• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING DI KELAS V SD NEGERI 173243 AEK BOTIK T.A 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PROBLEM SOLVING DI KELAS V SD NEGERI 173243 AEK BOTIK T.A 2015/2016."

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN

METODE PROBLEM SOLVING DI KELAS V SDN 173243

AEK BOTIK KECAMATAN PAHAE JAE KABUPATEN

TAPANULI UTARA T.A 2015/2016

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Jurusan Pendidikan Pra Sekolah

Dan Sekolah Dasar

Oleh :

RAHMA INDAH GULTOM

NIM : 1123311057

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

RIWAYAT HIDUP

1. BIODATA PRIBADI

Nama : Rahma Indah Gultom

Tempat, Tanggal lahir : Tarutung, 12 Februari 1994

Alamat : Jl.Gurilla Gg suka damai Pancing, Medan

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Nama Ayah : Turgas Gultom

Nama Ibu : Dahlia Sihombing

Pekerjaan Orang Tua : Ayah : Wiraswasta

Ibu : PNS

Alamat Orang tua : Aek Botik, Desa Setia

Kecamatan Pahae Jae,

Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi

Sumatera Utara.

2. RIWAYAT PENDIDIKAN

(6)

i ABSTRAK

RAHMA INDAH GULTOM, NIM. 1123311057, “Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Problem Solving Di Kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik T.A 2015/2016”, Skripsi, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan, 2016.

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Matematika karena guru kurang melibatkan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa pada sub materi menghitung luas bangun datar di kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui penggunaan metode problem solving dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa pada sub materi menghitung luas bangun datar di kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan selama 2 siklus, dimana setiap satu siklus dilakukan 2 kali pertemuan dan masing-masing pertemuan selama 35 menit. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 30 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, dan diberikan angket pada kondisi awal dan akhir siklus dua untuk mengukur tingkat motivasi belajarsi siwa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantatif. Peneliti dilakukan selama 2 bulan mulai Januari hingga Maret 2016

Hasil penelitian yang dilakukan dari30 diperoleh rata- rata skor motivasi belajar siswa padasiklus I pertemuan pertama sebesar 56,4 atau tergolong cukup dan sebanyak 5 orang siswa termotivasi (16,66%) siswa yang dinyatakan aktif dalam belajar dan 25 orang siswa belum termotivasi (83,33%). Pada siklus Ipertemuan kedua diperoleh rata- rata skor motivasi belajar siswa sebesar 59,7 atau juga tergolong cukup dan sebanyak6 orang siswa termotivasi (20%)dan24 orang siswabelumtermotivasi (80%). Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II, motivasi belajar siswa pada pertemuan pertama mengalami peningkatan dibandingkan siklus I dengan rata- rata skor motivasi sebesar 73,6 atau tergolong baik dan sebanyak 21 orang siswatermotivasi (70%) , 9 orang siswa belum termotivasi(30%). Siklus II pertemuan II diperoleh rata- rata skor motivasi belajar siswa 81,7 atau tergolong sangat baik menunjukkan30 orang siswa (100%) termotivasi dan 0 orang siswa (0%) belum termotivasi.

(7)

ii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis ucapkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala

rahmat-Nya yang telah memberikan begitu banyak nikmat, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak akan dapat

diselesaikan dengan baik tanpa bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu,

penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada

semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyusun skripsi ini antara lain

Yth:

1. Bapak Prof. Dr.Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor UNIMED

2. Bapak Dr. Nasrun, MS selaku Dekan FIP UNIMED

3. Bapak Prof. Dr. Yusnadi, MS selaku Wakil Dekan Bidang Akademik,

Bapak Drs. Aman Simare-mare, MS selaku Wakil Dekan Bidang Umum

dan Keuangan, Bapak Drs. Edidon Hutasuhut, M.Pd selaku Wakil Dekan

Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan.

4. Bapak Drs. Khairul Anwar, M.Pd selaku Ketua Jurusan PPSD

5. Ibu Dr. Naeklan Simbolon, M.Pd selaku sekretaris jurusan PPSD FIP.

6. Ibu Dra. Mastiana Ritonga, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang

telah banyak memberikan bimbingan dan masukan serta saran-saran mulai

dari rencana penelitian sampai dengan selesainya penyusunan skripsi.

