2keutuhan kepribadianku sendiri
B. Pola bergerak
2. Susunlah 2 buah paragraf deskripsi dengan
menggu-nakan pola pengembangan bergerak dan tidak bergerak tentang sekolahmu dengan melukiskan keadaan dan perasaan yang Anda lihat dan rasakan secara ekspo-sitoris dan sugestif!
1. Dalam Penulisan sumber kutipan bisa meng-gunakan pola Harvard, dan pola konvensional atau catatan kaki (footnote). Catatan kaki adalah keterangan yang dicantumkan pada margin bawah pada halaman buku dan dicetak dengan huruf lebih kecil.
2. Pencantuman kutipan dengan pola Harvard di-tandai dengan menuliskan nama belakang pe-ngarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau akhir kutipan. Data lengkap sumber yang dikutip dicantumkan pada daftar pustaka.
3. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung (mengutip sesuai dengan sumber aslinya, kali-matnya persis, tidak ada perubahan) dan tidak langsung (mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya tanpa menghilang-kan gagasan asli dari sumbernya).
4. Bibliografi atau daftar pustaka adalah daftar buku atau karangan yang merupakan sumber rujukan dari sebuah tulisan atau karangan atau daftar tertentu suatu subjek ilmu.
5. Unsur-unsur bibliografi adalah nama pengarang, judul buku, data publikasi yang meliputi penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke berapa, nomor jilid, khusus artikel diperlukan judul artikel, nama majalah, jilid, nomor, dan tahun.
7. Imbuhan asing adalah imbuhan yang bersumber dari bahasa asing. Pemakaiannya bisa diletakkan di awal ataupun di akhir kata. 8. Untuk menilai hal menarik dari cerpen bisa
di-lihat dari tokoh, tema, alur, amanat, dan latar-nya. Bisa juga digali nilai-nilai yang dapat dipetik untuk kehidupan sehari-hari dari cerpen tersebut.
9. Ada dua pola pengembangan paragraf deskriptif, yaitu:
- pola bergerak , adalah memandang suatu tempat dari segi yang bergerak, atau pengamat sendiri berada dalam keadaan bergerak, entah dari jauh mendekat, atau dari dekat menjauh, dan
- tidak bergerak, pengamat dalam keadaan diam tak bergerak atau statis melayangkan pandangannya kepada tempat yang akan dideskripsikan dengan mengikuti urutan yang teratur dari titik tertentu, entah dari timur ke barat, dari atas ke bawah, dari kanan ke kiri, atau dari depan ke belakang.
perahu Madura yang berlayar dari tempat-tempat yang dekat. Saya berangkat dalam musim pancaroba atau musim pergantian angin barat dan angin timur. Dalam musim yang semacam itu datang angin tidak tetap, antara sebentar berkisar. Maka, kedengaranlah suara nakhoda memberi perintah kepada anak buahnya untuk menukar letak layar, karena arah angin berubah-ubah. Saya merasakan perahu amat oleng, selain ombak besar jalan perahu sudah mulai mengambil haluan ke kanan kemudian ke kiri. Tak ubahnya seperti jalan seekor ular yang berbelit-belit, berputar-putar di air. Jalan perahu semacam itu menggergaji namanya.
Sumber: “Tamasya dengan Perahu Bugis,” Zuber Usman, dalamGTA, Jilid I, hal. 120
I. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!
1. Sajian paragraf deskripsi dengan objek orang terdapat pada ...
a. Sebentar lagi, di pojok belokan itu, akan kulihat lagi rumah yang cantik itu. Sebuah rumah lama yang mampu menyedot perha-tianku, terletak di dalam halaman yang luas, sedangkan rumahnya sendiri tidak terlalu besar. Itulah yang menarik. Rumah dengan daun-daun pintu dan jendela yang juga ber-warna putih bersih, sungguh serasi dengan alam sekitarnya.
b. Ada seorang yang membawa pedang samu-rai panjang. Itu yang berambut panjang agak berewok. Tampangnya seperti Arab. Ia yang paling gagah dan tampan. Ternyata namanya Samsu. Sementara yang lainnya hanya membawa ransel atau tas model tentara biasa, tetapi di mukanya di atas meja pendo-po kelurahan. Seperti tidak percaya jangan-jangan diserobot anak itu.
