• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V : PENUTUP

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan tersebut di atas bahwa perlu ada usaha peningkatan pemahaman, penghayatan maupun perwujudan evangelisasi baru dalam kegiatan unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba, maka penulis menyampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Kepada Pimpinan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba

a. Mengadakan pertemuan setiap bulan untuk evaluasi dan refleksi bersama atas kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, baik dengan anggota kelompok binaan maupun dengan anggota staf.

b. Mengadakan rekoleksi bagi anggota staf setiap enam bulan untuk memberikan motivasi dan pencerahan bagi mereka.

c. Membangun jejaring dan kerja sama dengan pihak-pihak lain seperti pemerintah, pemuka masyarakat dan agama setempat dalam upaya menemukan bentuk pelayanan yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

d. Bekerjasama dengan Rumah Sakit Karitas untuk pelayanan kesehatan dan bekerjasama dengan para Suster ADM di Sumba untuk kegiatan pembinaan iman bagi anggota kelompok binaan.

2. Kepada Staf Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba

a. Membuat catatan pribadi mengenai perkembangan anggota kelompok yang akan disampaikan kepada pimpinan dan anggota staf yang lain pada saat evaluasi dan refleksi bersama.

b. Mengikuti pelatihan-pelatihan atau kursus-kursus yang ditawarkan guna meningkatakan mutu pelayanan

3. Kepada Anggota Kelompok Binaan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba

a. Selalu hadir tepat waktu pada hari kegiatan kelompok b. Bekerja keras untuk memperbaiki ekonomi keluarga

c. Hidup hemat dan sederhana bukan berfoya-foya demi gengsi d. Menjadi anggota Credit Union.

f. Mengikuti kegiatan rekoleksi, pembinaan iman dan penyuluhan kesehatan yang diadakan para Suster ADM di setiap anggota kelompok binaan

DFTAR PUSTAKA

Adisusanto, FX. SJ. (1995). “Evangelisasi Baru di Asia.” Dalam Katekese Umat dan Evangelisasi Baru. Yogyakarta: Kanisius.

Batangan dkk. (2002). Komunitas Basis Gerejani. Yogyakarta: Kanisius.

Bolong, B. (2007). “Paradigma Baru Misi Profetisme Keagamaan di Indonesia” dalam Pembebasan Kaum Miskin dan Tertindas. Yogyakarta. n.a.

Departemen Dokumentasi Dan Penerangan KWI .(1995). Dokumen Sidang-sidang Konferensi para Uskup Asia. Jakarta: KWI.

Eminyan, M. (2001). Teologi Keluarga. Yogyakarta: Kanisius.

Hardawiryana, SJ. (1995). “Katekese Umat Demi Evangelisasi Baru.” Dalam Katekese Umat dan Evangelisasi Baru. Yogyakarta: Kanisius.

. (1995). “Evangelisasi Baru di Indonesia Menanggapi Tantangan Zaman Dalam Perspektif Masa Depan.” Dalam Katekese Umat dan Evangelisasi Baru. Yogyakarta: Kanisius.

. (1995). “Katekese Umat Demi Evangelisasi Baru”. Dalam Katekese Umat Dan Evangelisasi Baru. Yogyakarta: Kanisius.

Hadiwiyata, A. S. (2008). Tafsir Injil Yohanes. Yogyakarta: Kanisius.

Heryatno Wono Wulung. (2010). Th. Groome, “Total Catechesis: A Vision for Now and Always”. Diktat Mata Kuliah PAK III untuk mahasiswa Semester VII, Program Studi Ilmu Pendidikan Kekhususan Pendidikan Agama Katolik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Heuken, A. SJ. (1993). Ensiklopedi Gereja. Jakarta: Yayasan Cipta Loka Caraka. http/www.indocell.net/ KEADILAN : UNSUR HAKIKI PEWARTAAN INJIL

Menurut Iustitia in Mundo/ diakses pada 25 Februari 2010.

http://dion-bata.blogspot.com/2009/07/ Redemptoris Ubah Wajah Sumba.html/diakses pada 20 Mei 2010

Konferensi Wali Gereja Indonesia. (1996). Iman Katolik. Jakarta: Obor. Lembaga Alkitab Indonesia. (1976). Kitab Suci Perjanjian Baru. Jakarta: LAI

Margana, A. (2004). Komunitas Basis: Gerak Menggereja Kontekstual. Yogyakarta: Kanisius.

