ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA INFEKSI SEKUNDER PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA)
Teks penuh
Dokumen terkait
Samsuddin :Gambaran Distribusi Frekuensi Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) Pada Balita Di..., 2005 USU Repository © 2009... GAMBARAN DISTRIBUSI FREKUENSI PENYAKIT
Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab kematian tersering pada anak di negara sedang berkembang.. ISPA menyebabkan empat dari 15
terjadinya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) pada balita di Puskesmas.
Laporan skripsi dengan judul “ Sistem Pakar Diagnosa Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan Metode Certainty Factor Berbasis Web ” telah dilaksanakan dengan
ISPA adalah infeksi saluran pernafasan yang dapat berlangsung sampai 14 hari, dimana secara klinis suatu tanda dan gejala akut akibat infeksi yang terjadi di
Kecukupan gizi yang kurang mempengaruhi daya tahan tubuh juga menurun, maka dari itu balita akan rentan terserang penyakit Infeksi Saluran Pernafasn Akut (ISPA).
Ada banyak salah informasi berkenaan dengan infeksi saluran pernafasan akut sehingga menimbulkan beberapa masalah penting, pertama sebagian besar ISPA tidak diperhatikan,
Berdasarkan gambaran umum yang dikemukakan diatas, permasalahan yang timbul adalah bagaimana cara membuat Prediksi Penyebaran Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut