a. Data Hasil Soal Pertama Kategori C4 (analyze) Subjek 1 Self-efficacy Rendah (SR-1)
1) Tahapan Fokus/ Focus
a) Indikator 1 (Subjek mampu menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal)
Indikator Kemampuan
Berpikir Kritis
Deskripsi Kemampuan Subjek SS-2 kategori soal C5 (Evaluate)
Focus
1) SS-2 mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dalam soal dengan tepat. Informasi yang dipaparkan relevan dengan permasalahan.
2) SS-2 mampu memberikan strategi penyelesaian yang sesuai dengan permasalahan. Strategi disajikan dengan runtut dan jelas sesuai dengan konteks permasalahan.
Meskipun demikian, SS-2 belum memaparkan lebih lanjut mengenai langkah menentukan takaran air untuk memenuhi bak mandi. Berbeda dari hasil wawancara yang menunjukkan bahwa SS-2 mampu memaparkan strategi penyelesaian dengan jelas dan tepat.
Reason
SS-2 mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. SS-2 mampu menentukan banyak kubus satuan dan ukuran balok transparan yang disajikan secara implisit.
Inference
SS-2 mampu menarik simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang disampaikan. Simpulan awal yang diperoleh adalah volume balok transparan.
Situation
SS-2 mampu menggunakan simpulan awal untuk menjawab permasalahan awal. Relevan dengan permasalahan, SS-2 mengurangkan volume balok transparan dengan kubus satuan yang ada.
Clarity
SS-2 tidak mampu menyelesaikan permasalahan lain yang masih terkait dengan permasalahan awal dengan langkah-langkah yang jelas, runtut, dan tepat.
Overview
SS-2 tidak mampu meninjau ulang jawabannya dengan menggunakan ar-gumen yang tepat, alasan dan juga bukti yang tidak sesuai dengan konteks permasalahan.
Hasil pekerjaan SR-1 dalam menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan dapat dilihat pada cuplikan hasil tes tertulis sebagai berikut.
Gambar 4.72 Jawaban Tes Tertulis SR-1 Indikator 1 Tahapan Focus Soal C4 Nomor 1a
Hasil tes tertulis tersebut menunjukkan bahwa SR-1 mampu menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan soal dengan tepat. Sejalan dengan hasil tes tertulis, hasil wawancara juga menunjukkan bahwa SR-1 mampu memenuhi indikator 1 tahapan focus.Adapun cuplikan wawancara dapat dilihat pada P1,3 - SR-11,4
berikut ini.
P1,3 : “Apa yang diketahui dari soal tersebut?”
SR-11,3 : “Pak Adi menguras bak mandi dengan ukuran 60cm x 50cm x 40cm. Kemudian diisi dengan air dalam wadah kecil yang berukuran 2dm x 3dm x 3dm.
P1,4 : “Kemudian yang ditanyakan apa?”
SR-11,4 : “Takaran keberapakah air dalam bak mandi akan tumpah?”
Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SR-1 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa pemaparan informasi yang diketahui dan ditanyakan didalam soal dengan tepat. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.
SR-1 memaparkan bahwa terdapat bak mandi pak Adi yang dikuras dengan ukuran bak 60cm x 50cm x 40cm. Bak mandi tersebut diisi dengan air dalam wadah kecil yang berukuran 2dm x 3 dm x 3dm. Selanjutnya SR-1 juga menyatakan bahwa hal yang ditanyakan yaitu takaran keberapa air dalam mandi akan tumpah.
Jawaban dari SR-1 sudah tepat karena sesuai dengan konteks permasalahan, maka dapat dikatakan bahwa SR-1 mampu memenuhi indikator 1 pada tahapan focus.
b) Indikator 2 (Subjek mampu memutuskan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah)
Indikator 2 berhubungan dengan kemampuan subjek dalam menentukan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah. Adapun hasil tes tertulis SR-1 dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.73 Jawaban Tes Tertulis SR-1 Indikator 2 Tahapan Focus Soal C4 Nomor 1b
Sejalan dengan hasil tes tertlis, hasil wawancara menunjukkan bahwa SR-1 tidak mampu memutuskan strategi penyelesaian sesuai dengan masalah. Adapun cuplikan wawancara dapat dilihat pada P1,5 - SR-11,13 berikut.
P1,5 :“Oke, Langkah atau cara kamu untuk menyelesaikannya bagaimana?”
SR-11,5 :“Menghitung volume bak mandi dan volume wadah kecil”
P1,11 :“Oke, pertanyaannya kan pada takaran keberapa air dalam bak mandi tumpah, caranya bagaimana?”
SR-11,11 : “Dikali semua”
P1,12 : “Yang dikalikan mana”
SR-11,12 : “Yang ini ( menunjuk ukuran wadah kecil)”
P1,13 : “Tadi sudah, begitu takaran keberapa airnya tumpah?”
SR-11,13 : “(diam sambil tersenyum)”
Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SR-1 tidak mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa ketidakmampuan SR-1 memberi strategi penyelesaian yang sesuai dengan permasalahan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.
SR-1 menyatakan bahwa langkah yang ditempuh pertama kali adalah menghitung volume bak mandi dan volume wadah kecil. Langkah tersebut sudah tepat, akan tetapi ketika ditanya mengenai cara menentukan takaran keberapa air dalam bak mandi akan tumpah, SR-1 tidak mampu memberikan jawaban yang logis.
