Berdasarkan dari proses penelitian yang telah dilakukan, peneliti memberikan saran kepada peserta didik, guru, dan para peneliti dengan penelitian yang serupa sebagai berikut :
1. Bagi peserta didik
a. Diharapkan kepada peserta didik untuk tidak melakukan kesalahan yang sama dalam mengerjakan soal cerita pada materi yang lainnya setelah mengetahui kesalahan yang dilakukan saat mengerjakan soal cerita pada materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
b. Diharapkan peserta didik belajar di rumah apa yang sudah dipelajari di sekolah, agar peserta didik lebih memahami materi yang telah disampaikan guru.
c. Peserta didik sebaiknya aktif dan berani bertanya jika terdapat materi yang masih belum dapat dipahami oleh peserta didik agar peserta didik tidak melakukan kesalahan jika mengerjakan soal cerita terkait materi yang dipelajari.
2. Bagi guru
a. Diharapkan guru melakukan analisis pada hasil pekerjaan peserta didik untuk meninjau kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan peserta didik sehingga dapat untuk memperbaiki proses belajar dan mengajar
guru selanjutnya untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan peserta didik.
b. Diharapkan guru melakukan pergantian metode pembelajaran yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan agar peserta didik tidak merasa bosan pada saat proses belajar dan mengajar berlangsung.
3. Bagi peneliti selanjutnya dengan penelitian yang serupa
a. Sebaiknya peneliti dapat mengembangkan penelitian terkait analisis kesalahan peserta didik pada materi perkalian dan pembagia bilangan pecahan.
b. Sebaiknya peneliti dapat merancang program pembelajaran remediasi yang disesuaikan dengan kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik dan diharapkan rancangan program pembelajaran remediasi dapat terlaksana sehingga peneliti dapat mengetahui apakah program remediasi dapat mengurangi kesalahan-kesalahan yang dilakukan peserta didik.
Daftar Pustaka
Aris Arya Wijaya, dan Masriyah. 2013. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel.
(https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/mathedunesa/article/view/1453
diakses pada tanggal 23 Juli 2019)
Arum Yuni Astuti. 2018. “Analisis Kesalahan Siswa dan Program Remidial Pada Topik Bentuk Pangkat dan Bentuk Akar Di Kelas X Analisis Pengujian Laboratotium 2 SMK Negeri 1 Cangkringan Tahun Ajaran 2017/2018”. Skripsi.
Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
As’ari dkk. 2017. Buku Guru Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi
revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
As’ari dkk. 2017. Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi revisi. Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Asep Jihad, dan Abdul Haris. 2013. Evaluasi Pembelajaran.Yogyakarta: Multi Pressindo.
Dhevin Merinda Damayanti, Agustina. 2017. “Analisis Kesalahan Siswa Dalam
Menyelesaikan Soal Limit Fungsi Aljabar Dan Upaya Remediasinya di Kelas XI IPS SMA Seminari Mertoyudan Tahun Ajaran 2016/2017”. Skripsi. Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
Fausi Setiawan. 2018. “Analisis Kesalahan Siswa Kelas VII B SMP Pangudi Luhur Moyudan Dalam Menyelesaikan Soal Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel Tahun Ajaran 2017/2018”. Skripsi. Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma.
Hariyanto dan Suyono. 2011. Belajar dan Pembelajaran teori dan konsep dasar.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Imam Gunawan. 2014. Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Iwan dkk. 2018. Analisis Kesalahan Siswa SMP Berdasarkan Newman dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Berpikir Kritis Metematis Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar.
(http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/juring/article/view/4912 diakses
pada tanggal 29 Agustus 2019)
Marsigit. 2009. Matematika 1 SMP kelas VII.Yogyakarta: Yudhistira.
Meoleong, Lexy J.2007.Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nana Sudjana. 1989. Penilaian hasil proses belajar mengajar.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ratna Wilis, Dahar. 2006. Teori-Teori Belajar & Pembelajaran.Bandung: PT Gelora Aksara Pratama.
Sukino dan Wilson Simangunsong.2006. Matematika untuk SMP Kelas VII. Jakarta: Erlangga.
Susanto, Ahmad. 2013. Teori belajar Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: PT Kharisma Putra Utama
Lampiran 3. Soal Pre Test
Pre test
Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII
Waktu : 30 menit
Petunjuk:
4. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 5. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.
6. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman. Soal:
6. Nana membagikan roti ulang tahun untuk kedua orang tuanya dan kakeknya. Setiap orang mendapatkan 1
8 bagian. Berapa bagian roti yang diterima kedua orang tuanya ?
7. Di rumah Ani terdapat pigura foto berbentuk persegi panjang. Pigura foto berukuran lebar 3
4 meter dan panjang 11
2 meter. Berapa luas pigura foto tersebut? 8. Dalam sehari kita perlu mengkonsumsi air putih sebanyak 21
2 liter. Berapa liter air putih yang kita konsumsi selama seminggu ?
9. Ibu Dini memiliki 3 anak. Ibu Dini ingin membagikan kain yang panjangnya 51
2
meter kepada 3 anaknya. Masing-masing anak memperoleh panjang yang sama. Berapa panjang kain yang diperoleh pada setiap anak ?
10. Yunia membuat sirup sebanyak 3
4 liter. Segelas memuat 1
4 liter sirup. Berapa banyak gelas yang digunakan untuk membuat sirup ?
Lampiran 4. Soal Post Test
Post test
Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII
Waktu : 30 menit
Petunjuk:
4. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 5. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.
6. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman. Soal:
6. Ibu menyuruh Niki membuat kue bolu. Untuk membuat satu kue bolu, diperlukan 2
5
kg tepung terigu. Ibu ingin niki membuat 3 kue bolu untuk dibagikan ke tetangganya. Berapa tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 3 kue bolu tersebut ?
7. Joko membeli pizza berukuran besar dan dipotong menjadi 8 bagian sama besar. Ia akan membagikan pizza yang telah dipotong kepada 5 temannya, masing-masing mendapat satu potong pizza. Berapa total bagian pizza yang dibagikan kepada 5 temannya ?
8. Diki memiliki 5 meter kain yang akan dipakai untuk membuat seragam sekolah. Satu seragam sekolah memerperlukan 3
4 meter kain. Berapa seragam yang dapat dibuat oleh Diki ?
9. Cika memiliki pita dengan panjang 11
3 meter. Ia ingin membagi pita tersebut kepada Ani dan Dini sama panjang. Berapa panjang pita yang diterima Ani ?
10. Sisi memiliki 23
4 batang coklat yang ingin ia bagi-bagikan. Setiap orang mendapat 1
4
Lampiran 5. RPP Remediasi
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA Sekolah : SMP Pangudi Luhur Sedayu
Mata Pelajaran : Matematika Kelas/ Semester : VII / 1 (Ganjil) Materi Pokok : Bilangan pecahan
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan)
A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI 4 : Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
Kompetensi Dasar Indikator
4.2 Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan operasi hitung bilangan bulat dan pecahan
4.2.6 Membaca masalah matematika yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.7 Memahami masalah yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.8 Mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.9 Menentukan proses pemecahan masalah terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.10 Menuliskan jawaban masalah yang benar terkait perkalian dan pembagian pecahan.
C. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat membaca masalah matematika yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
2. Peserta didik dapat memahami masalah yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
3. Peserta didik dapat mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4. Peserta didik dapat menentukan proses pemecahan masalah yang telah dibentuk terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
5. Peserta didik dapat menuliskan jawaban masalah yang benar terkait perkalian dan pembagian pecahan.
Sikap yang akan dikembangkan: 1. Ketelitian
2. Rasa Ingin Tahu 3. Tanggung Jawab
4. Keseriusan ketika melakukan doa sebelum belajar (Ketaqwaan) 5. Bertoleransi antar keyakinan
D. Materi Pembelajaran - Faktual
Perkalian Bilangan Pecahan
Langkah yang dilakukan yaitu pembilang yang dikali dikalikan dengan pembilang pengali. Kemudian penyebut yang dikali dikalikan dengan penyebut pengali.
