• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

B. Deskripsi Dan Analisa Data

3. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan Kualitas

Suatu kegiatan yang dilakukan untuk menjaga, merawat dan memperbaharui suatu barang dengan memperbaiki sampai kondisi layak guna atau umur masa guna. Pemeliharaan dimulai dari pemakaian barang, yaitu dengan cara berhati-hati dalam menggunakannya.

Pemeliharaan yang bersifat khusus harus dilakukan oleh petugas yang mempunyai keahlian sesuai dengan jenis barangnya. Sarana dan prasarana sekolah seperti prabot, peralatan kantor dan sarana belajar selalu dalam kondisi siap dan layak pakai pada saat diperlukan. Dengan sarana dan prasarana sekolah yang selalu dalam kondisi siap maka semua personil sekolah dapat dengan mudah menjalankan tugasnya masing-masing. Dalam rangka itu tentu semua perlengkapan di sekolah itu bukan saja hanya ditata sedemikian rupa, melainkan juga dipelihara dengan sebaik-baiknya.

Dengan pemeliharaan secara teratur semua sarana dan prasarana pendidikan disekolah akan selalu terawat dan tidak cepat rusak.

Pemeliharaan merupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus untuk menjaga agar barang milik sekolah selalu dalam keadaan baik dan siap untuk digunakan. Pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran yang sangat penting karena dengan adanya pemeliharaan yang baik maka penyelenggaraan pendidikan akan berjalan dengan sangat baik.

Sedangkan pengelolaan dalam pemeliharaan sarana dan prasarana dengan sistem tertentu sesuai dengan jenis barang, yakni segai berikut:

a. Pemeliharaan Barang Habis Pakai

Pemeliharaan barang habis pakai ini merupakan penyimpanan sebelum barang tersebut dipergunakan.

Pengelolaan barang habis pakai di SMK Al Hidayah Lestari menggunakan sistem pendistribusian langsung, artinya barang-barang yang sudah diterima oleh pihak penerima barang-barang akan langsung disalurkan kepada pihak yang membutuhkan. Misalnya penggunaan kertas oleh guru, jika kertas itu sudah habis pakai maka dipergunakan pengadaan kembali untuk barang tersebut.

b. Pemeliharaan Barang Tidak Habis Pakai

Pemeliharaan barang tidak habis pakai di SMK Al Hidayah Lestari selalu ada pengawasan dari kepala sekolah maupun seluruh stakeholder yang ada disekolah. Pemeliharaan barang tidak habis pakai ini diberlakukan sistem pinjam dan sistem merawat, dimana peminjaman akan dilakukan oleh pihak harus yang membutuhkan dan yang meminjam harus bertanggung jawab untnuk merawat barang yang di pinjam. Penanggung jawab disini sesuai dengan jenis dan lokasi barang tersebut tersimpan.

Misalnya infocus ada diruang guru maka tanggung jawab ada pada guru yang meminjam alat tersebut dan dikembalikan sesuai dengan lokasi barang tersebut tersimpan.

Berikut hasil wawancara dengan Pitri Yulianti selaku Guru Bahasa Indonesia sebagai berikut:

Pihak sekolah menghimbau agar semua pihak-pihak yang terkait agar bisa melakukan pemeliharaan terhadap sarana dan prasarana yang telah ada. Untuk pemeliharaannya di lakukan secara bersama dengam murid, biasanya dengan membuat jadwalkan piket untuk membersihkan dan merawat sarana dan prasarana yang ada disekolah. Selain itu

guru-guru disini ditugaskan untuk mengajar juga diberikan tugas lainnya, contoh saya selain guru Bahasa Indonesia saya juga diberikan tugas untuk menjadi mengelola perpeustakaan, maka saya juga mempunyai taggung jawab untuk menjaga dan merwat perpustakaan tetapi terkadang waktu menjadi kendala untuk melakukan tugas-tugas tersebut secara bersamaan, mungkin secara schedule sudah saya buat sebaik mungkin, tapi karena tugas utama saya adalah mengajar maka sering sekali apa yang telah saya jadwalkan jadi tidak berjalan dengan sesuai.84

Pemeliharaan yang dilakukan di SMK Al Hidayah Lestari terbagi dua jenis yaitu:

a. Pemeliharaan Sehari-hari dan Berkala

Pemeliharaan sehari-hari ini merupakan pemeliharaan yang dilakukan sehari-hari, yaitu seperti membersihkan ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha dan ruang laboratorium.

b. Pemeliharaan Berkala

Pemeliharaan berkala di SMK Al Hidayah Lestari Lebak Bulus kegiatan pemeliharaan yang dilakukan berkala atau tidak setiap harinya, yaitu seperti pengecatan gedung, perbaikan genteng yang bocor dan kerusakan-kerusakan kecil lainnya.

Hal ini sejalan dengan wawancara Achamad Aldi Wiyanto selaku Peserta Didik, menyatakan sebagai berikut:

Terutama siswa-siswa diharapkan agar bisa memelihara sarana dan prasarana yang ada seperti memelihara meja dan kursi belajar agar tidak dicoret-coret. Serta memelihara ruang belajar agar dipelihara dan dirawat. Memelihara sarana olahraga agar tidak dirusak dan dikembalikan setelah diapakai. Hal ini dipertegas oleh pernyataan peserta didik yang menyatakan terlibat dalam pemeliharaan, kami ikut

84 Loc cit. Hasil wawancaran dengan Pitri Yulianti, S.Pd selaku Guru Bahasa Indonesia SMK Al Hidayah Lestari

serta menjaga sarana dan prasarana yang ada disekolah ini contohnya tidak mencoret-coret dinding kelas, membuang sampah pada tempatnya, menggunakan sarana prasarana dengan baik dan tidak merusaknya.85

Berdasarkan pengamatan peneliti, pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan untuk semua warga sekolah, seperti pemeliharaan ruang kelas dilakukan oleh murid, pemeliharaan alat praktek yang dikembalikan kedalam ruang penyimpanan atau gudang untuk sarana praktek. Pemeliharaan ruang kelas dalam hal ini yang membersihkan setiap hari adalah para siswa yang terjadwal sesuai dengan jadwal piket dan dibantu oleh petugas kebersihan sekolah. Begitu juga dengan pemeliharaan alat-alat maupun komponen-komponen yang ada di dalam labaratorium merupakan tanggung jawab bagi peminjam atau pemakainya, karena jika rusak atau hilang yang dikenakan sangsi untuk mengganti barang tersebut adalah orang yang meminjam barang tersebut. Tetapi jika barang tersebut sekiranya masih bisa di perbaiki makan dibebankan kepada pemakai barang tersebut. Karena sistem peminjaman barang-barang yang ada didalam laboratorium menggunakan sistem bon alat, jadi dari situlah upaya pihak sekolah dalam memelihara dan mengawasi alat-alat sekolah yang ada didalam laboratorium. Hal ini yang perlu ditingkatkan sekolah SMK Al Hidayah Lestari mengenai pemeliharaan sarana dan prasarana yang telah ada agar dapat digunakan pada waktu yang panjang dan lama.

Pemeliharaan yang dilakukan SMK Al Hidayah Lestari untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan strategi tepat dan cepat dengan begitu jika sarana dan prasarana di sekolah ada yang rusak dapat segara ditangani dengan begitu sarana dan prasarana akan dalam keadaan baik dan memadai.

85 Hasil wawancara dengan Achmad Aldi Wiyanto selaku Peserta Didik SMK Al Hidayah Lestari Lebak Bulus pada tanggal 15 Maret 2021.

4. Penghapusan Sarana dan Prasarana Dalam Meningkatkan