9 BELAJAR KATA SIFAT
3. Tumbuhan ubi tidak terlalu mudah kena penyakit.
Mana yang paling sesuai ide utama di paragraf kedua? (Ubi mudah tumbuh.) Mengapa kalian
sebut itu sebagai ide utama?” (Jawaban nomor 2 dan 3 juga benar, tetapi tidak beri tahu inti. Nomor 2 bicara hanya satu hal kecil dalam proses tanam ubi. Nomor 3 penting, tetapi itu informasi tambahan saja. Paragraf ini tidak menjelaskan tentang penyakit saja.)
- Guru, “Bagus, jadi kalau kita kasih hilang tentang penyakit, arti cerita akan berubah? (Tidak.) Jadi apa ide utamadari paragaraf kedua?” (Ubi mudah tumbuh.)
- Guru, “Kalian semua hebat, jadi ide utama apakah kita bisa kasih hilang dari paragraf? (Tidak
bisa.) Mengapa? (Karena kalau kita kasih hilang hal paling penting alur/jalan cerita akan
berubah.) Benar, karena ide utama dalam cerita penting,jadi kita tidak boleh kasih hilang.”
Untuk paragraf 4 sampai 6, anak-anak kerja di buku anak.
*Guru beri salam ke anak-anak
* Guru mengajak anak-anak membaca kosakata baru
- Guru, “Anak-anak, baca kosakata yang ada di papan!” (Anak-anak baca kosakata baru.)
P1. PEMBUKAAN
5 MENIT
TUJUAN (KD: 3.1, 4.1, 3.4, 4.4, 3.5, 4.5)
BERBICARA : Anak membaca cerita dan tentukan ide utama paragraf
MENULIS : Anak tulis ide utama dari paragraf dan tulis hal penting
KOSAKATA : Papua, terutama, pegunungan, Amerika, Selatan, kemungkinan, Polinesia, sinar, hangat, namun, cangkul, panen, oranye, ungu, vitamin, tenaga, mineral, pokok, ringan, tipis, goreng, keripik, donat, rebus, gula, khas, uap, terasa
ALAT & BAHAN : Cerita pelajaran 22 dan kosakata baru
WAKTU : 70 menit
P2. PENJELASAN
25 MENIT
Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1 60
* Guru menjelaskan cara menjawab pelajaran 22
- Guru, “Semua lihat bagian A, ada pilihan di setiap paragraf. Tentukan ide utama dari
paragraf 4 sampai 6. Kalian bisa
lihat cerita pelajaran 21.”
- Guru, “Semua lihat bagian B, tulis hal penting dari cerita. Ingat, hal penting artinya hal yang tidak boleh kita kasih hilang dari
cerita.”
- Guru, “Kalau kalian sudah selesai, lihat bagian C. Susun kalimat dengan benar. Ingat huruf kapital dan tanda baca. Siapa yang belum mengerti?”
- Kalau anak-anak belum mengerti, guru bisa jelaskan ulang.
- Guru keliling saat anak-anak kerja, supaya bisa bantu anak-anak yang alami kesulitan.
P3. PELATIHAN
30 MENIT
* Guru tanya anak-anak secara lisan
- Guru, “Anak-anak, kita periksa sama-sama. Apa ide utamadari paragraf ke 4?” (Lebih sehat
makan ubi daripada makan nasi.)Mengapa kalian sebut ini ide utama?” (Karena itu paling
penting di paragraf itu. Itu tidak bisa kasih hilang dari cerita.)
- Guru bisa tanya anak dengan cara yang sama untuk paragraf 5 dan 6.
- Guru, “Bagus sekali. Jadi ide utama dari cerita bisa kita kasih hilang tidak? (Tidak bisa.) Mengapa?
(Karena kalau kita kasih hilang, cerita akan berubah.) Benar, ide utama dari cerita adalah hal
yang paling penting dan inti dari cerita.”
P4. PENUTUP
10 MENIT
61 Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1
RPP 23 BULAN 2 CERITA + KELOMPOK KATA
*Guru beri salam ke anak-anak
*Guru mengajar Dinding Bahasa selama 35 menit
- Guru mengajar: 1 (membaca cerita), 8 (ejaan au/ai), 9 (kalimat pasif)
P1. PEMBUKAAN
35MENIT
TUJUAN (KD: 3.1, 4.1)
MEMBACA : Anak membaca cerita
BERBICARA : Anak sebut kelompok kata dari cerita
KOSAKATA : Papua, terutama, pegunungan, Amerika, Selatan, kemungkinan, Polinesia, sinar, hangat, namun, cangkul, panen, oranye, ungu, vitamin, tenaga, mineral, pokok, ringan, tipis, goreng, keripik, donat, rebus, gula, khas, uap, terasa
ALAT & BAHAN : Buku Pelajaran 23 dan kertas dengan potongan kata
WAKTU :Dinding Bahasa (35 menit) + pelajaran selanjutnya (35 menit)
Disiplin : Guru ingatkan anak-anak untuk melipat tangan dan kunci mulut. Angkat tangan kalau mau bicara. * Guru mengajar kelompok kata
- Guru, “Siapa masih ingat arti dari kelompok kata? (Kelompok kata berarti: Ada gambar/bagan yang tunjuk hubungan antara kata.) Benar, kita buat kelompok kata macam apa? (Pohon.) Di pohon ada apa saja?”(Ada batang yang tebal, cabang yang kecil, ada ranting yang kecil dan daun-daun.)
Anak jawab semua yang berkaitan dengan pohon.
