Post-test pada kelompok kontrol
X : Perlakuan, yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT E : Kelompok eksperimen (kelas yang diberi perlakukan)
K : Kelompok kontrol (kelas yang tidak diberi perlakukan) R : Randomisasi kelas sebagai sampel atas populasi
A. Deskripsi Populasi dan Penentuan Sampel
1. Populasi
Populasi adalah suatu kelompok besar subyek penelitian. Menurut Arikunto (2006:
E X O1
R
130), populasi adalah keseluruhan dari subjek penelitian.
Adapun populasi yang dijadikan objek penelitian adalah Siswa Taman Kanak- Kanak Nurul Amin Kabupaten Sampang sejumlah 15 siswa.
Alasan memilih populasi tersebut adalah sebagai berikut:
a. Siswa tersebut perlu
mendapatkan perhatian,
pembinaan, dan pendampingan. Penelitian ini sebagai upaya
perhatian, pembinaan, dan
pendampingan untuk kemajuan.
2. Penentuan Sampel
Dalam suatu penelitian ilmiah, sampel merupakan wakil sekelompok dari suatu populasi, artinya dalam menentukan sampel harus mencerminkan wujud dari suatu populasi.
Sugiyono (2009: 81) mengatakan
bahwa: ‖sampel adalah sebagian dari jumlah
dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi
tersebut.‖
Untuk menentukan sampel, maka teknik yang digunakan dalam penelitian ini
adalah teknik Proportional Random
Sampling, yaitu pengambilan subyek dari setiap strata atau wilayah ditentukan seimbang atau sebanding dengan banyaknya subyek dalam masing-masing strata atau wilayah (Arikunto, 2006: 139).
Adapun besar sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa atau 20 % dari populasi yang dianggap dapat mewakili keseluruhan siswa di salah satu Taman Kanak-Kanak (Nurul Amin) Kabupaten Sampang yang berjumlah sebanyak 25 siswa.
3. Metode Pengumpulan Data
Adapun metode yang dipakai adalah
metode tes, yaitu berupa naskah
soal/instrumen post test, metode interview (wawancara), dan dokumentasi.
1. Tes
Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk
mengukur keterampilan, pengetahuan,
intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.
Metode tes ini berupa post test (tes
akhir pelajaran) digunakan untuk
memperoleh informasi tentang kemampuan belajar siswa (perkembangan motorik halus) baik di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol.
2. Interview (wawancara)
Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur dan dapat dilakukan melalui tatap muka (face to
face) maupun dengan menggunakan telepon.
Dalam penelitian ini teknik wawancara dilakukan melalui tatap muka dengan kepala, guru pengajar, dan siswa Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Sampang.
Agar hasil wawancara dapat terekam dengan baik, dan peneliti memiliki bukti
telah melakukan wawancara kepada
informan atau sumber data, maka diperlukan bantuan alat-alat wawancara, misalnya buku catatan, tape recorder, dan kamera. Dalam pelaksanaan digunakan buku catatan sebagai alat wawancara.
3. Dokumentasi
Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan transkrip, buku, surat kabar, majalah, prestasi, notulen rapat, leger, agenda, dan sebagainya (Arikunto, 2006: 206).
Metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan data sekolah, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus.
4. Metode Analisis Data
Untuk menjawab pertanyaan
penelitian dan menguji hipotesis yang
diajukan yaitu menguji perbedaan mean
kemampuan hasil belajar (post-test) berupa kemampuan motorik halus dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga akan diketahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap prestasi belajar (hasil belajar) Bercerita maka akan mengunakan uji-t (t-test) dengan
rumus sebagai berikut:
Keterangan:
1
x : Nilai rata-rata hasil Post-test pada kelompok eksperimen
2
x : Nilai rata-rata hasil Post-test pada kelompok kontrol
2 1
s : Jumlah kuadrat simpangan kelompok (kelas) eksperimen
2 2
s : Jumlah kuadrat simpangan kelompok (kelas) kontrol
1
n : Jumlah sampel kelompok (kelas) eksperimen
2
n : Jumlah sampel kelompok (kelas) kontrol
t
: Nilai koefisien t-testdk : Derajat kebebasan (kriteria pengujian hipotesis terhadap ttabel)
C. ANALISIS DATA 1. Penyajian Data
1.1Tahap Penyajian
Setelah data yang diperoleh mulai dari pembukaan sampai penutupan, langkah berikutnya data tersebut disajikan dalam bentuk tabel. Hal ini bertujuan untuk memudahkan analisis.
