• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP)

Dalam dokumen Pare dan (Halaman 188-196)

B. Paparan dan Analisis Data

3) Strategi Badan Usaha Milik Pesantren (BUMP)

Bagian strategi yang paling sensitif yang sangat bisa menimbulkan konflik diantara alumni bidang tausiyah muslimatan dan raboan adalah pengelolaan bisyaroh. Sebagai pengarah tim da’i, bidang kemasyarakatan membuat komitmen bersama bahwa bisyaroh yang kisarannya dibawah Rp. 50.000,- dari muslimatan, raboan dan dari pondok ditampung dan dikumpulkan selama satu tahun untuk kemudian digunakan bagi kepentingan bersama para alumni yang masuk tim da’i.68 Kebersamaan inilah yang kemudian bisa meminimalisir bahkan meniadakan konflik antar para alumni disamping internalisasi nilai keikhlasan.

yaitu toko buku, kitab dan ATK Sahara yang baru berdiri pada tahun 2011 dan berada di luar lingkungan pesantren.70

Gambar 4.4 Struktur Organisasi BUMP Masa Khidmah 1443-1444 H

70 Observasi, Peneliti, Kwagean, 2 Juni sampai dengan 9 Juli 2022

Semua unit ini diketuai oleh alumni sangat senior yang telah malang melintang di dunia usaha khususnya percetakan, penerbitan dan perdagangan kitab yang berasal dari Grobogan Jawa Tengah dengan nama Ahmad Syafi’i Aziz. Dalam menjalankan, mengelola dan mengontrol unit usaha ini beliau dibantu oleh empat kepala bagian;

kabag administrasi, kabag keuangan, kabag produksi dan kabag marketing. Empat kepala bagian ini disamping membawahi ketua delapan unit usaha juga membawahi staf umum BUMP yang dipercayakan kepada alumni yang bernama Ahmad Aji Prasetyo.71

Sebagai unit lembaga yang bersentuhan langsung dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), BUMP mempunyai keunikan-keunikan pengelolaan. Keunikan ini muncul karena adanya akulturasi nilai-nilai yang dianut oleh Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Pare yang bersumber dari penterjemahan dawuh-dawuh KH. Abdul Hannan Ma’shum dengan nilai-nilai DUDI secara umum. Sebagai contoh adalah bahwa alumni itu mitra strategis yang punya posisi penting dalam kemajuan BUMP. Oleh karenanya alumni dipandang sebagai manusia seutuhnya yang tidak boleh diperlakukan sebagaimana memperlakukan “malaikat” yang tidak memiliki kebutuhan. Nilai ini dimanifestasikan dalam bentuk gaji yang dalam bahasa pesantren disebut bisyaroh. Berikut petikan wawancara dengan Ahmad Syafi’i Aziz ketika menjelaskan perlakuan terhadap alumni,

71 Observasi, Peneliti, Kwagean, 6 Juli 2022

“ ... peran alumni sangat penting, guru lan alumni mawon teng mriki nggeh ojo diperlakokne koyok dene malaikat. Niku nggeh sebuah instruksi secara tidak langsung dari romo Yai. Tugas-tugas ngoten niku kan Tugas-tugase BUMP minongko pendanaan yang kuat, maksudipun nggeh tetep di bisyarohi mboten malaikatan ngoten lo ...” 72

Posisi strategis alumni dalam DUDI juga dipandang vital karena ketika hanya mengandalkan tenaga khidmah BUMP akan ditinggalkan pasar karena pasar usaha dan industri menuntut ketepatan waktu.

Sedang tenaga khidmah terbatas hanya pada pagi hari karena masih ada kewajiban untuk mengikuti pengajian sehingga sore dan malam tidak bisa bergerak secara maksimal. Idealnya ada keseimbangan antara alumni murni dan tenaga khidmah. Melihat fakta dilapangan kebijakan yang diambil dalam rekrutmen alumni diutamakan alumni yang dekat dan setelah alumni masuk baru masyarakat sekitar. Ketika penelitian ini dilakukan tidak kurang dari 30 keluarga yang telah di rekrut BUMP dengan kontrak yang tidak tetap. Berikut hasil wawancara dengan Ahmad Syafi’i Aziz ketika menjelaskan masalah rekrutmen SDM,

“ ... nak teng BUMP niku tiyang-tiyang pondok alumni seng cedak niku kulo rekrut menjadi karyawan. Kados nikiwau pas perekrutan. Nak ngandalke tenaga khidmah niku terbatas isuk thok, sore mboten saget nyambut damel soale sore ngaos, bengi nggeh ngoten. Ing mongko itu tadi kita dituntut oleh mitra dan pelanggan harus tepat waktu. Nek pengen sae nggeh berimbang.

