FISHING VALLEY
6.1. Gambaran Umum Konsumen
6.2.5. Lingkungan Industri
6.3.2.1. Segmentation, Targetting dan Positioning
Wisata Mancing Fishing Valley melakukan segmentasi berdasarkan aspek demografis yaitu pendapatan. Segmen pasar yang dituju oleh Wisata Mancing Fishing Valley adalah masyarakat golongan menengah ke atas. Hal ini terlihat dari hasil penyebaran kuesioner kepada 30 orang responden yang menunjukkan 30 persen memiliki pendapatan Rp 4-6 juta/bulan, 26,7 persen memiliki pendapatan lebih dari Rp 6 juta/bulan dan 23,3 persen memiliki pendapatan Rp 2-4 juta/bulan. Segmen tersebut dipilih karena karakteristik produk Wisata Mancing Fishing Valley dinilai memiliki kesesuaian dengan karakteristik segmen tersebut dengan
mempertimbangkan bahwa rekreasi merupakan kebutuhan tersier bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas wisata untuk melepaskan kejenuhan dan memanfaatkan waktu luang.
Tahap selanjutnya setelah dilakukan segmentasi adalah identifikasi dan seleksi pasar sasaran (targeting). Dalam memasarkan produknya, Wisata Mancing Fishing Valley menetapkan pemilihan pasar sasaran berdasarkan spesialisasi selektif yaitu para hobiis memancing ikan yang ingin menyalurkan hobi memancingnya dan memanfaatkan waktu luang untuk dapat memancing dan rekreasi bersama keluarga.
Selanjutnya untuk masing-masing pasar sasaran yang terpilih, perusahaan mengembangkan suatu tawaran pasar. Fishing Valley melakukan positioning terhadap produknya berdasarkan kategori produk, yaitu hadir sebagai usaha pemancingan yang berbeda dengan usaha pemancingan yang umumnya telah berkembang. Wisata Mancing Fishing Valley hadir sebagai wisata mancing terbesar di Bogor dengan menawarkan wisata mancing sebagai produk utama yang disajikan dalam konsep wisata keluarga dengan menyatukan unsur mancing, makan, dan main dalam suasana lokasi yang nyaman dan alam yang asri.
6.3.2.2 Produk (Product)
Konsep wisata yang ditawarkan oleh Wisata Mancing Fishing Valley adalah wisata mancing yang menyajikan fasilitas pemancingan ikan air tawar yang dilengkapi dengan fasilitas rekreasi keluarga berupa restoran dan arena bermain. Fishing Valley menggabungkan tujuan rekreasi keluarga berupa mancing, makan dan main yang disajikan dalam suasana alam yang asri. Fishing Valley hadir dengan menyajikan konsep wisata mancing yang unik dan menjadi wisata mancing terbesar di Bogor.
Nama usaha yaitu Wisata Mancing Fishing Valley menunjukkan bahwa usaha ini menawarkan fasilitas pemancingan sebagai fasilits utama yang dapat dinikmati sekaligus untuk wisata keluarga. Nama usaha tersebut jua menunjukkan bahwa lokasi usaha merupakan lokasi wisata mancing yang disajikan dalam konsep lembah asri dan suasana alam yang nyaman.
1) Pemancingan
Produk utama yang ditawarkan di Fishing Valley adalah jasa pemancingan ikan dengan menyediakan kolam-kolam pemancingan untuk berbagai sistem pemancingan. Sistem pemancingan yang tersedia di Fishing Valley terdiri dari sistem pemancingan galatama, kiloan dan borongan.
a) Pemancingan Galatama
Sistem pemancingan yang paling banyak diminati pemancing adalah pemancingan galatama. Ikan yang dimasukkan dalam kolam pemancingan galatama hanya ikan mas. Sistem ini paling banyak diminati dikarenakan dikemas dalam bentuk perlombaan yang memberikan tantangan tersendiri bagi para pemancing untuk mendapatkan banyak ikan dan mengukur kemampuan. Karena berbentuk perlombaan, umumnya peminat pada pemancingan galatama adalah pemancing yang telah memiliki keahlian dan tingkat hobi yang tinggi dalam memancing. Ikan hasil pancingan dalam sistem pemancingan ini tidak dibawa pulang, melainkan dimasukkan kembali ke dalam kolam setelah ditimbang. Selain itu dalam sistem pemancingan galatama terdapat hadiah berupa uang yang menjadi bonus bagi pemenang dalam pemancingan galatama. Berdasarkan hasil wawancara dengan 18 orang pemancing galatama, diketahui bahwa hadiah tersebut bukan merupakan motivasi utama pemancing karena pemancing hanya bertujuan untuk menyalurkan hobi memancing tanpa harus membawa pulang ikan hasil pancingannya. Selain itu, pada pemancingan galatama ikan yang diperoleh relatif berukuran lebih besar sehingga memberikan kepuasaan dan tantangan tersendiri bagi pemancing
Sistem pemancingan galatama ikan mas ini menggunakan kolam pemancingan seluas 5000 m yang dibagi dalam 62 lapak. Sehingga jumlah maksimal pemancing dalam sistem ini hanya berjumlah 62 orang. Sistem pemancingan ini berlangsung setiap hari yang diadakan dalam dua babak dengan lama memancing sekitar 3 jam setiap babaknya.