7. Bapak Drs. Daitin Tarigan, M.Pd, Bapak Drs. Wesly Silalahi, M.Pd,

Bapak Drs. Wildansyah Lubis, M.Pd yang banyak memberikan masukan

(8)

iii

8. Teristimewa rasa terima kasih dan penghargaan kepada Ayahanda Turgas

Gultom, dan Ibundaku Dahlia Sihombing S.Pd yang paling kucintai dan

kusayangi yang ikhlas mendukung, selalu mendoakan memberikan

semangat, dan pengorbanan baik secara moril maupun material.

9. Kepala Sekolah SD Negeri 173243 Aek Botik Ibu Nurmawati Gultom,

S.Pd beserta guru-guru yang mengajar di SD Negeri 173243 Aek Botik

10.Terimakasih kepada teman-teman seperjuangan: Eka Putri Kartini

Pasaribu, Yustika Adelina, Ince Vransiska Sitohang, terkhusus untuk

teman- teman Safna Sari Pasaribu, Susi Janiati, Israwani Nasution, Saputra

Siahaan dan umumnya stambuk 2012 Program Studi S-1 khususnya

seluruh kelas B ekstensi 2012.

11.Terimakasih kepada Pacarku tersayang yang selalu mendoakan dan

memberikan semangat.

12.Semua pihak yang telah banyak membantu sehingga penuisan skripsi ini

selesai.

Atas segala bantuan dan bimbingan yang telah penulis terima dari berbagai

pihak, penulis mengucapkan terima kasih semoga Tuhan Yang Maha Esa

membalasnya. Akhir kata, semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis

maupun pembaca serta dapat bermanfaat dalam memperkaya khasanah ilmu

Pendidikan.

Medan, 01 April 2016

Rahma Indah Gultom

NIM. 1123311057

(9)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 6

1.3 Batasan Masalah... 7

1.4 Rumusan Masalah ... 7

1.5 Tujuan Penelitian ... 8

1.6 Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN TEORITIS... 9

2.1 Kerangka Teoritis ... 9

2.1.1 Pengertian Belajar... 9

2.1.2 Pengertian Motivasi ... 10

2.1.3 Jenis-jenis Motivasi ... 12

2.1.4 Ciri-ciri Motivasi Belajar ... 13

2.1.5 Meningkatkan Motivasi Belajar ... 15

2.1.6 Faktor – faktor Mempengaruhi Motivasi Belajar ... 19

2.1.7 Pengertian Metode Problem Solving ... 20

2.1.9 Karakteristik Pembelajaran Problem Solving ... 21

2.1.10 Langkah-langkah Pembelajaran Problem Solving ... 22

2.1.11 Kriteria Pemiliha Bahan Pelajaran dalam Problem Solving ... 23

(10)

2.1.13 Hakikat Pembelajaran Matematika ... 25

2.1.14 Menghitung Luas Bangun Datar ... 26

2.1.15 Pengertian Bangun Datar dan Trapesium ... 26

2.2 Kerangka Konseptual ... 30

2.3 Penelitian Yang Relevan ... 30

2.4 Hipotesis Tindakan ... 31

BAB III METODE PENELITIAN ... 32

3.1Jenis Penelitian ... 32

3.2Lokasi dan Waktu Penelitian ... 32

3.3Subjek Penelitian... 32

3.4Operasional Variabel Penelitian ... 33

3.5Desain Penelitian... 33

3.6Prosedur Penelitian ... 34

3.7Alat Pengumpul Data ... 38

3.8Teknik Analisis Data ... 42

3.9Jadwal Penelitian ... 43

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 44

4.1 Gambaran umum lokasi penelitian ... 44

4.1.1 Hasil penelitian siklus 1 ... 45

4.1.3 Perencanaan ... 45

4.1.4 Pelaksanaan ... 45

4.1.5 Observasi... 49

4.1.6 Refleksi ... 71

(11)

4.2.2 Perencanaan ... 73

4.2.3 Pelaksanaan ... 73

4.2.4 Observasi... 76

4.2.5 Refleksi ... 94

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 102

5.1 Kesimpulan ... 102

5.2 Saran ... 104

(12)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Matematika merupakan salah satu bidang studi yang menduduki peranan

penting dalam pendidikan. Salah satu hal yang menunjukkan pernyataan tersebut

adalah terlihat dari banyaknya jam pelajaran matematika di sekolah dibandingkan

dengan bidang studi lain. Bidang studi matematika diberikan pada setiap jenjang

pendidikan untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi perkembangan dunia

yang semakin maju dan berkembang pesat. Mengingat pentingnya matematika,

maka sangat diharapkan siswa untuk menguasai pelajaran matematika. Dalam

proses belajar mengajar matematika, diperlukan minat dan motivasi siswa yang

tinggi guna menunjang keberhasilan pembelajaran matematika sehingga motivasi

belajar yang diperoleh tinggi. Hal ini terjadi karena siswa menganggap bahwa

pelajaran matematika adalah pelajaran yang sulit dan membosankan. Selain itu,

dapat juga dikarenakan guru yang mengajar matematika hanya menggunakan

metode ceramah, sehingga proses pembelajaran monoton dan siswa merasa jenuh.