Makane kulo nggolek alumni mantan anggota BUMP seng domisiline cedak. Nek sampun nggeh kudu mensejahterakan masyarakat mriki, alhamdulillah niki hampir 30 keluarga seng

72 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

sampun terlibat walau mboten kulo kontrak dengan pasti atau terikat khususe dateng percetakan ...”73

Dalam membangun sistem kerja yang baik tentunya diperlukan loyalitas alumni, apalagi dinamika karakter yang mengisi pos BUMP yang berlatar bermacam-macam; senior yunior, profit dan non profit dan sifat rakus karena adanya perputaran uang yang banyak dan bisa bersumber dari mana saja. Untuk membangun loyalitas alumni langkah yang ditempuh adalah bahwa semua alumni sama-sama mendapatkan profit yang equal. Kesadaran kesetaraan profit ini dilatarbelakangi bahwa dilapangan sering kali loyalitas di nomor duakan mengutamakan profit. Pesantren diwakili BUMP dalam DUDI harus bergerak maju dan setara dihadapan alumni, tidak boleh hanya salah satu pihak yang mendapatkan keuntungan. Hal ini dijelaskan Ahmad Syafi’i Aziz dalam wawancara berikut,

“ ... tentang market, sak niki niku loyalitas niku nomor dua, niku yang terjadi dilapangan. Nomor satune tentang keuntungan, ambil contoh salah satu pondok wilayah semen kediri, alumni ne nggeh masarke, ada undang-undang yang mengikat alumni.

Sak niki logikane nang nggone dewe bathine 10 ewu kulakan teng kulo bathine 50 ewu, milih ngendi ngoten lo, niki yang terjadi dilapangan. Kecuali enek kumpulan, siraman rohani, saling terbuka, lha niku bisa kuat loyalitas e. Lha ketika nanti pergerakane maju, dua-duanya bisa berimbang, tidak ada yang ambil keuntungan hanya satu sisi thok, jenenge mitra semua harus seimbang, akhire mereka punya loyalitas...”74

73 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

74 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

Gambar 4.5 Unit Koperasi Ats Tsuroya dan Percetakan

Untuk memperlebar manfaat guna yang simbiosa mutualis antara pesantren dan alumni, BUMP punya rencana induk pengembangan berupa Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dimana alumni sebagai market yang besar yang saling menguntungkan.

Pesantren punya peran kepada alumni dan alumni berpartisipasi aktif ke dalam pesantren sehingga terbentuklah loyalitas alumni yang kuat yang tidak hanya dari aspek ukhrowi tetapi juga dalam aspek duniawi.

BUMP bertindak sebagai suplier dengan dewan gawagis berperan sebagai dewan kontrol dan pengawas. Rencana jangka panjang ini akan dituangkan dalam rencana anggaran pendapatan dan belanja (RAPB) masa khidmah selanjutnya dengan filosofi yang dipegang Ahmad Syafi’i Aziz yakni, “Romo Yai seng ndungakne, kulo seng obah, akhire ketemu”.75 Artinya pergerakan BUMP berasaskan nilai, ridlo dan doa dari Kiai, teknis lapangan berpegang kuat kepada nilai, ridlo dan doa tersebut.

