Kebiasaan jajan, aktifitas fisik, status gizi dan kesehatan serta hubungannya dengan prestasi belajar siswa Sekolah Dasar di Kota Bogor
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Analisis bivariat yang digunakan adalah uji korelasi chi square untuk menganalisis hubungan antara densitas asupan zat gizi dengan usia, uang saku, jenis kelamin, besar
4 Sebaran contoh berdasarkan usia, jenis kelamin, dan uang saku 14 5 Sebaran contoh berdasarkan pendidikan dan pekerjaan orang tua 15 6 Sebaran contoh berdasarkan pendapatan
sedaugkau uutuk meugetahui perbedaan status gizi autara ke- lompok yang makau pagi deugau yaug tidak pelnah makau pagi dan kelompok yaug jajan dengau yang tidak jajan
Data primer meliputi data karakteristik penjamah makanan (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lama berkerja), karakteristik santri putri (tanggal lahir,
Ada perbedaan status gizi anak berdasarkan frekuensi makan ( p <0,05), tidak ada perbedaan status gizi anak berdasarkan jenis kelamin, umur, nominal uang saku,
- Dapat menjadi acuan untuk melakukan penelitian lanjutan yang lebih baik, khususnya yang berhubungan dengan frekuensi sarapan dan kebiasaan jajan dengan status gizi pada
Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kebiasaan konsumsi makanan jajanan pada anak sekolah adalah jenis kelamin, uang jajan, pengetahuan, teman sebaya,
Hubungan antara Jumlah Uang Saku, Kebiasaan Sarapan, dan Pola Konsumsi Makanan Jajanan dengan Status Gizi Lebih Anak Sekolah Dasar (Studi di SDN Ploso I-172 Kecamatan