Belajar dan mengajar merupakan dua konsep yang tidak dapat dipisahkan satu

sama lain. Belajar menunjukan kepada apa yang seharusnya dilaksanakan sebagai

seorang penerima pelajaran (siswa). Mengajar menunjukkan kepada apa yang

dilakukan seorang guru sebagai pengajar. Jadi belajar dan mengajar merupakan

proses interaksi antara guru dan siswa pada saat proses pembelajaran. Banyak

faktor yang menyebabkan rendahnya prestasi belajar siswa salah satunya adalah

(13)

2

untuk melakukan aktivitas tertentu dengan tujuan tertentu. Motivasi belajar adalah

segala sesuatu yang dapat memotivasi peserta didik atau individu untuk belajar.

Tanpa motivasi belajar, seorang peserta didik tidak akan belajar dan akhirnya

tidak akan mencapai keberhasilan dalam belajar.

Oemar hamalik (dalam istarani 2015:56) motivasi adalah perubahan energi

dalam diri atau pribadi seseorang yang ditandai dengan timbulnya perasaan dan

reaksi untuk mencapai tujuan. Dari pengertian di atas dapat kita simpulkan

motivasia adalah perubahan energi dalam diri yang mendorong seseorang untuk

melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan. Motivasi belajar sangatlah diperlukan

karena dengan motivasi, hasil belajar akan menjadi lebih optimal. Motivasi juga

menentukan intensitas usaha siswa untuk belajar. Siswa yang menyadari akan

kebutuhannya untuk belajar maka siswa tersebut akan lebih giat dan antusias

dalam belajar.

Motivasi mempengaruhi tingkat keberhasilan atau kegagalan belajar, dan pada

umumnya belajar tanpa motivasi akan sulit untuk berhasil. Oleh karena itu,

pembelajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan, dorongan, motif, minat yang

dimiliki oleh peserta didik. Penggunaan motivasi dalam belajar bukan hanya

melengkapi elemen pembelajaran, tetapi juga menjadi faktor untuk menentukan

pembelajarannya yang efektif. Motivasi peserta didik dapat diukur dengan hasil

belajar yang baik. Motivasi dapat diukur dengan metode pengukuran motivasi.

Pengukuran motivasi merupakan hal yang penting karena terbukti motivasi

mempunyai peran yang penting dalam hal berhasil tidaknya seseorang dalam

(14)

3

Adapun metode yang dapat digunakan untuk mengadakan pengukuran

motivasi individu salah satunya adalah metode observasi. Dimana Pengukuran

motivasi dengan menggunakan metode observasi mempunyai suatu keuntungan

karena dapat mengamati motivasi anak-anak dalam kondisi yang wajar, jadi tidak

dibuat-buat. Observasi dapat dilakukan dalam setiap situasi, baik dalam kelas

maupun di luar kelas. Pencatatan hasil observasi dapat dilakukan selama observasi

berlangsung. Observasi dilakukan terhadap beberapa orang anak berdasarkan data

yang telah terkumpulkan sebelumnya.

Idealnya dalam suatu pembelajaran 80% - 100% siswa harus mampu

mencapai nilai yang tinggi. Karena ketika nilai yang sudah dicapai tinggi maka

hasil yang didapat akan memuasakan,berarti siswa anak dapat dikatakan

berprestasi dimana siswa sudah mencapai hasil yang ideal dalam belajar. Hasil

yang memuaskan tersebut merupakan bukti keberhasilan yang telah dicapai oleh

siswa. Sukses tidaknya usaha belajar siswa ditentukan dari motivasinya dalam

pelajaran yang diajarkan, berhasil bila sungguh-sungguh belajar,sehingga siswa

menjadi tambah pandai mengerjakan sesuatu dan menjadi perilaku yang baik

dalam bergaul,serta memiliki semangat,motifasi dan kinerja melaksanakan

sesuatu.

