• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBELAJARAN BERSTRUKTUR [Compatibility Mode]

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PEMBELAJARAN BERSTRUKTUR [Compatibility Mode]"

Copied!
42
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

HUBUNGAN STRATEGI, METODE, DAN

PENDEKATAN

PERTIMBANGAN PEMILIHAN STRATEGI PEMB.

PRINSIP PENGGUNAAN STRATEGI PEMB.

PENGERTIAN STRATEGI BERSTRUKTURPENGERTIAN STRATEGI BERSTRUKTUR

KOMPETENSI GURU DALAM STRATEGI

BERSTRUKTUR

KEBAIKAN DAN KELEMAHAN STRATEGI

(3)

HUBUNGAN STRATEGI,

METODE, DAN

(4)

! " #$%&' ! " #$%&'

( ) * +

, +

(5)
(6)
(7)

LANJUTAN……….

(8)
(9)

PERTIMBANGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUJUAN YANG INGIN DICAPAI

Apakah tujuan pembelajaran yang ingin dicapai berkenaan dengan aspek

kognitif, afektif, atau psikomotor?

Bagaimanakah kompleksitas tujuan

Sosialisasi KTSP

Bagaimanakah kompleksitas tujuan

pembelajaran yang ingin dicapai, apakah tingkat tinggi atau rendah?

Apakah untuk mencapai tujuan itu

(10)

PERTIMBANGAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN MATERI PEMBELAJARAN

Apakah materi pembelajaran itu berupa fakta, konsep, atau teori tertentu ?

Apakah untuk mempelajari materi

pembelajaran itu memerlukan prasyarat pembelajaran itu memerlukan prasyarat tertentu atau tidak?

Apakah tersedia buku sumber untuk

(11)

PERTIMBANGAN DARI SUDUT SISWA

Apakah strategi sesuai dengan tingkat kematangan siswa ?

Apakah strategi pembelajaran itu sesuai dengan minat, bakat, dan

Sosialisasi KTSP

sesuai dengan minat, bakat, dan kondisi siswa ?

Apakah strategi pembelajaran itu

(12)

PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN LAINNYA

Apakah untuk mencapai tujuan hanya cukup dengan satu strategi?

Apakah strategi yang kita tetapkan dianggap satu-satunya strategi yang dianggap satu-satunya strategi yang dapat digunakan?

(13)
(14)

PRINSIP UMUM PENGGUNAAN STRATEGI

BERORIENTASI PADA TUJUAN

AKTIVITAS

INDIVIDUALITAS

INDIVIDUALITAS

INTEGRITAS (mengembangkan

(15)
(16)

PENGERTIAN STRATEGI BERSTRUKTUR

(17)

PENGERTIAN BELAJAR BERSTRUKTUR

Kegiatan belajar berstruktur adalah kegiatan-kegiatan belajar yang telah direncanakan guru bertalian dengan

Sosialisasi KTSP

(18)

PENGERTIAN BELAJAR BERSTRUKTUR

Kegiatan belajar berstruktur

dilaksanakan berdasarkan tugas yang diberikan guru dalam kaitannya

diberikan guru dalam kaitannya

dengan pelajaran yang telah disajikan sebelumnya. (disebut juga metode

(19)

PENGERTIAN BELAJAR BERSTRUKTUR

Kegiatan belajar berstruktur

memungkinkan siswa menjadi aktif baik dalam bentuk tugas kelompok

Sosialisasi KTSP

(20)

PENGERTIAN BELAJAR BERSTRUKTUR

Kegiatan belajar berstruktur

menggunakan metode tugas dan

(21)

DASAR TEORI BELAJAR BERSTRUKTUR

Teori Belajar Konstruktivistik

Tokohnya BROOK, JONASSEN,

PERKINS, KILLPATRIK, JOHN DEWEY.

Sosialisasi KTSP

PERKINS, KILLPATRIK, JOHN DEWEY.