O’Collins, G. SJ & Farrugia, E. SJ. (1996). Kamus Teologi. Yogyakarta: Kanisius. Ola Rangon W. (2010). Pemberdayaan Sosial Ekonomi sebagai Suatu Model

Evangelisasi dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta. n.a.

Paulus VI. (1990). Evangelii Nuntiandi. (R. Hadiwikarta, Penerjemah). Jakarta: Dokpen KWI. (Dokumen asli diterbitkan tahun 1975).

Putranto, C. SJ. Evangelisai Baru: Perspektif Kuliah Agama Katolik. (2003). Umat Baru. Yogyakarta: Pusat Kateketik.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyo, T. (2008). Pelangi Kehidupan 1. Yogyakarta: Kanisius.

Suharyo, I. (1995). Katekese Umat dan Evangelisasi Baru. Yogyakarta: Kanisius. Sukamto, A. . (2009). Pelayanan Gereja di Indonesia pada Era Reformasi.

Yogyakarta

Sulistiowati, C. (2007). Sejarah Perkembangan Kongregasi Suster-Suster Amalkasih Darah Mulia di Indonesia Periode 1933-2003. Yogyakarta. n.a.

Sunarka, SJ. (2001). Komunitas Basis yang Berdaya Bagi Indonesia Baru. Purwokerto. n.a.

Suster-suster Amalkasih Darah Mulia. (1984). Konstitusi Kongregasi Suster-suster Amalkasih Darah Mulia. Yogyakarta. n.a.

. (2005). Keputusan Kapitel Provinsi Indonesia. Yogyakarta. n.a.

Tarigan, J. (2007). “Memberdayakan Kembali Komunitas Basis.” Dalam Majalah Mingguan Umat Beriman, Hidup No. 02 Tahun ke-61

Yohanes Paulus II. (1992). Catechesi Tradendae. (R. Hardawiryana, Penerjemah). Jakarta: Dokpen KWI. (Dokumen asli diterbitkan tahun 1979).

. (1989). Christifideles Laici. (Macrcel Beding, Penerjemah). Jakarta: Dokpen KWI. (Dokumen asli diterbitkan tahun 1989).

. (1991). Redemptoris Missio. (F. Borgias & A. S. Suhardi, Penerjemah). Jakarta: Dokpen KWI. (Dokumen asli diterbitkan tahun 1990).

(3)

3. Bagaimana pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai visi dan misi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba?

4. Apakah unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba sudah melaksanakan evangelisasi baru?

5. Apa sajakah yang mendukung dan menghambat unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru?

6. Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

(4) lain?

3. Apakah unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba sungguh membantu Anda mengalami kesejahteraan?

4. Apakah menjadi kelompok binaan unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba, iman dan relasi Anda dengan orang lain semakin berkembang?

5. Apa sajakah yang mendukung dan menghambat unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru dalam kelompok binaan ini?

6. Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

(5)

Saya sudah pernah mendengar tentang evangelisasi baru dari Gereja. Evangelisasi baru atau pewartaan Injil secara baru yang dimaksud adalah mewartakan Injil dalam perbuatan nyata sesuai pewartaan Yesus bukan sekedar berkotbah saja. Melalui tindakan nyata, orang akan melihat pewartaan kita akan Injil.

Pertanyaan 2 : Bagaimana Anda mewujudkan/melaksanakan evangelisasi baru?

Saya mewujudkan evangelisasi baru dengan menjalankan tugas secara baik dan disiplin demi kepentingan orang lain. Mengadakan dialog dengan agama asli ‘Marapu’ dan budaya lokal meski dalam suasana tidak resmi.

Pertanyaan 3 : Bagaimana pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai visi dan misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba?

Visi-misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba adalah memberdayakan orang-orang miskin dan mereka yang kecil dengan semangat Cinta Kristus Tersalib.

Pertanyaan 4 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sudah melaksanakan evangelisasi baru? Saya melihat bahwa Unit Pelayanan Sosial Seraphine

Community Development Sumba sudah mewujudkan evangelisasi baru melalui bimbingan secara terus menerus sampai kelompok binaan menjadi mandiri dan memiliki semangat hidup; inilah pewartaan Injil. Selain itu, saya juga melihat bahwa ada perkembangan atau perubahan hidup beriman anggota kelompok melalui kegiatan rekoleksi dan katekese ataupun pembinaan-pembinaan lain. Suami-istri yang belum menikah sah secara Katolik akhirnya mulai sadar dan mengurus pernikahan secara Katolik sedangkan bagi anggota yang beragama ‘Marapu’ mulai mengajak anaknya untuk ke Gereja dan membaptis anak-anaknya.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru?

