• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Teknik Analisis Data

I. Penyusunan Program Remediasi

Remediasi dilaksanakan setelah peserta didik mengerjakan soal pre test. Peneliti perlu menyusun remediasi agar peserta didik tidak melakukan

kesalahan yang sama pada saat peserta didik menyelesaikan soal cerita terkait operasi perkalian dan pembagian bilangan pecahan. Remediasi yang dilaksanakan menggunakan pendekatan discovery learning. Prosedur yang pelaksanaan discovery learning dapat dilihat dari inti pembelajaran yang diterangkan dalam RPP dengan peneliti memberikan rangsangan menggunakan alat peraga dalam menyelesaikan soal cerita, memberikan pertanyaan bagaimana menyelesaikan soal cerita yang diberikan kemudian peserta didik diberi waktu untuk berpikir untuk mengumpulkan informasi dan peserta didik dapat mealkukan diskusi dengan teman yang lain untuk melakukan diskusi dalam rangka mengumpulkan data kemudian setelah peserta didik mengumpulkan data peserta didik dapat mengolah data yang dikumpulkan dengan menuliskan penyelesaian dari soal cerita yang diberikan, peneliti memberikan kesempatan peserta didik untuk mengklarifikasi penyelesaian soal cerita yang diberikan dengan mempresentasikan hasil pengolahan data dan peneliti mengklarifikasi penyelesaian peserta didik benar atau tidak. Kemudian Peneliti dan peserta didik menarik kesimpulan cara menyelesaikan soal cerita yang diberikan. Pendekatan discovery learning dapat dilihat dari RPP yang telah dirancang sebagai berikut:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sekolah : SMP Pangudi Luhur Sedayu

Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ Semester : VII / 1 (Ganjil) Materi Pokok : Bilangan pecahan

A. Kompetensi Inti

KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.

KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,

mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar Indikator

4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan

4.2.1 Membaca masalah matematika yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan. 4.2.2 Memahami masalah yang terkait perkalian dan

pembagian bilangan pecahan.

4.2.3 Mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4.2.4 Menentukan proses pemecahan masalah terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan. 4.2.5 Menuliskan jawaban masalah yang benar terkait

perkalian dan pembagian pecahan.

C. Tujuan Pembelajaran

1. Peserta didik dapat membaca masalah matematika yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

2. Peserta didik dapat memahami masalah yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

3. Peserta didik dapat mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4. Peserta didik dapat menentukan proses pemecahan masalah yang telah dibentuk terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

5. Peserta didik dapat menuliskan jawaban masalah yang benar terkait perkalian dan pembagian pecahan.

Sikap yang akan dikembangkan: 1. Ketelitian

2. Rasa Ingin Tahu 3. Tanggung Jawab

4. Keseriusan ketika melakukan doa sebelum belajar (Ketaqwaan) 5. Bertoleransi antar keyakinan

D. Materi Pembelajaran - Faktual

Perkalian Bilangan Pecahan

Langkah yang dilakukan yaitu pembilang yang dikali dikalikan dengan pembilang pengali. Kemudian penyebut yang dikali dikalikan dengan penyebut pengali.

๐‘Ž ๐‘ร— ๐‘ ๐‘‘= ๐‘Ž ร— ๐‘ ๐‘ ร— ๐‘‘ , (๐‘Ž, ๐‘, ๐‘, ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘‘ โ‰  0) Hasil kali dua pecahan = โ„Ž๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘™ ๐‘˜๐‘Ž๐‘™๐‘– ๐‘๐‘’๐‘š๐‘๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘›๐‘” ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘š๐‘๐‘–๐‘™๐‘Ž๐‘›๐‘”

โ„Ž๐‘Ž๐‘ ๐‘–๐‘™ ๐‘˜๐‘Ž๐‘™๐‘– ๐‘๐‘’๐‘›๐‘ฆ๐‘’๐‘๐‘ข๐‘ก ๐‘‘๐‘’๐‘›๐‘”๐‘Ž๐‘› ๐‘๐‘’๐‘›๐‘ฆ๐‘’๐‘๐‘ข๐‘ก

Pembagian Bilangan Pecahan

Untuk membagi bilangan pecahan dengan bilangan pecahan kita dapat melakukan perkalian silang dengan mengalikan pembilang dari pengali dengan penyebut dari yang dikali dan penyebut dari pengali dengan pembilang dari yang dikali. jika a

b dan c

d adalah bilangan pecahan,dengan ๐‘ โ‰  0 maka a bรท c d= a ร— d b ร— c - Konseptual Perkalian

Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan bulat ๐‘Ž ๐‘ร— ๐‘ = ๐‘Ž ๐‘ร— ๐‘ 1= ๐‘Ž ร— ๐‘ ๐‘ ร— 1= ๐‘Ž๐‘ ๐‘ , (๐‘Ž, ๐‘, ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘ โ‰  0) Pembagian

Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan bulat.

