• Tidak ada hasil yang ditemukan

STUDI TENTANG SARANA DAN PRASARANA PASAR MEDAN DELI DI KECAMATAN MEDAN BARAT KOTA MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "STUDI TENTANG SARANA DAN PRASARANA PASAR MEDAN DELI DI KECAMATAN MEDAN BARAT KOTA MEDAN."

Copied!
65
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI TENTANG SARANA DAN PRASARANA PASAR

MEDAN DELI DI KECAMATAN MEDAN BARAT

KOTA MEDAN

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Memperolah Gelar Sarjana Pendidikan

Oleh :

CANTI ELIDA NIM. 3113331004

JURUSAN PENDIDIKAN GEOGRAFI

FAKULTAS ILMU SOSIAL

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Dengan segenap kerendahan hati penulis mengucapkan puji dan syukur

kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan karuniaNya sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Studi Tentang Sarana Dan Prasarana

Pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat Kota Medan” sebagai salah satu

persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Jurusan Pendidikan

Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan baik bahasa

penyampaian, teknik penulisan karena keterbatasan pengetahuan dan kemampuan

penulis. Oleh karena itu, besar harapan penulis agar para pembaca memberikan

kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan penulis skripsi ini.

Dalam penulisan ini, banyak pihak yang membantu dan memberikan

moril dan materil yang tak ternilai, untuk itu penulis mengucapkan terimakasih

kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Bapak Dr. H. Restu, M.S, selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas

Negeri Medan.

3. Bapak Drs. Ali Nurman, M.Si, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Geografi dan

sekaligus selaku dosen penguji yang telah banyak membimbing dan

memberikan masukan dalam menyelesaikan skripsi.

4. Ibu Dra. Asnidar, M.Si, selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Geografi

(5)

5. Ibu Dra. Elfayetti, M.P, selaku Dosen Pembimbing Akademik yang telah

banyak membimbing penulis selama mengikuti studi di Jurusan Pendidikan

Geografi.

6. Bapak Drs. Muhammad Arif, M.Pd, selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang

telah banyak membimbing dan memberi motivasi serta masukan bagi penulis

dalam menyelesaikan skripsi ini.

7. Bapak Darwin P. Lubis, S.Si.M.Si selaku dosen penguji yang telah banyak

membimbing dan memberikan masukan kepada penulis dalam menyelesaikan

skripsi ini.

8. Bapak/Ibu Dosen Jurusan Pendidikan Geografi yang telah memberikan ilmu

yang berharga selama penulis menjadi mahasiswa.

9. Bapak Hayat Siagian selaku pegawai Tata Usaha Jurusan Pendidikan Geografi

yang telah memberi motivasi kepada penulis.

10. Teristimewa kepada kedua orang tua yang penulis sayangi dan cintai Bapak L.

Lumbantoruan dan D. Br.Manalu atas segala doa dan dukungan serta

perhatiannya untuk membantu penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan

studi dan skripsi dengan sebaik-baiknya.

11. Seluruh keluarga penulis yang telah banyak memberikan dukungan dalam

penyusunan skripsi ini.

12. Bapak Rasyid Ridho Nasution, SSTP selaku Kepala Camat Medan Barat.

13. Kekasih penulis Jefri A.V. Marpaung yang telah mendukung, dan memberi

motivasi kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini.

14. Rekan seperjuangan kuliah kelas A dan B Ekstensi 2011 yang penulis sayangi

(6)

15. Rekan Seperjuangan Penulis Ahmad Sahbandi Hasibuan dan Dyah Sari

Anjarika.

16. Kepada semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan namanya satu persatu.

Semoga kebaikan yang saudara/i berikan mendapatkan balasan yang

setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa. Akhir kata penulis berharap semoga skripsi

ini bermanfaat bagi dunia pendidikan.

Medan, Juni 2015 Penulis

(7)

ABSTRAK

Canti Elida, 3113331004. Studi Tentang Sarana dan Prasarana Pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat Kota Medan. Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan,2015.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) kondisi sarana pasar Medan Deli (kantor pengelola, areal parkir, toilet, tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan transportasi) (2) kondisi prasarana pasar Medan Deli (akses jalan, instalasi listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih).

Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat Kota Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan wilayah pasar Medan Deli yang berada di Kecamatan Medan Barat Kota Medan, dengan luas pasar keseluruhannya 8.500,00 m2 dan sekaligus menjadi sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi langsung dan studi dokumenter. Teknik analisa data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif.

(8)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i

LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN ... vi

ABSTRAK ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xiii

DAFTAR LAMPIRAN ... xiv

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 6

C. Pembatasan masalah ... 6

D. Perumusan Masalah ... 7

E. Tujuan Penelitian ... 7

F. Manfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA9 A. Kerangka Teoritis ... 9

B. Penelitian Yang Relevan ... 42

C. Kerangka Berfikir... 46

BAB III METODOLOGI PENELITIAN47 A. Lokasi Penelitian ... 47

B. Populasi dan Sampel ... 47

C. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ... 47

D. Teknik Pengumpulan Data ... 50

(9)

BAB IV DESKRISPSI DAERAH PENELITIAN ... 52

A. Kondisi Fisik ... 52

B. Keadaan Non Fisik ... 59

C. Deskripsi Wilayah ... 65

BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 67

A. Hasil Penelitian ... 67

B. Pembahasan ... 97

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN... 107

A. Kesimpulan ... 107

B. Saran ... 108

DAFTAR PUSTAKA ... 109

LAMPIRAN ... 112

DAFTAR RIWAYAT HIDUP ... 118

(10)

DAFTAR TABEL

No. Uraian Hal

1. Luas wilayah dan banyaknya dusun/lingkungan di kecamatan medan

barat tahun 2013 ... 58

2. Jumlah Penduduk Dirinci Menurut Jenis Kelamin Di Kecamatan Medan Barat Tahun 2013 ... 59

3. Jumlah Penduduk Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin di Kecamatan Medan Barat Tahun 2013 ... 60

4. Komposisi Penduduk Menurut Agama Di Kecamatan Medan Barat Tahun 2013 ... 61

5. Komposisi Penduduk Menurut Mata Pencaharian di Kecamatan Medan Barat Tahun 2013 ... 62

6 . Jumlah Sarana Pendidikan di Kecamatan Medan Barat 2013 ... 63

7. Sarana Tempat Ibadah di Kecamatan Medan Barat 2013 ... 64

8. Banyaknya sarana kesehatan di Kecamatan Medan Barat tahun 2013 ... 64

9. Sarana pasar dan pertokoan di Kecamatan Medan Barat Tahun 2013 ... 64

10. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Kantor Pengelola Pasar Medan Deli ... 69

11. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Areal Parkir Pasar Medan Deli ... 70

(11)

13. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Tempat Sampah Pasar

Medan Deli ... 74

14. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Drainase Pasar Medan Deli . 75 15. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Hidrant /Pemadam Kebakaran Pasar Medan Deli ... 77

16. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Pos Keamanan Pasar Medan Deli ... 77

17. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Tempat Ibadah Pasar Medan Deli ... 78

18. Kondisi Bangunan Kios Pasar Medan Deli ... 79

19. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Kios Pasar Medan Deli ... 80

20. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Los Pasar Medan Deli ... 82

21. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Area Bongkar Muat Pasar Medan Deli ... 83

22.Perolehan Skor Terhadap Kondisi Transportasi Pasar Medan Deli ... 85

23. Total Hasil Skor Keseluruhan Sarana Pasar Medan Deli ... 87

24. Klasifikasi Kondisi Sarana Pasar Medan Deli ... 88

25. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasana Jalan Pasar Medan Deli .... 90

26. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasana Jaringan Listrik Pasar Medan Deli ... 91

27. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasarana Pelayanan Kesehatan Pasar Medan Deli ... 93

(12)

39. Total Hasil Skor Keseluruhan Prasarana Pasar Medan Deli ... 95

(13)

DAFTAR GAMBAR

No. Uraian Hal

1. Skema Kerangka Berpikir ... 46

2. Peta Administrasi Lokasi Penelitian Kota Medan ... 53

3. Peta Kecamatan Medan Barat ... 54

4. Peta Kelurahan Medan Barat ... 55

5. Peta Google Earth dan Geoogle Maps Pasar Medan Deli……….. 56

6. Denah Lokasi Pasar Medan Deli………... 57

7. Kondisi Kantor Pengelola Pasar Medan Deli………... 68

8. Kondisi Areal Parkir Pasar Medan Deli ... 71

9. Kondisi Toilet Umum Pasar Medan Deli ... 73

10. Kondisi Tempat Sampah Pasar Medan Deli ... 74

11. Kondisi Drainase Pasar Medan Deli ... 76

12. Kondisi Tempat Ibadah Pasar Medan Deli ... 78

13. Kondisi Kios Pasar Medan Deli ... 80

14. Kondisi Los Pasar Medan Deli ... 82

15. Kondisi Area Bongkar Muat Pasar Medan Deli ... 84

16. Kondisi Transportasi Pasar Medan Deli ... 86

17. Kondisi Akses Jalan di Pasar Medan Deli ... 90

18. Kondisi Jaringan Listrik di Pasar Medan Deli ... 92

(14)

DAFTAR LAMPIRAN

No. Uraian Hal

(15)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pasar memegang peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat

Indonesia selain sebagai muara dari produk-produk rakyat, pasar juga berfungsi

sebagai tempat untuk bekerja yang sangat berarti bagi masyarakat. Sejak zaman

penjajahan kegiatan pasar beserta para pedagangnya berkembang secara ilmiah.

Pasar sebagai pusat kegiatan ekonomi, merupakan tempat bertemunya penjual dan

pembeli. Disini para penjual dan pembeli mengadakan komunikasi dan interaksi

yang bertujuan untuk mengadakan transaksi pertukaran benda dan jasa ekonomi

dan uang berdasarkan sistem harga yang di sepakati bersama (Kalli Batu, 1990).

Pasar juga memiliki peranan lain sebagai berikut: Pasar berperan bagi

produsen yaitu sebagai tempat untuk mempromosikan barang, tempat untuk

menjual hasil produksi dan sabagai tempat untuk memperoleh bahan produksi.

Peranan pasar bagi konsumen yaitu pasar berperan penting karena memudahkan

mereka untuk mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan. Semakin banyak

jenis barang yang tersedia di pasar maka akan semakin banyak konsumen yang

datang, karena konsumen akan semakin mudah mencari barang-barang yang

dibutuhkan. Peranan pasar untuk sumber daya manusia yaitu keberadaan pasar

dapat membuka peluang untuk masyarakat dalam memperoleh pekerjaan dan

berwiraswasta. Pasar yang ramai dikunjungi konsumen akan dapat berkembang

dan mampu menyerap tenaga kerja. Dalam jumlah besar sehingga mampu

(16)

pembangunan yaitu pasar yang berkembang akan membawa dampak positif bagi

kehidupan masyarakat. Masyarakat akan semakin sejahtera. Kebutuhan akan

pembangunan juga diperoleh di pasar. Selain itu negara memperoleh pemasukan

dari aktifitas pasar melalui pajak dan retribusi. Penerimaan tersebut dapat

digunakan sebagai salah satu sumber pembangunan daerah maupun nasional.

Saat ini pasar dikenal dengan adanya pasar tradisional dan pasar modern.

Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta

ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya

ada proses tawar-menawar yang terjadi. Kebanyakan menjual kebutuhan

sehari-sehari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur,

daging, kain, pakaian, barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula

yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak

ditemukan di Indonesia dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar

memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Sisi negatif dari pasar tradisional

adalah keadaannya yang cenderung kotor dan kumuh sehingga banyak orang yang

segan berbelanja disana.

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar

jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransakasi secara langsung melainkan

pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada

dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau

dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan juga

dijual seperti; buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual

adalah barang yang dapat bertahan lama, seperti piring, gelas, pisau, kipas, dan

(17)

kotor, pasar modern justru kebalikannya. Maka dari itu, masyarakat sekarang

cenderung memilih pasar modern sebagai tempat belanja guna memenuhi

kebutuhan sehari-hari. Contoh dari pasar modern adalah pasar swalayan,

indomaret, supermarket, dan minimarket.

Peranan pasar disuatu wilayah sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana

dan prasarana yang memadai untuk menggerakkan aktivitas pasar, sedangkan

sumber dana sangat diperlukan untuk membangun sarana dan prasarana pasar.

Ditengah pembangunan bangsa Indonesia, peran pasar tradisional yang

semestinya bisa menjadi pilar pembangunan ekonomi kerakyatan, justru

terabaikan dan tidak jarang manajemennya salah urus. Pengelolaan pasar

tradisional masih bermasalahan sehingga memberikan persepsi negatif kepada

masyarakat, persoalan utama adalah pengelolaan yang bermasalah sehingga pasar

tradisional tidak berjalan optimal, contoh dari pengelolaan pasar yang bermasalah

adalah pasar yang memiliki dana pemeliharaan pasar yang minim, sarana dan

prasarana yang kurang memadai, gang pasar sempit sehingga para masyarakat

lebih memilih belanja di pasar modern.

Sarana dan prasarana pasar adalah segala jenis peralatan, perlengkapan

kerja dan fasilitas berfungsi sebagai alat utama atau pembantu dalam pelaksanaan

dan juga dalam rangka kepentingan yang sedang berhubungan dengan organisasi

kerja di pasar. Dalam meningkatkan perkembangan kegiatan pasar, sarana dan

prasarana merupakan hal penting karena tersedianya sarana dan prasarana pasar

dapat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat, aktivitas ekonomi akan

(18)

Sarana dan prasarana harus disediakan oleh pemerintah dinas pasar untuk

menunjang kelancaran kegiatan pasar. Mengacu pada Peraturan Menteri Dalam

Negeri Republik Indonesia No. 20 Tahun 2012 bahwa sarana pendukung pasar

antara lain : kantor pengelola, areal parkir, toilet umum, tempat pembuangan

sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar

muat, dan transportasi. Sedangkan prasarana pasar tradisional antara lain; akses

jalan, instalasi listrik, komunikasi, pelayanan kesehatan, dan air bersih.

Sarana dan prasarana pasar merupakan unsur penting dalam pelayanan

pasar. Kondisi akses jalan pasar yang baik merupakan modal yang sangat penting

dalam melayani mobilitas penduduk dan pendistribusian barang. Dalam

mewujudkan prasarana pasar jalan harus terbentuk, dengan wujud jalan yang baik,

sehingga masyarakat yang datang ke pasar untuk berbelanja merasakan

kenyamanan.

Dari fenomena tersebut menuntut pula pembangunan sarana dan prasarana

di pasar sebagai lanjutan untuk menjaga kelangsungan hidup masyarakat di

daerah perkotaan. Bahwa dalam meningkatkan perkembangan sarana dan

prasarana merupakan hal yang penting. Untuk itu perhatian sejak dini dalam hal

pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana merupakan suatu hal yang tidak bisa

ditawar lagi pembangunannya baik dari segi pembangunan kuantitas sarana dan

prasarana yang ada maupun kualitas pelayanannya.