- Guru, “Kita akan buat kelompok kata dari cerita macam pohon. Kita akan isi yang ada kaitan dengan cerita. Seperti pohon tadi, daun tidak bisa lepas dari batang. Kita akan buat kelompok kata sesuai dengan cerita.”
* Guru melatih anak-anak tentang kelompok kata
- Guru, “Semua lihat pelajaran 21. Ada cerita dengan judul „Ubi‟. Semua baca cerita itu dengan suara pelan.”
- Guru, “Semua lihat paragraf ke-2. Apa ide utama paragraf kedua? (Cara tanam ubi.) Benar, kita akan buat kelompok kata dari cara tanam ubi.”
- Guru, “Semua lihat saya sudah buat bagan kelompok kata macam pohon, tetapi kali ini kita buat
ranting dan daun-daun. Semua baca di ranting ada apa? (Cara tanam ubi.) Hebat, di daun-daun
ada apa?” (Kasih halus tanah.) Kita hanya punya satu kata di daun, artinya masih kurang. Jadi kita akan tulis di daun-daun yang kosong. Kalian bisa lihat di paragraf 2 dan kalian bisa sebut kata-kata itu yang ada hubungan dengan cara tanam ubi.”
- Guru, “Siapa tahu di daun ada apa saja?” (Cangkul, tanah, bibit, rumput.)
- Guru, “Bagus sekali, jadi kelompok kata dari tanam ubi ada apa saja?” (Kasih halus tanah, cangkul, rumput, tanah, bibit.)
P2. PENJELASAN
10MENIT
cara tanam ubi ranting
daun-daun
kasih halus tanah tanah
bibit cangkul
Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1 62
* Guru menjelaskan cara menjawab pelajaran 23 - Guru, “Kalian sudah baca
cerita tentang ubi, sekarang tulis kelompok kata. Kelompok kata cara tanam ubi dan cara bakar batu. Kalian bisa pilih kata dari dalam kotak yang ada di bawah kata ubi.” - Guru, “Lihat bagian B, itu
tentang kalimat, tetapi susunan kalimat belum benar. Coba kalian semua lihat apakah susunan kalimat dan tanda baca sudah benar? (Belum.) Benar, tulis kalimat yang benar dan ingat tanda baca. Apakah ada yang belum mengerti?” Guru keliling periksa saat anak-anak kerja. Tujuannya untuk bantu anak yang alami kesulitan dan juga supaya anak tidak main atau ribut.
* Guru mengajak anak-anak bermain ‘kelompok kata’
- Guru sudah siapkan potongan kertas dengan kata yang ada di ranting seperti: pohon, tubuh, bakar batu, hewan dan lain-lain.
- Kalau tidak ada kertas untuk buat potongan kertas, guru bisa tulis di daun pisang atau daun apa yang kering untuk tulis.
- Guru, “ Anak-anak, kita akan main kelompok kata. Saya akan bagi potongan kata yang ada di ranting jadi satu kelompok dapat satu kata. Anak yang dapat giliran pertama buka dan sebut kata yang ada di ranting. Setelah itu kalian cari kata-kata yang cocok dengan kata yang ada di ranting itu.” Satu kelompok ada 2 anak.
P4. PENUTUP
10 MENITP3. PELATIHAN
15 MENIT63 Bahasa Indonesia Kelas 3 Semester 1
RPP 24 BULAN 2 HURUF KAPITAL + KELOMPOK KATA
*Guru beri salam ke anak-anak * Guru memberitahu tujuan pelajaran
- Guru, “Anak-anak, hari ini kita akan belajar tentang kelompok kata dan huruf kapital. Saya minta 4 anak maju untuk tulis huruf-huruf kapital yang saya sebut.” Cek apakah anak hafal bentuk huruf kapital.
P1. PEMBUKAAN
10MENIT TUJUAN (KD: 3.1, 4.1, 3.2, 4.2, 3.6, 4.6)
MENULIS : Anak menulis huruf kapital dan kelompok kata sesuai cerita BERBICARA : Anak bisa sebut fungsi huruf kapital dan kelompok kata dari cerita
KOSAKATA : Papua, terutama, pegunungan, Amerika, Selatan, kemungkinan, Polinesia, sinar, hangat, namun, cangkul, panen, oranye, ungu, vitamin, tenaga, mineral, pokok, ringan, tipis, goreng, keripik, donat, rebus, gula, khas, uap, terasa
ALAT & BAHAN : Buku Pelajaran 24 WAKTU : 70 menit
Disiplin: Guru ingatkan anak-anak untuk lipat tangan dan kunci mulut. Angkat tangan kalau mau bicara.
* Guru mengulang tentang huruf kapital
- Guru tulis satu kalimat, “Anak-anak, bapak andi cangkul tanah. Apakah ada yang salah? (Ada, guru tidak pakai huruf kapital di awal kalimat dan nama orang.) Benar sekali, siapa mau maju tulis
kalimat yang benar?” Bapak Andi cangkul tanah.Terima kasih, jadi apa yang teman perbaiki?
(Awal kalimat dan nama orang pakai huruf kapital.)Bagus.”
- Guru, “Hari ini kita akan ulang tentang huruf kapital. Siapa masih ingat huruf kapital ada di mana
saja?” (Awal kalimat, nama orang, nama tempat, nama hari, nama bulan, nama hari raya.)
- Guru, “Nanti kita tulis huruf kapital di buku tulis.” * Guru latih anak-anak tentang huruf kapital
- Guru, “Siapa bisa maju perbaiki kalimat yang guru tulis?” Anak maju tulis warna kuning.
1. orang papua senang makan ubi Orang Papua senang makan ubi.