Berdasarkan pengalaman peneliti selama melakukan PPLT (Program

Pengalaman Lapangan Terpadu ) di SD Negeri 173243 Aek Botik yang

ditemukan dilapangan bahwa proses pembelajaran dikelas tersebut masih

menggunakan metode ceramah dan hafalan, siswa tidak fokus memperhatikan

penjelasan guru,siswa hanya mendengar, membaca, menghafal dan mengerjakan

(15)

4

siswa mengikuti proses pembelajaran, Kurangnya keuletan dan ketelitian siswa

dalam mengerjakan tugas- tugas yang diberikan oleh guru. Selain itu motivasi

siswa untuk mempelajari matematika masih tergolong rendah dan masih dibawah

kriteria ketuntasan (KKM) yang disyaratkan oleh sekolah . KKM mata pelajaran

matematika di SD Negeri 173243 Aek Botik adalah 70, sedangkan hasil belajar

siswa matematika siswa kelas V rata-rata sebesar 60,7 dan dari 30 siswa terdapat

11 siswa (36,7) siswa yang telah tuntas dengan nilai ≥ 70, sementara 19 siswa

(63,3) siswa masih belum tuntas belajar karena memiliki nilai < 65.

Kurangnya motivasi dan kemampuan siswa dalam belajar matematika juga

tampak dari kurangnya keaktifan siswa selama proses pembelajaran matematika di

dalam kelas. Hasil pengamatan atau observasi peneliti, selama mengajarkan

materi matematika di dalam kelas guru cenderung menggunakan metode ceramah

dengan menjelaskan materi di depan kelas kemudian meminta siswa untuk

mengerjakan tugas-tugas yang ada dalam buku paket atau buku pegangan,

sehingga sebagian besar siswa tampak kurang aktif dan kurang termotivasi dalam

belajar, hanya beberapa siswa yang tampak fokus mendengarkan apa yang

disampaikan guru sementara lainnya tampak kurang bersemangat, mengantuk,

melamun dan merasa bosan dengan pembelajaran yang disampaikan atau yang

dijelaskan guru di depan kelas.

Untuk menyikapi hal tersebut adanya suatu tindakan agar motivasi belajar

siswa meningkat. Oleh karena itu, sebaiknya guru berupaya agar mampu

mencipkatan suasana yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa meningkat.

Dengan suasana pembelajaran yang menarik dan pengelolaan kelas yang

(16)

5

secara optimal,berkenaan dengan hal itu,maka dengan memperhatikan berbagai

konsep dan teori belajar dikembanganlah suatu metode pendidikan yaitu metode

Problem solving.

Metode problem solving merupakan suatu penyajian materi pelajaran

yang menghadapkan siswa pada persoalan yang harus dipecahkan atau

diselesaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dalam pembelajaran dengan

metode problem solving siswa dituntut untuk terampil dalam menyelesaikan

permasalahan melalui proses penemuan. Salah satu keunggulan dari metode

prblem solving adalah siswa akan terlatih untuk mengembangkan kemampuan

siswa untuk berpikir kritis dan mengembangkan kemampuan mereka dengan

pengetahuan baru.

Putri (2014) juga mendukung dengan menyatakan bahwa”Meningkatkan

Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sains Dengan Menggunakan Metode

Problem Solving Di Kelas V SD Negeri 060895 Padang Bulan Medan T.A

2013/2014”. Friskanty (2011) menyatakan, “Meningkatkan Motivasi Siswa

Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Dengan Model Pembelajaran Problem Solving

Pada Pelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 173296 Taput.

Selain itu, alasan penulis untuk memilih penelitian dengan penerapan

model Problem Solving adalah karena penulis ingin menerapkan suatu model

yang berbeda dari pada model pembelajaran sebelumnya di SD Negeri 173243

Aek Botik, demikian pula sebaliknya, SD Negeri 173243 Aek Botik dipilih karena

belum pernah dilakukan penelitian penerapan model Problem Solving untuk

(17)

6

mampu menyelesaikan permasalahan rendahnya motivasi belajar matematika

yang akan mengubah proses pembelajaran agar tidak lagi cenderung berpusat

pada guru.

Oleh karena itu agar siswa lebih aktif dan kreatif dalam belajar matematika

khususnya mempelajari materi menghitung luas bangun trapesium dan layang-

layang dapat dilakukan melalui metode problem solving, guru juga diharapkan

untuk lebih kreatif merancang suatu skenario problem solving dengan

menghubungkan skenario yang dirancang untuk untuk diperankan siswa dengan

kehidupan sehari- sehari mereka. Melalui skenario yang ada, siswa diharapkan

mampu mengembangkan kreativitasnya dengan terlibat secara aktif dalam belajar,

dan mendiskusikan materi dalam pengalaman sehari-hari.