Pasar tradisional Medan Deli merupakan salah satu dari 52 pasar

tradisional yang ada di Kota Medan, dikelolah oleh pemerintah dan sistem

operasional pasarnya juga dikelolah oleh Dinas Pasar kota Medan. Kios yang

(19)

pedagang dan dibayar setiap sebulan sekali kepada pengelolah pasar atau Dinas

Pasar Kota Medan.

Pasar tradisional Medan Deli dibangun sejak tahun 1981 dengan luas

bangunan 5.312,50 m2 dari luas pasar keseluruhannya 8.500,00 m2, dengan

jumlah pedagang sebanyak 1.203 pedagang, pasar Medan Deli memiliki kios 204

unit, stand/meja 798 unit (PD. Pasar Kota Medan, 2015).

Keberadaan pasar yang dikelola pemerintah daerah disamping sebagai

salah satu penunjang perekonomian daerah. Di sisi lain, pengelolaan pasar

tradisional dalam rangka menjaga mutu dan kualitas merupakan kewajiban

pemerintah. Hal tersebut dilakukan melalui peningkatan pelayanan pasar yang

meliputi kondisi sarana dan prasarana pasar yang memadai.

Keadaan sarana dan prasarana pasar di Indonesia khususnya di Medan

banyak yang kurang memadai salah satunya pasar Medan Deli. Kelengkapan

sarana dan prasaran sangat penting dalam menunjang suatu kegiatan, suatu

kegiatan akan berjalan baik apabila terdapat sarana dan prasarana yang

mendukungnya.

Berdasarkan sarana dan prasarana pasar menurut Peraturan Menteri

Dalam Negeri Republik Indonesia No.20 Tahun 2012 diatas penelitian ini akan

menganalisis bagaimana keadaan sarana dan prasarana pasar tradisional Medan

Deli yang didasari oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

(20)

B. Identifikasi Masalah

Banyak faktor yang mempengaruhi berkembang dan tidak berkembangnya

pasar Medan Deli yang akan mempengaruhi jumlah pengunjung ke pasar. Faktor

sarana dan prasarana diduga sebagai faktor yang menyebabkan penurunan jumlah

pengunjung di pasar tradisional Medan Deli. Keadaan sarana dan prasarana yang

tersedia relatif mempengaruhi keinginan masyarakat untuk berbelanja di pasar

Medan Deli. Sarana yang dimaksud adalah kantor pengelola, areal parkir, toilet,

tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah,

kios, los, area bongkar muat, transportasi sedangkan prasarana pasar tradisional

antara lain; akses jalan, instalasi listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, penelitian ini dibatasi mengkaji

tentang: Kondisi sarana pasar Medan Deli antara lain; (kantor pengelola, areal

parkir, toilet umum , tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos

keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan transportasi) di

Kecamatan Medan Barat Kota Medan. Kondisi prasarana pasar Medan Deli (akses

jalan, instalasi listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih) di Kecamatan Medan

(21)

D. Rumusan Masalah

Bedasarkan pembatasan masalah diatas maka yang menjadi rumusan

masalah dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Bagaimana kondisi sarana pasar Medan Deli (kantor pengelola, areal

parkir, toilet umum, tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos

keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan transportasi)

di Kecamatan Medan Barat Kota Medan?

2. Bagaimana kondisi prasarana pasar Medan Deli (akses jalan, instalasi

listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih) di Kecamatan Medan Barat

Kota Medan?

E. Tujuan Masalah

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui kondisi sarana pasar Medan Deli (kantor pengelola,

areal parkir, toilet umum, tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant,

pos keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan

transportasi) di Kecamatan Medan Barat Kota Medan.

2. Untuk mengetahui kondisi prasarana pasar Medan Deli (akses jalan,

instalasi listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih) di Kecamatan Medan

(22)

F. Manfaat Penelitian

Diharapkan agar penelitian ini dapat memberikan manfaat sebagai

berikut:

1. Sebagai bahan masukan kepada Pemerintah Kota Medan dan Pusat

Daerah Pasar dalam menanggulangi masalah sarana dan prasarana pasar

Medan Deli di Kecamatan Medan Barat.

2. Memberikan informasi kepada semua pihak bagaimana kondisi sarana dan

prasarana pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat.

3. Untuk menambah wawasan penulis tentang kondisi sarana dan prasarana

pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat.

4. Sebagai bahan referensi bagi penulis lain yang ingin meneliti

(23)

BAB V

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Mengingat jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif

kualitatif, maka analisis data difokuskan kepada analisis tabel. Adapun yang

menjadi rumusan dalam pembahasan penelitian menyangkut kondisi sarana dan

prasarana pasar Medan Deli.

1. Keadaan Sarana Pasar Medan Deli

Sarana pasar Medan Deli meliputi kantor pengelola, areal parkir, toilet,

tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah,

kios, los, area bongkar muat, dan transportasi.

a. Kantor Pengelola Pasar

Kantor pengelola pasar merupakan unsur penunjang teknis pemerintah

kota Medan di bidang pengelolaan, ketertiban dan kebersihan pasar. Di pasar

Medan Deli terdapat kantor pengelolah pasar bagi para petugas pasar untuk

melaksanakan teknis pengelolaan pasar, yang dibangun oleh pemerintah kota

Medan melalui Dinas Pasar kota Medan, dimana terdapat sebanyak 10 orang

(24)

Gambar 7. Kondisi Kantor Pengelola Pasar Medan Deli

Dari hasil penelitian adalah diketahui bahwa kondisi fisik bangunan kantor

pengelola pasar Medan Deli letaknya mudah di jangkau oleh pedagang dan

pengunjung, memiliki papan penanda identitas, ruang kantor memiliki ventilasi ,

namun di kantor pengelola pasar Medan Deli ini tidak tersedia toilet bagi laki-laki

dan perempuan dan tempat cuci tangan yang dilengkapi dengan sabun air yang

mengalir dan bangunan kantor pengeolah pasar belum permanen dimana masih

menggunakan pondasi kayu, lantai kayu, dinding tembok kayu, atap seng,

penyangga atap kayu, sehingga membuat para petugas pasar merasa kurang

nyaman dalam melaksanakan tugasnya di dalam kantor pengelola pasar ini. Untuk

melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana kantor pengelola pasar

(25)

Tabel 10. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Kantor Pengelola Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

Ruang kantor memiliki ventilasi minimal 20% dari

Sumber : Data Primer, 2015

b. Area parkir

Area parkir merupakan tempat untuk memarkirkan kendaraan yang akan di

tinggalkan untuk sementara waktu. Sarana tempat parkir sangat mempengaruhi

perkembangan lokasi pasar karena pengunjung tidak kuatir dengan keamanan

kendaraan yang mereka gunakan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa di Pasar

Medan Deli terdapat satu unit area parkir. Area parkir di pasar Medan Deli ini

tidak di kelolah dengan baik dimana hanya memiliki lantai tanah tidak memiliki

atap sehingga membuat kendaraan yang diparkirkan tidak nyaman dan aman dari

gangguan cuaca seperti hujan atau terik matahari, serta tidak aman dari aksi

pencurian sepeda motor. Adapun tempat parkir yang disediakan belum teratur

karena kendaraan roda dua disatukan dengan kendaraan roda tiga (becak), dan

sepeda dengan luas 60 M2 dengan daya tampung 80 unit dan apabila dibandingkan

dengan banyaknya kendaraan pengunjung sehingga areal parkir yang tersedia

sangat kurang di pasar Medan Deli ini . Sedangkan parkir untuk mobil tidak

(26)

depan toko di dalam maupun diluar lokasi pasar Medan Deli hingga sampai

pinggir jalan sehingga dapat menyebabkan kemacetan jalan raya di depan pasar.