𝑎 𝑏× 𝑐 𝑑= 𝑎 × 𝑐 𝑏 × 𝑑 , (𝑎, 𝑏, 𝑐, 𝑑𝑎𝑛 𝑑 ≠ 0) Hasil kali dua pecahan = ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙 𝑘𝑎𝑙𝑖 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑒𝑏𝑢𝑡 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑒𝑏𝑢𝑡
Pembagian Bilangan Pecahan
Untuk membagi bilangan pecahan dengan bilangan pecahan kita dapat melakukan perkalian silang dengan mengalikan pembilang dari pengali dengan
penyebut dari yang dikali dan penyebut dari pengali dengan pembilang dari yang dikali. jika ba dan dc adalah bilangan pecahan,dengan 𝑐 ≠ 0 maka
a b÷ c d= a × d b × c - Konseptual Perkalian
Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan bulat 𝑎 𝑏× 𝑐 = 𝑎 𝑏× 𝑐 1= 𝑎 × 𝑐 𝑏 × 1= 𝑎𝑐 𝑏 , (𝑎, 𝑏, 𝑑𝑎𝑛 𝑐 ≠ 0) Pembagian
Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan bulat.
Jika 𝑎𝑏 adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat maka a b÷ c = 𝑎 𝑏÷ 𝑐 1= 𝑎 𝑏× 1 𝑐= 𝑎 𝑏 × 𝑐
Pembagian bilangan pecahan oleh bilangan pecahan dengan penyebut sama Misalnya, jika ac dan 𝑏𝑐 adalah bilangan pecahan dengan b ≠ 0, maka ac÷b
c=a
b
Pembagian bilangan bulat oleh bilangan pecahan
Untuk membagi bilangan bulat dengan bilangan pecahan, kita dapat mengubah bilangan bulat tersebut menjadi pecahan senilai dengan penyebut sama dengan bilangan pecahan pembagi. Jika ba adalah bilangan pecahan, dengan c adalah bilangan bulat dan 𝑎 ≠ 0 maka
c ÷a b= c 1÷ a b= 𝑐 1× 𝑏 𝑎= c × b a - Prosedural
Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan bulat Permasalahan tersebut bisa ditulis 5 ×12
Dengan bantuan garis bilangan di atas, didapatkan 5 ×1
2= 21
2 atau 5
Perkalian bilangan pecahan dengan bilangan pecahan Misalkan 1 2× 3 4= 1 × 3 2 × 4= 3 8
Langkah yang dilakukan yaitu pembilang yang dikali dikalikan dengan pembilang pengali. Kemudian penyebut yang dikali dikalikan dengan penyebut pengali. Pembagian bilangan bulat dengan bilangan pecahan
Sebagai ilustrasi seorang apoteker ingin membagi satu gelas cairan kimia menjadi masing-masing 1
3 gelas, Ada berapa berapa bagian yang didapatkan ?
Dapat dilihat bahwa satu gelas cairan kimia dapat dibagi menjadi 3 bagian yang berisi 13an gelas. Dituliskan 1 ÷13=3
3÷1
3= 3
Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan bulat
Seorang apoteker mempunyai 13 gelas cairan kimia. Jika cairan tersebut akan dibagi menjadi 2 gelas secara merata, maka masing-masing gelas terisi berapa bagian ?
Dari ilustrasi di atas terlihat bahwa masing-masing gelas terisi 16 bagian. Sehingga 13÷ 2 =1
Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan pecahan Sebagai ilustrasi 6
7 meter kayu papan akan dipotong-potong menjadi masing-masing 2
7 meter. Ada berapa bagian kayu yang dihasilkan ?
Dari ilustrasi diatas dapat dilihat bahwa 67 meter kayu papan dapat dipotong menjadi 3 potongan yang sama panjangnya masing-masing 27 meter. Dapat ditulis sebagai berikut:
6 7÷ 2 7= 6 2= 3
Pembagian bilangan pecahan dibagi dengan bilangan pecahan dengan penyebut yang berbeda
Sebagai ilustrasi, bagaimana kalau 13 gelas cairan kimia dibagi menjadi bagian-bagian yang terdiri dari masing-masing 16 gelas.