Hal-hal yang mendukung adalah adanya kegiatan seperti rekoleksi, katekese , PIA, pembinaan, dan pemberian

(6)

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan saya adalah:

• Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba perlu mempertahankan visi-misi yang ada karena saya merasa hal ini sesuai dengan orang-orang kecil; di mana ada dialog dengan orang miskin sebelum membuka suatu kelompok baru-aspirasi mereka yang diwujudkan bukan dari staf

• Tetap ada kerja sama dengan para donatur

• Adanya dana hari tua bagi karyawan

2. Theresia Dada Ina

Pertanyaan 1 : Apakah yang Anda ketahui tentang Evangelisasi Baru?

Saya pernah mendengar istilah evangelisasi baru tetapi kurang mengerti tentang hal tersebut.

Pertanyaan 2 : Bagaimana Anda mewujudkan/melaksanakan evangelisasi baru?

Saya mewujudkan evangelisasi baru dengan membagikan pengalaman saya kepada orang-orang lain terutama yang ada di kelompok binaan; baik pengalaman kerja maupun pengalaman iman.

Pertanyaan 3 : Bagaimana pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai visi dan misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba?

Visi-misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba adalah memberdayakan atau memperhatikan orang-orang miskin baik miskin harta maupun miskin ilmu dan lain-lain.

Pertanyaan 4 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sudah melaksanakan evangelisasi baru? Saya melihat bahwa unsur evangelisasi baru sudah ada dan

dilaksanakan oleh Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba melalui kegiatan-kegiatan seperti rekoleksi, pembinaan, PIA dan Natal bersama yang

(7)

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru?

Hal-hal yang mendukung antara lain: dukungan dari orang-orang di sekitar baik yang beragama Protestan maupun Marapu dan adanya antusias atau semangat dari anggota kelompok. Sedangkan hal-hal yang menghambat adalah: kekurangan tenaga pendamping, anggota kelompok lebih mementingkan urusan pribadi dan tidak ada dukungan dari pemerintah setempat untuk kelompok tertentu.

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan saya adalah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba mempertahankan kelompok yang sudah ada untuk memberdayakan orang miskin dan mengadakan rekoleksi untuk anggota kelompok

3. Sr. Sabina, ADM

Pertanyaan 1 : Apakah yang Anda ketahui tentang Evangelisasi Baru?

Evangelisasi baru adalah pewartaan Injil dengan metode baru. Pertanyaan 2 : Bagaimana Anda mewujudkan/melaksanakan evangelisasi

baru?

Perwujudan evangelisasi baru bisa melalui sapaan, kesediaan untuk mengajari hal-hal yang baik (sopan, santun, berdoa), melalui katekese atau pendalaman iman.

Pertanyaan 3 : Bagaimana pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai visi dan misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba?

Visi dan misi Seraphine Community Development dapat dilihat dalam Mars CD dan KKP 2005 – 2011; yang intinya adalah pemberdayaan orang-orang kecil.

Pertanyaan 4 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sudah melaksanakan evangelisasi baru? Menurut saya, Seraphine Community Development sudah

mewujudkan evangelisasi baru. Wujud atau bentuknya antara lain:

(8)

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru?

Hal-hal yang mendukung antara lain:

• Ada kemauan dan ketersediaan dari anggota kelompok binaan; termasuk menceritakan persoalan yang sedang dialami untuk mencari jalan keluar yang tepat

• Kerja sama antara staf dan para pendamping kelompok

• Kesediaan para pendamping untuk mendampingi dan melatih anggota kelompok sampai tuntas

• Adanya bantuan baik berupa materi maupun spiritual dari Misereor, Yayasan dan Kongregasi Suster-suster Amalkasih Darah Mulia.

Hal-hal yang menghambat adalah:

• Disiplin anggota kurang

• Transportasi kadang-kadang tersendat (mobil mogok, sopir sakit)

• Kekurangan tenaga pendamping

• Dana yang tidak selalu stabil

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan-harapan atau usul saran saya:

• Setiap kegiatan supaya ikut mewujudkan tujuan Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba yaitu mengangkat harkat manusia dan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka

• Menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang dulu pernah ada tetapi sekarang sudah ‘mati’ (rekoleksi, penyuluhan kesehatan, pembinaan iman anak).

(9)

Pertanyaan 2 : Bagaimana Anda mewujudkan/melaksanakan evangelisasi baru?