Area parkir khusus pengangkut hewan hidup dan hewan mati juga tidak tersedia,

sehingga para pengangkut hewan mati dan hidup ini memarkirkan angkutannya

menggunakan jalan di sekitar pasar sehingga area jalan yang tersedia menjadi

sempit . Di dalam pasar ini tersedia area bongkar muat khusus yang terpisah dari

tempat parkir. Tempat sampah kering dan basah juga tersedia didalam pasar.

Akan tetapi parkir yang sudah tersedia itu juga tidak adanya di buat tanda masuk

dan keluar kendaraan secara jelas sehingga tidak beraturan. Untuk melihat hasil

perolehan skor terhadap kondisi sarana areal parkir pasar Medan Deli dapat

dilihat pada tabel 11.

Tabel 11. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Areal Parkir Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor maksimal Perolehan Skor

1.

2.

3

4.

5.

Adanya parkir yang terpisah berdasarkan alat angkut seperti mobil, motor, sepeda, andong, dan becak

Tersedia area parkir khusus pengangkut hewan hidup dan hewan mati.

Tersedia bongkar muat khusus yang terpisah dari tempat parkir. Tersedia tempat sampah terpisah antara sampah kering dan basah dalam jumlah yang cukup, minimal setiap radius 10 meter. Adanya tanda masuk dan keluar kendaraan secara jelas.

(27)

Gambar 8. Kondisi Areal Parkir Pasar Medan Deli

c. Toilet Umum

Toilet umum adalah sarana yang mengakomodasi kebutuhan membuang

hajat yang digunakan oleh masyarakat umum. Dari hasil penelitian diketahui

bahwa toilet umum yang terdapat di pasar Medan Deli berjumlah 1 unit yang

terdiri 2 pintu dan menggunakan bak sebagai tempat penampungan air. Toilet

umum pasar Medan Deli memang sudah tersedia namun toilet umum yang ada di

pasar Medan Deli itu tidak dilengkapi simbol yang jelas sehingga setiap orang

yang menuju toilet tersebut merasa bingung dan enggan memasuki toilet tersebut

dan tidak tersedianya tempat cuci tangan yang di lengkapi dengan sabun air yang

mengalir. Adapun air limbah toilet umum ini dibuang ke lubang peresapan yang

tidak mencemari tanah dengan jarak 10 meter dari sumber air bersih. Selain itu

toilet umum ini memiliki ventilasi dengan pencahayaan yang cukup.

Kondisi fisik bangunan toilet umum menggunakan pondasi semen, lantai

(28)

menggunakan pintu kayu. Toilet umum di pasar Medan Deli dikelola oleh

masyarakat pribadi yang menyediakan air dan membersihkan toilet. Air selalu

tersedia di toilet, setiap orang yang menggunakan toilet umum harus membayar

harga sebesar Rp.1000/orang kepada pihak pengelola toilet setiap kali masuk

toilet. Dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik bangunan toilet umum yang ada di

pasar Medan Deli seluruhnya sudah permanen dan kebersihan toilet selalu terjaga

sehingga dapat memberi keamanan dan kenyamanan kepada pedagang atau

pembeli di pasar yang ingin membuang hajat di toilet umum. Untuk melihat hasil

perolehan skor terhadap kondisi sarana areal parkir pasar Medan Deli dapat dilihat

pada tabel 12.

Tabel 12. Perolehan Skor Mengenai Kondisi Sarana Toilet Umum Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor maksimal Perolehan Skor

1.

2.

3.

4.

Tersedia kamar mandi laki-laki dan perempuan yang terpisah dilengkapi dengan simbol yang jelas

Tersedia tempat cuci tangan dengan jumlah yang cukup yang dilengkapi dengan sabun dan air yang mengalir.

Air limbah dibuang ke septick tank , riol atau lubang peresapan

yang tidak mencemari tanah dengan jarak 10 meter dari sumber air bersih.

(29)

Gambar 9. Kondisi Toilet Umum Pasar Medan Deli

d. Tempat Sampah

Bersih merupakan suatu keadaan atau kondisi lingkungan yang

menampilkan suasana yang bebas dari kotor, sampah, limbah, pemyakit dan

pencemaran. Untuk menghasilkan lingkungan yang menampilkan suasana yang

bebas dari kotor, sampah, limbah, pemyakit dan pencemaran maka tempat sampah

harus disediakan. Tempat sampah adalah tempat untuk menampung sampah

sementara.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa ada 20 unit terdapat tempat sampah

(tong sampah/keranjang sampah) khusus yang di sediakan oleh Dinas Pasar Kota

Medan untuk setiap kios, lorong/los di dalam pasar Medan Deli. dan Dinas Pasar

Kota Medan menyediakan 1 unit tempat pembuangan sampah sementara (TPS)

khusus dan lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) tidak menyatu dengan

(30)

sendiri seperti keranjang bambu. Dengan kurang memadainya keranjaang atau

tong sampah di dalam pasar sehingga sebagian besar pedagang pasar hanya

mengumpulkan dan membuang sampah dagangannya di sekitar kios/lorong/los

tanpa ada tempat penampungan akibatnya sampah pasar banyak berserakan dan

pasar menjadi tidak bersih. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi

sarana tempat sampah pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 13.

Tabel 13. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Tempat Sampah Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor maksimal Perolehan Skor 1.

2

3

Setiap kios/lorong/ los tersedia tempat sampah basah dan kering. tidak menyatu dengan bangunan pasar

Sumber : Data Primer, 2015

(31)

e. Drainase

Drainase merupakan salah satu cara pembuangan kelebihan air yang tidak

di inginkan pada suatu daerah, serta cara-cara penanggulangan akibat yang

ditimbulkan oleh kelebihan air tersebut. Dari hasil penelitian merupakan bahwa

Pasar Medan Deli tersedia drainase yang memadai namun drainase di pasar

Medan Deli ini tersumbat sampah. Sehinggga apabila musim hujan, drainase

tersebut tidak sanggup menampung semua air yang berlebihan sehingga sering

terjadi becek di sekitar pasar tersebut. Selokan/Drainase sekitar pasar tersebut

terbuka tanpa ditutupi dengan kisi-kisi yang terbuat dari logam. Namun di pasar

Medan Deli ini tidak ada di jumpai bangunan los/kios di atas saluran drainase.

Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana drainase pasar Medan

Deli dapat dilihat pada tabel 14.

Tabel 14. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Drainase Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor maksimal Perolehan Skor 1.

2

3

Drainase tidak tersumbat sampah

Selokan /drainase sekitar pasar tertutup dengan kisi-kisi yang terbuat dari logam sehingga mudah dibersihkan.

(32)

Gambar 11. Kondisi Drainase Pasar Medan Deli

f. Hidrant

Hidrant merupakan sebuah alat perlindungan api aktif yang disediakan di

sebagian wilayah, pinggiran kota, pedesaan, pasar dan lain-lain yang memiliki

ketersediaan pasokan air yang cukup yang memungkinkan petugas pemadam

kebakaran untutk menggunakan pasokan air tesebut untuk membantu

memadamkan kebakaran.