Tabel yang akan dipaparkan meliputi tabel 4.1 adalah berupa hasil perolehan
sampel penelitian untuk kelompok
eksperimen (X1) sebanyak 20 siswa Taman
Kanak-Kanak Sampang yang diacak dengan teknik proportional random sampling. Tabel 4.2 adalah berupa hasil perolehan sampel penelitian untuk kelompok kontrol (X2)
sebanyak 20 siswa dari salah satu Taman Kanak-Kanak Sampang yang diacak dengan teknik proportional random sampling. Tabel 4.3 adalah Daftar Nama dan Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Tabel 4.4 adalah daftar nama dan nilai hasil post tes (prestasi
belajar) kelompok kontrol tanpa
menggunakan model pembelajaran
2 2 1 n n dk 2 2 2 1 2 1 2 1 ) ( n s n s x x t (Sugiyono, 2009: 197)
kooperatif tipe NHT. Tabel 4.5 adalah kategori rata-rata nilai prestasi belajar siswa
Taman Kanak-Kanak di Kabupaten
Sampang. Tabel 4.6 adalah daftar
perhitungan standar deviasi dan varians untuk kelompok eksprimen dan kelompok
kontrol siswa Taman Kanak-Kanak
Kabupaten Sampang. Tabel 4.7
perbandingan nilai t hitung dengan nilai t tabel.Tabel-tabel tersebut akan dipaparkan sebagai berikut:
Tabel 4.1 Daftar Nama Sampel Kelompok Eksperimen
NO. KELOMPOK EKSPERIMEN
(X1)
KELAS
1 ACH. RIVAL SARYADI B
2 FAISAL AKBAR B
3 M. RIZAL SUHADA‘ B 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. B
5 INTAN NUR SAFITRI B
6 MEGA NUR ADINDA
NUFITASARI B
7 NADYA NUR JIHAN B
8 NAWAL ABIL PUTRI B
9 BILAL EMIRALDI ISLAMI B
10 ZAKIYA NABILAUL ANAM B
11 AISYAH FAISOL B
12 MOH. ILHAM B
13 FATMATUS ZAHRAH B
14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ
R.S. B
15 MOH. INSAN NURIS
DEWANGGA B
16 MOHAMMAD TIRMIDI
EFENDI B
17 ABDIL FITRA ARIFIN
MAULANA B
18 NURIS AMDITA
PRATITASWARI B
19 BERI ALFIAN B
20 AMELIATUS SOLIHAH B
Sumber: Dokumentasi Taman Kanak-Kanak Nurul AminKabupaten Sampang 2014, diacak
Tabel 4.2 Daftar Nama Sampel Kelompok Kontrol
NO. KELOMPOK KONTROL
(X2)
KELAS
1 ACH. RIVAL SARYADI B
2 FAISAL AKBAR B
3 M. RIZAL SUHADA‘ B 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. B
5 INTAN NUR SAFITRI B
6 MEGA NUR ADINDA
NUFITASARI B
7 NADYA NUR JIHAN B
8 NAWAL ABIL PUTRI B
9 BILAL EMIRALDI ISLAMI B
10 ZAKIYA NABILA B
11 AISYAH FAISOL B
12 MOH. ILHAM B
13 FATMATUS ZAHRAH B
14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ R.S. B
15 MOH. INSAN NURIS DEWANGGA B
16 MOHAMMAD TIRMIDI EFENDI B
17 ABDIL FITRA ARIFIN MAULANA B
19 BERI ALFIAN B
20 AMELIATUS SOLIHAH B
Sumber: Dokumentasi Taman
Kanak-Kanak Nurul Amin
Kabupaten Sampang 2014, diacak
Selanjutnya setelah penyajian tabel- tabel di atas, maka akan disajikan tabel nilai
post-test masing-masing kelompok, baik nilai kelompok eksperimen maupun nilai kelompok kontrol. Hal ini bertujuan agar bisa diketahui nilai prestasi masing-masing siswa dari kedua kelompok tersebut. Adapun tabel-tabel yang akan disajikan tersebut adalah sebagai berikut:
Tabel 4.3 Daftar Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) Kelompok
Eksperimen dengan
menggunakan model
pembelajaran kooperatif tipe NHT
NO. KELOMPOK EKSPERIMEN
(X1)
SKOR X1
1 ACH. RIVAL SARYADI 80
2 FAISAL AKBAR 82
3 M. RIZAL SUHADA‘ 86 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. 86
5 INTAN NUR SAFITRI 60
6 MEGA NUR ADINDA
NUFITASARI 80
7 NADYA NUR JIHAN 74
8 NAWAL ABIL PUTRI 84
9 BILAL EMIRALDI ISLAMI 86
10 ZAKIYA NABILAUL ANAM 84
11 AISYAH FAISOL 76
12 MOH. ILHAM 80
13 FATMATUS ZAHRAH 74
14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ R.S. 77
15 MOH. INSAN NURIS DEWANGGA 74
16 MOHAMMAD TIRMIDI EFENDI 79
17 ABDIL FITRA ARIFIN MAULANA 65
18 NURIS AMDITA PRATITASWARI 78
19 BERI ALFIAN 70
20 AMELIATUS SOLIHAH 70
JUMLAH 1.545
NILAI RATA-RATA X1 77.25
Sumber: Dokumentasi hasil pot-test kelompok eksperimen
Tabel 4.4 Daftar Nama dan Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) Kelompok Kontrol Tanpa
Menggunakan Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT
NO. KELOMPOK KONTROL
(X2)
SKOR X2
1 ACH. RIVAL SARYADI 65
2 FAISAL AKBAR 54
3 M. RIZAL SUHADA‘ 70
4 ZILFIATUS SHOLEHAH. 60
5 INTAN NUR SAFITRI 59
6 MEGA NUR ADINDA
NUFITASARI 64