HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Hasil Penelitian
1. Pertemuan pertama
Pelaksanaan tindakan pada siklus 2 adalah penyempurnaan tindakan yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran menceritakan kembali isi cerpen. Adapun proses pembelajaran difokuskan pada latihan keterampilan siswa menggali dan menemukan ide atau gagasan dengan menerapkanstrategi Think Talk Write. Berdasarkan rencana program pembelajaran yang telah disusun, proses pembelajaran yang akan berlangsung adalah proses menceritakan kembali isi cerpen dengan strategi Think Talk Write.
Kegiatan pembelajaran diawali dengan ucapan salam oleh guru kepada siswa, dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas. Setelah mencek kehadiran siswa, yang hadir pada saat itu yang dijawab oleh siswa dengan bersamaan sehingga agak ramai. Selanjutnya, guru memusatkan perhatian siswa dengan bertanya kepada siswa unsur apa saja yang membangun cerita. Setelah beberapa orang siswa menjawab, kegiatan dilanjutkan dengan menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan pada proses pembelajaran.
Setelah mengorganisasikan siswa ke dalam beberapa kelompok, kegiatan berikutnya siswa mengadakan curah pendapat tentang masalah-masalah yang sering dijumpai siswa dalam lingkungan sekitar sebabagi cara menumbuhkan berpikir kritis dan inquiry. Pada kegiatan ini, siswa terlihat sangat antusias mendengarkan arahan guru dan bergairah dalam mengemukakan beberapa objek yang menarik perhatian mereka. Selanjutnya, guru memberikan penjelasan tentang caramenceritakan kembali isi cerpen dengan strategi Think Talk Write.
Writedan cara menceritakan kembali isi cerpen dengan strategi Think Talk Writedengan melihat masalah yang sering dijumpai oleh siswa dalam kehidupan sekitar mereka. Selanjutnya pada kegiatan berikutnya siswa berdiskusi dalam kelompok, memilih topik permasalahan yang sering mereka lihat. Kemudian, siswa ditugasi untuk menentukan hal-hal yang belum dipahami dan didiskusikan pada kelomponya masing-masing.
Pada kegiatan akhir proses pembelajaran, siswa diminta menyampaikan simpulan dari materi pembelajaran. Ada tiga orang siswa yang saling melengkapi dalam menyampaikan simpulan dari materi pembelajaran. Guru memberikan penghargaan terhadap siswa yang menyampaikan simpulan tersebut dengan mengacungkan jempol dan mengucapkan kata „bagus‟ dan „terima kasih‟. Setelah itu, mereka merefleksi materi pembelajaran. Beberapa orang siswa diminta mengemukakan pendapatnya tentang materi pembelajran yang telah diterima, dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin oleh ketua kelas sebagai penutup pembelajaran.
2. Pertemuan kedua
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada pertemuan kedua dilaksanakan selama 2 x 45 menit dan mengikuti tahap-tahap berikut ini. Pada kegaiatan awal, guru menyapa siswa dengan ramah dengan memberikan ucapan salam dan mempersilakan ketua kelas untuk memimpin doa. Sebelum guru mengelompokkan siswa, terlebih dahulu guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Setelah itu guru dan siswa mengadakan curah pendapat tentang penerapan strategi Think Talk Write dalam menceritakan kembali isi cerpen. Selanjutnya guru menjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada proses pembelajaran yang berlangsung.
harus memuat alasan, bukti-bukti, pernyataan-pernyataan yang logis dan harus berusaha meyakinkan pendengar akan kebenaran pendapat pembicara. Selain itu guru juga menjelaskan prosedur penerapan strategi Think Talk Write yang bermula dari aspek-aspek yang menggambarkan masalah kemudian mengarah pada pemecahan masalah. Kegitan inti selanjutnya, siswa secara bergantian untuk menceritakan kembali isi cerpen. Suasana pembelajaran pada saat koreksi dilaksanakan suasana dalam keadaan tenang.
Tindakan yang dilakukan oleh guru pada kegiatan akhir pembelajaran, sebagai refleksi pembelajaran yang dilakukan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh ketua kelas, dilanjutkan dengan guru menutup pembelajaran.
3. Pertemuan ketiga
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada pertemuan ketiga dilaksanakan selama 2 x 45 menit dan mengikuti tahap-tahap berikut ini. Pada kegaiatan awal, guru menyapa siswa dengan ramah dengan memberikan ucapan salam dan mempersilakan ketua kelas untuk memimpin doa. Sebelum guru mengelompokkan siswa, terlebih dahulu guru menyampaikan tujuan pembelajaran. Setelah itu guru dan siswa mengadakan curah pendapat tentang penerapan strategi Think Talk Write dalam menceritakan kembali isi cerpen. Selanjutnya guru menjelaskan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan pada proses pembelajaran yang berlangsung.
