• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN 1 Rancangan Penelitian

Dalam dokumen PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELAL (Halaman 85-89)

HEAD TOGETHER) TERHADAP PROGRAM BELAJAR BERCERITA PADA ANAK USIA DIN

METODE PENELITIAN 1 Rancangan Penelitian

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yaitu penelitian yang dilakukan

terhadap sejumlah variabel dengan

memberikan suatu perlakuan atau

pengkondisian terhadap sampel penelitian. Penelitian eksperimen ini termasuk kategori

True Experimental (eksperimen sungguhan). Adapun rancangan (desain) penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Post- test Only Control Design.

Dalam desain penelitian Post-test Only Control Design ini, terdapat dua kelompok yang masing-masing dipilih secara random (R). Kelompok yang diberi perlakuan (treatment) disebut kelas eksperimen dan kelompok yang tidak diberi perlakuan disebut kelas kontrol (Sugiyono, 2009: 76).

Bentuk desain (rancangan) penelitian

Post-test Only Control Design ini terlihat dari tabel berikut:

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian

Adaptasi dari Arikunto (2006: 87 ; Sugiyono (2009: 76)

Keterangan:

O1 : Post-test pada kelompok eksperimen O2 : Post-test pada kelompok kontrol

X : Perlakuan, yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT E : Kelompok eksperimen (kelas yang diberi perlakukan)

K : Kelompok kontrol (kelas yang tidak diberi perlakukan) R : Randomisasi kelas sebagai sampel atas populasi

A. Deskripsi Populasi dan Penentuan Sampel

1. Populasi

Populasi adalah suatu kelompok besar subyek penelitian. Menurut Arikunto (2006:

E X O1

R

130), populasi adalah keseluruhan dari subjek penelitian.

Adapun populasi yang dijadikan objek penelitian adalah Siswa Taman Kanak- Kanak Nurul Amin Kabupaten Sampang sejumlah 15 siswa.

Alasan memilih populasi tersebut adalah sebagai berikut:

a. Siswa tersebut perlu

mendapatkan perhatian,

pembinaan, dan pendampingan. Penelitian ini sebagai upaya

perhatian, pembinaan, dan

pendampingan untuk kemajuan.

2. Penentuan Sampel

Dalam suatu penelitian ilmiah, sampel merupakan wakil sekelompok dari suatu populasi, artinya dalam menentukan sampel harus mencerminkan wujud dari suatu populasi.

Sugiyono (2009: 81) mengatakan

bahwa: ‖sampel adalah sebagian dari jumlah

dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi

tersebut.‖

Untuk menentukan sampel, maka teknik yang digunakan dalam penelitian ini

adalah teknik Proportional Random

Sampling, yaitu pengambilan subyek dari setiap strata atau wilayah ditentukan seimbang atau sebanding dengan banyaknya subyek dalam masing-masing strata atau wilayah (Arikunto, 2006: 139).

Adapun besar sampel dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa atau 20 % dari populasi yang dianggap dapat mewakili keseluruhan siswa di salah satu Taman Kanak-Kanak (Nurul Amin) Kabupaten Sampang yang berjumlah sebanyak 25 siswa.

3. Metode Pengumpulan Data

Adapun metode yang dipakai adalah

metode tes, yaitu berupa naskah

soal/instrumen post test, metode interview (wawancara), dan dokumentasi.

1. Tes

Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan atau alat lain yang digunakan untuk

mengukur keterampilan, pengetahuan,

intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.

Metode tes ini berupa post test (tes

akhir pelajaran) digunakan untuk

memperoleh informasi tentang kemampuan belajar siswa (perkembangan motorik halus) baik di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol.

2. Interview (wawancara)

Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur dan dapat dilakukan melalui tatap muka (face to

face) maupun dengan menggunakan telepon.

Dalam penelitian ini teknik wawancara dilakukan melalui tatap muka dengan kepala, guru pengajar, dan siswa Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Sampang.