c. Gadis itu memasuki halaman sebuah rumah. Dia berhenti sejenak di depan pagar bambu itu. Bahan pagar itu sama persis dengan dinding rumahnya. Dia memandang halaman depan rumah itu, tetapi yang tampak hanya beberapa tanaman yang tidak tertata rapi, bahkan ada beberapa tanaman yang batang dan daunnya sudah merah kering karena pa-nas matahari. Dia kemudian melangkah men-dekati pintu. Diketuknya pintu itu, pintu yang menempel pada dinding bambu. Akan tetapi tak satu pun suara yang menyambutnya. d. Tubuhnya kekar dan tinggi tubuhnya lebih
dari 180 cm. Kumisnya yang tebal dan baju-nya yang hitam serta kerut keningbaju-nya menambah seram penampilannya. Apalagi kalau suaranya sudah keluar bergelegarlah suara itu sehingga menakutkan orang yang mendengarnya. Sedikit saja orang lain ber-buat salah sudah kena pukul.
e. Sepeda tua itu umurnya hampir sama de-ngan pemiliknya. Apabila dia sendiri sekarang sudah berumur 50 tahun, sepeda itu berumur
hanya berselisih 5 tahun sebab sepeda itu dibeli ayahnya saat ia berumur 5 tahun. Akan tetapi, sampai sekarang sepeda itu masih dapat dinaiki walaupun kadang-kadang ada beberapa alatnya yang harus diganti. 2. Usianya memang sudah cukup tinggi untuk
ukuran kita, 73 tahun. Namun dalam penam-pilannya yang setiap kali kita saksikan lewat pers maupun siaran langsung televisi, Ibu Tien tam-pak sehat dan penuh perhatian. Almarhumah senantiasa masih tanggap secara aktif dalam pembicaraan dan kegiatan.
Penggalan paragraf di atas mendeskripsikan tentang ... .
a. Usia yang sudah tua
b. Kesehatan Ibu Tien Soeharto c. Kehadiran Ibu Tien Soeharto d. Kepribadian Ibu Tien Soeharto e. Aktivitas Ibu Tien Soeharto
3. (1) Musim kemarau yang panjang tahun lalu merupakan bencana bagi daerah kami. (2) Su-ngai di tengah desa kering kerontang. (3) Bahkan sumur pun banyak yang sudah tak berair lagi. (4) Tampak berdesak orang menunggu gi-liran menimba air di sumur masjid tengah desa satu-satunya yang tidak kering. (5) Rumput dan padi terhampar hijau di pinggiran desa yang gersang. (6) Sudah sebulan yang lalu binatang ternak diungsikan ke daerah yang masih ada air.
Kalimat yang menyimpang dalam paragraf di atas adalah nomor... .
a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3
4. Penulisan daftar pustaka yang tidak tepat adalah ...
a. Rendra. Empat Kumpulan Sajak. 1978. Jakarta: Pustaka Jaya.
b. Rendra. 1978. Empat Kumpulan Sajak. Jakarta: Pustaka Jaya.
c. Rendra. 1978. Empat Kumpulan Sajak. Jakarta: Pustaka Jaya.
d. Rendra. 1980. Blues Untuk Bonnie. Jakarta: Pustaka Jaya.
e. Rendra. 1980. Blues Untuk Bonnie. Jakarta: Pustaka Jaya.
5. Penulisan daftar pustaka yang tidak tepat adalah ...
a. Piero, M. Ata. 2006. “Antara Perburuan, Intitute, dan Dengkur Pram”. Dalam
Matabaca, Februari. Jakarta.
b. Aleida, Martin. 2006. Dia yang Tak Gepeng. Dalam “Matabaca”, Februari. Jakarta. c. Nador, Donatus. 2006. “Satu Rasa
Puisi-Biola”. Dalam SINDO, 26 Maret 2006. Jakarta. d. Handoyo, Kesit B. 2006. “Meyelamatkan Pertandingan atau Pemain?”. Dalam TopSkor, 25-26 Februari 2006. Jakarta.
e. Rulianto, Agung. 2005. “Ketika Penyair Berhenti Tiba-tiba”. Dalam Tempo, Januari. Jakarta.
6. Kutipan tidak dapat diambil dari sumber berupa ... .
a. kamus d. artikel b. laporan e. buku c. gambar
7. Penggunaan imbuhan asing semi- yang tepat terdapat pada kata ... .
a. seminar d. semikonduktor b. seminari e. semiologi c. semiotik
8. Penggunaan imbuhan asing pra- yang tidak tepat terdapat pada kata ... .
a. pramodern d. pranatal b. prakonsepsi e. prasangka c. pramugari
9. Kulewati berbagai cobaan yang menggoyahkan keteguhan batinku. Terus terang, gelombang dan alun yang melanda bahtera kehidupanku nyaris meluluhlantahkan ketegaranku. Aku mensyukuri “kebebasan” ibuku sebagai pe-rempuan Jawa dalam mengatur rutinitas kese-harian, namun tidak membosankan. Yang dinamakan aturan ini-itu sehubungan dengan tradisi Jawa tidak terlalu mengekang atau menyita waktu. (sumber: cerpen Ajaran Kehidupan Seorang Nenek, karya Nh. Dini)
Berdasarkan kutipan cerpen di atas, watak tokoh Aku adalah ... .