Kegiatan berikutnya, guru menjelaskan menceritakan kembali isi cerpen yang harus memuat alasan, bukti-bukti, pernyataan-pernyataan yang logis dan harus berusaha meyakinkan pendengar akan kebenaran pendapat pembicara. Selain itu guru juga menjelaskan prosedur penerapan strategi Think Talk Write yang bermula dari aspek-aspek yang menggambarkan masalah kemudian mengarah pada pemecahan
kembali isi cerpen. Suasana pembelajaran pada saat koreksi dilaksanakan suasana dalam keadaan tenang.
Tindakan yang dilakukan oleh guru pada kegiatan akhir pembelajaran, sebagai refleksi pembelajaran yang dilakukan dan menugasi setiap siswa untuk menulis kembali isi cerpen dan mengembangkan idenya masing-masing sesuai dengan unsur intrinsik cerpen. Kegiatan terakhir adalah siswa mengumpulkan hasil karangannya. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dipimpin oleh ketua kelas, dilanjutkan dengan guru menutup pembelajaran.
b. Observasi
Observasi adalah pengamatan yang dilakukan utuk mengetahui aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. Aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran berbicara tampak berikut ini.
1. Aktivitas siswa a. Pertemuan pertama
Hasil observasi terhadap aktivitas siswa pada pertemuan pertama disajikan pada tabel 4.7 berikut ini.
Tabel 4.7 aktivitas siswa pada pertemuan pertama
No Aspek yang dinilai
Keterangan Aktif Kurang
Aktif
Tidak aktif 1 Siswa menyimak tujuan pembelajaran
yang disampaikan oleh guru.
tugas yang disampaikan oleh guru. 3 Siswa membentuk kelompok kecil secara
heterogen.
√ 4 Siswa menerapkan strategi Think Talk
Write.
√
5 Siswa mengerjakan tugas. √
6 Siswa dalam kelompoknya mendiskusikan hasil pekerjaannya.
√ 7 Keaktifan siswa dalam proses
pembelajaran.
√
8 Interaksi guru dan siswa. √
9 Siswa menyajikan hasil laporannya.
√
10 Siswa melakukan refleksi pembelajaran
Hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa pada pertemuan pertama siklus 2 menunjukkan bahwa pada kegiatan awal pembelajaran rata-rata siswa dikategorikan sudah mulai menunjukkan perubahan sikap belajar yang signifikan dari kurang aktif menjadi aktif. Pada aspek keaktifan siswa mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru dikategorikan aktif. Hal ini tampak pada semua siswa yang rata-rata aktif. Hal ini dipengaruhi oleh keakraban siswa, guru, dan peneliti yang sudah terjalin. Selanjutnya, pada aspek mendengarkan informasi dan tugas-tugas yang disampaikan oleh guru dikategorikan aktif. Pada aspek pembentukan kelompok secara heterogen dikategorikan siswa telah aktif. Pada aspek menerapkan model pembelajaran berbasis masalah siswa telah dikategorikan aktif dalam proses belajar. Dalam hal ini semua siswa telah menerapkan strategi Think Talk Write dalam menceritakan kembali isi cerpen. Pada aspek keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dikategorikan aktif, begitu pula pada aspek interaksi guru dan siswa dikategorikan aktif. Hanya pada aspek penyajian laporan hasil pekerjaannya siswa dikategorikan tidak aktif.
Berdasarkan uraian tersebut, dapat dinyatakan bahwa hanya ada 1 kegiatan pembelajaran yang belum memenuhi standar dengan kriteria aktif, yaitu aspek penyajian
mengalami peningkatan dari siklus sebelumnya. b. Pertemuan kedua
Hasil observasi terhadap aktivitas siswa selama pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isicerpen strategi Think Talk Write pada pertemuan kedua disajikan pada tabel 4.8 berikut ini.
Tabel 4.8 aktivitas siswa pada pertemuan kedua
No Aspek yang dinilai
Keterangan Aktif Kurang
Aktif
Tidak aktif 1 Siswa menyimak tujuan pembelajaran
yang disampaikan oleh guru.