SR-1 hanya menyatakan bahwa volume takaran air ditentukan dengan cara mengalikan semua ukuran wadah kecil. Peneliti sudah mencoba menggali informasi lain yang mengarah kepada jawaban, akan tetapi SR-1 tetap saja tidak mampu menjawabnya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa SR-1 tidak mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus.
2) Tahapan Alasan/ Reason (Subjek mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan)
Sesuai dengan strategi yang sudah dipaparkan, SR-1 memberikan bukti pada hasil pekerjaanya. Hal tersebut terlihat pada cuplikan hasil tes tertulis sebagai berikut.
Gambar 4.74 Jawaban Tes Tertulis SR-1 Tahapan Reason Soal C4 Nomor 1c
Hasil tes tertulis menunjukkan bahwa SR-1 mampu mengubah satuan ukuran bak mandi sesuai dengan strategi yang dipaparkan.
Sedikit berbeda dengan hasil tes tertulis, hasil wawancara menunjukkan bahwa SR-1 kurang mampu memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. Adapun cuplikan wawancara P1,7- SR-11,10 dapat dilihat sebagai berikut.
P1,7 : “Ini volume wadah kecil kok tetiba tahu 20cm3 dari mana?”
SR-11,7 : “Dibagi” (menunjukkan pekerjaanya) SR-11,7 : “Ini 2dm menjadi 20cm”
P1,8 : “Oh, ini kamu ubah dulu satuannya maksud kamu? Kalo diubah satuannya engga pangkat tiga dong”
SR-11,8 : “Iya”
P1,9 : “Terus ini kok yang kamu ubah panjangnya saja? Lebar dan tingginya mana?”
SR-11,9 : “(diam sambil tersenyum)”
P1,10 : “ Ini ga bisa kalau yang kamu ubah hanya panjangnya saja.
Lebar dan tingginya juga harus dirubah. Ayo dibenerin dulu”
SR-11,10 : “Iya bu”
Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SR-2 tidak mampu memenuhi indikator 2 pada tahapan focus. Tahapan tersebut berupa ketidakmampuan SR-1
memberikan bukti yang logis, relevan, dan akurat berdasarkan strategi yang digunakan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.
Pada tahapan ini, SR-1 tidak memberikan informasi apapun.
SR-1 hanya menuliskan ulang ukuran bak mandi yaitu panjangnya 60cm, lebarnya 50cm, dan tingginya 40cm. Kemudian SR-1 juga menuliskan ukuran wadah kecil yaitu panjangnya 2dm, lebarnya 3dm, dan tingginya 3dm. Sejalan dengan hasil wawancara, SS-2 menyatakan bahwa volume bak mandi 20 cm3. Peneliti mencoba mengklarifikasi jawaban tersebut dan didapatkan hasil bahwa yang dimaksud SR-1 adalah mengubah satuan 2 dm menjadi 20 cm. SR-1 membetulkan jawaban SR-1 bahwa untuk satuan panjang tidak perlu menggunakan pangkat tiga. Setelah peneliti membaca hasil pekerjaan siswa, ternyata SR-1 hanya mengubah satuan dari panjang wadah kecil, sedangkan lebar dan tinggi tidak diubah ke dalam satuan cm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SR-1 belum mampu memenuhi tahapan reason dikarenakan alasan yang diberikan tidak logis, tidak akurat dan tidak relevan dengan konteks permasalahan.
3) Tahapan Simpulan/ Inference (Subjek mampu menarik sebuah simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan)
Tahapan inference berhubungan dengan kemampuan subjek dalam menarik suatu simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan. Adapun hasil tes tertulis SS-1 dapat dilihat pada gambar berikut.
Gambar 4.75 Jawaban Tes Tertulis SR-1 Tahapan Inference Soal C4 Nomor 1c
Sejalan dengan hasil tes tertulis, hasil wawancara menunjukkan hasil yang sama. Adapun cuplikan wawancara P1,17- SR-11,17 dapat dilihat sebagai berikut.
P1,17 : “Jadi gini, pekerjaan kamu masih keliru ya? Coba kamu bayangin ini ada bak mandi milik pak Adi, lalu ada wadah kecil juga. Keduanya berbentuk balok. Bak mandi akan diisi air dengan wadah kecil tersebut. Kira-kira supaya tau air akan tumpah pada takaran keberapa bagaimana?”
SR-11,17: “(diam)”
Berdasarkan hasil tes tertulis dan wawancara tersebut diperoleh informasi bahwa subjek SR-1 tidak mampu memenuhi indikator inference. Tahapan tersebut berupa ketidakmampuan SR-1 memberikan simpulan baru berdasarkan argumen dan alasan yang telah disampaikan. Karena kedua data menunjukkan data yang sama, maka hasil tes tertulis dan wawancara memberikan data yang valid.
SR-1 mampu menuliskan volume bak mandi dengan tepat yaitu sebesar 120.000 cm3. Akan tetapi, SR-1 tidak mampu menentukan volume wadah kecil dengan tepat. SR-1 menuliskan bahwa volume wadah kecil sebesar 20 cm3 tanpa ada perhitungan sebelumnya. Volume yang didapatkan SR-1 terkesan mengada-ada dan asal mengitung karena tidak ada bukti sebelumnya. Selanjutmya, pada tahapan wawancara Peneliti mencoba memancing jawaban SR-1 dengan memberikan penjelasan mengenai konteks permasalahan akan tetapi SR-1 hanya diam tidak mampu memberikan penjelasan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa SR-1 tidak mampu memenuhi tahapan inference.
4) Tahapan Situasi/ Situation (Simpulan yang diperoleh dapat