Jika ๐‘Ž๐‘ adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat maka a bรท c = ๐‘Ž ๐‘รท ๐‘ 1= ๐‘Ž ๐‘ร— 1 ๐‘= ๐‘Ž ๐‘ ร— ๐‘

Misalnya, jika a

c dan ๐‘

๐‘ adalah bilangan pecahan dengan b โ‰  0, maka a

cรทb

c=a

b

Pembagian bilangan bulat oleh bilangan pecahan

Untuk membagi bilangan bulat dengan bilangan pecahan, kita dapat mengubah bilangan bulat tersebut menjadi pecahan senilai dengan penyebut sama dengan bilangan pecahan pembagi. Jika a

b adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat dan ๐‘Ž โ‰  0 maka

c รทa b= c 1รท a b= ๐‘ 1ร— ๐‘ ๐‘Ž= c ร— b a - Prosedural

Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan bulat Permasalahan tersebut bisa ditulis 5 ร—12

Dengan bantuan garis bilangan di atas, didapatkan 5 ร—12= 21

2 atau 5

2

Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan Misalkan 1 2ร— 3 4= 1 ร— 3 2 ร— 4= 3 8

Langkah yang dilakukan yaitu pembilang yang dikali dikalikan dengan pembilang pengali. Kemudian penyebut yang dikali dikalikan dengan penyebut pengali. Pembagian bilangan bulat dengan bilangan pecahan

Sebagai ilustrasi seorang apoteker ingin membagi satu gelas cairan kimia menjadi masing-masing 13 gelas, Ada berapa berapa bagian yang didapatkan ?

Dapat dilihat bahwa satu gelas cairan kimia dapat dibagi menjadi 3 bagian yang berisi 13an gelas. Dituliskan 1 รท13=33รท13= 3

Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan bulat

Seorang apoteker mempunyai 13 gelas cairan kimia. Jika cairan tersebut akan dibagi menjadi 2 gelas secara merata, maka masing-masing gelas terisi berapa bagian ?

Dari ilustrasi di atas terlihat bahwa masing-masing gelas terisi 1

6 bagian. Sehingga 1

3รท 2 =1

6 bagian

Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan pecahan

Sebagai ilustrasi 67 meter kayu papan akan dipotong-potong menjadi masing-masing 27 meter. Ada berapa bagian kayu yang dihasilkan ?

Dari ilustrasi diatas dapat dilihat bahwa 67 meter kayu papan dapat dipotong menjadi 3 potongan yang sama panjangnya masing-masing 2

7 meter. Dapat ditulis sebagai berikut:

6 7รท 2 7= 6 2= 3

Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan pecahan dengan penyebut yang berbeda

Sebagai ilustrasi, bagaimana kalau 13 gelas cairan kimia dibagi menjadi bagian-bagian yang terdiri dari masing-masing 16 gelas.

Dari ilustrasi di atas dapat terlihat bahwa 1

3 gelas cairan kimia dapat dibagi menjadi 2 bagian yang berisi 16an gelas. Dapat dituliskan 13รท1

6=1ร—6

3ร—1=6

3= 2 E. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran

1. Model Pembelajaran : Model Pembelajaran Kontekstual 2. Pendekatan Pembelajaran :. Discovery Learning

3. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab F. Media dan Alat Pembelajaran

1. Media Pembelajaran a. Power Point Materi

b. Alat Peraga (Keping Pecahan) 2. Alat Pembelajaran a. Laptop b. LCD Projector c. Alat tulis d. Papan tulis e. Spidol

G. Sumber Pembelajaran

1. Asโ€™ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, dkk. 2017. Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

2. Asโ€™ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, dkk. 2017. Buku Guru Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Marsigit.2009.Matematika 1 SMP kelas VII.Yogyakarta: Yudhistira. H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (2 JP) Indikator :

4.2.1 Membaca masalah matematika yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4.2.2 Memahami masalah yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4.2.3 Mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4.2.4 Menentukan proses pemecahan masalah yang telah dibentuk terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

4.2.5 Menuliskan jawaban masalah yang benar terkait perkalian dan pembagian pecahan.

Kegiatan Waktu

Pembukaan

๏‚ท Membuka pembelajaran dengan memberi salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik.