b) Pemancingan Kiloan
Pada sistem pemancingan kiloan ini, perusahaan membangun kolam-kolam pemancingan yang dilengkapi dengan saung-saung untuk makan dan kumpul keluarga. Saung-saung berupa lesehan dibangun di atas kolam kiloan dengan berbagai kapasitas. Kolam kiloan ini tidak dibagi dalam lapak-lapak tertentu sehingga pemancing dapat leluasa memancing di tempat yang mereka inginkan. Dalam satu kolam pemancingan ini diisi oleh beberapa jenis ikan yang terdiri dari ikan mas, lele, patin, nila, dan bawal. Kolam kiloan ini ramai pengunjung pada hari Sabtu, Minggu dan libur. Memancing di kolam kiloan tidak terdapat batasan waktu tertentu, pemancing dapat memancing sepuasnya dengan membayar sesuai berat ikan yang diperoleh. Keunggulan kolam pemancingan kiloan di Fishing Valley dibanding dengan pesaing pada umumnya adalah konsep kolam kiloan yang dilengkapi dengan saung-saung untuk keluarga.
c) Pemancingan Borongan
Salah satu fasilitas pemancingan yang menjadi keunggulan Fishing Valley adalah terdapat kolam pemancingan borongan. Kolam pemancingan borongan ini dikhususkan untuk pengunjung rombongan yang menyewa kolam khusus untuk acara rombongan. Terdapat dua buah kolam yang digunakan untuk pemancing rombongan yang terletak bersebelahan. Kolam ini diisi ikan sesuai jumlah dan jenis ikan yang dipesan. Ikan yang disediakan merupakan ikan yang ditampung di kolam pembesaran ikan. Pada kolam borongan ini juga dibagi dalam lapak-lapak dan terdapat saung-saung untuk kumpul rombongan. Kolam ini digunakan hanya pada saat ada pesanan acara rombongan. d) Fasilitas Lain
Pihak Fishing Valley juga menyediakan jasa penyewaan peralatan pancing lengkap yang ditawarkan oleh para caddie. Bagian loket pemancingan menyediakan umpan pancing lengkap yang digunakan oleh para pemancing di kolam pemancingan galatama. Penyediaan umpan ini juga untuk memenuhi kebutuhan para pemancing di kolam
kiloan. Selain itu, bagi konsumen yang ingin memberikan makan pada ikan-ikan di kolam pembesaran, disediakan makanan ikan yang dijual di restoran.
2) Restoran
Restoran Fishing Valley merupakan fasilitas pelengkap yang disediakan untuk para pemancing dan memenuhi kebutuhan rekreasi keluarga. Restoran Fishing Valley menyajikan menu-menu makanan dan minuman yang cukup bervariasi mulai dari menu jenis ikan, seafood, ayam, sapi, sayur-sayuran, snack, aneka minuman dan paket prasmanan maupun nasi box untuk acara rombongan.
