• Tidak ada hasil yang ditemukan

SMALL GROUP DISCUSSION

Dalam dokumen Sehat dan Sejahtera Pasca Pandemi Covid-19 (Halaman 79-88)

Sukijan Athoillah1, Muhammad Hidayad1, Nafi`atur Rosyidah1, Nurul Fadhila1, Ratna Dahita1, Siti Lutfatul’aini1

1Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Sultan Agung, Semarang, Indonesia

Email : [email protected]

Abstrak

Kegiatan belajar mengajar pada saat ini masih ada beberapa yang dilakukan secara online. Hal ini dikarenakan pandemic Covid-19 yang belum pula usai. Pengabdian Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang dilakukan di Desa Wonkerto , Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak ini mempunyai tujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat setempat mengenai pentingnya pendidikan dalam situasi yang saat ini. Adapun program yang dapat menunjang yaitu les private yang dilakukan secara offline untuk menyelesaikan permasalahan dari Pemerintahan Desa Wonokerto yakni kurangnya kemampuan orang tua untuk membantu pendampingan belajar anak-anak dikarenakan ketidakpahaman atas teknologi yang digunakan untuk pembelajarn daring, serta kurangnya pemahaman siswa-siswi terkait materi yang hanya berbentuk tulisan dan video, dengan adanya program les private itu untuk menumbuhkan motivasi belajar pada anak.

Metode yang digunakan dalam program ini yaitu dengan memberikan pendampian secara eksklusif dan menerapkan metode Small Group Discussion itu salah satu metode pembelajaran aktif dalam proses pembelajaran peserta didik dengan cara dibagi menjadi kelompok kecil itu guna mendiskusikan dan memecahkan beberapa permasalahan ,serta menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan tidak monoton misalnya dengan pemberian penyajian materi melalui lagu,permainan,menonton film yang berisi motivasi belajar,kuis , dan lain sebagainya.Sehingga anak-anak itu mampu belajar dan memahami materi dengan tenang serta menyenangkan.

Kata kunci: Pasca Pandemi Covid-19, Pendampingan Pembelajaran

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 69 Pendahuluan

Kegiatan yang berorientasi pada sebuah program atau bidang tertentu yang sesuai dengan permasalahan-permasalahan masyarakat yang dihadapi itu merupakan salah satu kegiatan dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. KKN sendiri memiliki tujuan Salah satunya memahami kondisi masyarakat sekitar didaerah yang ditempatkannya, adapun tujuan diadakannya KKN yaitu guna memajukan desa tersebut dengan cara mengubah pola pikir serta pemahaman dimasyarakat agar mau merubah menjadi yang lebih baik dan bisa melalui bidang ekonomi, sosial, pendidikan, pemberdayaan dan kesehatan lainnya. Mahasiswa KKN UNISSULA yang tergabung dari setiap fakultas dan beberapa jurusan bisa membantu masyarakat dengan sebisa mungkin dan sesuai kemampuannya di bidangnya masing – masing, (Nurmayasari, 2020).

Pandemi covid-19 sudah hampir tiga tahun melanda dunia tak terkecuali Indonesia.

Hampir semua sektor kehidupan merasakan dampaknya dari pendemi tersebut. Bidang pendidikanlah menjadi salah satu sektor yang sangat merasakan dampak dari pandemi.

Adapun tujuan di adakan PENDAMPINGAN BELAJAR ini adalah untuk membantu anak-anak yang ada di lokasi KKN untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak-anak-anak dengan menerapkan metode SGD (Small Grup Discussion) sehingga anak-anak dapat memecahkan dan mendiskusikan beberapa topik permasalahan. Metode yang digunakan adalah Pendampingan belajar untuk “Peningkatan Pemahaman Pendidikan Untuk Siswa dan Siswi Sekolah Dasar Secara Offline” yang di laksanakan oleh Mahasiswa KKN UNISSULA di Desa Karangmangu. Harapannya bahwa siswa dan siswi bisa lebih memahami tentang system belajar online dengan platform yang digunakan untuk media pembelajaran, serta untuk membantu memahami materi yang diberikan oleh guru dari sekolah. Dengan berpikir positif dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar dapat dilewati dan bisa diambil hikmahnya. Dengan demikian dapat menjadi pembelajaran yang justru dapat mengembangkan dalam bidang pendidikan dan juga bidang lainnya. (Martoredjo, 2020)