Dari hasil penelitian adalah bahwa pasar Medan Deli tidak memiliki

hidrant sehingga para pengunjung dan pedagang kurang merasa nyaman untuk

berjualan di pasar Medan Deli itu. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap

(33)

Tabel 15. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Hidrant Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1. jumlah cukup menurut ketentuan berlaku.

Hidran untuk armada pemadam kebakaran harus tersedia di tempat yang

Sumber : Data Primer, 2015

g. Pos Keamanan

Pasar Medan Deli tidak memiliki pos keamanan untuk menjaga keamanan

bagi para pedagang atau pembeli di pasar, sehingga para pedagang dan pembeli

tidak merasa aman dan takut terhadap gangguan keamanan di pasar. Untuk

melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana pos keamanan pasar Medan

Deli dapat dilihat pada tabel 16.

Tabel 16. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Pos Keamanan Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2

Tersedia pos keamanan yang dilengkapi dengan personil dan peralatannya.

Ditempatkan dekat pintu masuk dan keluar pasar.

60

40

-

-

Sumber : Data Primer, 2015

h. Tempat Ibadah

Tempat ibadah adalah tempat yang digunakan oleh umat beragama untuk

(34)

penelitian bahwa di pasar Medan Deli terdapat tempat ibadah/musholah bagi para

pedagang atau pembeli di pasar yang bangunannya menyatu di kantor pengelola

pasar. Namun tempat wudhu jauh dijangkau dari dari air bersih sehingga para

pedanga atau pembeli harus memakai waktu lama menuju kamar mandi/toilet

untuk wudhu. Akan tetapi musholah ini memiliki ventilasi dan pencahayaan yang

cukup baik. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana tempat

ibadah pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 17.

Tabel 17. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Tempat Ibadah Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1. tempat wudhu dengan lokasi yang mudah dijangkau dengan sarana bersih.

Ventilasi dan pencahayaan sesuia dengan persyaratan.

Sumber : Data Primer, 2015

Ga

Gambar 12. Kondisi Tempat Ibadah Pasar Medan Deli

(35)

i. Kios

Kios adalah tempat berjualan didalam lokasi pasar atau tempat-tempat lain

yang di ijinkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di pasar Medan Deli

bahwa kios pasar tersebut berjumlah 204 unit, ukuran untuk masing-masing kios 2

x 2 meter. Atap kios pasar Medan Deli terbuat dari seng, namun terdapat banyak

atap bagian depan kios yang bocor sehingga atap tersebut tidak dapat menahan

terik matahari dan hujan sehingga kurang aman bagi penjual maupun pembeli di

dalam pasar Medan Deli tersebut. Kios yang mempunyai atap yang tinggi

berdasarkan peraturan yang berlaku di pasar Medan Deli juga tidak dilengkapi

dengan penangkal petir. Kondisi permukaan dinding kios hampir semua bersih,

tidak lembab dan berwarna terang, namun ada beberapa permukaan kios yang

kotor, lembab dan warna kios tidak jelas lagi sehingga kelihatan gelap dan kotor.

Lantai kios terbuat dari semen dengan permukaan rata dan tidak licin dan retak

sehingga mudah untuk dibersihkan.

Untuk lebih jelas tentang kondisi kios di Pasar Medan Deli dapat di lihat

pada tabel 18.

Tabel 18. Kondisi Bangunan Kios Pasar Medan Deli

No Fisik Bangunan Kios

(36)

Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana kios pasar

Medan Deli dapat dilihat pada tabel 19.

Tabel 19. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Kios Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Pereolehan Skor 1.

2.

3.

4.

5.

Atap harus kuat, tidak bocor, dan tidak menjadi tempat lebih harus dilengkapi dengan penangkal petir. Permukaan dinding harus bersih, tidak lembab dan

Sumber : Data Primer, 2015

(37)

j. Los

Los adalah tempat berjualan di dalam lokasi yang beralas permanen dalam

bentuk memanjang tanpa dilengkapi pembatas antar ruangan. Berdasarkan hasil

penelitian bahwa Los yang terdapat di Pasar Medan Deli seluruhnya berjumlah 3

unit yang menjadi 798 stand dengan ukuran masing-masing bagian 1,5 x 1,5

meter. Bangunan los berada di tengah-tengah antara toko dan kios yang

diperuntukan sayur, daging, ayam, ikan basah dan sembako lainnya. Komoditas di

dalam los tidak di letakkan secara terpisah dengan komoditas lainnya dimana ikan

basah dan daging di gabungkan dengan sayur namun air bersih sudah tersedia.

Setiap los memiliki lorong yang lebarnya 1,5 meter. Setiap los tidak memiliki

papan identitas yaitu yang berupa nomor, nama pemilik sehingga para pembeli

atau pengunjung sulit untuk menemukan si pedagang yang mau di tujunya di

dalam pasar tersebut. Di dalam los jarak tempat penampungan dan pemotongan

unggas dengan bangunan pasar berdekatan dengan bangunan/kios dan tidak ada

dibatasi dengan tembok pembatas . Bangunan los menggunakan pondasi kayu,

lantai semen, atap seng serta penyangga atap kayu. Los tersebut menggunakan

sistem sewa harian. Pedagang yang memakai los membayar uang sewa setiap

harinya kepada Dinas Pasar Kota Medan dengan jumlah Rp.1.500 / hari. Untuk

melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana Los pasar Medan Deli dapat

(38)

Tabel 20 . Perolehan Skor Terhadap Kondisi Sarana Los Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2.

3.

4.

5.

Los yang berada ditengah-tengah antara toko dan kios diperuntukan sayur, daging, ayam, ikan basah serta sembako lainnya.

Komoditas ayam barkas, ikan basah, dan daging diletakkan terpisah dari komoditas lainnya dan disediakan air bersih. Jarak tempat penampungan dan pemotongan unggas dengan bangunan pasar utama minimal 10 m atau dibatasi dengan tembok

pembatas minimal

Sumber : Data Primer, 2015

(39)

k. Area bongkar muat

Area bongkar muat merupakan tempat untuk mengeluarkan dan

memasukkan suatu barang dari suatu tempat ke tempat lain di dalam pasar. Dari

hasil penelitian adalah bahwa pasar Medan Deli memiliki area bongkar muat yang

tersebar sehingga para pedagang dapat menekan biaya dan mempemudah

material handling. Tersedianya Lahan/area yang mencukupi untuk keperluan

bongkar muat dagangan di pasar sehingga dapat mengurangi luas jalan didalam

pasar Medan Deli. Fasilitas bongkar muat di pasar ini mudah dan meringankan

material handling. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi sarana

area bongkar muat pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 21.

Tabel 21. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Area Bongkar Muat Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2.

3.

Pola bongkar muat yang tersebar, sehingga dapat menekan biaya dan mempermudah material

handling.

Tersedianya area/ lahan untuk mencukupi untuk keperluan bongkar muat khusus di pasar tanpa mengurangi luas jalan. Fasilitas bongkar muat (loading-unloading) yang mudah dan meringankan material handling.

