• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

8. Salam Perpisahan

Salam perpisahan merupakan salam yang seringkali disampaikan kepada seseorang sebelum berpisah. Dari segi tindak tutur, salam perpisahan dituturkan kepada mitra tuturnya sebelum keduanya berpisah. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 7 data atau 5,91% tindak tutur ekspresif salam perpisahan. Berikut beberapa contoh temuannya:

27. 006/ B

Bsu: Goodbye, boys. Bsa: Bye, anak- anak.

Bill datang ke rumah Maddie untuk menemui ketiga anaknya. Tetapi yang terjadi, justru Maddie melarangnya bertemu anak- anak. Semua karena perasaan marah Maddie yang masih berkecamuk terhadap Bill. Hingga yang terjadi kemudian, Maddie menyuruh seluruh anak- anaknya masuk kamar masing- masing dan

membiarkan Maddie bicara empat mata dengan Bill. Sebelum ketiga anaknya masuk kamar, Bill masih sempat mengucapkan salam perpisahan untuk ketiga anaknya.

Tuturan ini termasuk jenis tindak tutur ekspresif salam perpisahan karena diujarkan menjelang penutur dan mitra tuturnya berpisah. Seperti halnya tuturan ini yang dimaksudkan penutur atau Bill untuk memberi salam anak- anaknya sebelum mereka masuk kamar.

28. 007/ K

Bsu: Bye, Dad. Bsa: Bye, papa.

Ketika Bill datang ke rumah Maddie sekedar untuk menemui anak- anaknya, Maddie marah dan tidak memperbolehkan Bill bertemu dengan ketiga anaknya. Maddie menginginkan bicara empat mata dengan Bill perihal hak asuh ketiga anaknya. Maddie dengan segera menyuruh ketiga anaknya masuk kamar masing- masing dan membiarkan Maddie berbicara empat mata dengan ayahnya. Perintah Maddie yang mencoba menghalangi pertemuan Bill dengan anak- anaknya membuat Katie, putri bungsunya kecewa karena sudah sangat merindukan ayahnya. Dengan terpaksa, Katie menyampaikan salam perpisahan untuk Bill, ayahnya.

Tuturan ini dapat dikategorikan tindak tutur ekspresif salam perpisahan yang dituturkan oleh penutur sebelum berpisah dengan mitra tuturnya. Berdasarkan konteks yang melingkupinya, tuturan salam perpisahan ini disampaikan oleh seorang anak kepada ayahnya.

9. Berharap

Berharap merupakan salah satu jenis tindak tutur ekpresif yang didefinisikan

sebagai ekpresi berkeinginan akan sesuatu agar terjadi. Dari jumlah keseluruhan temuan tindak tutur ekpresif, terdapat 5 data yang termasuk tuturan ekspresif

berharap ini atau 4,24%. Berikut contoh temuan datanya:

29. 073 /Be

Bsu: I hope you’ll come again.

Bsa: Kuharap kalian akan mampir lagi.

Betty adalah pemilik sebuah tempat spa terbaik dan terkenal di Carolina. Betty sangat tersanjung dengan kedatangan Paula dan Maddie. Paula adalah ibu Maddie yang merupakan seorang seniman yang dikenal banyak orang. Mendapat kunjungan dari Paula dan Maddie untuk menikmati sensasi spa di tempatnya, Betty sangat tersanjung dan berharap seniman terkenal seperti Paula akan datang lagi lain waktu untuk menikmati spa di tempatnya.

Berdasarkan konteks yang melingkupinya, tuturan ini termasuk kategori tindak tutur ekspresif berharap yang terlihat jelas dengan penanda pada unsur kalimatnya, yakni verba ‘hope’ atau ‘berharap. Dikatakan berharap karena dalam hal ini penutur atau Betty merasa sangat senang atas kunjungan Paula, seorang seniman terkenal di Carolina dan Maddie. Betty berharap Paula dan Maddie berkenan untuk datang kembali menikmati spa di tempatnya.

30. 091/P

Bsu: I just wish I’d had that epiphany in time to be a better mother to you. Bsa: Aku hanya berharap pada saat yang tepat nanti, aku akan mendapatkan

pencerahan untuk menjadi ibu yang lebih tepat bagimu.