Dengan demikian, berdasarkan uraian diatas peneliti tertarik untuk

melakukan suatu penelitian tindakan kelas dengan judul: “Meningkatkan

Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Dengan Menggunakan Metode Problem Solving Pada Materi Menghitung Luas Bangun Datar Di Kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik T.A 2015/ 2016 ”.

1.2 Identifikasi Masalah

Sesuai dengan latar belakang masalah maka dapat diidentifikasikan

masalah penelitian yaitu:

1. Siswa kurang ulet dan teliti ketika mengerjakan tugas matematika.

2. Siswa kurang percaya diri dan mandiri ketika mengikuti pelajaran

(18)

7

3. Kurangnya ketekunan dan keseriusan siswa di dalam mengikuti pelajaran

matematika di dalam kelas.

4. Metode yang dilakukan guru dalam mengajar matematika masih kurang

efektif,cenderung menggunakan metode ceramah,dan hafalan.

5. Kurangnya pengelolaan kelas dan kreatifitas yang dilakukan guru.

6. Siswa hanya mendengar, membaca, menghafal dan mengerjakan tugas

yang diberikan oleh guru.

1.3 Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas, perlu dilakukan pembatasan

masalah agar peneliti yang dilakukan tidak terlalu meluas. Adapun masalah yang

diteliti dibatasi pada meningkatkan motivasi belajar siswa pembelajaran

matematika pada materi menghitung luas bangun datar layang-layang dan

trapesium di kelas V siswa SD Negeri 173243 Aek Botik dengan menggunakan

metode problem solving.

1.4 Rumusan Masalah

Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

“Apakah dengan menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan

motivasi belajar matematika pada sub materi menghitung luas bangun datar

(19)

8

1.5 Tujuan Penelitian

Sejalan dengan rumusan masalah di atas, maka yang menjadi tujuan dari

penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode problem solving dapat

meningkatkan motivasi belajar matematika pada menghitung luas bangun datar

trapesium dan layang-layang Kelas V SD Negeri 173243 Aek Botik Kecamatan

Pahae Jae T.P.2015/2016.

1.6 Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari hasil penelitian ini antara lain:

1. Bagi siswa, untuk meningkatkan kemampuan siswa serta memberikan

kepuasan untuk menemukan pengetahuan baru bagi siswa.

2. Bagi guru, sebagai masukan untuk memperbaiki proses pembelajaran

khususnya dalam rangka meningkatkan motivasi siswa belajar matematika

melalui metode Problem Solving.

3. Bagi pihak sekolah khususnya Kepala Sekolah sebagai bahan masukan

dalam meningkatkan kualitas sekolah, serta meningkatkan efektifitas dan

efesiensi pembelajaran melalui penggunaan metode mangajar guru.

4. Bagi peneliti sendiri sebagai bahan masukan dan pelatihan untuk

mengembangkan dan menggunakan metode Problem Solving pada

(20)
(21)

102 BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Adapun kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Bahwa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran problem solving

dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran matematika dengan

materi pokok menghitung luas bangun datar.

2. Bahwa dengan menggunakan pendekatan problem solving dapat

meningkatkan dan memungkinkan siswa untuk belajar mandiri ataupun

bekerja sama dalam menemukan konsep pembelajaran matematika dengan

materi pokok menghitung luas bangun datar.

3. Bahwa dari lembar observasi memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan

motivasi belajar siswa. Dari hasil observasi yang dilakukan pada 30 orang

siswa mulai dari pertemuan awal hingga akhir diperoleh hasil yang meningkat

dari setiap siswa. Pada siklus I pertemuan I sebanyak 5 orang siswa (16,66%)

termotivasi, dan 25 orang siswa (83,33%) belum termotivasi. Pada siklus I

pertemuan II, sebanyak 6 orang siswa (20%) termotivasi dan24 orang siswa

(80%) belum termotivasi. Pada siklus II pertemuan I menunjukkan 21 orang

siswa (70%) termotivasi, 9 orang siswa (30%) belum termotivasi. Siklus II

pertemuan II menunjukkan 30 orang siswa (100%) termotivasi dan 0 orang

(22)

103

disimpulkan bahwa dengan penggunaan pendekatan problem solving dapat

meningkatkan motivasi belajar siswa di kelas V SD Negeri173243 Aek Botik.

5.2 Saran

Berdasarkan hasil kesimpulan di atas peneliti memberikan saran sebagai

berikut:

1. Dalam kegiatan belajar mengajar diharapkan guru menggunakan pendekatan

metode problem solving untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.

