• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Pengolahan dan Analisis Data .1 Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data adalah:

a. Wawancara

Dalam pelaksanaan pengumpulan data di lapangan, peneliti dapat menggunakan metode wawancara. Wawancara merupakan proses untuk memperoleh data atau keterangan untuk mencapai tujuan penelitian yang dilakukan dengan melalui kegiatan komunikasi verbal berupa percakapan.

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan wawancara terstruktur dan tidak menutup kemungkinan juga untuk menggunakan wawancara tidak terstruktur guna memperkaya data yang dibutuhkan peneliti. Wawancara terstruktur adalah wawancara yang pewawancaranya menetapkan sendiri masalah dan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan,sedangkan wawancara tidak terstruktur adalah wawancara yang bebas dimana peneliti tidak menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sitematis dan lengkap untuk pengumpulan datanya.

Sebelum mengumpulkan data di lapangan dengan metode wawancara, peneliti sebaiknya menyusun daftar pertanyaan sebagai pedoman di lapangan. Peneliti telah menyusun pedoman wawancara yang isinya mengenai hal-hal yang nantinya akan dipertanyakan kepada para informan untuk mendapatkan informasi yang akurat. Pedoman wawancaranya sudah disesuaikan dengan

indikator yang digunakan oleh peneliti dengan menggunakan indikator teori pengawasan.

Tabel 3.2 Pedoman Wawancara

No Fokus Sub Fokus Kisi-Kisi Pedoman Wawancara

1 Pengawasan Tenaga Kerja Asing Pengawasan dilakukan secara tepat-akurat dan tepat waktu 1. Pelaksanaan pengawasan dilakukan dengan informasi-informasi yang akurat 2. Pelaksanaan kegiatan

pengawasan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Pengawasan dilakukan secara obyektif dan menyeluruh guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang terampil dan profesional

1. Merencanakan pelaksanaan pengawasan Tenaga Kerja Asing 2. Melakukan rapat evaluasi setelah mengawasi Tenaga Kerja Asing di Kota Cilegon

Terpusat pada titik-titik pegawasan strategis

1. Kegiatan pengawasan dilakukan memusatkan pada tempat-tempat strategis (terpusat pada bagian yang bisa diperbaiki)

Realistik secara ekonomis terhadap kehadiran TKA

1. Anggaran dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan

2. Izin Tenaga Kerja Asing berkontributif terhadap perekonomian cilegon Terkoordinasi

dengan aliran kerja organisasi

1. Koordinasi dalam Timpora Kota Cilegon

2. Jumlah pengawas Bersifat sebagai

petunjuk dan operasional

1. Jika di dalam pelaksanaan terjadi kesalahan, bagaimana cara menyelesaikan masalah 2. Alur pembuatan dokumen

perizinan Tenaga Kerja Asing Kontribusi

keberadaan TKA terkait proses

1. Adanya Training dan Education

untuk Tenaga Kerja Asing yang ingin bekerja di Kota Cilegon

No Fokus Sub Fokus Kisi-Kisi Pedoman Wawancara

pembangunan melalui ilmu pengetahuan & teknologi

2. Tujuan perusahaan dalam memperkerjakan Tenaga Kerja Asing

3. Klasifikasi khusus dan batasan dalam jumlah Tenaga Kerja Asing yang masuk maupun minimal jabatan untuk Tenaga Kerja Asing

(Sumber: Peneliti, 2016)

b. Observasi

Obeservasi adalah pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh sumber penelitian dilapangan untuk memperoleh informasi secara jelas.

Observasi menurut Moleong (2007:175) adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengoptimalkan kemampuan peneliti dari segi motif, kepercayaan, perhatian, perilaku tak sadar, kebiasan dan sebagainya. Menurut Moleong (2007:176), observasi di klasifikasikan melalui dua cara yaitu cara berperan serta (partisipan) dan yang tidak berperan serta (non partisipan). Observasi tanpa peran serta (non partisipan), pengamat hanya melakukan satu fungsi yaitu mengadakan pengamatan, sedangkan pengamat berperan serta (partisipan) melakukan dua peranan sekaligus yaitu sebagai pengamat dan sekaligus menjadi anggota resmi dari kelompok yang diamatinya.