Saya mewujudkan evangelisasi baru di kelompok binaan yang juga berdampak pada orang-orang lain di sekitar, melalui kegiatan-kegiatan baik yang bersifat lahiriah: berbagai jenis keterampilan, maupun rohaniah: doa dan renungan bersama, rekoleksi dan pembinaan iman bagi anak-anak, kunjungan keluarga-keluarga khususnya yang sakit dan sedang mengalami persoalan.

Pertanyaan 3 : Bagaimana pengetahuan dan pemahaman Anda mengenai visi dan misi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba?

Visi-misi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba, bersumber pada visi-misi karya sosial Seraphine sesuai Keputusan Kapitel Provinsi 2005-2011. Secara garis besar, visi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba adalah: mewujudkan pelayanan untuk pembelaan dan pemberdayaan orang miskin teristimewa anak-anak, perempuan, kaum muda, buruh dan tani.

Pertanyaan 4 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sudah melaksanakan evangelisasi baru? Selama ini, Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community

Development Sumba sudah berusaha untuk mewujudkan evangelisasi baru melalui kegiatan-kegiatan pendampingan yang dilaksanakan secara rutin, di samping doa dan kegiatan-kegiatan pendampingan dan pengembangan iman. Memang, disadari bahwa pelaksanaan evangelisasi baru masih jauh dari yang diharapkan.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru?

Hal-hal yang mendukung Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam mewujudkan evangelisasi baru adalah:

• Dukungan dari Kongregasi dan Komunitas Suster-suster Amalkasih Darah Mulia

(10)

• Dukungan dari para pemerhati dan donatur. Hal-hal yang menghambat:

• Kurangnya disiplin anggota kelompok binaan

• Anggota kelompok tidak mau bertahan dalam proses tetapi menginginkan hasil yang banyak dalam waktu yang singkat sehingga mereka memutuskan untuk berhenti

• Kurangnya tenaga yang memiliki kompetensi untuk mewujudkan evangelisasi baru di unit pelayanan sosial Seraphine Community Development Sumba.

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan-harapan/usul saran saya adalah:

• Adanya kegiatan pendampingan dan pembinaan iman yang rutin

• Perlu meningkatkan kerja sama dengan tokoh masyarakat dan pemuka jemaat setempat

• Membangun kesadaran anggota staf dan kelompok binaan untuk mewujudkan evangelisasi baru

• Memberi pemahaman dan wawasan baru bagi anggota kelompok binaan mengenai tujuan atau visi-misi unit pelayanan sosial Seraphine Community Development.

• Perlu adanya sosialisasi mengenai evangelisasi baru baik bagi staf maupun anggota kelompok binaan.

(11)

Saya pernah mendengar tentang istilah evangelisasi baru dari Gereja tetapi saya tidak mengetahui dengan baik.

Pertanyaan 2 : Apakah Anda sudah mengalami evangelisasi baru? Kalau sudah, apakah itu dari Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba atau dari orang lain?

Saya merasa bahwa kegiatan yang diadakan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba ada unsur pewartaan Injil secara baru terutama melalui rekoleksi dan penyuluhan mengenai gender, ada doa bersama dan nampak dalam perubahan sikap anggota dimana mereka saling membantu.

Pertanyaan 3 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sungguh membantu Anda mengalami kesejahteraan?

Saya melihat bahwa kami dibantu untuk mengalami kesejahteraan. Secara khusus, saya lebih mengalami kesejahteraan dalam hal batin atau rohaniah. Pertanyaan 4 : Apakah menjadi kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial

Seraphine Community Development Sumba, iman dan relasi Anda dengan orang lain semakin berkembang?

Pergaulan atau relasi saya semakin luas dan bertambah; iman saya juga semakin berkembang.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru dalam kelompok binaan ini?

Hal-hal yang mendukung adalah: motivasi yang diberikan oleh para Suster Amalkasih Darah Mulia, relasi yang baik dengan Imam yang mengurus Credit Union dan dukungan dari pemerintah setempat serta keluarga dalam hal ini suami. Hambatan-hambatan yang dialami adalah: kesibukan anggota mengurus pesta adat yang menghabiskan banyak biaya yang sebenarnya tidak perlu dan kesibukan mengurus rumah tangga (banyak anak).

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

(12) 2. Ibu Yustina Paila Dapa

Pertanyaan 1 : Apakah evangelisasi baru sudah diketahui oleh Anda?

Saya belum pernah mendengar istilah evangelisasi baru tetapi saya pernah mendengar orang mengatakan tentang pewartaan Injil secara baru.