Kegiatan PENDAMPINGAN BELAJAR yang dilakukan untuk siswa-siswi melalui les privat di Desa Wonokerto ini dilaksanakan guna menyelesaikan permasalahan-permasalahan dari Pemerintahan Desa wonokerto yakni kurangnya kemampuan orang tua untuk membantu pendampingan belajar anak-anak dikarenakan ketidakpahaman atas teknologi yang digunakan untuk pembelajarn daring, serta kurangnya pemahaman siswa-siswi terkait materi yang hanya berbentuk tulisan dan video. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilaksanakan PENDAMPINGAN BELAJAR yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN dari UNISSULA dengan Metode yang digunakan adalah Pendampingan belajar untuk

“Peningkatan Pemahaman Anak-Anak Di Desa Wonokerto Secara Offline Dengan Metode Small Group Discussion” yang di laksanakan oleh Mahasiswa KKN UNISSULA di Desa Wonokerto. Dari keseluruhan kegiatan pendampingan belajar ini menunjukkan hasil dan

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 70

respon yang sangat baik, diantaranya: Pertama, peserta yang terdiri dari beberapa siswa-siswi sekolah dasar menyambut dengan positif dan antusias pelaksanaan kegiatan PENDAMPINGAN BELAJAR ini, walaupun jumlah peserta PENDAMPINGAN BELAJAR masih kurang dari harapan mahasiswa KKN UNISSULA. Kedua, bertambahnya pemahaman siswa-siswi tentang materi yang diberikan oleh guru dari sekolah secara onlin, hal ini ditunjukkan dari pertanyaan dan tanggapan mereka pada setiap pembahasan soal dan penjelasan materi oleh mahasiswa KKN. Dan Ketiga, besarnya harapan siswa-siswi dan orang tua Desa Wonokerto agar kegiatan pendampingan belajar sering diadakan di Desa mereka.

Metode Pelaksanaan

Pengabdian ini dilaksanakan selama 10 hari pertemuan pada tanggal 01 s.d 10 Maret 2021 setiap jam 19.30 sampai 21.00, Tepatnya di Posko KKN TEMATIK PASCA COVID-19 Kelompok 120, Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak. Dalam metode pengabdian yang digunakan pada kegiatan ini yaitu Pendampingan Belajar, ini dilakukan dengan mengadakan les privat secara ofline.

Pembahasan dan Hasil Pendampingan Belajar

Sebelum kegiatan PENDAMPINGAN BELAJAR dilaksanakan, maka dilakukan koordinasi dengan Perangkat Desa terlebih dahulu. Koordinasi meliputi penyelesain izin program kerja, dan mematangkan rencana kerja serta persiapan yang diperlukan. Koordinasi tersebut berlangsung secara offline. Kegiatan PENDAMPINGAN BELAJAR ini di laksanakan di posko KKN Desa Wonokerto, yang kami tujukan untuk anak-anak Sekolah Dasar, dan alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan dan halangan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 22 Januari 2022 s.d 01Februari 2022 setiap pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahap. Tahap yang pertama yaitu mencari dan memberikan soal dari mahasiswa, tahap kedua yaitu mendiskusikan soal-soal yang telah diberikan dengan metode SGD (Small Group Discussion), tahap selanjutnya adalah pembahasan soal dari hasil diskusi tersebut.

Gambar 1. Pendampingan belajar di desa Wonokerto

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 71

Menurut Dwi (2018) Orang tua dalam proses Pendampingan belajar anak adalah

“upaya orang tua untuk menemani, memberikan bantuan dalam mengatasi masalah anak dalam belajar, memberikan dorongan, motivasi, dukungan, pengawasan dan memberikan fasilitas pada anak agar semangat dalam belajar”

Acara pendampingan belajar ini dilakukan guna mendekatkan diri dengan masyarakat terutama adik-adik yang masih belajar, juga membantu permasalahan yang ada di Desa Wonokerto terkait kurangnya pemahaman dan dorongan orang tua terhadap pendidikan anak- anaknya. Dengan pembelajaran dan penjelasan materi yang di sampaikan oleh mahasiswa KKN. Kepala Desa berterima kasih kepada para Mahasiswa KKN karena para Mahasiswa turut membantu mengadakan acara PENDAMPINGAN BELAJAR. Sehingga program ini dapat bermanfaat membantu para siswa dan siswi.