Sebagai seorang ibu, Paula menyadari kesalahannya yang kurang memperhatikan Maddie sewaktu kecil. Mengingat itu, Paula merasa bahwa dirinya belum bisa menjadi ibu yang baik untuk Maddie. Dengan sedih dan terharu saat melihat Maddie sekarang menjadi orang tua tunggal bagi ketiga anaknya, Paula menyampaikan rasa simpati dan memberikan dukungan penuh kepada Maddie. Paula menyampaikan harapannya ingin menjadi seorang ibu yang baik juga untuk Maddie mengingat pernah menelantarkan Maddie sewaktu kecil. Paula pernah menelantarkannya. Harapan itu membuat Maddie sedih dan terharu pula.

Tuturan ini termasuk tindak tutur ekspresif berharap yang ditandai dengan verba ‘wish’ atau dalam Bsa menjadi ‘berharap’. Dalam hal ini, Paula selaku penutur ingin menyampaikan keinginan (harapannya) agar terjadi kepada Maddie, anaknya untuk bisa menjadi seorang ibu yang lebih baik untuknya. commit to user

10. Mengumpat

Kata mengumpat memilik makna mengeluarkan umpatan, memburuk- burukkan orang, mengeluarkan kata- kata keji yang biasanya dilakukan dalam keadaan kesal atau marah. Dalam teori tindak tutur, jenis ini termasuk dalam tindak tutur ekspresif dimana penutur melontarkan umpatan, kata- kata keji sebagai wujud ekspresi marahnya terhadap lawan tutur. Tindak tutur ekspresif mengumpat yang ditemukan dalam penelitian ini terdapat sebanyak 5 data atau (4,24%). Beberapa contoh ulasan analisisnya adalah sebagai berikut:

31. 013/ M

Bsu: Damn you, Bill Towsend. Bsa: Terkutuk kau Bill Towsend.

Maddie tampak begitu marah saat Bill secara jujur dan penuh penyesalan menyampaikan permohonan maafnya atas perselingkuhan yang dilakukannya dengan Noreen. Lebih lanjut Bill menyampaikan niatnya untuk bercerai dan menikahi Noreen karena Noreen sedang hamil. Akibat perbuatannya Bill, Ty berubah menjadi anak pembangkang. Di depan Bill, Maddie sekuat mungkin menahan emosi dan amarahnya. Bagaimanapun pria yang dibencinya setengah mati adalah orang yang pernah dicintainya juga ayah dari ketiga anaknya. Dengan perasaan hancur, Maddie perlahan menerima keputusan suaminya itu. Ketikan Bill mencium keningnya sebelum pergi, Maddie menggumam umpatan untuk Bill sebagai ekspresi kemarahannya.

Berdasarkan konteks yang menaunginya, tuturan ini termasuk tindak tutur ekspresif mengumpat yang bisa dilihat dari unsur pembentuk struktur kalimatnya yang memuat kata- kata umpatan, seperti kata ‘damn you’ pada Bsu atau ‘terkutuk kau’ pada Bsa.

32. 089/M

Bsu: Dammit, I am going to kill my soon-to-be ex-husband. Bsa: Keparat. Akan kubunuh Bill.

Kedekatan dan kemesraan antara Bill dan Noreen semakin membuat Maddie marah besar. Tampaknya Bill sudah tidak sungkan dan malu lagi mempertontonkan commit to user

kemesraannya dengan Noreen di depan umum, termasuk ketika menonton pertandingan bisbol Ty di sekolah. Tentu saja hal itu membuat Ty malu. Sebagai dampaknya, Ty tidak mau lagi berlatih bisbol lagi. Ketika ditanya oleh Maddie, Ty mengatakan bahwa dia takut Bill akan datang lagi pada pertandingan selanjutnya bersama Noreen lagi. Mengetahui hal ini, Maddie mengeluarkan umpatan untuk Bill sebagai wujud marahnya. Maddie bisa terima rumah tangganya hancur, tetapi dia tidak bisa terima jika kelakuan buruk ayahnya berdampak buruk pada prestasi Ty. Jika dilihat dari konteksnya, tuturan ini bisa disebut mengumpat juga melihat pada struktur kalimatnya terdapat kata ‘dammit’ pada Bsu nya.

