PANDEMI COVID-19 DI DESA LEREP
Muhammad Aspihan 1, Dwi Oka Pratama Sakti2, Alvina Amelia Zulhan2, Devi Aprilita2, Alifia Nurrizqi Maulidya2
1Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
2Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia
Email: [email protected]
Abstrak
KKN Tematik Pasca Pandemi Covid-19 ber-BudAI merupakan kegiatan akademik perguruan tinggi yang dimanifestasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi; yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara integrasi berdasar nilai-nilai Islam. Pelaksanaan KKN Tematik ini diselenggarakan saat pandemi covid-19 mulai mereda dan diwujudkan dengan tema ‘Sehat Dan Sejahtera Pasca Pandemi Covid-19’ yang dilakukan secara langsung ke lapangan oleh mahasiswa aktif Universitas Islam Sultan Agung Semarang. Kegiatan KKN Tematik di Desa Lerep, Ungaran Barat dilaksanakan pada tanggal 17 januari – 2 Februari 2022 yang diikuti oleh maksimal 5 mahasiswa dalam satu kelompok dengan satu dosen pembimbing lapangan. Selain itu, kegiatan ini merupakan proses pembelajaran mahasiswa melalui berbagai kegiatan langsung dan tidak langsung di tangah masyarakat untuk terlibat aktif dan kreatif meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya masyarakat terdampak covid-19 menuju pengembangan peradaban islam sesuai dengan visi dan misi UNISSULA. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan sinergi dan kreativitas mahasiswa, masyarakat perguruan tinggi dan pemerintah dalam upaya gotong royong terhadap kehidupan pasca pandemi Covid-19 terkhususnya dalam memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan kesejahteran pasca pandemi Covid-19 untuk Desa Lerep serta dapat mendorong mahasiswa sebagai penggerak perubahan ditengah masyarakat. Hasil kegiatan KKN Tematik periode XIII UNISSULA kelompok 141 di Desa Lerep berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh program Kerja mahasiwa KKN Tematik periode XIII kelompok 141 terlaksana dengan baik dan lancar serta tercapainya seluruh target kegiatan.
“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 187 Pendahuluan
Pada akhir tahun 2019 ada wabah yang menyerang seluruh dunia yaitu Corona Virus Disaese 2019 atau covid-19 yang berasal dari Wuhan, Cina. Virus Corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia pada awal maret 2020, hal ini mengakibatkan perubahan tatanan masyarakat yang terjadi pada beberapa sektor seperti sektor ekonomi, pendidikan, dan sosial.
COVID-19 mirip dengan influenza (Gorbalenya et al., 2020; Lin e: al., 2020) dan umumnya di kaitkan dengan infeksi saluran pernapasan bagian atas, yang tanda dan gejalanya biasanya meliputi demam, sakit kepala dan batuk: beberapa pasien mungkin memiliki infeksi saluran pernapasan bawah. Penularan terjadi melalui percikan air akibat batuk atau bersin (droplet) dari penderita COVID-19.
Seperti yang kita ketahui virus Covid-19 telah mengubah kehidupan sehari-hari diseluruh dunia. Dampak perubahan yang dialami oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-harinya sangat terlihat, apalagi larangan dari pemerintah yang mengharuskan masyarakat mealukan segala aktivitas dari rumah. Hal ini tentu saja membuat perubahan yang signifikan.
Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dengan berbagai kebijakan yang diterapkan di masing-masing negara, seperti dilakukannya Lockdown, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) , Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dan Darurat. Namun, sekarang ini seluruh dunia telah memasuki Era New normal, dimana orang-orang menjalani hidup berdampingan dengan Covid-19. Meredanya Covid-19 ini masyarakat sudah diperbolehkan melakukan aktivitas masing-masing seperti biasanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah.
Pandemi Covid-19 mulai mereda dengan berkurangnya kasus penyebaran disetiap daerah di Indonesia. Masyarakat mulai terbiasa dengan penerapan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas. Mereka terbiasa keluar menggunakan masker dan cuci tangan serta pola hidup sehat. Pemerintah mulai melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dari yang sebelumnya sangat diperketat. Walaupun begitu, pemerintah tetap memberi kebijakan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan setiap beraktivitas diluar rumah.
Tanpa disadari, Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap berbagi aspek dalam kehidupan kita, mulai dari bidang pendidikan, bidang ekonomi, lingkungan sosial dan gaya hidup. Namun, masih banyak masyarakat yang seakan tidak peduli dengan bahaya Covid-19.