Konsumen Fishing Valley khususnya konsumen keluarga dapat menikmati makan di saung-saung lesehan yang dibangun di atas kolam ikan kiloan. Selain itu, suasana di dalam restoran yang di tata dalam bentuk café juga dapat menjadi pilihan konsumen untuk menikmati makan di restoran Fishing Valley. Fishing Valley juga menyajikan fasilitas Live music di dekat saung-saung di kolam kiloan. Live music ini hanya tersedia pada saat padat pengunjung yaitu pada hari Sabtu, Minggu dan libur besar. Live music ini dapat menambah suasana rekreasi menjadi lebih semarak dan gembira. 3) Arena Bermain
Konsumen keluarga yang membawa anak-anaknya dapat menikmati wisata mancing dan makan sambil bermain. Fasilitas arena bermain yang tersedia di Fishing Valley cukup bervariasi. Di dalamnya terdapat bermacam-macam permainan seperti fasilitas outbound dan kids playground, horse riding, bom-bom boat, motor cross anak, motor ATV dan bola air raksasa (giant water ball). Fasilitas outbound dan kids playground didalamnya terdapat flying fox, wall climbing, spider web, shaking bridge, ayunan, jungkat-jungkit, jalan di papan di tengah kolam, dan lain-lain. Terdapat dua ekor kuda yang dimiliki Fishing Valley untuk konsumen yang ingin berkeliling lokasi wisata. Bom-bom boat yang disediakan terdapat lima buah. Bola air raksasa yang dimiliki Fishing Valley hanya 1 buah. Motor cross anak terdapat empat buah. Sedangkan motor ATV yaitu motor yang digunakan untuk anak berusia 15 tahun ke atas berjumlah tujuh buah motor. Secara
keseluruhan, fasilitas arena bermain dalam kondisi baik dan dapat dioperasikan.
4) Penambahan Fasilitas Wisata
Selain pemancingan galatama, restoran dan arena bermain, pihak perusahaan berencana untuk mulai membangun fasilitas tambahan di lahan yang belum dimanfaatkan berupa penginapan, kolam renang dan perluasan kolam kiloan untuk menambah saung-saung keluarga. Pembangunan kolam renang dilakukan berdasarkan pertimbangan pada konsumen yang membutuhkan fasilitas kolam renang bagi anak-anak sambil menunggu orang tua mereka memancing. Perluasan kolam kiloan dimaksudkan untuk menambah fasilitas saung-saung keluarga dikarenakan saung-saung yang ada saat ini selalu penuh pada hari Sabtu, Minggu dan libur besar. Hal itu menyebabkan banyak pengunjung yang tidak mendapatkan saung lesehan. Berdasarkan pertimbangan tersebut, pihak perusahaan merencanakan pembangunan tambahan fasilitas wisata di Fishing Valley. Perencanaan pengembangan fasilitas ini menjadi kekuatan bagi perusahaan karena perusahaan telah memiliki perencanaan jangka panjang yang telah dipersiapkan untuk mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan dan melakukan pengembangan fasilitas untuk menambah pilihan jasa yang ditawarkan. 6.3.2.3. Harga (Price)
Penetapan harga dilakukan dengan penyesuaian terhadap biaya produksi dan keuntungan yang diinginkan perusahaan. Penetapan harga dilakukan langsung oleh pemilik (owner) Fishing Valley. Fishing Valley dalam melakukan penetapan harga juga memandang harga pesaing dalam menetapkan harga dasarnya.
1) Pemancingan
Harga tiket untuk pemancingan galatama baik galatama harian maupun paket adalah Rp 100.000,00 untuk setiap babak. Harga tiket tersebut belum termasuk biaya umpan dan minuman untuk pemancing. Harga tiket ini sesuai dengan harga pesaing dekat Fishing Valley yaitu Telaga Mulya yang juga menawarkan harga tiket untuk galatama sebesar Rp 100.000,00. Untuk pemancingan galatama harian berlaku tiket bonus. Pemancing galatama harian yang berminat mendapat hadiah tambahan dikenakan tambahan harga
tiket sebesar Rp 50.000,00. Untuk pemancingan galatama paket, dapat berlaku harga tiket dua kali lipat yaitu Rp 200.000,00.
Pada pemancingan kiloan harga yang ditetapkan untuk semua jenis ikan hasil pancingan adalah sebesar Rp 25.000,00/kg. Harga ikan kolam kiloan Fishing Valley lebih tinggi dibandingkan harga pesaing utamanya. Hal ini dilakukan karena perusahaan melakukan positioning dengan menawarkan memancing di kolam kiloan dilengkapi dengan saung untuk keluarga. Sedangkan kolam kiloan di pemancingan pesaing hanya berupa kolam pemancingan biasa yang dilengkapi dengan lapak. Pada pemancingan borongan, harga ikan dan sewa kolam ditetapkan berdasarkan jumlah ikan yang dipesan untuk dimasukkan ke kolam pemancingan. Harga yang berlaku untuk setiap kg ikan adalah Rp 27.500/kg yang sudah termasuk biaya sewa kolam sebesar Rp 2.500,00/kg.