33. 117/H

Bsu: Damn him. Bsa: Keparat dia.

Saat pesta ulang tahun Maddie, Cal dan anak- anak Maddie telah mempersiapkan pesta kecil untuk merayakannya. Namun, tidak disangka, Bill datang ke rumah Maddie dan mengatakan bahwa dia sudah memutuskan hubungannya dengan Noreen. Noreen sendiri telah memutuskan untuk pulang kampung. Bill berkeinginan untuk kembali pada Maddie dan memulai hidup baru lagi sebagai keluarga yang utuh seperti sebelumnya. Cal yang melihat permohonan Bill, merasa sedih bercampur haru dan akhirnya dia memutuskan untuk pulang. Saat akan mengendarai mobilnya, Helen yang baru datang ke rumah Maddie mencegah kepergian Cal dan bertanya apa yang sedang terjadi. Cal mengatakan bahwa Bill ingin rujuk dengan Maddie. Dengan penuh amarah, Helen mengumpat perbuatan Bill yang seenaknya saja ingin rujuk. Tuturan di atas dikategorikan sebagai tindak tutur ekspresif mengumpat yang dibuktikan dari kata- kata umpatan Helen untuk Bill.

11. Menyesal

Menyesal meiliki arti merasa tidak senang, tidak puas karena telah melakukan sesuatu yang kurang baik. Menyesal termasuk salah satu jenis tindak tutur ekspresif dimana penutur menyampaikan perasaan tidak puasnya karena telah melakukan sesuatu yang kurang baik sebelumnya. Berdasarkan analisis, ditemukan sebanyak 4 data atau (3,39%) dengan tindak tutur jenis ini. Beberapa ulasan detil data yang ditemukan adalah sebagai berikut: commit to user

34. 010/B

Bsu: If I weren’t for the baby...

Bsa: Seandainya bukan karena bayi itu...

Bill menemui Maddie untuk menyatakan betapa menyesalnya dia telah mengkhianati pernikahan mereka. Maddie memang masih sangat marah dengan ulah suaminya tersebut namun bagaimanapun, semua sudah terjadi. Bagaimanapun juga, Bill tetap ayah anak- anak Maddie dan tidak sepatutnya dia membenci Bill. Perlahan Maddie sadar dan menerima takdir pahit untuk kelanjutan rumah tangganya. Sementara itu, saat Maddie mulai bisa menerima keputusan suaminya menikah lagi, Bill semakin terpukul dan menyesal telah menghamili Noreen. Bill berkali- kali meyakinkan Maddie jika bukan karena bayi dalam kandungan Noreen, Bill tidak akan menikahinya. Dari konteks ini, dapat diambil kesimpulan bahwa tuturan ini termasuk tindak tutur ekspresif menyesal .

35. 053/M

Bsu: I never should have agreed to let him stay.

Bsa: Mestinya aku tidak mengizinkan dia lebih lama di sana.

Hingga malam, Ty belum juga pulang ke rumah. Maddie sangat mencemaskannya. Sejak usai pertandingan bisbol, Ty meminta izin kepada Maddie untuk tetap tinggal di kafe bersama teman- temannya sementara Maddie pulang terlebih dahulu dengan Cal. Berkali- kali M mencoba menghubungi teman- teman Ty, namun nihil. Ahirnya Maddie memutuskan untuk meminta bantuan Cal untuk mencari Ty. Maddie menyatakan perasaan menyesalnya kepada Cal karena telah mengizinkan Ty untuk tinggal bersama teman- temannya di kafe tadi siang. Tuturan ini dikatakan sebagai tindak tutur ekpresif menyesal yang dapat dilihat dari unsur pembentuk kalimatnya, yaitu kata ‘mestinya’ pada Bsa yang mengindikasikan penyesalan penutur.

12. Bersimpati

Bersimpati didefinisikan sebagai ungkapan menaruh kasih kepada seseorang atau ikut serta merasakan perasaan orang lain. Dalam konteks tindak tutur,

Dalam penelitian ini, ditemukan 3 data yang mengandung tindak tutur ekspresif bersimpati atau (2,54%). Berikut contoh temuan datanya:

36. 020/G

Bsu: I was really sorry to hear about you and Bill.

Bsa: Aku sangat prihatin mendengar berita tentangmu dan Bill.