Dari ilustrasi di atas dapat terlihat bahwa 1
3 gelas cairan kimia dapat dibagi menjadi 2 bagian yang berisi 16an gelas. Dapat dituliskan 13÷1
6=1×6
3×1=6
3= 2 E. Model, Pendekatan dan Metode Pembelajaran
1. Model Pembelajaran : Model Pembelajaran
2. Pendekatan Pembelajaran : Pendekatan Discovery Learning dan Kontekstual.
3. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab F. Media dan Alat Pembelajaran
1. Media Pembelajaran a. Power Point Materi
b. Alat Peraga (Keping Pecahan) 2. Alat Pembelajaran a. Laptop b. LCD Projector c. Alat tulis d. Papan tulis e. Spidol G. Sumber Pembelajaran
1. As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, dkk. 2017. Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2. As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, dkk. 2017. Buku Guru Matematika
SMP/MTs Kelas VII Semester 1 edisi revisi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
3. Marsigit.2009.Matematika 1 SMP kelas VII.Yogyakarta: Yudhistira. J. Langkah-Langkah Pembelajaran
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit (2 JP) Indikator :
4.2.6 Membaca masalah matematika yang berkaitan dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.7 Memahami masalah yang terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.8 Mengubah masalah kedalam bentuk matematika terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.9 Menentukan proses pemecahan masalah yang telah dibentuk terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
4.2.10 Menuliskan jawaban masalah yang benar terkait perkalian dan pembagian pecahan.
Kegiatan Waktu
Pembukaan
Membuka pembelajaran dengan memberi salam dan menanyakan kabar kepada peserta didik.
Mengajak peserta didik untuk mengawali pembelajaran dengan berdoa.
Memeriksa kehadiran peserta didik dan kesiapan peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
Mengaitkan materi pembelajaran dengan pengetahuan awal yang telah diterima oleh peserta didik sebelumnya.
Menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran.
Motivasi
Guru memberikan motivasi kepada peserta didik dengan menjelaskan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya, serta manfaatnya dalam menyelesaikan permasalahan sehari-hari.
Inti
Simulasi (Pemberian Rangsangan)
Guru menggunakan alat peraga plastik mika yang menunjukan bilangan pecahan.
Guru memberikan langkah-langkah menggunakan kertas mika tersebut.
Langkah-langkah perkalian bilangan pecahan :
Menempelkan kedua kertas mika bernilai pecahan yang memiliki penyebut yang sama ke arah yang berbeda.
Untuk mengetahui hasil perkalian pecahan kita bisa melihat banyaknya kotak yang diarsir dua warna menjadi pembilang dan semua kotak yang terbentuk menjadi penyebut.
Langkah-langkah pembagian bilangan pecahan :
Pertama kita ketahui nilai dari satu potong kertas mika berwarna kuning. Kemudian kita bisa bagikan kertas mika berwarna kuning kepada teman kita. Setiap orang mendapatkan satu potong kertas mika berwarna kuning. Untuk mengetahui hasil dari permasalahan kita bisa menghitung berapa orang yang mendapatkan kertas mika berwarna kuning.
Guru memberikan kesempatan untuk peserta didik berdiskusi. Guru memberikan contoh permasalahan terkait perkalian dan
pembagian bilangan pecahan dan bertanya kepada peserta didik bagaimana proses penyelesaiannya.
Contoh soal :
3. Rini memiliki pigura dengan panjang 3
5 meter dan lebar 2
5 meter. Berapa luas pigura tersebut ?
4. Diki memiliki 5 meter kain yang akan dipakai untuk membuat seragam sekolah. Satu seragam sekolah memerperlukan 3
4 meter kain. Berapa seragam yang dapat dibuat oleh Diki ? Berapa meter kain yang tersisa ?
Problem Statement (mengindentifikasi Masalah)
Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi masalah dan menentukan jawaban sementara.
15 menit Data Collection (Mengumpulkan Data)
Guru mengajak peserta didik untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait dengan perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
10 menit Data Processing (Pengolahan Data)
Peserta didik mengolah data yang telah dikumpulkan menjadi suatu penyelesaian masalah
Verification (Pembuktian)
Guru meminta peserta didik untuk mempraktekkan jawaban sementara peserta didik dan mengklarifikasi jawaban peserta didik.
Guru memberikan verifikasi jawaban yang benar kepada peserta didik dan guru menekankan daerah soal yang banyak mengalami kesalahan dalam menjawab soal cerita terkait perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
Generalization (Menarik Kesimpulan)
Guru meminta peserta didik untuk menarik kesimpulan bagaimana cara menyelesaikan soal cerita terkait materi perkalian dan pembagian bilangan pecahan.
Penutup
Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang telah melakukan tugas dengan baik.
Guru dan peserta didik untuk merangkum pembelajaran hari ini dan membahas soal pre test.
Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan mengajak peserta didik untuk berdoa.
Guru memberi salam kepada peserta didik.
13 menit
K. Penilaian
Penilaian dilakukan selama kegiatan pembelajaran yaitu Penilaian Sikap, Penilaian Pengetahuan, dan Penilaian Keterampilan. Instrumen penilaian Sikap, Pengetahuan dan Keterampilan terlampir.
1. Sikap Spiritual
a. Teknik Penilaian: Observasi.
b. Bentuk Instrumen: Lembar observasi. Penilaian Spiritual No. Butir Nilai Indikator
Skor 1 2 3 4 1. Bersyukur atas anugrah Tuhan. Bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika.
Serius dalam mengikuti pembelajaran
Keterangan:
1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator. 2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering
tidak melakukan sesuai indikator.
3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.
4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.
𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 =𝐣𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫
𝟖 × 𝟏𝟎𝟎 Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80 Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60 5. Sikap Sosial
a. Teknik Penilaian: Observasi dan Penilaian Diri.
b. Bentuk Instrumen: Lembar Observasi dan Lembar Penilaian Diri.
No. Butir Nilai Indikator
Skor 1 2 3 4 1. Memiliki rasa ingin tahu dan percaya diri.
Suka bertanya selama proses pembelajaran Suka mengamati sesuatu yang
berhubungan dengan pola yang ada. Tidak
menggantungkan diri pada orang lain dalam menyelesaikan masalah yang
berhubungan dengan pola bilangan.
Berani presentasi di depan kelas. Keterangan:
1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator. 2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering
tidak melakukan sesuai indikator.
3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.
4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.
𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 =𝐣𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐤𝐨𝐫
𝟏𝟔 × 𝟏𝟎𝟎
Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80 Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60 6. Penilaian Kompetensi Sikap
Penilaian Kompetensi Sikap “teliti dan tanggung jawab” Indikator pencapaian sikap teliti dan tanggung jawab
No. Butir Nilai Indikator Skor 1 2 3 4 1. Memiliki rasa tanggung jawab dan teliti
Memiliki pendirian dalam menyelesaikan tugas Berpendirian teguh dalam menyelesaikan tugas Tidak ceroboh dalam menyelesaikan tugas Keterangan:
1 : Tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan sesuai indikator.
2 : Kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan sesuai indikator.
3 : Sering, apabila sering melakukan sesuai indikator dan kadang-kadang tidak melakukan.
4 : Selalu, apabila melakukan sesuai indikator.
𝐍𝐢𝐥𝐚𝐢 =𝐉𝐮𝐦𝐥𝐚𝐡 𝐒𝐤𝐨𝐫
𝟏𝟐 × 𝟏𝟎𝟎
Peserta didik memperoleh nilai :
Sangat Baik : apabila 80 < skor akhir < 100 Baik : apabila 70 < skor akhir < 80 Cukup : apabila 60 < skor akhir < 70 Kurang : apabila skor akhir < 60
7. Penilaian Pengetahuan c. Pre test
Pre test
Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII
Waktu : 30 menit
Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.
3. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman.
Soal:
1. Nana membagikan roti ulang tahun untuk kedua orang tuanya dan kakeknya. Setiap orang mendapatkan 1
8 bagian. Berapa bagian roti yang diterima kedua orang tuanya ?
2. Di rumah Ani terdapat pigura foto berukuran lebar 34 meter dan panjang 11
3. Dalam sehari kita perlu mengkonsumsi air putih sebanyak 212 liter. Berapa liter air putih yang kita konsumsi selama seminggu ?
4. Ibu Dini memiliki 3 anak. Ibu Dini ingin membagikan kain yang panjangnya 51
2 meter kepada 3 anaknya. Masing-masing anak memperoleh panjang yang sama. Berapa panjang kain yang diperoleh pada setiap anak ? 5. Yunia membuat sirup sebanyak 3
4 liter. Segelas memuat 1
4 liter sirup. Berapa banyak gelas yang digunakan untuk membuat sirup ?