Selain fasilitas kolam pemancingan, pihak Fishing Valley juga menyediakan jasa penyewaan peralatan pancing yang disediakan oleh caddie. Penyewaan peralatan komplit sebesar Rp 25.000,00 untuk tiga jam. Harga pelet yang dijual di loket pemancingan Rp 2.500,00/bungkus. Pengunjung restoran juga dapat berekreasi sambil memberi makan ikan di kolam-kolam penampungan ikan di Fishing Valley. Makanan ikan yang disediakan dijual dengan harga Rp 1.000,00/bungkus.
2) Restoran
Harga untuk makanan dan minuman di restoran Fishing Valley merupakan harga yang ditetapkan sesuai dengan segmentasi konsumen yaitu harga produk untuk kalangan menengah ke atas. Harga-harga produk makanan dan minuman di restoran Fishing Valley dapat dilihat pada Lampiran 3.
3) Arena Bermain
Pembayaran sewa arena bermain dilakukan langsung di arena bermain. Harga untuk fasilitas outbound dan kids playground Rp 15.000,00 (termasuk flying fox), jika tanpa flying fox fasilitas tersebut tidak dikenakan biaya. Harga untuk bom-bom boat adalah Rp 7.500,00 untuk 5 menit. Harga untuk bola air raksasa sebesar Rp 10.000,00 untuk 5 menit. Harga untuk horse riding adalah Rp 10.000,00 untuk 1 putaran mengelilingi Fishing Valley.
Untuk motor cross anak dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,00 untuk 5 putaran. Sedangkan untuk motor ATV dikenakan biaya sebesar Rp 30.000,00 untuk 6 putaran (jalur biasa) dan untuk 4 putaran (jalur berlumpur dan lebih terjal).
6.3.2.4. Tempat/Saluran Distribusi (Place)
Sebagai usaha yang bergerak di bidang jasa agrowisata, proses distribusi jasa Wisata Mancing Fishing Valley dilakukan langsung oleh pihak perusahaan kepada konsumen di lokasi usaha. Proses distribusi dari penjualan jasa dan produk wisata di Fishing Valley berlangsung secara langsung dimana terjadi interaksi langsung antara karyawan sebagai penyedia jasa dengan konsumen. Mutu dan kualitas dari jasa maupun produk yang ditawarkan perusahaan dirasakan langsung sebagai manfaat rekreasi yang diterima secara nyata.
Lokasi usaha Fishing Valley yang merupakan tempat distribusi langsung produk dan jasa wisata mancing yang terletak di Jalan Pemda Raya Nomor 107 Bogor ini mempunyai lokasi di pinggir jalan utama dan cukup strategis bagi konsumen baik dari kawasan Bogor maupun Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya. Selain itu, lokasi Fishing Valley terletak di pinggir jalan alternatif yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bogor dengan Kota Bogor dan berbatasan langsung dengan wilayah Kota Bogor yaitu Kecamatan Bogor Utara. Hal ini mendukung perluasan jangkauan pemasaran Fishing Valley untuk menjangkau konsumen yang lebih luas yang tidak hanya terbatas pada masyarakat Kabupaten Bogor saja.
Wisata Mancing Fishing Valley yang menawarkan konsep wisata keluarga dan wisata alam, menyajikan kenyaman lokasi dengan pemandangan yang indah dan udara yang cukup sejuk. Fasilitas wisata yang letaknya cukup jauh dari pintu gerbang utama membuat suasana Fishing Valley semakin nyaman karena tidak terganggu oleh kebisingan lalu lintas di jalan raya. Sebagai agrowisata, Fishing Valley juga mengutamakan kebersihan lokasi usaha untuk meningkatkan kenyamanan rekreasi bagi pengunjung.
6.3.2.5. Promosi (Promotion)
Kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan meliputi periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, penjualan pribadi dan pemasaran langsung.
1) Periklanan
Pada awal usaha, pihak Fishing Valley gencar melakukan promosi melalui penyebaran brosur dan pamflet di lokasi perbelanjaan sekitar tempat usaha dan di pinggir jalan tol. Penyebaran brosur dan pamflet ini tidak lagi dilakukan oleh perusahaan secara berkala.