Lelah menghadapi permasalahan rumah tangganya yang pelik, perihal perselingkuhan suaminya, proses perceraiannya yang alot, dan perubahan anaknya yang menjadi pembangkang, Maddie memutuskan mencari udara segar di kafe Whartom untuk menikmati milk shake coklat. Grace, pemilik kafe sangat senang dengan kedatangan Maddie. Keduanya pun terlibat dalam obrolan yang menyenangkan. Grace mengerti bahwa Maddie memang tengah menghadapi cobaan yang sulit dalam hidupnya. Sebagai seorang tetangga juga sahabat, Grace turut bersimpati atas segala permasalahan rumah tangga Maddie. Jika dilihat dari konteksnya, tuturan ini dimasukkan ke dalam tindak tutur ekspresif bersimpati dimana penutur menyampaikan rasa turut merasakan apa yang dirasakan oleh mitra tuturnya. Buktinya dapat dilihat dari kata’ prihatin’ dalam Bsa nya.

37. 051/M

Bsu: Oh, Cal, I’m so sorry. That must have hurt.

Bsa: Oh, Cal. Aku turut prihatin. Itu pasti menyakitkan.

Jika Cal telah banyak tahu perihal masalah yang menimpa Maddie, Maddie juga memiliki keingintahuan akan status Cal dalam rumah tangganya. Kemudian Cal bercerita bahu wa sebagai seorang pria, dia tidak pernah mengkhianati istrinya. Terkait status dudanya adalah karena istrinya yang justrmengkhianati pernikahan mereka. Mendengarnya, Maddie sangat terpukul telah bertanya kepada Cal dan turut bersimpati atas apa yang menimpa Cal.

13. Bersyukur

Bersyukur diartikan sebagai ekspresi mengucap syukur kepada Tuhan atas rahmat yang dia dapatkan. Dalam konteks tindak tutur, tuturan bersyukur merupakan salah satu tindak tutur ekspresif karena menempatkan penutur mengucap syukur kepada Tuhan sebagai lawan tuturnya atas rahmat yang didapatkannya. Hasil analisis commit to user

menunjukkan bahwa terdapat 3 data atau (2,54%) tuturan bersyukur. Berikut ulasannya:

38. 054/M

Bsu: Thank God.

Bsa: Terima kasih, Tuhan.

Perasaan Maddie sangat cemas dan khawatir karena Ty tidak kunjung pulang ke rumah. Entah kemana lagi Maddie harus mencarinya. Semua teman satu timnya sudah dihubungi namun tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya Maddie memutuskan untuk meminta bantuan Cal untuk mencari Ty. Usahanya mencari Ty membuahkan hasil. Perasaan Maddie sangat lega begitu Cal mengabarkan bahwa dirinya telah menemukan Ty. Tak hentinya Maddie mengucap syukur atas kabar gembira tersebut. Tuturan ini dikatakan sebagai tindak tutur ekspresif bersyukur karena memang merupakan ekspresi syukur penutur atas karunia Tuhan yang tertuang dalam tuturan “Thank God.” yang diujarkan oleh Maddie begitu mendengan kabar bahwa Ty telah berhasil ditemukan.

39. 115/P

Bsu: Well, hallelujah! Bsa: Puji Tuhan!

Sebagai seorang ibu, Paula sangat mendukung apapun yang dilakukan oleh Maddie untuk menemukan kebahagiaannya kembali. Hingga suatu ketika, Maddie memberitahu Paula bahwa dia sudah memutuskan untuk serius menjalani hubungannya dengan Cal. Tentu saja keputusan tersebut tidak begitu saja diambil, tetapi melalui usaha keras meyakinkan ketiga anaknya hingga niat baik Cal bisa disambut baik. Ketiga anak Maddie juga bisa menerima Cal dan mendukung Maddie dan Cal untuk segera melangsungkan pernikahan. Mendengar hal tersebut, Paula sangat bersyukur karena kebahagiaan tampaknya akan segera menyelimuti Maddie dan anak- anaknya. Tuturan ini dikategorikan ke dalam tindak tutur ekspresif

bersyukur dimana penutur mengungkapkan rasa syukurnya atas karunia/ nikmat dari

Tuhan yang terlihat dari unsur tindak tutur bersyukur, yakni kata ‘Tuhan’.