Agar hasil wawancara dapat terekam dengan baik, dan peneliti memiliki bukti

telah melakukan wawancara kepada

informan atau sumber data, maka diperlukan bantuan alat-alat wawancara, misalnya buku catatan, tape recorder, dan kamera. Dalam pelaksanaan digunakan buku catatan sebagai alat wawancara.

3. Dokumentasi

Dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan transkrip, buku, surat kabar, majalah, prestasi, notulen rapat, leger, agenda, dan sebagainya (Arikunto, 2006: 206).

Metode dokumentasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengumpulkan data sekolah, baik yang bersifat umum maupun yang bersifat khusus.

4. Metode Analisis Data

Untuk menjawab pertanyaan

penelitian dan menguji hipotesis yang

diajukan yaitu menguji perbedaan mean

kemampuan hasil belajar (post-test) berupa kemampuan motorik halus dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sehingga akan diketahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap prestasi belajar (hasil belajar) Bercerita maka akan mengunakan uji-t (t-test) dengan

rumus sebagai berikut:

Keterangan:

1

x : Nilai rata-rata hasil Post-test pada kelompok eksperimen

2

x : Nilai rata-rata hasil Post-test pada kelompok kontrol

2 1

s : Jumlah kuadrat simpangan kelompok (kelas) eksperimen

2 2

s : Jumlah kuadrat simpangan kelompok (kelas) kontrol

1

n : Jumlah sampel kelompok (kelas) eksperimen

2

n : Jumlah sampel kelompok (kelas) kontrol

t

: Nilai koefisien t-test

dk : Derajat kebebasan (kriteria pengujian hipotesis terhadap ttabel)

C. ANALISIS DATA 1. Penyajian Data

1.1Tahap Penyajian

Setelah data yang diperoleh mulai dari pembukaan sampai penutupan, langkah berikutnya data tersebut disajikan dalam bentuk tabel. Hal ini bertujuan untuk memudahkan analisis.

Tabel yang akan dipaparkan meliputi tabel 4.1 adalah berupa hasil perolehan

sampel penelitian untuk kelompok

eksperimen (X1) sebanyak 20 siswa Taman

Kanak-Kanak Sampang yang diacak dengan teknik proportional random sampling. Tabel 4.2 adalah berupa hasil perolehan sampel penelitian untuk kelompok kontrol (X2)

sebanyak 20 siswa dari salah satu Taman Kanak-Kanak Sampang yang diacak dengan teknik proportional random sampling. Tabel 4.3 adalah Daftar Nama dan Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) kelompok eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Tabel 4.4 adalah daftar nama dan nilai hasil post tes (prestasi

belajar) kelompok kontrol tanpa

menggunakan model pembelajaran

2 2 1  n n dk 2 2 2 1 2 1 2 1 ) ( n s n s x x t    (Sugiyono, 2009: 197)

kooperatif tipe NHT. Tabel 4.5 adalah kategori rata-rata nilai prestasi belajar siswa

Taman Kanak-Kanak di Kabupaten

Sampang. Tabel 4.6 adalah daftar

perhitungan standar deviasi dan varians untuk kelompok eksprimen dan kelompok

kontrol siswa Taman Kanak-Kanak

Kabupaten Sampang. Tabel 4.7

perbandingan nilai t hitung dengan nilai t tabel.Tabel-tabel tersebut akan dipaparkan sebagai berikut:

Tabel 4.1 Daftar Nama Sampel Kelompok Eksperimen

NO. KELOMPOK EKSPERIMEN

(X1)