2. Disarankan pula guru menggunakan pendekatan pembelajaran problem

solving ini bukan hanya pada pelajaran matematika tapi pada pelajaran

lainnya.

3. Disarankan kepada kepala sekolah untuk mengimbau guru-guru untuk

menggunakan pendekatan problem solving untuk meningkatkan motivasi

belajar siswa.

4. Bagi peneliti sendiri kiranya hasil dari penelitian tindakan kelas ini dapat

dijadikan suatu keterampilan serta pengetahuan untuk menambah wawasan

(23)

104

DaftarPustaka

Aswita, Effi. (2015). StrategiBelajarMengajar.Medan :Perdana Publishing.

Arikunto, Suharsimi. 2012. AnakKesulitanBelajar. Jakarta :RinekaCipta.

... 2014. PenelitianTindakanKelas. Jakarta :BumiAksara.

Huda, Miftahul. (2011). Cooverative Learning.Yogyakarta :PustakaPelajar.

... (2013). Model-model PengajarandanPembelajaran.Yogyakarta :PustakaPelajar.

Ngalimun.(2012). Strategidan Model Pembelajaran.Yogyakarta :SwajaPressindo.

Sanjaya, Wina (2012). StrategiPembelajaranBerorientasiStandar Proses

Pendidikan.Jakarta: RinekaCipta.

Saryosubroto, B. (2010). Proses BelajarMengajarInnovatifdalamKurikulum

2013.Yogyakarta :Ar-ruzzmedia.

Turmudi.(2009).

LandasanFilsafatdanTeoriPembelajaranMatematikaBerparadigmaEksploratif

danInvestigatif. Jakarta Pusat :LeuserCiptaPustaka.

Wahyudin.(2008). Pembelajarandan Model-Model Pembelajaran

(PelengkapUntukMeningkatkanKompetensiPedagosis Para Guru danCalon-

Calon Guru). CV IpaAbong.

Wiriaatmadja, Rochiati. (2005). MetodePenelitianTindakanKelas.Bandung

(24)

105

LembarObservasiMotivasiBelajarSiswa Siklus 2 Pertemuan I

Nama :

Kelas : V

No Resp :

Petunjukpengisian :berilahtandaceklist (√) padasalahsatujawaban yang

sesuaidengankegiatan yang

dilakukansiswasaatpembelajaranMatematikaberlangsungdengankriteria :

1 = dilakukandengankurangbaik 3 = dilakukandenganbaik

2 = dilakukandengancukupbaik 4 = dilakukandengansangatbaik

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

1.

Tekunmengha

dapitugas

a. Fokuspadasatutugassampai selesai.

b. Perhatianpadasaat guru menjelaskan.

c. Bertanyakepada guru dantemantentangpelajaran yang tidakdimengerti. 2. Uletmenghada pikesulitan (tidakcepatput usasa) d. Memilikimotivasiuntukberpres tasi. e. Tidakmudahputusasa. f. Giatdanrelauntukmelakukanke giatanbelajar. 3. Menunjukkan minat yang tinggidalambe lajar g. Tidaksukabermain-main saatbelajar.

h. Mempunyaisemangat yang tinggidalambelajar.

(25)

106

4.

Bekerjamandi

ri

j. Bertanggungjawabterhadaptug as yang diberikan.

k. Berusahamenyelesaikantugasn yatanpabekerjasamadengantem an.

l. Berusahamenguasaipelajaran.

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

5. Cepatbosanter hadaptugas-tugasrutin m. Tidakmenyukaitugas-tugasmonoton.

n. Memilikikreatifitas yang tinggi.

o. Menjawabpertanyaan yang diajukanoleh guru 6. Dapatmemper tahankanpend apatnya p. Beranimengemukakanpendapa t.

q. Yakin dengankemampuan yang dimiliki.

r. Beranitampildi depankelas.

7.

Senangmenca

ridanmemeca

hkanmasalah

s. Memiliki rasa ingintahu yang tinggi.

t. Memanfaatkansumberbelajar yang diediakan guru.

u. Dapatbekerjasamadengantema nmenyelesaikanmasalah

Aek Botik, 23Januari 2016

(26)

107

LembarObservasiMotivasiBelajarSiswa Siklus 2 Pertemuan I

Nama :

Kelas : V

No Resp :

Petunjukpengisian :berilahtandaceklist (√) padasalahsatujawaban yang

sesuaidengankegiatan yang

dilakukansiswasaatpembelajaranMatematikaberlangsungdengankriteria :

1 = dilakukandengankurangbaik 3 = dilakukandenganbaik

2 = dilakukandengancukupbaik 4 = dilakukandengansangatbaik

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

1.