14. Mengejek

Mengejek mengandung arti mengolok- olok tingkah laku seseorang. Tindak

tutur ekspresif mengejek dimaksudkan oleh penutur sebagai ekspresi psikologisnya yang dimaksudkan mengolok- olok tingkah laku lawan bicaranya. Terdapat 2 data atau 1,69% yang ditemukan dalam penelitian ini. Berikut analisisnya:

40. 077/ T

Bsu: You made that look easy. Bsa: Kelihatannya gampang.

Maddie menelepon Cal dan memintanya untuk membantu memperbaiki pipa yang bocor di rumahnya. Dengan sigap Cal langsung menuju rumah Maddie dan segera memperbaiki pipa yang bocor. Cal sangat terkejut ternyata Ty, anak sulung Maddie berada di rumah. Cal berpikir kenapa Ty tidak membantu ibunya yang sedang panik mengatasi pipa yang bocor. Tak lama kemudian Ty menengok ke bawah melihat ibunya dan Cal tengah sibuk memperbaiki pipa. Kemudian Ty turun dan menghampiri ibunya. Ty memperhatikan bagaimana Cal membetulkan pipa bocor itu dengan seksama. Sejurus kemudian Ty menyeringai apa yang dicontohkan kepadanya, namun Ty malah megejeknya dengan mengatakan itu adalah hal yang gampang.

Berdasarkan konteksnya, tuturan ini dilakukan oleh seorang anak remaja terhadap orang yang lebih dewasa, yakni Ty kepada pelatih bisbolnya, Cal yang sibuk membantu ibunya memperbaiki pipa yang bocor di rumahnya. Dari jenis tindak tuturnya, tuturan ini mngandung pengertian bahwa Ty mengejek/ menganggap remeh apa yang dilakukan oleh Cal dalam memperbaiki pipa.

41. 112/Pg

Bsu: At least I’m not ten years older than he is.

Bsa: Setidaknya aku tidak sepuluh tahun lebih tua darinya.

Kedekatan Maddie dan Cal telah menjadi buah bibir di Carolina. Suatu ketika, Peggy seorang wartawan ingin mewawancarai Maddie terkait hubungannya dengan Cal. Awalnya, Maddie menolak diwawancarai, namun setelah terus bernegosiasi, Peggy berhasil mewawancarainya. Namun, di tengah wawancara, Maddie kesal dengan pertanyaan Peggy yang terkesan menyudutkannya. commit to user

Menurutnya, pertanyaan Peggy yang menyudutkannya karena Peggy memiliki perasaan suka terhadap Cal. Mendengar itu, Peggy kesal dan mengejek Maddie. Kalaupun dia juga menyukai Cal, adalah hal yang wajar daripada Maddie yang 10 tahun lebih tua daripada Cal.

Tuturan ini dikatakan sebagai tindak tutur ekspresif mengejek karena penutur menyampaikan ejekan kepada Maddie bahwa dia tidak pantas untuk Cal karena usianya lebih tua 10 tahun daripada Cal. Tuturan ekspresif yang memuat unsur mengejek yang disampaikan oleh Peggy adalah “At least I’m not ten years older than he is.” yang diterjemahkan menjadi “Setidaknya aku tidak sepuluh tahun lebih tua darinya”.

15. Menuduh

Kata menuduh mengandung pengertian menunjuk dan mengatakan bahwa seseorang berbuat kurang baik tanpa memperhatikan bukti. Dalam tindak tutur ekspresif, tindak tutur ini dimaksudkan oleh penutur untuk mengekspresikan bahwa lawan tuturnya melakukan tindakan yang kurang baik. Berdasarkan analisis, ditemukan sebanyak 2 data atau (1,69%) yang termasuk jenis tindak tutur ini. Berikut contoh ulasannya:

42. 057/H

Bsu: There is something between you and the coach. Bsa: Pasti ada apa- apa antara kau dan pelatih itu?