75 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

Teknis lapangan bagi manifestasi nilai, ridlo dan doa dari romo Yai tentunya harus dirinci dalam bentuk-bentuk strategi kepemimpinan dan strategi kinerja alumni. Sebagai seorang pemimpin yang kuat diperlukan keahlian apapun yang bisa dan biasa dilakukan oleh tenaga khidmah alumni. Urgensi pemimpin yang kuat disamping sebagai uswah juga bisa menyadarkan alumni bahwa azas paling dasar dalam bekerja adalah kemauan dan kesadaran diri bukan pada pengetahuan. Hal ini dijelaskan oleh Ahmad Syafi’i Aziz dalam petikan wawancara berikut:

“ ... prinsipe niku nek memang dadi leader harus bisa semua yang di lakoni oleh arek-arek, niku kuncine, nek gak iso leader dadi lemah dihadapan arek-arek. Makane arek-arek bade sambat isin kaleh kulo mergi ngertos nek pak Syafi’ iso kabeh. Nek sakniki pun rodok penak mergi wes kulo bagi-bagi. Kulo mending ngangkat orang yang punya kemauan loyalitas tinggi niku, kemampuan pun tidak cukup bagi saya, untuk ngrogoh atine kulo kemampuan mboten cukup. Prinsip kulo kemauan yang saya dahulukan mergi isone tumbuh pengetahuan nggeh saking himmah (kemauan) niku ...”76

Gambar 4.6 Kantor pusat BUMP dan suasana rekrutmen

76 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

Namun demikian, bukan berarti tidak ada penyimpangan atau pelanggaran sama sekali ketika kepemimpinannya sudah kuat dan iklim kinerja sudah dibangun dengan kuat. Dalam prakteknya alumni akan menurun kinerjanya ketika ada senior yang memberi pengaruh buruk terhadap juniornya baik lewat perkataan, sikap ataupun tindakan. Penyadaran kinerja buruk yang dilakukan adalah dengan diajak duduk bersama dan petuah-petuah positif, salah satunya,

“khidmah iku ono aturane” (Khidmah itu ada aturannya). Pun ketika sudah ada perlakuan belum terjadi perubahan positif harus ada back up plan (rencana cadangan) pada kemungkinan terburuk.77

Keberlangsungan dan perkembangan kepemimpinan dan kinerja alumni dalam BUMP diatas tidak lepas dari manifestasi nilai-nilai dasar Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean Pare yang diterapkan dalam dunia usaha. Diantaranya adalah jama’ah, tidak ghosob dan khidmah itu punya aturan. Internalisasi nilai-nilai jama’ah, tidak ghosob dan khidmah inilah yang membentuk sebuah kesadaran dan kepatuhan yang oleh KH. Abdul Hannan Ma’shum diistilahkan lulut 78. Bentukan karakter alumni dalam BUMP lebih tepat sasaran dan bernilai bagus menggunakan kesadaran. Petikan wawancara yang menjelaskan hal ini adalah sebagai berikut:

77 Ahmad Syafi’i Aziz, Wawancara, Kwagean, 6 Juli 2022

78 Lulut adalah istilah yang secara harfiah berarti jinak yang kemudian digunakan oleh Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum sebagai istilah untuk tindakan ketundukan, kepatuhan dan menuruti norma tertulis ataupu tidak tertulis yang akhirnya diharapkan memunculkan kesadaran diri, jatuh hati dan mencintai profesinya.

“ ... teng mriki kan punya ciri khas, jama’ah, mboten ghosob kaleh khidmah. Niku sering didawuhaken romo Yai, nek pengen ilmune manfaat jama’ahe, ojo ghosob lan khidmah. Terus nateh pengurus mriki niku terlalu ngekang, akhire yai dawuh, “Nek saget niku bocah niku koyok manuk nang njerone kurungan, dadi masio lawange mbukak niku manuk nek wes lulut mboten sak karepe dewe”. Lha niku seng dados dasaran nek kulo menjalankan tanggung jawab kulo noto alumni seng teng BUMP...” 79

Nilai memanusiakan manusia dalam rasa, sikap dan tindakan, nilai ketundukan, kepatuhan yang menumbuhkan cinta kasih dan rasa memiliki merupakan modal non material yang memperkaya pengelolaan BUMP untuk lebih baik dan lebih berkembang sampai-sampai ada utusan dari pesantren Habib Quroish Shihab yang juga mengelola bidang usaha menimba ilmu ke BUMP Fathul ‘Ulum Kwagean Pare. Juga banyaknya penilitian-penilitian yang memotret BUMP untuk diangkat dalam skripsi dan tesis yang salah satunya dilakukan oleh Arif Maghfur, mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tahun 2019.80

4) Strategi Khodam Pondok Pesantren Fathul ‘Ulum Kwagean

Dalam dokumen Pare dan (Halaman 188-196)