๏‚ท Mengajak peserta didik untuk mengawali pembelajaran dengan berdoa.

๏‚ท Memeriksa kehadiran peserta didik dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

Apersepsi

๏‚ท Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengetahuan awal yang telah diterima oleh peserta didik sebelumnya.

๏‚ท Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran.

Motivasi

๏‚ท Guru memberikan motivasi kepada peserta didik dengan menjelaskan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya, serta manfaatnya dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.

Inti

Simulasi (Pemberian Rangsangan)

๏‚ท Guru menggunakan alat peraga plastik mika yang menunjukan bilangan pecahan.

๏‚ท Guru memberikan langkah-langkah menggunakan kertas mika tersebut.

Langkah-langkah perkalian bilangan pecahan :

Menempelkan kedua kertas mika bernilai pecahan yang memiliki penyebut yang sama ke arah yang berbeda.

Untuk mengetahui hasil perkalian pecahan kita bisa melihat banyaknya kotak yang diarsir dua warna menjadi pembilang dan semua kotak yang terbentuk menjadi penyebut.

Langkah-langkah pembagian bilangan pecahan :

Pertama kita ketahui nilai dari satu potong kertas mika berwarna kuning. Kemudian kita bisa bagikan kertas mika berwarna kuning kepada teman kita. Setiap orang mendapatkan satu potong kertas mika berwarna kuning. Untuk mengetahui hasil dari permasalahan kita bisa menghitung berapa orang yang mendapatkan kertas mika berwarna kuning.

๏‚ท Guru memberikan kesempatan untuk peserta didik berdiskusi. ๏‚ท Guru memberikan contoh permasalahan terkait perkalian dan

pembagian bilangan pecahan dan bertanya kepada peserta didik bagaimana proses penyelesaiannya.

Contoh soal :

1. Rini memiliki pigura dengan panjang 3

5 meter dan lebar 2

5 meter. Berapa luas pigura tersebut ?

2. Diki memiliki 5 meter kain yang akan dipakai untuk membuat seragam sekolah. Satu seragam sekolah memerperlukan 3

4 meter kain. Berapa seragam yang dapat dibuat oleh Diki ? Berapa meter kain yang tersisa ?

Problem Statement (mengindentifikasi Masalah)

๏‚ท Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan jawaban sementara.

15 menit Data Collection (Mengumpulkan Data)

๏‚ท Guru mengajak peserta didik untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

10 menit Data Processing (Pengolahan Data)

๏‚ท Peserta didik mengolah data yang telah dikumpulkan menjadi suatu penyelesaian masalah

Verification (Pembuktian)

๏‚ท Guru meminta peserta didik untuk mempraktekkan jawaban sementara peserta didik dan mengklarifikasi jawaban peserta didik. ๏‚ท Guru memberikan verifikasi jawaban yang benar kepada peserta didik

dan guru menekankan daerah soal yang banyak mengalami kesalahan dalam menjawab soal cerita terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

Generalization (Menarik Kesimpulan)

๏‚ท Guru meminta peserta didik untuk menarik kesimpulan bagaimana cara menyelesaikan soal cerita terkait materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan.

Penutup

๏‚ท Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah melakukan tugas dengan baik.

๏‚ท Guru dan peserta didik untuk merangkum pembelajaran hari ini dan membahas soal pre test.

๏‚ท Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa.

๏‚ท Guru memberi salam kepada peserta didik.

13 menit

I. Penilaian

Penilaian dilakukan selama kegiatan pembelajaran yaitu Penilaian Sikap, Penilaian Pengetahuan, dan Penilaian Keterampilan. Instrumen penilaian Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan terlampir.

1. Sikap Spiritual

a. Teknik Penilaian: Observasi.

b. Bentuk Instrumen: Lembar observasi. Penilaian Spiritual

No. Butir Nilai Indikator Skor

1 2 3 4 1. Bersyukur atas anugrah Tuhan. Bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika.

Serius dalam mengikuti pembelajaran matematika.

Keterangan:

1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator. 2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering

tidak melakukan sesuai indikator.