Fishing Valley telah memasang baliho mengenai informasi lokasi dan fasilitas yang ditawarkan. Baliho Fishing Valley dipasang di depan pintu gerbang tempat usaha, di lampu merah Pemda Bogor, di lampu merah Talang Bogor, dan di Jalan Raya Pajajaran Bogor. Baliho-baliho yang dipasang di jalan sekitar Bogor hanya berukuran kecil dan kurang menarik perhatian masyarakat sekitar Bogor.
Media promosi lainnya yang telah digunakan oleh Fishing Valley untuk menyebarluaskan informasi usaha adalah media website di internet dengan situs www.fishingvalley.net. Teknis dan pengelolaan promosi melalui website ini dilakukan langsung oleh pemilik Fishing Valley. Penggunaan website ini merupakan media yang cukup efektif untuk menarik pengunjung dari luar wilayah Bogor. Informasi yang disajikan di website Fishing Valley cukup lengkap yang meliputi keberadaan lokasi usaha, peta lokasi, nomor telepon, produk, fasilitas dan atraksi yang ditawarkan serta menyajikan suasana yang ada di Fishing Valley lengkap dengan gambar sebagai penjelas informasi. Selain memiliki website pribadi, Wisata Mancing Fishing Valley juga telah tergabung dalam link website agrowisata Bogor yaitu http://agrowisata.net/sisteminformasiwisataagro-bogor.
Penggunaan website merupakan media promosi yang kontinu dan aktif yang dilakukan oleh perusahaan. Pihak perusahaan menggunakan media website untuk membidik konsumen baru dan memudahkan konsumen untuk mengakses informasi dengan memanfaatkan fasilitas teknologi berupa internet yang saat ini telah menjadi fasilitas teknologi yang dimiliki oleh
sebagian besar masyarakat menengah ke atas. Melalui media website ini, perusahaan juga ingin membidik lebih banyak lagi pengunjung rombongan dari berbagai perusahaan maupun instansi. Perusahaan juga menggunakan media cetak sebagai media promosi yaitu dengan pernah mengiklankan Fishing Valley di majalah remaja Cosmo Girl dalam edisi piknik spesial. 2) Promosi Penjualan
Saat ini Fishing Valley belum memberikan insentif, bonus, maupun potongan harga bagi pelanggan setia perusahaan baik pelanggan pada pemancingan galatama, kiloan maupun restoran. Potongan harga hanya diberikan oleh pemilik kepada pelanggan-pelanggan yang merupakan relasi pemilik.
3) Hubungan Masyarakat dan Publisitas
Sebagai usaha jasa wisata mancing yang unik dan terbesar di Bogor, selama ini Fishing Valley telah menjadi salah satu obyek liputan dari stasiun-stasiun televisi terkemuka. Fishing Valley pernah menjadi obyek liputan acara Sisi Lain Liburan di Trans TV, reality show Lemon Tea di SCTV, liputan Jakarta Pagi di stasiun Jak TV dan di Trans 7 dalam acara Selamat Pagi, Mancing Mania dan Wara-Wiri. Perusahaan diundang kerjasama oleh pelaksana acara stasiun televisi tersebut berupa kesediaan Fishing Valley untuk menyediakan fasilitas wisata yang dibutuhkan selama peliputan berlangsung. Selanjutnya pihak Fishing Valley secara langsung akan mendapatkan fasilitas promosi melalui tayangan acara di stasiun televisi tersebut. Liputan tersebut berimplikasi pada penyebaran informasi secara luas mengenai Fishing Valley pada konsumen yang belum di bidik sebelumnya. Upaya promosi ini tidak dapat dilakukan secara rutin karena tergantung dari adanya undangan kerjasama dari pihak stasiun televisi tersebut.
4) Penjualan Pribadi
Perusahaan melakukan promosi berupa penjualan pribadi yaitu dengan melayani konsumen langsung di lokasi wisata melalui jasa pelayanan dari karyawan. Melalui komunikasi langsung antara konsumen dengan karyawan, konsumen dapat langsung mendapatkan pelayanan dari karyawan
terkait dengan pesanan, pertanyaan dan kebutuhan lain terkait dengan fasilitas wisata yang ditawarkan.
5) Pemasaran Langsung
Upaya promosi perusahaan lainnya berupa komunikasi antara pihak perusahaan dengan konsumen melalui pesawat telepon, selular dan faksimili. Melalui pesawat telepon dan selular ini melayani pesanan langsung dari para pemancing dalam mendaftarkan diri sebagai peserta di pemancingan galatama. Fasilitas pesawat telepon ini sangat membantu perusahaan dalam menerima pendaftaran peserta setiap harinya. Melalui telepon, selular, faksimili juga memudahkan perusahaan untuk melayani pesanan dan reservasi langsung untuk saung dan kolam borongan serta memudahkan dalam pemberian penjelasan dan informasi yang dibutuhkan konsumen.