Langkah – Langkah berlangsungnya PENDAMPINGAN BELAJAR 1. Pembukaan

2. Doa bersama 3. Permainan Edukasi 4. Tanya jawab kabar

5. Penyampaian dan penjelasan materi 6. Diskusi soal

7. Doa penutup

Pada pendampingan belajar tahap 1 oleh Mahasiswa KKN diisi dengan perkenalan, Sosialisasi menuju hidup normal pasca pandemi Covid-19, belajar bersama. Proses pembelajaran tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Perkenalan dilakukan diawali oleh kelompok KKN kemudian dilanjut oleh semua peserta didik secara bergiliran. Selama pembelajaran daring peserta didik pasti mengalami kejenuhan serta penurunan mental. Seperti contohnya dari hasil sebuah penelitian pada pembelajaran daring muncullah sikap anti sosial anak akibat anak asik bermain gadget, dan banyak perubahan sikap anti sosial yang timbul, ketika anak mendapat seruan dari orangtua anak akan lebih mementingkan dirinya sendiri dan asik bermain di dunia maya.

Maka terkait hal ini ketika pembelajaran tatap muka berlangsung setidaknya mampu menyegarkan kembali pikiran dan mental anak dengan desain dan metode pembelajaran yang menyenangkan dengan tetap memperhatikan akan tujuan pembelajaran. Seperti yang kelompok KKN terapkan bagaimana belajar matematika dengan metode SGD (Small Group Discussion) dilanjutkan dengan tanya jawab dari mahasiswa untuk anak-anak. Demikian membuat anak-anak menjadi lebih aktif dalam diskusi pembelajaran dan tanya jawab bertujuan untuk membagkitkan semangat anak-anak dalam mengulas materi yang dipelajari,

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 72

maka dengan metode ini dianggap efektif diterapkan agar materi yang diajarkan benar-benar diterima dan dipahami peserta didik.

Pada pendampingan belajar tahap 2 oleh Mahasiswa KKN sebagai pembuka diisi berupa permainan untuk menyiapkan mental dan melatih konsentrasi dari peserta didik.

Menurut Mansor, Dkk (2012) guru yang selalu melaksanakan pembukaan pembelajaran

terlebih dahulu telah melaksanakan salah

satu kegiatan yang dapat menciptakan pembelajaran yang efektif di kelas. Berdasarkan pada pernyataan tersebut maka untuk membuka pembelajaran harus semenarik mungkin dan setidaknya ada 4 yang harus tercapai menurut Djamarah (2010:421) komponen seorang guru yang harus dipenuhi untuk membuka pelajaran ada empat, yaitu menarik perhatian peserta didik, memberi acuan, menimbulkan motivasi dan menyampaikan kaitannya materi pembelajaran. Begitu juga dalam menutup pembelajaran, menurut Widodo, Dkk (2007) saat menutup pelajaran guru harus bisa meninjau kembali materi yang dipelajari dan penguatan yang disampaikan guru, hal tersebut diperlukan untuk membimbing anak-anak dalam membangun gambaran tentang keseluruhan materi yang sudah dipelajari agar lebih mudah diingat. Maka keduanya harus sama-sama dikuasai agar tercapainya Efektivitas pembelajaran. Kemudian setelah pembukaan diisi dengan belajar matematika dengan cara berdiskusi dan disela- sela pembelajaran diisi bernyanyi bersama yang berkaitan dengan beberapa hitungan matematika dan lagu yang berbeda agar tidak monoton dan tetap menyenangkan. Setelah itu dilanjut dengan kelas inspirasi dengan konsep bercerita tentang cita-cita dan sesuatu yang menyenangkan bagi peserta didik seperti cerita tentang orang-orang yang ada disekitar. Saat pembelajaran tatap muka adalah momen yang pas untuk memberikan motivasi kepada anak sebagai kebutuhan yang tidak dapat diperoleh saat daring.