Dengan begitu, masyarakat diharuskan tetap menjaga protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun, meskipun pemerintah sudah melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat. Dengan begitu, mahasiswa KKN ingin ikut berkontribusi memberikan penyuluhan dan arahan tentang kehidupan pasca Pandemi Covid-19.
“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 188
Mahasiswa dikenal sebagai agen perubahan dan juga pengontrol kehidupan sosia menjadi lebih baik. Pelaksanaan KKN dalam situasi pasca pandemi Covid-19 diwujudkan dalam bentuk pengabdian masyrakat yang sehat dan sejahtera pasca pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara berkelompok dengan menghasikan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat yang bermanfaat di Desa Lerep. Pengabdian masyarakat guna menciptakan kegiatan yang bermanfaat dan menambah pengetahuan disetiap kegiatan yang dilakukan.
Mahasiswa KKN dalam hal ini memiliki peran sebagai agen perubahan yang dapat menginformasikan hal-hal penting terhadaap masyarakat mengenai kehidupan pasca Pandemi Covid-19. Selain itu, mahasiswa juga berperan sebagai agen kontrol sosial yang dapat memebrikan arahan atau bimbingan kepada masyarakat mengenai bagaimana mahasiswa bisa menempatkan dirinya sebagai penengah yang dapat berada diantara masyarakat maupun pemerintah.
Oleh karena itu, sebelum melakukan perubahan terhadap masayarakat, baiknya mahasiswa terlebih dahulu merubah dirinya menjadi seseorang yang intelektual idealik.
Artinya, mahasiswa diharapkan dapat menjadi seseorang intelektual yang cenderung kepada kebenaran, sehingga dapat mencapai suatu tujuan. Dalam hal ini membantu pemerintah untuk menekaan penyebaran Covid-19 melalui bidang pendidikan yaitu dengan cara edukasi, informasi, dan komunikasi (Cahyono,2019).
Metode
Program kegiatan KKN Tematik Periode XIII UNISSULA Kelompok 141 yang dilaksanakan di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang mencakup tiga program kerja yang telah direncanakan. Setelah memaparkan program kerja kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan program KKN Tematik, tim KKN 141 melaksanakan program kerja tersebut dan melaporkan hasil pelaksanaan program kerja. Adapun pelaksanaan program kerja yang telah tim KKN 141 di Desa Lerep Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang yaitu :
1. Membuat video edukasi tentang Penyuluhan, Pencegahan, Pendampingan dan Penanggulangan program penurunan stunting (sasarannya pasangan usia subur, Ibu hamil, Ibu yang punya anak balita).
2. Membuat poster atau MMT tentang SOP memakai masker yang benar.
3. Melakukan pendampingan belajar secara offline kepada anak Sekolah Dasar dengan total durasi 20jam selama KKN
4. Melakukan pendampingan untuk melatih atau mendaftarkan jualannya secara on-line membantu mendaftarkan usahanya ke Marketing online/marketplace (bukalapak, shoope, lazada, tokopedia, Grab, Gojek dll).
“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 189
5. Memotivasi dan mendampingi para UKM untuk tidak patah semangat dengan
“berakhirnya” pandemic ini.
Hasil Kegiatan
1. Membuat video edukasi tentang Penyuluhan, Pencegahan, Pendampingan dan Penanggulangan program penurunan stunting (sasarannya pasangan usia subur, Ibu hamil, Ibu yang punya anak balita).
Stunting merupakan istilah untuk penyebutan anak yang tumbuh tidak sesuai dengan ukuran yang semestinya (bayi pendek). Pada kesempatan ini kami dari kelompok 141 KKN Tematik UNISSULA Periode XIII mengadakan penyuluhan sekaligus membuat video edukasi tentang pencegahan stunting sejak dini. Kegiatan Penyuluhan dilakukan pada aula rumah Kepala Desa Lerep.
Kegiatan Penyuluhan diisi dengan materi mengenai pentingnya mengenal stunting sejak dini. Kami mengundang sejumlah warga desa lerep terutama pada pasangan usia subur, ibu hamil, dan ibu yang mempunyai anak balita. Penyuluhan berjalan dengan lancar dan kami membuka sesi tanya jawab diakhir acara. Selain adanya penyuluhan kami juga membuat video edukasi tentang pencegahan stunting sejak dini. Video edukasi dibuat bertujuan untuk memberikan informasi lebih luas kepada masyarakat melalui youtube dan akan lebih mudah dipahami.
Gambar 1. Kegiatan Penyuluhan
Gambar 2. Kegiatan Penyuluhan