(40)

Gambar 15. Kondisi Area Bongkar Muat Pasar Medan Deli

l. Transportasi

Transportasi memegang peranan penting bagi perkembangan dan

kemajuan sebuah wilayah. Dengan transportasi diharapkan aktivitas

perekonomian penduduk dapat berjalan dengan baik. Adanya transportasi yang

lancar dapat menghubungkan suatu daerah dengan daerah lain, dan akan

membantu masyarakat yang hidup didaerah itu untuk menukar barang yang

dihasilkan dengan daerah lain maupun daerah yang ada disekitarnya selain itu

transportasi juga berfungsi sebagai pengangkut barang/ manusia ke tempat tujuan

masing-masing.Peningkatan sarana transportasi dapat meningkatkan jumlah orang

yang melakukan kunjungan ketempat tujuan yang lebih jauh dan melancarkan

arus informasi dari satu daerah kedaerah lain dalam konteks perubahan struktur

(41)

Dari hasil penelitian bahwa dilokasi penelitian ada khusus truk

pengangkutan barang yang tersedia di pasar Medan Deli. Selain truk juga adanya

becak/kendaraan roda tiga dan sepeda motor. Angkutan di pasar Medan Deli yang

tersedia untuk setiap jenis dagangan, seperti angkutan pengankut sayuran,

pakaian, daging dan lain-lain.. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap

kondisi sarana transportasi pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 22.

Tabel 22. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Transportasi Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2.

Terdapat transportasi/alat angkutan yang mengelilingi pasar seperti truk, becak untuk mengangkut barang dagangan.

Alat angkutan tersedia untuk setiap jenis dagangan, seperti angkutan pengankut sayuran, pakaian, daging dan lain-lain.

60

40

60

40

(42)

Gambar 16. Kondisi Transportasi Pasar Medan Deli

Bila dilihat dari penilaian sarana pasar yang di nilai dari 12 Variabel

sebagai indikator dan kriteria yakni (kantor pengelola, areal parkir, toilet, tempat

pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah, kios, los,

area bongkar muat,dan transportasi).

Sistem pemberian skor pada keduabelas variabel beserta sub variabel

merupakan kunci dalam menetapkan klasifikasi keadaan sarana pasar Medan Deli

dan berdasarkan hasil penelitian yang berupa data-data yang diperoleh yang telah

diolah dan dianalisis sebagaimana telah dijelaskan dari hasil penelitian tersebut,

maka tahap selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan perolehan total

skor dari masing-masing variabel yang di hitung. Untuk masing-masing variabel,

seluruh jumlah skor sub variabel dijumlahkan secara keseluruhan, hasil

(43)

melihat jumlah total skor yang telah diperoleh dari hasil penelitian dan telah

diolah pada masing-masing variabel penentu kondisi sarana pasar Medan Deli.

Untuk lebih memperjelas hasil analisis yang telah dilakukan pada

penentuan kondisi sarana pasar Medan Deli dan total keseluruhan skor yang

diperoleh dapat dilihat pada tabel 23.

Tabel 23. Total Hasil Skor Keseluruhan Sarana Pasar Medan Deli

(44)

Bila dilihat dari penilaian sarana pasar yang di nilai dari 12 variabel

sebagai variabel dan sub variabel yakni (kantor pengelola, areal parkir, toilet,

tempat pembuangan sampah, drainase, hidrant, pos keamanan, tempat ibadah,

kios, los, area bongkar muat, dan transportasi). Dengan demikian sub variabel

untuk masing-masing variabel diberi pembobotan sebagai berikut: 66,8-100 =

baik, 33,4-66,7 = sedang, 0 – 33,3 = buruk.

Hasil perhitungan untuk skor dikelompokkan dalam tiga interval kelas

yaitu baik, sedang, buruk. Pengelompokan variabel ke dalam 3 interval kelas

tersebut mengikuti metode dari Sturges sebagai berikut:

Banyaknya kelas untuk sarana adalah 3. Skor untuk sarana: 66,8-100 =

baik, 33,4-66,7 = sedang, 0 – 33,3 = buruk. Selisih data terbesar dan terkecil

:100 - 0 = 100, di bagi 3, interval kelasnya adalah 33,3 yang diperoleh dari

perhitungan sebagai berikut :

Untuk lebih jelas melihat klasifikasi kondisi sarana pasar Medan Deli

dapat dilihat pada tabel 24 berikut ini :

Tabel 24. Klasifikasi Kondisi Sarana Pasar Medan Deli

No Jumlah skor Keterangan

1 66,8-100 Baik

2 33,4-66,7 Sedang

3 0 -33,3 Buruk

Sumber : Data Primer, 2015

Hasil penilaian keadaan terhadap masing – masing variabel tersebut

(45)

sub variabel sarana pasar sehingga tampak lebih sederhana. Untuk mengetahui

(tabel 23) nilai perolehan skor semua veriabel berjumlah 695 : 12 (banyaknya

sarana) = 57,91 menunjukkan bahwa sarana pasar Medan Deli berada pada

kategori sedang (rangenya 33,4-66,7).

2. Kondisi Prasarana Pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat Kota

Medan.

Prasarana pasar Medan Deli adalah sebagai berikut; akses jalan, instalasi

listrik, pelayanan kesehatan, dan air bersih.

a. Akses Jalan

Jalan merupakan salah satu daya dukung dalam pengembangan kegiatan

ekonomi pasar. Berdasarkan hasil penelitian adalah bahwa lebar jalan di pasar

Medan Deli ini yaitu 5 meter. Di pasar Medan Deli tersedia jalan ke segala arah

mengelilingi pasar, serta jalan utama mudah ditemukan dan dicapai pedagang

maupun pembeli. Namun di pasar ini jalur khusus pejalan dan berkenderaan tidak

terpisah sehingga jalan tersebut menjadi sempit dan aktivitas pasar menjadi tidak

teratur. Akses Jalan di pasar Medan Deli ini memiliki kondisi yang baik dalam arti

permukaan jalan tersebut rata, dan tidak berlubang-lubang sehingga dapat dilalui

roda dua, roda tiga dan roda empat, jalan ini merupakan permukaan aspal

sehingga para pengguna jalan bebas dan nyaman dalam menjalankan

kendaraannya. Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi prasarana

(46)

Tabel 25. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasana Jalan Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2

3.

4.

5

Lebar jalan minimal 5 (lima) meter.

Terdapat jalan yang mengelilingi pasar.

Jalan utama mudah ditemukan dan dicapai.

Jalur masuk pejalan dan kendaraan terpisah

Jalan bersih dari sampah , tidak berlubang atau becek dn layak

Sumber : Data Primer, 2015

Gambar 17. Kondisi Akses Jalan di Pasar Medan Deli

b. Jaringan Listrik

Penerangan (jaringan listrik) termasuk kelengkapan fasilitas yang

dibutuhkan oleh masyarakat. Fasilitas ini sangat mendukung kegiatan pasar yang

digunakan setiap waktu melakukan aktivitas di pasar. Berdasarkan hasil penelitian

(47)

penerang sudah sepenuhnya tersedia di pasar. Dimana para pedagang yang

menyewa kios semua disalurkan listrik PLN ke dalam kios atau los, sehingga para

penjual apabila melakukan aktivitas di pagi hari pukul 04.00s/d 06.00 WIB

pedagang menggunakan lampu litrik yang menggunakan daya dari PLN sebagai

sumber penerang. Di pasar Medan Deli ini dibuat sistem sub sentralisasi fase dan

panel utama ditempatkan di dekat kantor pengelola. Hal ini di maksudkan agar

daya listrik untuk peralatan perdagangan maupun pencahayaan ruangan dalam

kondisi yang memadai.

Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi prasarana jaringan

listrik pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 26.

Tabel 26. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasana Jaringan Listrik Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2.

Sumber daya listrik menggunakan daya dari PLN, dengan demikian seluru sistem mengikuti standar (PUTL). Untuk mempermudah pengontrolan saat Darurat.