KELAS

1 ACH. RIVAL SARYADI B

2 FAISAL AKBAR B

3 M. RIZAL SUHADA‘ B 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. B

5 INTAN NUR SAFITRI B

6 MEGA NUR ADINDA

NUFITASARI B

7 NADYA NUR JIHAN B

8 NAWAL ABIL PUTRI B

9 BILAL EMIRALDI ISLAMI B

10 ZAKIYA NABILAUL ANAM B

11 AISYAH FAISOL B

12 MOH. ILHAM B

13 FATMATUS ZAHRAH B

14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ

R.S. B

15 MOH. INSAN NURIS

DEWANGGA B

16 MOHAMMAD TIRMIDI

EFENDI B

17 ABDIL FITRA ARIFIN

MAULANA B

18 NURIS AMDITA

PRATITASWARI B

19 BERI ALFIAN B

20 AMELIATUS SOLIHAH B

Sumber: Dokumentasi Taman Kanak-Kanak Nurul AminKabupaten Sampang 2014, diacak

Tabel 4.2 Daftar Nama Sampel Kelompok Kontrol

NO. KELOMPOK KONTROL

(X2)

KELAS

1 ACH. RIVAL SARYADI B

2 FAISAL AKBAR B

3 M. RIZAL SUHADA‘ B 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. B

5 INTAN NUR SAFITRI B

6 MEGA NUR ADINDA

NUFITASARI B

7 NADYA NUR JIHAN B

8 NAWAL ABIL PUTRI B

9 BILAL EMIRALDI ISLAMI B

10 ZAKIYA NABILA B

11 AISYAH FAISOL B

12 MOH. ILHAM B

13 FATMATUS ZAHRAH B

14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ R.S. B

15 MOH. INSAN NURIS DEWANGGA B

16 MOHAMMAD TIRMIDI EFENDI B

17 ABDIL FITRA ARIFIN MAULANA B

19 BERI ALFIAN B

20 AMELIATUS SOLIHAH B

Sumber: Dokumentasi Taman

Kanak-Kanak Nurul Amin

Kabupaten Sampang 2014, diacak

Selanjutnya setelah penyajian tabel- tabel di atas, maka akan disajikan tabel nilai

post-test masing-masing kelompok, baik nilai kelompok eksperimen maupun nilai kelompok kontrol. Hal ini bertujuan agar bisa diketahui nilai prestasi masing-masing siswa dari kedua kelompok tersebut. Adapun tabel-tabel yang akan disajikan tersebut adalah sebagai berikut:

Tabel 4.3 Daftar Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) Kelompok

Eksperimen dengan

menggunakan model

pembelajaran kooperatif tipe NHT

NO. KELOMPOK EKSPERIMEN

(X1)

SKOR X1

1 ACH. RIVAL SARYADI 80

2 FAISAL AKBAR 82

3 M. RIZAL SUHADA‘ 86 4 ZILFIATUS SHOLEHAH. 86

5 INTAN NUR SAFITRI 60

6 MEGA NUR ADINDA

NUFITASARI 80

7 NADYA NUR JIHAN 74

8 NAWAL ABIL PUTRI 84

9 BILAL EMIRALDI ISLAMI 86

10 ZAKIYA NABILAUL ANAM 84

11 AISYAH FAISOL 76

12 MOH. ILHAM 80

13 FATMATUS ZAHRAH 74

14 ACH. ABDURRAHMAN AZIZ R.S. 77

15 MOH. INSAN NURIS DEWANGGA 74

16 MOHAMMAD TIRMIDI EFENDI 79

17 ABDIL FITRA ARIFIN MAULANA 65

18 NURIS AMDITA PRATITASWARI 78

19 BERI ALFIAN 70

20 AMELIATUS SOLIHAH 70

JUMLAH 1.545

NILAI RATA-RATA X1 77.25

Sumber: Dokumentasi hasil pot-test kelompok eksperimen

Tabel 4.4 Daftar Nama dan Nilai Hasil Post Tes (Prestasi Belajar) Kelompok Kontrol Tanpa

Menggunakan Model

Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT

NO. KELOMPOK KONTROL

(X2)

SKOR X2

1 ACH. RIVAL SARYADI 65

2 FAISAL AKBAR 54

3 M. RIZAL SUHADA‘ 70

4 ZILFIATUS SHOLEHAH. 60

5 INTAN NUR SAFITRI 59

6 MEGA NUR ADINDA

NUFITASARI 64

Dalam dokumen PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA DINI MELAL (Halaman 85-89)