3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.

4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.

๐๐ข๐ฅ๐š๐ข =๐ฃ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐ฌ๐ค๐จ๐ซ

Peserta didik memperoleh nilai :

Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80 Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60 2. Sikap Sosial

a. Teknik Penilaian: Observasi dan Penilaian Diri.

b. Bentuk Instrumen: Lembar Observasi dan Lembar Penilaian Diri.

No. Butir Nilai Indikator

Skor

1 2 3 4

1. Memiliki rasa ingin tahu dan percaya diri.

Suka bertanya selama proses pembelajaran Suka mengamati sesuatu yang berhubungan dengan pola yang ada. Tidak menggantungkan diri pada orang lain dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pola bilangan. Berani presentasi di depan kelas. Keterangan:

1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator. 2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering

tidak melakukan sesuai indikator.

3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.

4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.

๐๐ข๐ฅ๐š๐ข =๐ฃ๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐ฌ๐ค๐จ๐ซ

๐Ÿ๐Ÿ” ร— ๐Ÿ๐ŸŽ๐ŸŽ

Peserta didik memperoleh nilai :

Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80

Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60 3. Penilaian Kompetensi Sikap

Penilaian Kompetensi Sikap โ€œteliti dan tanggung jawabโ€ Indikator pencapaian sikap teliti dan tanggung jawab

No. Butir Nilai Indikator

Skor 1 2 3 4 1. Memiliki rasa tanggung jawab dan teliti

Memiliki pendirian dalam menyelesaikan tugas

Berpendirian teguh dalam menyelesaikan tugas

Tidak ceroboh dalam menyelesaikan tugas

Keterangan:

1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator.

2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan sesuai indikator.

3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.

4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.

๐๐ข๐ฅ๐š๐ข =๐‰๐ฎ๐ฆ๐ฅ๐š๐ก ๐’๐ค๐จ๐ซ

๐Ÿ๐Ÿ ร— ๐Ÿ๐ŸŽ๐ŸŽ

Peserta didik memperoleh nilai :

Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80 Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60

4. Penilaian Pengetahuan a. Pre test

Pre test

Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII

Waktu : 30 menit

Petunjuk:

1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.

3. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman.

Soal:

1. Nana membagikan roti ulang tahun untuk kedua orang tuanya dan kakeknya. Setiap orang mendapatkan 1

8 bagian. Berapa bagian roti yang diterima kedua orang tuanya ?

2. Di rumah Ani terdapat pigura foto berukuran lebar 34 meter dan panjang 11

2 meter. Berapa luas pigura foto tersebut?

3. Dalam sehari kita perlu mengkonsumsi air putih sebanyak 212 liter. Berapa liter air putih yang kita konsumsi selama seminggu ?

4. Ibu Dini memiliki 3 anak. Ibu Dini ingin membagikan kain yang panjangnya 51

2 meter kepada 3 anaknya. Masing-masing anak memperoleh panjang yang sama. Berapa panjang kain yang diperoleh pada setiap anak ? 5. Yunia membuat sirup sebanyak 34 liter. Segelas memuat 14 liter sirup.

Berapa banyak gelas yang digunakan untuk membuat sirup ? Kunci Jawaban pre test

NO Jawaban Skor

1

Diketahui : roti dibagikan kepada kedua orang tua Nana masing-masing mendapat 18 bagian dari roti Ditanya : Banyak roti yang akan dibagikan untuk kedua orang tua nana Jawab : 1 8ร— 2 = 1 8ร— 2 1= 1 ร— 2 8 ร— 1= 2 8 5

Jadi banyak roti yang akan dibagikan untuk kedua orang tua Nana adalah 2

8

2

Diketahui : Lebar bingkai foto 34 meter dan panjang bingkai foto 1 meter

Ditanya : Luas bingkai foto Jawab : 3 4ร— 1 1 2= 3 4ร— 3 2= 3 ร— 3 4 ร— 2= 9 8= 1 1 9 Jadi luas bingkai foto tersebut 119๐‘๐‘š2

5

3

Diketahui : sehari mengkonsumsi air putih sebanyak 212 liter Ditanya : air putih yang kita konsumsi selama seminggu Jawab : 21 2ร— 7 = 5 2ร— 7 1= 5 ร— 7 2 ร— 1= 35 2 = 17 1 2