Dibuat sistem sub sentralisasi fase dan panel utama listrik dimana panel utama ditempatkan di dekat kantor pengelola. Hal ini dimaksudkan agar daya listrik untuk peralatan perdagangan maupun pencahayaan ruangan dalam kondisi yang memadai.

60

40

60

40

(48)

Gambar 18. Kondisi Jaringan Listrik di Pasar Medan Deli

c. Pelayanan Kesehatan

Prasarana kesehatan merupakan prasarana yang sewaktu-waktu

dibutuhkan oleh pedagang dan pembeli karena kondisi fisik yang dimiliki oleh

pedagang/pembeli di pasar tidak selamanya baik. Selain itu kecelakaan di pasar

bisa kapan saja terjadi, jadi perlu diadakan pelayanan kesehatan di pasar untuk

mengatisipasi hal-hal yang mungkin terjadi.

Dari hasil penelitian merupakan bahwa pelayanan kesehatan ini tidak ada

tersedia di lokasi pasar. Sehingga apabila ada yang sakit atau terjadi kecelakaan

harus memerlukan waktu yang lama untuk pergi ke puskesmas. Jauhnya lokasi

menjadi kendala utama menuju tempat layanan kesehatan seperti puskesmas.

Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi prasarana Pelayanan

(49)

Tabel 27. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasarana Pelayanan Kesehatan Pasar Medan Deli

No. Sub Variabel Skor Maksimal Perolehan Skor 1.

2.

3.

Tersedianya tempat pelayanan kesehatan di dalam pasar yang mudah di jangkau apabila terjadi kecelakaan/sakit.

Gedung pelayanan kesehatan tersedia dan ukuran nya mencukupi.

Tersedia perlengkapan alat kesehatan dan obat-obatan yang

Sumber : Data Primer, 2015

d. Air Bersih

Air merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia,

hewan dan tumbuhan karena air merupakan sumber kehidupan. Bahkan dapat

dipastikan tanpa pengembangan sumber daya air secara konsisten peradapan

manusia tidak akan mencapai tingkat yang dinikmati sampai saat ini. Keperluan

akan air pada umumnya diperoleh dari air sumur, air sungai, yang digunakan

masyarakat baik untuk keperluan irigasi, industri, pasar maupun aktifitas lainnya

yang dilakukan sehari-hari. Salah satunya pasar tidak terlepas dari kesediaan air

bersih, dengan adanya air bersih maka para pedagang tidak kesulitan untuk

membersihkan barang dagangannya seperti sayuran, ikan, daging dan lain-lain.

Berdasarkan hasil penelitian adalah bahwa air yang tersedia dan digunakan

pedagang di pasar adalah air bersih dari sumur bor untuk memenuhi kebutuhan

(50)

pedagang yang ada di pasar sehingga para pedagang tidak pernah mengalami

kekurangan air karena air tersedia memadai. Di dalam pasar ini fasilitas air bersih

juga di lengkapi dengan kran air yang tidak bocor. Adapun jarak sumber air bersih

dengan pembuangan limbah di pasar Medan Deli ini jaraknya 7 meter.

Untuk melihat hasil perolehan skor terhadap kondisi prasarana air bersih

pasar Medan Deli dapat dilihat pada tabel 28.

Tabel 28. Perolehan Skor Terhadap Kondisi Prasana Air Bersih Pasar berkesinambungan, minimal 40 liter per pedagang.

Tersedia tandon air bersih dilengkapi dengan kran air yang tidak bocor.

Jarak sumber air bersih dengan pembuangan limbah minimal 10 meter.

Sumber : Data Primer, 2015

(51)

Bila dilihat dari penilaian prasarana pasar yang di nilai dari 4 variabel

sebagai indikator dan sub variabel yakni (akses jalan, instalansi listrik, pelayanan

kesehatan, telekomunikasi, dan air bersih). Sistem pemberian skor pada keempat

variabel beserta sub variabel merupakan kunci dalam menetapkan klasifikasi

keadaan prasarana pasar Medan Deli dan berdasarkan hasil penelitian yang berupa

data-data yang diperoleh yang telah diolah dan dianalisis dan sebagaimana telah

dijelaskan dari hasil penelitian tersebut, maka tahap selanjutnya yang harus

dilakukan adalah menentukan perolehan total skor dari masing-masing variabel

yang di hitung. Untuk masing-masing variabel, seluruh jumlah skor sub variabel

dijumlahkan secara keseluruhan, hasil perhitungan tersebut dapat disajikan dalam

bentuk tabel sehingga memudahkan melihat jumlah total skor yang telah diperoleh

dari hasil penelitian dan telah diolah pada masing-masing variabel penentu

kondisi prasarana pasar Medan Deli.Untuk lebih memperjelas hasil analisis yang

telah dilakukan pada penentuan kondisi prasarana Pasar Medan Deli dan total skor

yang diperoleh dapat dilihat pada tabel 29.

Tabel 29. Total Hasil Skor Keseluruhan Prasarana Pasar Medan Deli

No. Variabel Skor

Maksimal Minimal Skor Perolehan Skor Bobot Keterangan

1. Akses

(52)

Bila dilihat dari penilaian prasarana pasar yang di nilai dari 4 variabel

sebagai variabel dan sub variabel yakni (akses jalan, jaringan listrik, pelayanan

kesehatan dan air bersih). Dengan demikian sub variabel untuk masing-masing

variabel diberi pembobotan sebagai berikut: 66,8-100 = baik, 33,4-66,7 = sedang,

0 – 33,3 = buruk.

Hasil perhitungan untuk skor dikelompokkan dalam tiga interval kelas

yaitu baik, sedang, rendah. Pengelompokan variabel ke dalam 3 interval kelas

tersebut mengikuti metode dari Sturges sebagai berikut:

Banyaknya kelas untuk sarana adalah 3. Skor untuk prasarana: 66,8-100 =

baik, 33,4-66,7 = sedang, 0 – 33,3 = buruk. Selisih data terbesar dan terkecil:

100- 0 = 100, di bagi 3, interval kelasnya adalah 33,3 yang diperoleh dari

perhitungan sebagai berikut :

Untuk lebih jelas melihat klasifikasi kondisi prasarana pasar Medan Deli

dapat dilihat pada tabel 30 berikut ini :

Tabel 30. Klasifikasi Kondisi Prasarana Pasar Medan Deli

No Jumlah skor Keterangan

1 66,8-100 Baik

2 33,4-66,7 Sedang

3 0 -33,3 Buruk

Sumber : Data Primer, 2015

Hasil penilaian kondisi terhadap masing – masing variabel tersebut

dimasukkan ke dalam total skoring guna mendapatkan total kalkulasi skor untuk

(53)

(tabel 29) nilai perolehan skor semua veriabel berjumlah 280 : 4 (banyaknya

prasarana) = 70 menunjukkan bahwa sarana pasar Medan Deli berada pada

kategori baik (rangenya 66,8 - 100).

B. Pembahasan

Pembahasan ini menyajikan kondisi sarana dan prasarana pasar Medan

Deli di Kecamatan Medan Barat Kota Medan.