Kunci Jawaban pre test
NO Jawaban Skor
1
Diketahui : roti dibagikan kepada kedua orang tua Nana masing-masing mendapat 18 bagian dari roti Ditanya : Banyak roti yang akan dibagikan untuk kedua orang tua nana Jawab : 1 8× 2 = 1 8× 2 1= 1 × 2 8 × 1= 2 8
Jadi banyak roti yang akan dibagikan untuk kedua orang tua Nana adalah 28
5
2
Diketahui : Lebar bingkai foto 34 meter dan panjang bingkai foto 1 meter
Ditanya : Luas bingkai foto Jawab : 3 4× 1 1 2= 3 4× 3 2= 3 × 3 4 × 2= 9 8= 1 1 9 Jadi luas bingkai foto tersebut 119𝑐𝑚2
5
3
Diketahui : sehari mengkonsumsi air putih sebanyak 21
2 liter Ditanya : air putih yang kita konsumsi selama seminggu Jawab : 21 2× 7 = 5 2× 7 1= 5 × 7 2 × 1= 35 2 = 17 1 2
Jadi air putih yang kita konsumsi selama seminggu sebanyak 171
2 liter
5
4
Diketahui : Ibu dini memiliki 3 anak dan ingin membagikan kain sutera sepanjang 51
2 meter kepada 3 anaknya sama panjang
Ditanya : Panjang pita yang diperoleh setiap anak Jawab : 51 2÷ 3 = 11 2 ÷ 3 1= 11 2 × 1 3= 11 × 1 2 × 3 = 11 6 = 1 5 6 Jadi panjang pita yang diperoleh setiap anak 15
6 meter
5
Diketahui : Yunia membuat sirup sebanyak 34 liter. Segelas memuat 1
4 liter sirup
Ditanya : banyak gelas yang dapat dibagikan kepada keluarganya Jawab : 3 4÷ 1 4 = 3 4× 4 1= 3 × 4 4 × 1= 12 4 = 3
Jadi banyak gelas yang dapat dibagikan kepada keluarganya sebanyak 3 gelas
5
Total Skor 25
d. Post Test
Post test
Mata Pelajaran : Matematika Kelas : Kelas VII
Waktu : 30 menit
Petunjuk:
1. Berdoalah sebelum mengerjakan soal. 2. Kerjakan soal secara mandiri dan jujur.
3. Selama mengerjakan soal tidak diperbolehkan menggunakan kalkulator, membuka buku, menggunakan handphone, dan berdiskusi dengan teman.
Soal:
1. Ibu menyuruh Niki membuat kue bolu. Untuk membuat satu kue bolu, diperlukan 45 kg tepung terigu. Ibu ingin niki membuat 4 kue bolu untuk dibagikan ke tetangganya. Berapa kilogram tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 4 kue bolu tersebut ?
2. Joko membeli pizza berukuran besar dan dipotong menjadi 6 bagian sama besar. Ia akan membagikan pizza yang telah dipotong kepada 3 temannya, masing-masing mendapat satu potong pizza. Berapa jumlah bagian pizza yang dibagikan kepada 3 temannya tersebut ?
3. Diki memiliki meja berbentuk persegi panjang yang memiliki panjang 34 meter dan lebar 24 meter. Berapa luas meja tersebut ?
4. Cika memiliki pita dengan panjang 21
2 meter. Ia ingin membagi pita tersebut kepada Ani, Sunu dan Dini sama panjang. Berapa panjang pita yang diterima Ani ?
5. Susi memiliki 112 batang coklat yang ingin ia bagi-bagikan. Setiap orang mendapat 16 batang coklat. Berapa orang yang akan mendapatkan coklat tersebut ?
Kunci Jawaban post test
NO Jawaban Skor
1
Diketahui : satu kue bolu diperlukan 4
5 kg tepung terigu. Ibu ingin niki membuat 4 kue
Ditanya : tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 3 kue bolu Jawab : 4 5× 4 = 4 5× 4 1= 4 × 4 5 × 1= 16 5 = 3 1 5
Jadi tepung yang dibutuhkan Niki untuk membuat 3 kue bolu sebanyak 31
5 kg
5
2
Diketahui : pizza dipotong menjadi 6 bagian sama besar. Ditanya : total bagian pizza yang dibagikan kepada 3 temannya Jawab : 1 6× 3 = 1 6× 3 1= 1 × 3 6 × 1= 3 6= 1 2
Jadi pizza yang dibagikan kepada 3 temannya sebanyak 12 bagian pizza
5
3
Diketahui : pigura berbentuk persegi panjang yang memiliki