Dengan harapan peserta didik termotivasi untuk terus belajar serta berprestasi dan meneladani sisi baik tokoh yang diidolakan. Gunarsa (2008), mengatakan motivasi berprestasi ialah ciri-ciri dari kepribadian seseorang dan sesuatu yang mengenai apa yang dibawa sejak dari lahir. Tetapi dipihak lain motivasi berprestasi yaitu sesuatu yang dikembangkan melalui interaksi dengan lingkungan hidup yang terutama adalah sekolah, keluargq,lingkungan pergaulan dan masyarakat.

Pendampingan belajar tahap 3 oleh Mahasiswa KKN seperti sebelumnya pembukaan pembelajaran dengan permainan untuk menyiapkan anak-anak sebelum belajar mengajar dimulai. Selanjutnya mereview sebentar materi yang telah diberikan kemarin dengan tanya jawab interaktif, dan demonstrasi untuk memunculkan kembali ingatan peserta didik. Kemudian dilanjut dengan quis berhadiah dan sebagai bahan pertanyaan adalah materi-materi yang sudah pernah diajarkan, di sini anak-anak akan tertarik dan pembelajaran lebih menyenangkan. Metode ini sangat efektif selain bisa menumbuhkan motivasi siswa dalam belajar juga ada kepuasan seorang guru terhadap nilai yang diperoleh siswanya, maka

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 73

penggunaan metode yang baik dan inovatif sangatlah penting dalam proses pembelajaran, tidak hanya itu anak-anak juga harus berpartisipasi agar tujuan pembelajaran bisa tercapai.

Dengan demikian metode ini sesekali dapat diterapkan dalam pembelajaran agar pembelajaran tidak monoton ketika tatap muka agar anak-anak termotivasi dan apa yang menjadi tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.

Secara umum berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan saat pendampingan belajar di Desa Wonokerto.

Tabel 1. Kegiatan pendampingan pembelajaran

Penutup

Diantara program KKN TEMATIK PASCA COVID-19 Kelompok 120 adalah pendampingan belajar terdampak covid 19 sebagai bentuk pengabdian di Desa Wonokerto, dengan tujuan demi tercapainya Efektivitas pembelajaran pada masa new normal. Adapaun upaya yang dilakukan dapat meningkatkan mutu dan Efektivitas pembelajaran adalah dengan

No. Kegiatan Deskripsi

1. Perkenalan

Mengenalkan maksud dan nama-nama KKN TEMATIK PASCA COVID-19 Kelompok 120 dengan tujuan menjalin keakraban dengan peserta didik

2.

Sosialisasi menuju hidup normal pasca

pandemi Covid-19

Memberi pemahaman bagaimana cara agar tetap hidup sehat dan menjaga protokol kesehatan meskipun telah mendapatkan suntikan vaksinasi untuk menuju hidup normal pasca pandemi Covid-19

3. Motivasi Cerita Inspiratif

Memberikan Motivasi dan penguatan mental peserta didik yang dikemas dengan cerita dan permainan edukasi

4.

Belajar dengan metode SGD (Small Group

Discussion)

Belajar mata pelajaran bersama anak-anak untuk melibatkan keaktifan mereka.

5. Belajar dan bernyanyi Belajar bersama mata pelajaran menyesuaikan keperluan sekolah dan guru yang dikonsep dengan metode menyanyi 6. Game edukasi secara tidak langsung menstimulus ingatan peserta didik terkait

materi-materi yang pernah disampaikan 7. Quis berhadiah

Dilakukan dengan metode tanya jawab yang interaktif untuk menstimulus ingatan seputar materi pelajaran dan wawasan pengetahuan yang lain

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 74

mengombinasikan antara sistem pembelajaran daring dengan pembelajaran tatap muka.

Sistem pembelajaran daring dilakukan oleh guru kelas bersangkutan, dan kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas dilakukan oleh KKN TEMATIK PASCA COVID-19 Kelompok 120 dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Ucapan Terima Kasih

1

Kami sampaikan terima kasih kepada Dr. H. Asyhari, SE., MM selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM UNISSULA).

2

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Abdurrohim, S.Psi., M.Si selaku Ketua KKN TEMATIK COVID-19 periode XIII tahun 2022.

3

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Sukijan Athoillah, S.Pd.I., M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan kelompok 120

4

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada H. Bambang Untoro selaku Kepala Desa Wonokerto yang telah mengizinkan kami untuk melaksanakan kegiatan KKN di desa Wonokerto.