Dalam penelitian ini teknik observasi yang digunakan adalah observasi non partisipan. Karena dalam penelitian ini peneliti tidak terlibat untuk membantu pekerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten maupun Kota Cilegon, Kantor Imigrasi Kelas II Cilegon, dan Timpora dalam

melakukan pengawasan Tenaga Kerja Asing di Kota Cilegon. Peneliti hanya melakukan pengamatan saja untuk mengetahui objek penelitian.

c. Dokumentasi

Dokumen merupakan salah satu sumber data sekunder yang diperlukan dalam sebuah penelitian. Menurut Guba dan Lincoln (Moleong, 2007:126) dokumen adalah setiap bahan tertulis atau film, gambar dan foto-foto yang dipersiapkan karena adanya permintaan seorang penyidik. Studi dokumentasi dapat diartikan sebagai teknik pengumpulan data melalui bahan-bahan tertulis yang di tertibkan oleh lembaga-lembaga yang menjadi objek penelitian, baik berupa prosedur peraturan-peraturan, gambar, laporan hasil pekerjaan serta berupa foto ataupun dokumen elektronik (rekaman).

Peneliti melakukan pengumpulan data melalui bahan-bahan tertulis, baik berupa prosedur, peraturan-peraturan, gambar, laporan hasil pekerjaan serta berupa foto ataupun dokumen elektronik (rekaman).

d. Studi Kepustakaan

Studi Kepustakaan adalah suatu metode pengumpulan data yang dilakukan dengan melakukan pencarian data-data yang berhubungan dari berbagai sumber pustaka untuk kelengkapan data yang dibutuhkan. Dalam studi kepustakaan, peneliti melakukan pengumpulan data penelitian yang diperoleh dari berbagai referensi baik buku ataupun jurnal ilmiah yang relevan dengan penelitian yang dilakukan.

3.6.2 Teknik Analisis Data

Kegiatan analisis data dalam penelitian kualitatif dimulai sejak peneliti melakukan kegiatan pra-lapangan sampai dengan selesainya penelitian. Analisis data dilakukan secara terus-menerus tanpa henti sampai data tersebut bersifat jenuh.

Menurut Sugiyono (2009:89) menyatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi, dengan cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, memilih mana yang penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan sehingga mudah difahami oleh diri sendiri maupun orang lain.

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data kualitatif model interaktif dari Miles dan Huberman (2009:16) dalam bukunya yang berjudul Analisis Data Kualitatif yang mengemukakan bahwa aktifitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif yang berlangsung secara terus-menerus sampai tuntas. Proses datanya mencakup:

Gambar 3.1 Analisis Data menurut Miles dan Huberman

Dari gambar 3.1 di atas dapat dilihat bahwa pada prosesnya peneliti akan melakukan kegiatan berulang-ulang secara terus-menerus. Kegiatan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Data Collection (Pengumpulan Data), yaitu proses memasuki lingkungan penelitian dan melakukan pengumpulan data penelitian. Pada tahap ini terfokus pada pemilihan, penyederhanaan, dan transformasi data kasar dari dari catatan lapangan.

b. Data Reduction (Reduksi Data), yaitu proses merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka perlu dicatat secara teliti dan rinci. Reduksi data dapat diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan dilapangan. Reduksi data berlangsung selama proses pengumpulan data masih berlangsung. Pada tahap ini juga akan berlangsung kegiatan pengkodean,

meringkas dan membuat bagian-bagian. Proses transformasi ini berlanjut terus sampai laporan akhir penelitian tersusun lengkap. Dengan demikian data yang telah di reduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan.

c. Data Display (Penyajian Data), adalah mendisplaykan data, penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan selanjutnya, yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif. Dengan mendisplaykan data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa yang telah difahami. d. Conclusion Drawing/Verification (Penarikan Kesimpulan) adalah penarikan kesimpulan dan verifikasi. Kesimpulan yang dikemukakan masih bersifat sementara dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.