• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesimpulan dan Saran TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PERKARA NO.87/PID.B/2010/PN.SLEMAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kesimpulan dan Saran TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PUTUSAN PERKARA NO.87/PID.B/2010/PN.SLEMAN."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

42

BAB III

Kesimpulan dan Saran

A. Kesimpulan.

Berdasarkan pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai jawaban atas masalah yang diajukan dalam rumusan masalah sebelumnya yaitu:

1. Perlindungan hukum terhadap anak korban kekerasan seksual menurut perkara No. 87/Pid.B/2010/PN.Slmn adalah berdasarkan analisis di atas, penulis dapat menarik kesimpulan bahwa di dalam perkara ini Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara 5(lima) tahun dikurangi masa penahanan yang telah dijalani oleh terdakwa dan denda Rp.60.000.000,-(enam puluh juta rupiah) karena terdakwa terbukti telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya melanggar Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 ayat (1) KUHP sebagaiman dituduhkan Jaksa Penunutut Umum tidak sesuai dengan hukum karena menurut Pasal 2 Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang PKDRT korban itu meliputi suami, istri dan anak, orang-orang yang memiliki hubungan kelurga yang dimaksud pada Pasal 1 huruf a) karena hubungan darah b) perwalian, persusuan pengasuhan perwalian yang menetapdalam rumah tangga dan c) orang yang bekerja membantu dalam rumah tangga tersebut dan menetap sehingga dipandang sebagai keluarga, seharusnya Hakim menjatuhkan

(2)

43

putusan berdasarkan Undang-undang PKDRT karena korbannya merupakan anak kandung dari terdakwa bukan orang lain di luar rumah tangga tersebut atau karma ada hubungan darah menggunakan asas lex sepeciali derogate legi generalis.

B. Saran

(3)

44

DAFTAR PUSTAKA

Buku :

Dellyana Shantiy, 1998, Wanita Dan Anak Dimata Hukum, Liberty, Yogyakarta.

Gosita Arif 1995, Masalah Perlindungan Anak,Akademika Pressindo, Jakarta. Huraerah Abu , 2007, Child Abose(kekerasan terhadap anak)edisi revisi, Nuanasa, Bandung.

Mertokusumo Soedikno, 1999, Mengenal Hukum(suatu pengantar), Yogyakarta, Liberty.

Mertokusumo Soedikno ,Asas-asas Hukum Pidana.

P.H.D.Irwanto, 1998, Kebutuhan Anak Dalam Situasi Sulit makalah Dalam Lokakarya Nasional Perlindungan Anak, UNIKA Atma Jaya, Jakarta.

Soeady Sholeh SH, dan Zulkhair Drs , 2001, Dasar Hukum Perlindungan Anak, CV.Novindo Pustaka Mandiri, Jakarta.

Sumiarni Endang MG.,2002, Perlindungan Hukum Terhadap Anak dalam Hukum Keluarga Dan Pidana, disampaikan dalam diskusi panel yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah istimewa Yogyakarta dalam rangka memperingati hak anak Nasional, bertempat di Lembaga Perlindungan Anak Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta.

Wadong Hasan Maulana, 2000, Pengantar Advokasi Dan Sistem Perlindungan Anak, PT Grasindo, Jakarta.

Yulia Rena, 2010, Viktimologi hukum terhadap korban kejahatan, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Kamus

Kamus Besar Bahasa Indonesia,Balai Pustaka,1991.

Peraturan perundang-undangan Undang-Undang Dasar 1945

(4)

45

Referensi

Dokumen terkait

Dasar-dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana Pembunuhan dengan rencana Nomor : 95/Pid/B/2010/PN.TK yaitu : Latar belakang

Dalam amar putusan, majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Prabowo Adi Saputro Bin Sujarwo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana

Berdasarkan hasil penelitian penulis, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap tindak pidana persetubuhan yang dilakukan oleh terdakwa yang berusia lanjut

Penerapan hukum pidana materil oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Maros pada perkara Nomor 06/Pid.Sus/2013/PN.MRS yang menyatakan bahwa terdakwa Muhammadong Bin Dg

Pendekatan keilmuan yang dilakukan hakim dalam memutus perkara ini dengan melihat fakta peristiwa pidana, sehingga hakim mengganggap bahwa perkara terdakwa yang melakukan

hukum. Untuk mengetahui dasar hukum majelis hakim menjatuhkan sanksi pidana terhadap anak dalam melakukan tindak pidana. Penelitian ini dapat. menambah

Ada tiga permasalahan yang dibahas dalam skripsi ini yaitu, apa saja jenis putusan yang dapat dijatuhkan oleh hakim terhadap suau perkara pidana, kapan hakim dapat menjatuhkan

Mahkamah Agung Republik Indonesia telah memutuskan perkara pidana kasasi dengan nomor 696 K/Pid/2010 atas nama terdakwa Fransiskus Tadon Kerans alias