Tekunmengha

dapitugas

a. Fokuspadasatutugassampai selesai.

b. Perhatianpadasaat guru menjelaskan.

c. Bertanyakepada guru dantemantentangpelajaran yang tidakdimengerti. 2. Uletmenghada pikesulitan (tidakcepatput usasa) d. Memilikimotivasiuntukberpres tasi. e. Tidakmudahputusasa. f. Giatdanrelauntukmelakukanke giatanbelajar. 3. Menunjukkan minat yang tinggidalambe lajar g. Tidaksukabermain-main saatbelajar.

h. Mempunyaisemangat yang tinggidalambelajar.

(27)

108

4.

Bekerjamandi

ri

j. Bertanggungjawabterhadaptug as yang diberikan.

k. Berusahamenyelesaikantugasn yatanpabekerjasamadengantem an.

l. Berusahamenguasaipelajaran.

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

5. Cepatbosanter hadaptugas-tugasrutin m. Tidakmenyukaitugas-tugasmonoton.

n. Memilikikreatifitas yang tinggi.

o. Menjawabpertanyaan yang diajukanoleh guru 6. Dapatmemper tahankanpend apatnya p. Beranimengemukakanpendapa t.

q. Yakin dengankemampuan yang dimiliki.

r. Beranitampildi depankelas.

7.

Senangmenca

ridanmemeca

hkanmasalah

s. Memiliki rasa ingintahu yang tinggi.

t. Memanfaatkansumberbelajar yang diediakan guru.

u. Dapatbekerjasamadengantema nmenyelesaikanmasalah

Aek Botik, 23Januari 2016

(28)

109

DAFTAR NAMA SISWA KELAS V SDN 173243AEK BOTIK

KEC.PAHAE JAE TAHUN PELAJARAN 2015/2016

No N0 Responden Nama Siswa

1. 01 Agrippa Pasaribu

2. 02 Asdan Siagian

3. 03 Angel Siregar

4. 04 Boy P Aritonang

5. 05 Dina Sitompul

6. 06 Elisabeth Sinaga

7. 07 Frans Manik

8. 08 Heriadi Gultom

9. 09 Idi Jespri Aritonang

10. 10 Imel Napitupulu

11. 11 Joni Aldi

12. 12 Jery Pasaribu

13. 13 Loren Purba

14. 14 Meliana Gultom

15. 15 Nazwa Gultom

16. 16 Nenda Siahaan

17. 17 Rahel Raja guk-guk

(29)

110

19. 19 Rahayu Simatupang

20. 20 Rahel Sitorus

21. 21 Rani Sibarani

22. 22 Resmina Sinaga

23. 23 Rivaldi Harianja

24. 24 Roy

25. 25 Saulina Aritonang

26. 26 Serina Simatupang

27. 27 Susi Panggabean

28. 28 Syahputra Gultom

29. 29 Sriwahyuni Pane

(30)

111

LembarObservasiMotivasiBelajarSiswa Siklus 1 Pertemuan I

Nama :

Kelas : V

No Resp :

Petunjukpengisian :berilahtandaceklist (√) padasalahsatujawaban yang

sesuaidengankegiatan yang

dilakukansiswasaatpembelajaranMatematikaberlangsungdengankriteria :

1 = dilakukandengankurangbaik 3 = dilakukandenganbaik

2 = dilakukandengancukupbaik 4 = dilakukandengansangatbaik

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

1.

Tekunmengha

dapitugas

a. Fokuspadasatutugassampaisel esai.

b. Perhatianpadasaat guru menjelaskan.

c. Bertanyakepada guru dantemantentangpelajaran yang tidakdimengerti. 2. Uletmenghada pikesulitan (tidakcepatput usasa) d. Memilikimotivasiuntukberpres tasi. e. Tidakmudahputusasa. f. Giatdanrelauntukmelakukanke giatanbelajar. 3. Menunjukkan minat yang tinggidalambe lajar g. Tidaksukabermain-main saatbelajar.

h. Mempunyaisemangat yang tinggidalambelajar.

(31)

112

4.

Bekerjamandi

ri

j. Bertanggungjawabterhadaptug as yang diberikan.

k. Berusahamenyelesaikantugasn yatanpabekerjasamadengantem an.

l. Berusahamenguasaipelajaran.