Pertanyaan 2 : Apakah Anda sudah mengalami evangelisasi baru? Kalau sudah, apakah itu dari Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba atau dari orang lain? Saya mengalami pencerahan dan perubahan dalam hidup menjadi lebih baik.

Pertanyaan 3 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sungguh membantu Anda mengalami kesejahteraan?

Saya mengalami perbaikan ekonomi keluarga. Hasil tenun kami dibeli dengan harga yang lebih pantas; hal ini berbeda jika kami menjualnya di pasar.

Pertanyaan 4 : Apakah menjadi kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, iman dan relasi Anda dengan orang lain semakin berkembang?

Iman saya mulai berkembang dengan mengikuti kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba; saya semakin rajin berdoa. Relasi atau hubungan saya dengan orang lain juga semakin berkembang khususnya dengan teman-teman kelompok.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru dalam kelompok binaan ini?

Hal-hal yang mendukung adalah: dukungan dan pengertian dari suami. Hambatan yang dijumpai: anak sakit sehingga kadang tidak bisa hadir untuk mengikuti kegiatan dan urusan keluarga.

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan atau usul saran: adanya rekoleksi untuk kelompok tiap tiga bulan sekali dan adanya PIA untuk anak-anak.

(13)

Pertanyaan 2 : Apakah Anda sudah mengalami evangelisasi baru? Kalau sudah, apakah itu dari Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba atau dari orang lain?

Saya pernah mengalami pewartaan Injil secara baru dari Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba yaitu dengan kegiatan rekoleksi.

Pertanyaan 3 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sungguh membantu Anda mengalami kesejahteraan?

Saya mengalami perubahan yang sangat besar khususnya dalam hal ekonomi keluarga; menjadi lebih baik. Pertanyaan 4 : Apakah menjadi kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial

Seraphine Community Development Sumba, iman dan relasi Anda dengan orang lain semakin berkembang?

Dengan mengikuti kelompok Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, saya mempunyai banyak kenalan dan teman. Relasi dengan keluarga juga menjadi lebih baik karena saya bisa membantu mereka saat mereka mengalami kesulitan keuangan. Iman saya juga makin berkembang dan diteguhkan. Sebelumnya saya Protestan dan suami saya Katolik dan kami belum menikah resmi di Gereja tetapi sekarang kami sudah menikah secara sah di Gereja Katolik.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru dalam kelompok binaan ini?

Hal-hal yang mendukung: anggota kelompok saling membantu satu sama lain, dukungan yang sangat baik dari keluarga khususnya suami. Hal yang menghambat adalah: acara-acara keluarga sakit dan kematian.

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, agar pelayanannya semakin berkualitas demi terwujudnya evangelisasi baru di Sumba Barat Daya?

Harapan-harapan saya: perlu ada rekoleksi bagi kelompok dan kadang-kadang Suster juga datang mengunjungi kelompok.

(14)

sudah, apakah itu dari Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba atau dari orang lain?

Saya mengalami pewartaan Injil secara baru dalam kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, dengan kegiatan seperti rekoleksi, bekerja dan berbagi pengalaman bersama.

Pertanyaan 3 : Apakah Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba sungguh membantu Anda mengalami kesejahteraan?

Saya mengalami perbaikan dalam hal ekonomi keluarga; meskipun saya seorang janda saya bisa membiayai sekolah anak saya. Tidak hanya uang yang saya dapat tetapi ada hal lain juga yaitu kebaikan-kebaikan teman kelomppok juga menjadi sesuatu yang berguna bagi saya.

Pertanyaan 4 : Apakah menjadi kelompok binaan Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba, iman dan relasi Anda dengan orang lain semakin berkembang?

Dengan mengikuti kelompok binaan ini saya semakin mengenal banyak orang; dulu kami lebih sering gosip, bertengkar dan bermusuhan tetapi mengikuti kelompok ini membawa banyak perubahan. Iman saya juga semakin berkembang. Kegiatan rekoleksi dan pendalaman iman yang saya ikut dalam kelompok ini menguatkan iman saya untuk tidak berputus asa mendidik anak saya yang hanya seorang setelah saya bercerai dengan suami.

Pertanyaan 5 : Apa sajakah yang mendukung dan menghambat Unit Pelayanan Sosial Seraphine Community Development Sumba dalam melaksanakan evangelisasi baru dalam kelompok binaan ini?

Hal yang mendukung: dorongan dari keluarga dan tetangga. Hambatan yang saya lihat adalah kekurangan tenaga pendamping.

Pertanyaan 6 : Apakah yang menjadi harapan-harapan/usul saran Anda bagi

Dokumen terkait