5

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Moh Jamil selaku Ketua Rukun Tetangga (RT 02) yang telah menyambut kami dengan senang hati dan selalu memotivasi kami.

6

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Moh Sumiran,. S.Ag selaku Kepala Sekolah MI Al-Maftuhah yang telah mengizinkan kami untuk melaksanan program kerja pendampingan belajar di MI Al-Mahftuhah.

7

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Seluruh guru dan staff MI Al-Maftuhah yang telah membantu serta memberikan kontribusi dalam pelaksanaan KKN ini.

8

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Abu Mansyur selaku takmir mushola Farul Falah yang telah mengizinkan kami untuk melaksanakan program kerja pendampingan belajar Baca Tulis Al-Qur’an di mushola Farul Fallah.

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 75

9

Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh anggota KKN TEMATIK PASCA PANDEMI COVID-19 UNISSULA 2022 kelompok 120 yang telah menjalankan

program KKN.

Daftar Pustaka

Amseke, F. V. (2018). Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Motivasi Berprestasi.

Ciencias: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, I(1), 65-81.

Anugrahana, A. (2020). Hambatan, Solusi Dan Harapan: Pembelajaran Daring. Scholaria:

Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, X(3), 282-289.

Https://Ejournal.Uksw.Edu/Scholaria/Article/Download/4033/1527.

Atmajanti, C. I. (2020). Edukasi Protokol Kesehatan New Normal Dan Pengenalan Dunia Bisnis Di Tengah Pandemi Covid-19 Melalui Media Sosial. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal Of Public Service, Iv(2), 472-478 Https://E-Journal.Unair.Ac.Id/Jlm/Article/Download.

Effendi, R. (2017). Konsep Revisi Taksonomi Bloom Dan Implementasinya Pada Pembelajaran Matematika Smp. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Ii(1), 72 – 78. Https://Doi.Org/10.26877/Jipmat.V2i1.1483.

Gani, Y. A. (2019). Penggunaan Metode Ganjaran Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Arab. Alsina : Journal Of Arabic Studies, I(1), 23-46 Http://Dx.Doi.Org/10.21580/Alsina.1.1.1459.

Haryadi, Y. A. (2020). Upaya Edukasi Untuk Beradaptasi Pada Kebijakan New Normal Dan Meningkatkan Imunitas Tubuh Selama Pandemi Covid-19 Melalui Kegiatan Seminar Online. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal Of Public Service), Iv(2), 441-447 Https://E- Journal.Unair.Ac.Id/Jlm/Article/Download/23479/12832.

Jamaluddin, D. D. (2020). Pembelajaran Daring Masa Pandemik Covid-19 Pada Calon Guru.

Karya Tulis Ilmiah, Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Uin Sunan Gunung, 2 - 10 Http://Digilib.Uinsgd.Ac.Id/30518/1/Pembelajaran%20daring.

Khakiim, U. (2016). Pelaksanaan Membuka Dan Menutup Pelajaran oleh Gurukelas 1 Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, I(9), 1730-1734 Http://Dx.Doi.Org/10.17977/Jp.V1i9.6738.

M., & Nurmayasari, E. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bidang Pendidikan, Kesehatan, Dan Ekonomi Dalam Rangka Mewujudkan Masyarakat Yang Berkualitas Di Desa Sadeng Kolot. Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat.

Https://Doi.Org/10.32832/Abdidos.V4i4.736

Martoredjo, N. T. (2020). Pandemi Covid-19: Ancaman Atau Tentangan Bagi Sektor Pendidikan, Jurnal Pendidikan.

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 76

Risalah, A. D. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kegiatan Belajar Mengajar Di Mi/Sd. Journal Of Islamiceducationat Elementary School, I(1), 10-16 Http://Jiees.Alkhoziny.Ac.Id/Index.Php/Jiees/Article/View/5/5.

Rosyid, A. M. (2017). Model Dan Strategi Pembelajaran Diklat (Kajian Alternatif Yang Efektif). Andragogi Jurnal Diklat Teknis, V(1), 100-111

https://Pusdiklattekniskemenag.E-Journal.Id/.

“Sehat dan Sejahtera Pasaca Pandemi Covid-19” || 77

Chapter

10

MENURUNKAN RISIKO TERJADINYA

Dalam dokumen Sehat dan Sejahtera Pasca Pandemi Covid-19 (Halaman 79-88)