• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Penambahan KCI dan Konsentrasi Gula terhadap Mutu Dodol Rumput Laut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Penambahan KCI dan Konsentrasi Gula terhadap Mutu Dodol Rumput Laut"

Copied!
68
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian menghasilkan kualitas dodol wortel dengan kadar karbohidrat tertinggi yaitu 39.24, kadar lemak yaitu 12,82, kadar protein yaitu 5,86, kadar air 33.10 dan

menghasilkan kadar karbohidrat tertinggi yaitu 46,853%, Kadar protein tertinggi terdapat pada perlakuan A1B3 yaitu 9,850%, Kadar air terendah terdapat pada perlakuan A1B3

Pengujian sensori dilakukan dalam dua tahap, tahap pertama adalah untuk mengetahui konsentrasi penambahan gula yang tepat sehingga didapatkan dodol coklat dengan sifat sensori

Hasil pengukuran parameter kualitas air yaitu suhu, salinitas, pH dan DO (Tabel 3) pada perlakuan C masih menunjukkan kisaran yang normal untuk pertumbuhan rumput

Hasil yang relatif sama juga dikemukakan oleh Murtiningrum & Silamba (2010), bahwa semakin meningkat konsentrasi tepung beras ketan, maka warna dodol buah merah

Sedangkan kadar air terendah yaitu perlakuan konsentrasi 85% tepung ketan dan 15% rumput laut K1R1(sebesar 10,14%.%.Hal ini disebabkan karena tepung ketan

Berdasarkan Tabel 1, perbedaan perbandingan gula pasir dan daging buah jambu biji merah yang berbeda menyebabkan kadar air terendah diperoleh pada perlakuan G1J1

(Eksperimental Method) yakni dengan melakukan penambahan gula merah pada pembuatan dodol jagung pulut dan selanjutnya dilakukan uji laboratorium untuk menganalisis kadar