(22)

PROSES BELAJAR DIPANDANG DARI PENDEKATAN KOGNITIF:

Bukan sebagai perolehan informasi yang

berlangsung satu arah ke dalam diri siswa, melainkan sebagai pemberian makna oleh

LANJUTAN………..

melainkan sebagai pemberian makna oleh siswa kepada pengalamannya melalui

proses asimilasi (perpaduan) dan

(23)

Kegiatan belajar lebih dipandang dari

segi prosesnya dari pada segi

perolehan pengetahuan dari fakta-fakta yang terlepas-lepas.

LANJUTAN……….

Sosialisasi KTSP

(24)

Pemberian makna terhadap objek dan pengalaman oleh individu tersebut

tidak dilakukan secara sendiri-sendiri oleh siswa, melainkan melalui interaksi

LANJUTAN……….

dalam jaringan sosial yang unik, yang terbentuk baik dalam budaya kelas

(25)

Belajar merupakan suatu proses

pembentukan pengetahuan yang harus dilakukan oleh siswa dengan aktif

melakukan kegiatan, aktif berpikir, LANJUTAN………..

Sosialisasi KTSP

melakukan kegiatan, aktif berpikir,

(26)

Paradigma konstruktivistik

memandang siswa sebagai pribadi

yang sudah memiliki kemampuan awal sebelum mempelajari sesuatu dan

LANJUTAN………..

sebelum mempelajari sesuatu dan menjadi dasar dalam konstruksi

pengetahuan baru. Kemampuan awal sebagai dasar pembelajaran yang

(27)

Peran guru membantu agar proses

pengkonstruksian pengetahuan oleh siswa berjalan lancar, guru tidak

menstransferkan pengetahuan yang LANJUTAN……….

Sosialisasi KTSP

menstransferkan pengetahuan yang dimilikinya, melainkan membantu

(28)
(29)

Mampu merencanakan tugas-tugas yang

mengarahkan kegiatan belajar siswa

Mampu menyusun tugas berdasarkan

minat dan kebutuhan siswa

KOMPETENSI GURU

Sosialisasi KTSP

minat dan kebutuhan siswa

Mampu membimbing siswa dalam

bekerjasama

Memberi kesempatan mengerjakan tugas

(30)

Mengkomunikasikan dan

mengkonsultasikan kpd orang tua tentang tugas yang harus dikerjakan dan

dilakukan secara berkesinambungan.

LANJUTAN……….

dilakukan secara berkesinambungan.

Menilai tugas yang telah dikerjakan

Mengontrol ketercapaian tujuan akhir dari

(31)
(32)
(33)

KELEMAHAN

Sukar memilih bahan yang paling sesuai

dengan minat, kebutuhan, masalah masing-masing siswa.

Sulit mengontrol pekerjaan, apakah

dikerjakan oleh siswa atau bukan.

Sosialisasi KTSP

Sulit untuk menilai hasil belajar siswa karena

tdk mengetahui proses penyelesaian tugas.

Sering menimbilkan frustasi dan kekecewaan

(34)
(35)

#

9

(1

. *

(36)
(37)

6

9

1 2

! ! " #

(38)
(39)

LANJUTAN……….

(40)

:

9

. 2

.

(41)

LANJUTAN………..

(42)

Referensi

Dokumen terkait

Adalah anak yang memiliki hambatan belajar yang diakibatkan oleh faktor dari belajar yang diakibatkan oleh faktor dari luar anak itu dan bukan

Rancangan strategi sebelum proses pembelajaran harus memperhatikan pengalaman-pengalaman interaksi guru dengan siswa dalam pelajaran yang sama, kelas yang sama dan dengan siswa

Portofolio guru adalah kumpulan dokumen yang menggambarkan pengalaman berkarya/prestasi dalam menjalankan tugas profesi sebagai guru dalam menjalankan tugas profesi sebagai guru

Anak diberi keleluasaan untuk melakukan kegiatan bermain sesuai dengan alat-alat permainan yang dirancang

2.guru melakukan analisis program pendidikan dengan maksud mengetahui hubungan antara kemampuan yang akan dicapai anak dengan jenis kegiatan yang akan dilakukan dan sarana

Belajar adalah proses yang berlangsung Belajar adalah proses yang berlangsung secara terus menerus yang saling.. secara terus menerus

Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karir konseli....

Melakukan kegiatan yang sesuai dengan tujuan atau perencanaan yang