• Tidak ada hasil yang ditemukan

100 Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance

Dalam dokumen Annual Report Bank Artha Graha 2012 (Halaman 102-104)

• Proses mark to market atau valuasi untuk posisi trading book Bank dilakukan secara harian dan dilakukan veriikasi terhadap valuasi tersebut yang dilakukan oleh unit kerja independen secara periodik dengan membandingkan harga pasar yang digunakan untuk mark to market terhadap harga yang terjadi di pasar dengan beberapa sumber harga antara lain harga pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Bloomberg dan

broker. Hasil veriikasi disampaikan kepada Direksi dan Divisi terkait

3) Mekanisme pengukuran risiko pasar untuk keperluan pemantauan risiko secara periodik maupun perhitungan kecukupan modal, baik pada banking book maupun trading book

• Untuk perhitungan kecukupan modal, risiko

pasar Bank yang mencakup risiko suku bunga dalam trading book dan risiko nilai tukar padatrading book dan banking book dihitung secara periodik dengan menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku. Untuk risiko suku bunga meliputi risiko spesiik (menggunakan metode jatuh tempo) dan risiko umum.

• Selain itu untuk kepentingan internal

Bank, Bank memiliki aplikasi Market Risk Measurement (MRM) untuk pengukuran kebutuhan modal dengan metode internal menggunakan pendekatan Value at Risk

(VaR) yang saat ini masih dalam proses pengembangan dan penyempurnaan.

• Untuk pemantauan, Bank melakukan penilaian proil risiko pasar setiap bulan untuk melihat trend risiko pasar terutama jika terjadi peningkatan risiko dari parameter-parameter yang mempengaruhi hasil penilaian.

• Pemantauan risiko pasar dilakukan pula

terhadap transaksi yang dilakukan oleh Divisi Treasury baik secara harian maupun periodik.

• Selanjutnya, Bank melakukan stress testing

risiko pasar setiap triwulan sesuai ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.

4) Cakupan portofolio (trading book dan banking book) yang diperhitungkan dalam Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)

Cakupan portofolio (trading book dan banking book) yang diperhitungkan dalam Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) mencakup perhitungan risiko suku bunga yang dilakukan terhadap posisi instrumen keuangan dalam

trading book yang terekspos risiko suku bunga yaitu penempatan Bank dalam surat berharga

• Process mark to market or valuation for the

position of the Bank’s trading book is carried out on daily basis and such valuation is veriied by an independent unit on periodic basis by comparing the market price used for mark to market and the price taking place in market with some price sources among others market price at the Indonesia Stock Exchange (BEI), Bloomberg and brokers. The veriication result is submitted to the Board of Directors and the related Division.

3) Mechanism of measuring market risk for the purpose of periodic risk monitoring as well as calculation of capital adequacy, in both the banking book and trading book

• In order to calculate capital adequacy, the

Bank’s market risk covering interest rate risk in the trading book and exchange rate risk in the trading book and banking book is calculated periodically using standardized method pursuant to the effective Bank Indonesia’s regulation. For interest rate risk, it covers speciic risk (using maturity method) and general risk.

• In addition, for the internal interest of the

Bank, the Bank has the application of Market Risk Measurement (MRM) to measure capital requirement with internal method using Value at Risk (VaR) approach which is currently in the process of development and improvement.

• For monitoring purpose, the Bank conducts

market risk proile assessment every month in order to see market risk trend especially in case of increase of risk of parameters affecting the assessment result.

• Monitoring market risk is also conducted to

transactions made by Treasury Division both daily and periodically.

• Furthermore, the Bank performs stress

testing of market risk every quarter pursuant to the effective Bank Indonesia’s regulation. 4) Coverage of portfolio (trading book and banking

books) to be calculated in the Minimum Capital Requirement (KPMM)

Coverage of portfolio (trading book and banking books) to be calculated in the Minimum Capital Requirement (KPMM) includes the calculation of interest rate risk made against the position of inancial instrument in the trading book that is exposed by interest rate risk, which is Bank’s placement in commercial papers and calculation

Laporan Tahunan 2012Annual Report • PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk.

