Stabilitas Kapsul Minyak Ikan Patin (Pangasius sp.) selama Penyimpanan dengan Metode Schaal
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Peneliti telah melakukan beberapa penelitian di bidang pengolahan produk antara lain kandungan asam lemak omega 3 pada makro dan mikroalga, diversifikasi produk
Oleh karena itu adanya informasi mengenai kandungan gizi, jenis asam amino, asam lemak, dan warna daging ikan patin pada penelitian ini penting dilakukan
Penggunaan minyak kelapa sebagai bahan dasar pembuatan trigliselida dengan proses yang didasarkan pada reaksi interesterifikasi antara trigliserida dengan metil ester dari asam
Pada Tabel 4 mengenai pro fi l asam lemak minyak ikan patin Jambal terbukti memiliki kandungan asam lemak tidak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan minyak ikan patin
Namun pembuatan metil ester dari minyak hasil samping industri pengalengan ikan dilakukan melalui reaksi transesterifikasi karena memiliki kandungan asam lemak bebas kecil yaitu 1,45
Intisari: Telah dilakukan analisis kualitatif dan kuantitatif asam lemak tak jenuh Omega-3 dan Omega-6 pada minyak ikan patin ( Pangasius pangasius ) dengan menggunakan
Ester metil asam lemak memiliki titik leleh yang lebih rendah dibandingkan asam lemaknya, maka cara lain yang dapat dilakukan untuk memisahkan ester metil rantai medium
Spektrum FT-IR Metil Ester Asam Lemak dari Minyak Biji Kelor Setelah Proses Esterifikasi Kemudian metil ester yang diperoleh dianalisa dengan kromatografi gas untuk