Para pelanggan setia Fishing Valley sebenarnya merupakan alat promosi yang potensial bagi perusahaan untuk melakukan promosi dari mulut ke mulut. Melalui networking yang dimiliki pelanggan, jaringan yang sudah ada dapat berkembang lebih luas lagi. Untuk itu sangat penting bagi perusahaan untuk mempertahankan pelanggan yang sudah ada karena melalui pelanggan yang sudah ada perusahaan berpeluang untuk memperluas jaringan pemasaran. Dalam beberapa hal, banyak warga Bogor yang secara lokasi berdekatan dengan Fishing Valley tidak mengetahui keberadaan Wisata Mancing Fishing Valley ini. Selain itu, pengunjung pada fasilitas kolam kiloan, restoran dan arena bermain cenderung sepi pengunjung pada hari-hari biasa. Hal ini menunjukkan bahwa promosi yang dilakukan perusahaan belum optimal dan perlu ditingkatkan lagi.
6.3.2.6. Orang (People)
Kelangsungan usaha Wisata Mancing Fishing Valley sangat ditentukan oleh kinerja karyawan sebagai penyedia jasa untuk melayani dan memberikan kepuasan akan kebutuhan rekreasi pengunjung. Pada masa training karyawan diberikan pelatihan-pelatihan mengenai tata cara memberikan pelayan kepada pengunjung. Keramahan, kesopanan dan etika berkomunikasi dengan pengunjung juga dilatih kepada karyawan Fishing Valley. Training karyawan tersebut
dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada karyawan agar dapat memberikan pelayanan dengan baik.
Pihak Fishing Valley merekrut karyawan untuk restoran dan pemancingan dengan tingkat pendidikan SMA. Pihak perusahaan mempertimbangkan tingkat pendidikan untuk bagian pekerjaan tersebut dikarenakan karyawan restoran dan pemancingan adalah karyawan yang paling banyak berinteraksi dengan pengunjung. Kemampuan teknis maupun non teknis sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan dengan baik. Sedangkan untuk karyawan arena bermain dan karyawan umum (keamanan, parkir dan kebersihan) merupakan karyawan terlatih yang ditujukan untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan teknis.
Karyawan Fishing Valley telah memiliki pembagian kerja yang cukup jelas sesuai tugas masing-masing. Karyawan pemancingan bertugas melayani konsumen pemancingan galatama dan kebutuhan umpan pancing baik untuk galatama maupun kiloan. Sedangkan karyawan restoran bertugas untuk melayani dan berinteraksi langsung dengan pengunjung restoran dan kolam kiloan. Karyawan arena bermain merupakan pemandu-pemandu permainan yang disediakan untuk masing-masing jenis arena bermain. Pemandu-pemandu arena bermain tersebut telah memiliki keahlian teknis sesuai dengan bagian pekerjaan mereka. Secara umum, jumlah karyawan tetap Fishing Valley yang ada saat ini dapat dikatakan cukup. Namun disaat Fishing Valley dalam kondisi padat pengunjung, beberapa karyawan restoran dapat merangkap untuk mengerjakan tugas yang lain dan pelayanan karyawan menjadi lambat.
6.3.2.7. Proses (Process)
Karyawan yang telah mendapat pembagian kerja akan melayani konsumen sesuai dengan pembagian kerjanya masing-masing. Karakteristik konsumen yang cenderung mencari kepuasan dalam tujuan rekreasinya, menuntut para karyawan untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar kepuasan konsumen dapat tercapai. Konsumen Fishing Valley banyak yang mengeluhkan pelayanan karyawan restoran yang dinilai lambat dan kurang tanggap dalam menyajikan pesanan terutama saat Fishing Valley padat pengunjung. Berkaitan dengan tanggapan atas keluhan dari konsumen, pihak Fishing Valley juga menyediakan kotak saran di restoran untuk menampung tanggapan dan pendapat konsumen
mengenai Fishing Valley. Konsumen juga dapat memberikan keluhannya kepada karyawan dan pengelola usaha yang akan langsung diberi tanggapan sesuai dengan kemampuan perusahaan.
Restoran Fishing Valley memiliki kasir untuk melayani transaksi