101

dan perhitungan risiko nilai tukar terhadap penempatan Bank pada valuta asing baik yang tercatat di neraca maupun rekening administratif. 5) Langkah-langkah dan rencana dalam

mengantisipasi risiko pasar atas transaksi mata uang asing baik karena perubahan kurs maupun luktuasi suku bunga, termasuk penjelasan mengenai penyediaan dana dan ikatan tanpa proteksi dan lindung nilai, serta utang dengan suku bunga berluktuasi atau yang tidak ditentukan terlebih dahulu

a) Mitigasi risiko nilai tukar valuta asing di tengah volatilitas nilai tukar valuta asing yang cenderung meningkat, maka pengelolaan Posisi Devisa Neto (PDN) Bank dilakukan dengan hati-hati melalui kebijakan mengontrol mutasi transaksi valuta asing di seluruh Kantor Cabang dan Unit Bisnis. b) Mitigasi risiko suku bunga antara lain

melakukan penempatan dana pada aktiva produktif yang lebih selektif yaitu diarahkan pada portofolio yang dapat memberikan keuntungan optimal dengan toleransi risiko yang dapat diterima Bank serta melakukan upaya pengelolaan repricing gap sisi aset dengan sisi kewajiban disesuaikan dengan memperhatikan arah pergerakan suku bunga sehingga diharapkan dapat meminimalkan risiko suku bunga.

c) Selain itu, dalam meng-cover risiko suku bunga dan risiko nilai tukar yang merupakan bagian dari risiko pasar, Bank melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

• Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan

Direksi, melalui:

- Responsif terhadap Laporan Proil Risiko Pasar dan perkembangan kondisi makro yang disampaikan oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko secara periodik.

- Kebijakan untuk pengambilan posisi konservatif terhadap eksposur risiko nilai tukar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian (prudent banking).

• Pengendalian atas posisi risiko dengan

penetapan limit transaksi, limit risiko dan limit per fungsional.

• Pembakuan Kebijakan dan Prosedur:

- Memiliki dan melaksanakan Pedoman Manajemen Risiko Pasar dan Kebijakan/Prosedur internal lainnya yang berkaitan dengan risiko pasar.

of exchange rate risk against Bank’s placement in foreign exchange both recorded in the balance sheet and off balance sheet.

5) Measures and plan in anticipation of market risk on foreign exchange transactions due to changes of exchange rate and luctuation of interest rate, including the explanation regarding availability of funds and unprotected binding and hedging, as well as debt with luctuated interest rate or that is not predetermined.

a) Foreign exchange rate risk mitigation amid the volatility of foreign exchange rate tending to increase, the management of Net Open Position (NOP/PDN) of the Bank is carried out prudentially through the policy to control the mutation of foreign exchange transaction in all Branches and Business Units.

b) Interest rate risk mitigation is among others conducting fund placement in a more selective productive assets, that is by directing to the portfolio that can contribute optimum proit with risk tolerance acceptable to the Bank and conducting the management of re-pricing gap on assets side and liabilities side made adjustable with attention to interest rate changing direction so that it is expected to minimize interest rate risk. c) Other than that, in covering interest rate

risk and exchange rate risk which are part of market risk, the Bank takes the following measures:

• Active supervision of the Board of

Commissioners and the Board of Directors:

- Responsive to Market Risk Proile Report and development of macro condition submitted by Risk Management Unit on periodic basis. - Policy to take conservative position

against exchange rate risk exposure pursuant to the effective provision yet giving priority to prudent banking principles.

• Control of risk position by determining

transaction limit, risk limit and the respective functional limit.

• Standardization of Policy and Procedure:

- Having and implementing the Guidelines for Market Risk Management and any other internal policy/procedure related to market risk.

Dalam dokumen Annual Report Bank Artha Graha 2012 (Halaman 102-104)