√
2 Siswa menyimak informasi dan setiap siswa menceritakan kembali isi cerpen
√
3 Interaksi guru dan siswa. √
4 Siswa menyajikan hasil laporannya. √
5 Siswa melakukan refleksi pembelajaran √
Matan terhadap aktivitas siswa pada pertemuan kedua siklus 2. Aktivitas siswa pada pertemuan kedua siklus 2 telah menunjukkan perubahan sikap belajar yang sangat signifikan dibandingkan siklus I. perubahan tampak pada kegiatan pembelajaran yang rata-rata siswa telah aktif. Pada aspek keaktifan siswa mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru dikategorikan aktif. Pada aspek pembentukan kelompok secara heterogen siswa dikategorikan aktif. Pada aspek menerapkan menceritakan kembali isi cerpen dengan startegi Think Talk Write siswa dikategorikan aktif. Dalam hal ini, semua siswa telah menerapkan startegi Think Talk Write dalam menceritakan kembali isi cerpen. Pada aspek mengerjakan tugas dikategorikan aktif. Pada aspek keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dikategorikan aktif. Pada aspek penyajian laporan hasil pekerjaan siswa juga dikategorikan aktif.
isi cerpen dengan startegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar pada pertemuan ketiga disajikan pada tabel 4.9 berikut ini.
Tabel 4.9 aktivitas siswa pada pertemuan ketiga
No Aspek yang dinilai
Keterangan Aktif Kurang
Aktif
Tidak aktif 1 Siswa menyimak tujuan pembelajaran
yang disampaikan oleh guru. √
2 Siswa menyimak informasi dan setiap siswa menceritakan kembali isi cerpen
√
3 Interaksi guru dan siswa. √
4 Siswa menyajikan hasil laporannya. √
5 Siswa melakukan refleksi pembelajaran √
Hasil pengamatan terhadap aktivitas siswa pada pertemuan ketiga siklus 2 menunjukkan perubahan sikap belajar yang sangat signifikan dibandingkan siklus I. Perubahan tampak pada kegiatan pembelajaran yang rata-rata siswa telah aktif dalam proses belajar. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan-kegiatan tersebut mengalami perubahan dan peningkatan yang signifikan.
1. Aktivitas guru
Kegiatan guru dalam pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen denganstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar, diobservasi oleh peneliti selama pertemuan berlangsung. Aspek yang diamati adalah keterlaksanaan komponen dan indikator pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan startegi Think Talk Write sesuai dengan yang dibuat dalam lembar observasi aktivitas guru (terlampir). Gambaran aktivitas guru dalam pembelajaran keterampilan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen tergambar pada tabel 5.0 berikut ini.
No Kegiatan Pelaksanaan Keterangan Ya Tidak 1 Mengucapkan salam √ 2 Memeriksa kehadiran siswa. √ 3 Melakukan apersepsi dan memotivasi siswa. √ 4 Menyampaikan tujuan pembelajaran. √ 5 Menyampaikan langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan oleh siswa. √ 6 Mengorganisasikan siswa ke dalam beberapa kelompok. √ 7 Menjelaskan langkah menceritakan kembali isi cerpen
√
8 Menjelaskan strategi Think Talk Write.
√
9 Menugasi siswa mencari hal-hal yang sulit pada cerpen.
√
10 Mengevaluasi hasil belajar tentang menceritakan kembali isi cerpen dengan strategi Think Talk Write.
√ 11 Mengumpulkan hasil karangan cerpen. √ 12 Membimbing siswa membuat simpulan materi pembelajaran. √ 13 Meminta siswa √
pembelajaran. 14 Menutup
pembelajaran.
√
Berdasarkan tabel 5.0 tersebut tampak aktivitas guru dalam pembelajaranketerampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menceritakan kembali isi cerpen denganstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar . Dapat dinyatakan bahwa rata-rata komponen penilaian aktivitas guru telah terlaksana. Namun, tingkat kualitas dan intensitas penerapan komponen itu bervariasi. Gambaran umum aktivitas guru selama siklus I berdasarkan indikator penilaian tampak berikut ini.
Pada aspek pemberian apersepsi dan memotivasi siswa dinyatakan terlaksana dengan baik selama tiga kali pertemuan. Pemberian apersepsi dan motivasi ini dinilai baik. Selanjutnya, aspek penyampaian tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran terlaksana dengan baik. Selanjutnya pada aspek pengelompokan siswa secara heterogen, dan membimbing siswa pada saat mengerjakan tugas dinilai telah baik. Pada aspek keterampilan membimbing siswa membuat simpulan materi pembelajaran berjalan maksimal.
Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata aktivitas guru dalam pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan strategi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar berjalan maksimal dan terlaksana dengan baik. Dengan demikian, terjadi peningkatan yang sangat signifikan aktivitas guru dari siklus I ke siklus 2.
Evaluasi merupakan penilaian yang dilakukan untuk mengetahui penerapan startegi Think Talk Write dalam meningkatkanketerampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar. Evaluasi dilakukan dengan memberikan tes lisan kepada siswa.
Hasil tes siklus 2 berikut merupakan hasil yang diperoleh dalam menceritakan kembali isi cerpen. Hasil tes bertujuan untuk mengetahui penerapan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar. Adapun nilai yang diperoleh siswa tampak pada tabel 5.1 berikut ini.
Tabel 5.1 Hasil Evaluasi Siklus 2
No Kategori Frekuensi Presentase
1 Mampu (nilai 75≥ ) 23 88,46%
2 Tidak mampu (nilai 75≤) 3 11,53%
Jumblah 26 100
Berdasarkan tabel 5.1 tersebut dapat diketahui hasil evaluasi pembelajaran siklus 2. Hasil tesebut menggambarkan bahwa pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar dikategorikan memadai. Hal ini dinyatakan karena yang mampu memperoleh nilai di atas standar ketuntasan minimal 75 mencapai (88,46%), adalah 23 siswa dan 3 siswa belum mencapai atas standar ketuntasan minimal 75 mencapai (11,53%). Hal ini mengindikasikan bahwastartegi Think Talk Write sebagai upaya meningkatkan keterampilan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar sudah berhasil.
Setelah pembelajaran keterampilan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan startegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar siklus 2, maka dilakukan refleksi pembelajaran tentang seluruh proses dan hasil belajar yang telah dilaksanakan. Refleksi yang dilakukan bersama guru merupakan upaya untuk mengetahui hasil tindakan yang berupa proses dan hasil tindakan yang berupa produk. Reflekasi ini meliputi peningkatan pembelajaranketerampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar. Berikut ini disajikan refleksi hasil tindakan yang telah dilaksanakan pada siklus 2.
1. Refleksi tindakan yang berupa proses
Refleksi tindakan yang berupa proses yang dilakuakn bersama guru bertujuan membahas keseluruhan proses pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar pada siklus 2. Secara umum proses pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar telah berjalan sangat lancar. Hampir tidak ada kendala yang dialami oleg guru dan siswa dalam menerapkanstartegi Think Talk Write siswa sebagai upaya meningkatkan keterampilanketerampilan menceritakan kembali isi cerpen pada siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar. Refleksi hasil tindakan berupa proses tersebut disajikan sebagai berikut.
Pada pertemuan pertama pembelajaran keterampilan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar terlihat santai dan tidak kaku dalam pembelajaran dan siswa sudah mampu keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write. Data empiris ini mengahasilkan refleksi bahwa siswa harus dituntun dan
memancing sudah berjalan dengan baik yang membantu siswa dalam berbicara.
Berkaitan dengan menceritakan kembali isi cerpen, guru memberikan penjelasan dengan lebih baik agar siswa dapat memahami dan menceritakn kembali isi cerpen dengan hasil yang baik. Selanjutnya, perlu dilakukan pembenahan-pembenahan dalam pelaksanaan pemeblajaran agar proses pembelajaran dapat berlangsung lebih baik. Guru juga harus kreatif dan mampu memotivasi siswa yang cenderung pasif di kelas. Selain itu guru harus memberikan penghargaan sebagai motivasi bagi siswa dalam proses belajar. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah kebosanan siswa dalam belajar.
2. Refleksi hasil evaluasi
Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran keterampilan menceritakan kembali isi cerpen dengan menerapkanstartegi Think Talk Write siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 8 Takalar siklus 2 diketahui bahwa kemampuan siswa dikategorikan memuaskan. Hal ini dinyatakan karena yang mampu memperoleh nilai di atas standar ketuntasan minimal 75 mencapai (88,46%), yaitu 23 siswa. Hal ini mengindikasikan bahwastartegi Think Talk Write berhasil dan efektif diterapkan.
Keberhasilan tersebut dipengaruhi oleh guru yang mengindikasikan secara mendetail kesalahan siswa dan memberitahukan kebenarannya. Selain itu guru selalu mengulang penjelasan mengenai cara menceritakan kembali isi cerpen. Selain itu, adanya kesadaran siswa untuk memperbaiki kesalahan yang dilakukan.