Jadi air putih yang kita konsumsi selama seminggu sebanyak 171

2 liter

5

4

Diketahui : Ibu dini memiliki 3 anak dan ingin membagikan kain sutera sepanjang 512 meter kepada 3 anaknya sama panjang

Ditanya : Panjang pita yang diperoleh setiap anak Jawab : 51 2รท 3 = 11 2 รท 3 1= 11 2 ร— 1 3= 11 ร— 1 2 ร— 3 = 11 6 = 1 5 6 Jadi panjang pita yang diperoleh setiap anak 156 meter

5

5

Diketahui : Yunia membuat sirup sebanyak 34 liter. Segelas memuat 14 liter sirup

Ditanya : banyak gelas yang dapat dibagikan kepada keluarganya Jawab : 3 4รท 1 4 = 3 4ร— 4 1= 3 ร— 4 4 ร— 1= 12 4 = 3

Jadi banyak gelas yang dapat dibagikan kepada keluarganya sebanyak 3 gelas

5

Total Skor 25

b. Post Test

Post test

Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII

Waktu : 30 menit

Petunjuk:

1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.

3. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman.

Soal:

1. Ibu menyuruh Niki membuat kue bolu. Untuk membuat satu kue bolu, diperlukan 4

5 kg tepung terigu. Ibu ingin niki membuat 4 kue bolu untuk dibagikan ke tetangganya. Berapa kilogram tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 4 kue bolu tersebut ?

2. Joko membeli pizza berukuran besar dan dipotong menjadi 6 bagian sama besar. Ia akan membagikan pizza yang telah dipotong kepada 3 temannya, masing-masing mendapat satu potong pizza. Berapa jumlah bagian pizza yang dibagikan kepada 3 temannya tersebut ?

3. Diki memiliki meja berbentuk persegi panjang yang memiliki panjang 34 meter dan lebar 24 meter. Berapa luas meja tersebut ?

4. Cika memiliki pita dengan panjang 212 meter. Ia ingin membagi pita tersebut kepada Ani, Sunu dan Dini sama panjang. Berapa panjang pita yang diterima Ani ?

5. Susi memiliki 11

2 batang coklat yang ingin ia bagi-bagikan. Setiap orang mendapat 1

6 batang coklat. Berapa orang yang akan mendapatkan coklat tersebut ?

NO Jawaban Skor

1

Diketahui : satu kue bolu diperlukan 45 kg tepung terigu. Ibu ingin niki membuat 4 kue

Ditanya : tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 3 kue bolu Jawab : 4 5ร— 4 = 4 5ร— 4 1= 4 ร— 4 5 ร— 1= 16 5 = 3 1 5

Jadi tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 3 kue bolu sebanyak 315 kg

5

2

Diketahui : pizza dipotong menjadi 6 bagian sama besar. Ditanya : total bagian pizza yang dibagikan kepada 3 temannya Jawab : 1 6ร— 3 = 1 6ร— 3 1= 1 ร— 3 6 ร— 1= 3 6= 1 2

Jadi pizza yang dibagikan kepada 3 temannya sebanyak 12 bagian pizza

5

3

Diketahui : pigura berbentuk persegi panjang yang memiliki panjang 34

meter dan lebar 24 meter Ditanya : luas pigura

Jawab : 3 4ร— 2 4= 3 ร— 2 4 ร— 4= 6 16= 3 8 Jadi luas pigura tesebut 38 ๐‘š๐‘’๐‘ก๐‘’๐‘Ÿ2

5

4

Diketahui : Pita dengan panjang 11

6 meter. Ia ingin

membaginya pita tersebut kepada Ani dan Dini dengan sama panjang

Ditanya : panjang pita yang diterima Ani Jawab : 21 2รท 3 = 5 2รท 3 1= 5 2ร— 1 3= 5 ร— 1 2 ร— 3= 5 6 Jadi panjang pita yang diterima Ani adalah 56 meter

5

Diketahui : Sisi akan membagikan permen kepada setiap orang 16 batang dan ia memiliki 112 batang untuk dibagi-bagikan

Ditanya : banyak orang yang akan mendapatkan permen Jawab : 11 2รท 1 6 = 3 2ร— 6 1= 3 ร— 6 2 ร— 1= 18 2 = 9

Jadi banyak orang yang akan mendapatkan permen sebanyak 9 orang

5

Total Skor 25

Nilai = Total jumlah skor ร— 4

Dokumen terkait