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

5. Cepatbosanter hadaptugas-tugasrutin m. Tidakmenyukaitugas-tugasmonoton.

n. Memilikikreatifitas yang tinggi.

o. Menjawabpertanyaan yang diajukanoleh guru 6. Dapatmemper tahankanpend apatnya p. Beranimengemukakanpendapa t.

q. Yakin dengankemampuan yang dimiliki.

r. Beranitampildi depankelas.

7.

Senangmenca

ridanmemeca

hkanmasalah

s. Memiliki rasa ingintahu yang tinggi.

t. Memanfaatkansumberbelajar yang diediakan guru.

u. Dapatbekerjasamadengantema nmenyelesaikanmasalah

Aek Botik, 23Januari 2016

(32)

113

LembarObservasiMotivasiBelajarSiswa Siklus 1 Pertemuan I

Nama :

Kelas : V

No Resp :

Petunjukpengisian :berilahtandaceklist (√) padasalahsatujawaban yang

sesuaidengankegiatan yang

dilakukansiswasaatpembelajaranMatematikaberlangsungdengankriteria :

1 = dilakukandengankurangbaik 3 = dilakukandenganbaik

2 = dilakukandengancukupbaik 4 = dilakukandengansangatbaik

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

1.

Tekunmengha

dapitugas

a. Fokuspadasatutugassampaisel esai.

b. Perhatianpadasaat guru menjelaskan.

c. Bertanyakepada guru dantemantentangpelajaran yang tidakdimengerti. 2. Uletmenghada pikesulitan (tidakcepatput usasa) d. Memilikimotivasiuntukberpres tasi. e. Tidakmudahputusasa. f. Giatdanrelauntukmelakukanke giatanbelajar. 3. Menunjukkan minat yang tinggidalambe lajar g. Tidaksukabermain-main saatbelajar.

h. Mempunyaisemangat yang tinggidalambelajar.

(33)

114

4.

Bekerjamandi

ri

j. Bertanggungjawabterhadaptug as yang diberikan.

k. Berusahamenyelesaikantugasn yatanpabekerjasamadengantem an.

l. Berusahamenguasaipelajaran.

No Indikator Deskriptor 1 2 3 4

5. Cepatbosanter hadaptugas-tugasrutin m. Tidakmenyukaitugas-tugasmonoton.

n. Memilikikreatifitas yang tinggi.

o. Menjawabpertanyaan yang diajukanoleh guru 6. Dapatmemper tahankanpend apatnya p. Beranimengemukakanpendapa t.

q. Yakin dengankemampuan yang dimiliki.

r. Beranitampildi depankelas.

7.

Senangmenca

ridanmemeca

hkanmasalah

s. Memiliki rasa ingintahu yang tinggi.

t. Memanfaatkansumberbelajar yang diediakan guru.

u. Dapatbekerjasamadengantema nmenyelesaikanmasalah

Aek Botik, 23Januari 2016

(34)

Daftar Pustaka

Aswita, Effi. (2015). Strategi Belajar Mengajar. Medan : Perdana Publishing.

Arikunto, Suharsimi. 2012. Anak Kesulitan Belajar. Jakarta : Rineka Cipta.

... 2014. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Bumi Aksara.

Huda, Miftahul. (2011). Cooverative Learning. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

... (2013). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ngalimun. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Yogyakarta : Swaja Pressindo.

Sanjaya, Wina (2012). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan.Jakarta: Rineka Cipta.

Saryosubroto, B. (2010). Proses Belajar Mengajar Innovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta : Ar-ruzzmedia.

Turmudi. (2009). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika Berparadigma

Eksploratif dan Investigatif. Jakarta Pusat : Leuser Cipta Pustaka.

Wahyudin. (2008). Pembelajaran dan Model-Model Pembelajaran (Pelengkap Untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagosis Para Guru dan Calon- Calon Guru). CV Ipa Abong.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik pada mata pelajaran matematika materi pokok sifat-sifat

Dari hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model Problem Solving dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA

Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) adalah model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas

Hal yang dikaji dalam penelitian in adalah implementasi Problem Based Learning dalam meningkatkan motivasi belajar dan peningkatan kemampuan Problem solving,

Dengan menggunakan pendekatan PMRI untuk pelajaran matematika pada materi luas dan keliling bangun datar diharapkan dapat meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar matematika

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar Matematika kelas V di SD Negeri Sarikarya tahun

Problem Solving dalam meningkatkan kreatifitas siswa dalam menyelesaikan soal pada mata pelajaran matematika kelas IX-D SMP Islan Al-Azhaar.

Dengan demikian disimpulkan bahwa pembelajaran Matematika melalui metode problem solving dapat meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar Matematika pada materi pengukuran