a. mudah menyerah b. mudah putus asa
c. menyerah pada keadaan d. tidak mudah putus asa e. sabar
10. Wahyu Ilahi ternyata tidak dapat diabaikan. Aku kembali dari perjalananku dua pekan kemudian bersama seorang pemuda. Juga kemungkinan dapat mengirim ratusan, mungkin ribuan benda dagangan ke berbagai kios dan toko di pantai Kuta serta sebuah toko eksklusif di Ubud. Sete-lah masa tunangan beberapa bulan, aku dinikahi seorang anak sebuah restoran di Sanur. Menurut adat, lebih dulu aku diangkat menjadi anak se-orang pegawai rumah makan itu yang berkasta sudra supaya dapat kawin dengan upacara Hindu Bali. (sumber: cerpen Ajaran Kehidupan Seorang Nenek, karya Nh. Dini)
Unsur yang paling menonjol pada kutipan cerpen di atas adalah ... .
a. tema dan amanat b. tokoh dan penokohan c. budaya dan agama
d. biografi pengarang dan politik e. alur dan sudut pandang
II. Kerjakan soal-soal berikut dengan tepat!
1. Tulislah dua kutipan langsung dan tidak lang-sung!
2. Tuliskan 5 daftar pustaka novel yang pernah Anda baca!
3. Buatlah kalimat menggunakan kata: a. nasionalisme b. analogi c. pranikah d. semifinal e. antipecah f. poliandri
4. Sebut dan jelaskan satu judul cerpen yang sangat menarik menurut Anda! Jelaskan menga-pa Anda tertarik menga-pada cerpen tersebut! Tuliskan pula data-data cerpennya!
5. Tulislah satu paragraf deskripsi dengan pola pengembangan tidak bergerak/statis!
6. Tulislah satu paragraf deskripsi dengan pola pengembangan bergerak!
Teknologi yang terus berkembang membawa perubahan besar pada bentuk sepeda yang semakin canggih. www.google.com
5.1 Membaca kstensif
Cara efektif untuk memahami dan mengingat lebih lama apa yang Anda baca, dapat dilakukan dengan dua cara.
1. Mengorganisasikan bahan yang dibaca dalam kaitan yang mudah dipahami. 2. Mengaitkan fakta yang satu dengan yang
lain, atau menghubungkan dengan pe-ngalaman yang dihadapi.
Salah satu teknik membaca yang efisien adalah sistem SQ3R (Survey-Question-Read-Recite [Recall]-Review). Sistem ini biasa digu-nakan banyak orang. Bila kelima tahap dalam sistem tersebut kita terapkan akan membantu daya ingat dan memperjelas pemahaman.
Pada pelajaran ini akan disajikan wacana dari tiga sumber tertulis. Terapkan langkah-langkah di samping untuk membaca wacana-wacana tersebut.
Di bab ini, kalian akan kembali mempelajari cara mencatat sumber tertulis lainnya, yaitu catatan kaki oot note dan menulis parafgraf eksposisi. Pertama, kalian diharapkan bisa menentukan satu topik untuk diskusi, mengumpulkan sumber tentang topik tertentu yang disepakati, menulis pokok-pokok pikiran dari tiap sumber, mengidentifikasi fakta dan pendapat, serta menyarikan isi pokok dari tiap sumber.
Kedua, kalian diajak untuk bisa mencatat nama sumber, tahun, dan nomor halaman dari sumber tertulis dalam bentuk catatan kaki . Ketiga, kalian diajak untuk bisa menulis gagasan secara logis dan sistematis dalam bentuk ragam paragraf ekspositif dengan menunjukkan ciri-ciri paragraf eksposisi.
Keempat, kalian diajak untuk bisa mengemukakan hal-hal yang menarik atau mengesankan dari cerita pendek melalui kegiatan diskusi. adi, kalian harus bisa menceritakan kembali isi cerpen yang kalian baca, mengungkapkan hal menarik yang terdapat dalam cerpen, serta mengaitkan isi cerpen dengan kehidupan sehari-hari.
Kelima, kalian diajak untuk dapat menemukan nilai-nilai cerita pendek melalui kegiatan diskusi. Keenam, kalian diajak untuk bisa memahami penggunaan imbuhan meng . Itu berarti kalian juga harus dapat memahami bentuk dan fungsi imbuhan meng .
5.1.1 Sumber Tertulis 1
Bacalah teks berikut dengan saksama!