Kabar kedekatan Maddie dan Cal memang sudah diketahui oleh semua penduduk Carolina. Gosip pacaran diantara keduanya sudah menyebar luas. Sebagai seorang sahabat sekaligus pengacara yang menangani proses perceraiannya, Helen memiliki keingintahuan tinggi akan hal itu. Terlebih lagi intensitas Cal mengunjungi Maddie sangat tinggi, hampir setiap hari. Terakhir, Helen mendengar kabar bahwa Cal dan Maddie pergi berdua pada malam berikutnya, padahal kepergian mereka adalah untuk mencari Ty. Helen menuduh antara Maddie dan Cal pasti ada apa- apa atau memang benar- benar pacaran. Tuturan ini termasuk tindak tutur menuduh dimana Helen menuduh Maddie telah memiliki hubungan khusus dengan Cal, meskipun masih dipertanyakan kebenarannya. commit to user

16. Mengeluh

Pengertian mengeluh adalah menyatakan sakit, susah, rumit tentang apa yang dirasakannya. Didalam tindak tutur, dikatakan tuturan ekspresif mengeluh manakala penutur mengekspresikan rasa sakit, susah, dan rumit atas apa yang dialami. Dalam penelitian ini, ditemukan sebanyak 2 data atau (1,69%) tuturan yang termasuk tuturan mengeluh. Berikut ulasannya:

43. 080/H

Bsu: This has been a day from hell. Bsa: Seperti seharian di neraka.

Sepulang dari pengadilan untuk mendampingi kliennya, Helen mengeluh dengan harinya yang sangat melelahkan dan merasa seperti di neraka. Hal itu karena pihak klien yang dibelanya justru menjatuhkannya.menurut Helen, persidangan perceraian pasangan muda yang baru saja dia jalani benar- benar melelahkan dan membuat jatuh reputasinya sebagai seorang pengacara. Berdasarkan konteks tuturannya, tuturan ini dapat disebut sebagai tindak tutur ekspresif mengeluh dimana penutur menyampaikan rasa sakit atau lelah terhadap apa yang menimpanya.

44. 090/M

Bsu: This is so hard. How does anyone ever get it right?

Bsa: Ini sangat berat. Bagaimana orang bisa memahaminya dengan cepat. Melihat perubahan drastis dalam keluarganya pasca perceraiannya dengan Bill, Maddie merasa hidupnya tidak berarti lagi dan rasanya seperti ingin menyerah. Sebagai tempat curahan hati, Maddie berkeluh kesah kepada ibunya tentang begitu beratnya menyampaikan perasaan yang sebenarnya kepada ketiga anaknya, khususnya Ty yang berakjak remaja. Selama ini Maddie memang sengaja menutupi perasaan sakit hati dan marahnya terhadap Bill, tetapi Maddie tidak ingin ketiga anaknya tahu perihal ini dan diam serta berpura- pura bahagia menjadi pilihan terbaik yang diambilnya. Menurut Paula, berkata jujur jauh lebih baik. Ada baiknya Maddie menceritakan perasaan yang sbenarnya kepada Ty. Tuturan ini termasuk tindak tutur ekpresif mengeluh yang ditunjukkan bahwapenutur atau M masalahnya sangat berat dan rumit. commit to user

17. Membantah

Salah satu jenis tindak tutur ekspresif adalah membela diri yang dimaksudkan untuk melindungi diri/ mengamankan diri sendiri. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan data sebanyak 2 data tuturan atau 1,69%.Berikut analisisnya:

45. 008/ M

Bsu: I don’t do that.

Bsa: Aku tidak berbuat begitu.

Bill merasa bahwa hubungannya dengan ketiga anaknya mulai renggang, dan setiap kali dia ingin mengajak anak- anaknya keluar untuk jalan- jalan, mereka selalu menolaknya. B mengira bahwa perubahan yang terjadi pada anak- anaknya dikarenakan oleh Maddie yang sengaja membuat anak- anaknya membenci ayahnya sendiri. Ketika hal itu dikonfirmasikan kepadanya, Maddie tidak terima dan membela diri atas tuduhan Bill. Tuturan ini dikatakan sebagai tuturan ekspresif membela diri karena apa yang dituduhkan oleh mitra tuturnya tidak benar. Dalam hal ini Maddie membela diri atas pernyataan suaminya tentang kesengajaannya mengajarkan kepada anak- anaknya agar membenci ayahnya. Selanjutnya, Maddie melakukan pembelaan diri melalui tuturannya “Aku tidak berbuat begitu.”