1. Kondisi sarana Pasar Medan Deli di Kecamatan Medan Barat

Kantor pengelola pasar Medan Deli ini memiliki pegawai sebanyak 10

orang. Kondisi fisik bangunan kantor pengelola pasar Medan Deli letaknya mudah

di jangkau oleh pedagang dan pengunjung, memiliki papan penanda identitas,

ruang kantor memiliki ventilasi , namun di kantor pengelola pasar Medan Deli ini

tidak tersedia toilet bagi laki-laki dan perempuan dan tempat cuci tangan yang

dilengkapi dengan sabun air yang mengalir dan bangunan kantor pengeolah pasar

belum permanen dimana masih menggunakan pondasi kayu, lantai kayu, dinding

tembok kayu, atap seng, penyangga atap kayu, sehingga membuat para petugas

pasar merasa kurang nyaman dalam melaksanakan tugasnya di dalam kantor

pengelola pasar ini. Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana kantor

pengelola pasar Medan Deli memperoleh skor 60. Oleh karena itu kondisi

pengelola pasar Medan Deli tergolong kategori sedang.

Kondisi area parkir di pasar Medan Deli ini tidak di kelolah dengan baik

dimana hanya memiliki lantai tanah tidak memiliki atap sehingga membuat

kendaraan yang diparkirkan tidak nyaman dan aman dari gangguan cuaca seperti

(54)

Adapun tempat parkir yang disediakan 1 unit dan belum teratur karena kendaraan

roda dua disatukan dengan kendaraan roda tiga (becak), dan sepeda dengan luas

60 M2 dengan daya tampung 80 unit dan apabila dibandingkan dengan banyaknya

kendaraan pengunjung sehingga areal parkir yang tersedia sangat kurang di pasar

Medan Deli ini .Sedangkan parkir untuk mobil tidak tersedia, sehingga para

pedagang dan pengunjung memarkirkan mobilnya di depan toko di luar lokasi

pasar Medan Deli hingga sampai pinggir jalan sehingga dapat menyebabkan

kemacetan jalan raya di depan pasar. Area parkir khusus pengangkut hewan hidup

dan hewan mati juga tidak tersedia, sehingga para pengangkut hewan mati dan

hidup ini memarkirkan angkutannya menggunakan jalan di sekitar pasar sehingga

area jalan yang tersedia menjadi sempit . Di dalam pasar ini tersedia area bongkar

muat khusus yang terpisah dari tempat parkir dan pengunjung namun tempat

sampah kering dan basah tersedia. Parkir yang tersedia itu juga tidak adanya di

buat tanda masuk dan keluar kendaraan secara jelas sehingga tidak beraturan.

Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana areal parkir pasar Medan Deli

memperoleh skor 50. Oleh karena itu sarana areal parkir parkir dipasar Medan

Deli ini tergolong kategori sedang.

Kondisi toilet umum di pasar Medan Deli terdapat 1 unit yang terdiri 2

pintu dan menggunakan bak sebagai tempat penampungan air. Toilet umum pasar

Medan Deli memang sudah tersedia namun toilet umum yang ada di pasar Medan

Deli itu tidak dilengkapi simbol yang jelas sehingga setiap orang yang menuju

toilet tersebut merasa bingung dan juga tempat cuci tangan yang di lengkapi

dengan sabun air yang mengalir tidak tersedia. Adapun air limbah toilet umum ini

(55)

dari sumber air bersih. Selain itu toilet umum ini memiliki ventilasi dengan

pencahayaan yang cukup.

Kondisi toilet umum menggunakan pondasi besi tulang, lantai semen,

dinding tembok semen, atap seng, penyangga atap beton, serta menggunakan

pintu kayu. Toilet umum di pasar Medan Deli dikelola oleh masyarakat pribadi

yang menyediakan air dan membersihkan toilet. Air selalu tersedia di toilet, setiap

orang yang menggunakan toilet umum harus membayar harga sebesar

Rp.1000/orang kepada pihak pengelola toilet setiap kali masuk toilet. Dapat

disimpulkan bahwa kondisi fisik bangunan toilet umum yang ada di pasar Medan

Deli seluruhnya sudah permanen dan kebersihan toilet selalu terjaga sehingga

dapat memberi keamanan dan kenyamanan kepada pedagang atau pembeli di

pasar yang ingin membuang hajat di toilet umum. Sehingga perolehan skor

terhadap kondisi sarana tioilet pasar Medan Deli memperoleh skor 80. Oleh

karena itu kondisi tiolet di pasar Medan Deli tergolong kategori baik.

Di dalam Pasar Medan Deli terdapat tempat sampah 20 unit (tong

sampah/keranjang sampah) khusus yang di sediakan oleh Dinas Pasar Kota

Medan setiap kios, lorong/los di dalam pasar Medan Deli sehingga dari hasil

penelitian terlihat sebahagian pedagang pasar hanya mengumpulkan dan

membuang sampah dagangannya di sekitar kios/lorong/los tanpa ada tempat

penampungan akibatnya sampah pasar berserakan dan pasar tidak bersih, namun

ada beberapa pedagang menyediakan tempat sampah sendiri seperti keranjang

bambu . Dinas Pasar Kota Medan hanya menyediakan 1 unit tempat pembuangan

sampah sementara (TPS) khusus dan lokasi tempat pembuangan sampah (TPS)

(56)

tidak ada disediakan Dinas Pasar Kota Medan tersedia tempat sampah (tong

sampah) basah dan kering. Sehingga sebagian besar pedagang pasar hanya

mengumpulkan dan membuang sampah dagangannya di sekitar kios/lorong/los

tanpa ada tempat penampungan akibatnya sampah pasar banyak berserakan dan

pasar jadi tidak bersih. Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana tempat

sampah dipasar Medan Deli memperoleh skor 80. Oleh karena itu kondisi tempat

sampah Medan Deli tergolong kategori baik.

Dilihat dari ketersediaan drainase di pasar Medan Deli sudah memadai

namun drainase di pasar Medan Deli ini tersumbat sampah. Sehinggga apabila

musim hujan, drainase tersebut tidak sanggup menampung semua air yang

berlebihan sehingga sering terjadi becek di sekitar pasar tersebut.

Selokan/Drainase sekitar pasar tersebut terbuka tanpa ditutupi dengan kisi-kisi

yang terbuat dari logam. Namun di pasar Medan Deli ini tidak ada di jumpai

bangunan los/kios di atas saluran drainase. Sehingga perolehan skor terhadap

kondisi sarana drainase pasar Medan Deli memperoleh skor 60. Oleh karena itu

kondisi drainase di pasar Medan Deli ini tergolong kategori sedang.

Pasar Medan Deli tidak memiliki sarana hydrant, berfungsi menurut

ketentuan yang berlaku dan mudah dijangkau, sehingga parapengunjung dan

pedagang kurang merasa nyaman untuk berjualan di pasar Medan Deli itu.

Sehingga dengan ketidaktersediaan hidrant/pemadam kebakaran di pasar Medan

Deli ini sehingga tidak memperoleh skor oleh karena itu berada pada kategori

buruk.

Pos keamanan di pasar Medan Deli ini tidak tersedia untuk menjaga

(57)

pembeli tidak merasa aman dan takut terhadap gangguan keamanan di pasar.

Sehingga dengan ketidaktersediaan pos keamanan di pasar Medan Deli ini

sehingga tidak memperoleh skor oleh karena itu berada pada kategori buruk.

Kondisi tempat ibadah di pasar Medan Deli ini terdapat 1 tempat ibadah/musholah

bagi para pedagang atau pembeli di pasar yang bangunannya menyatu di kantor

pengelola pasar. Namun tempat wudhu jauh dijangkau dari dari air bersih

sehingga para pedanga atau pembeli harus memakai waktu lama menuju kamar

mandi/toilet untuk wudhu. Akan tetapi musholah ini memiliki ventilasi dan

pencahayaan yang cukup baik. Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana

tempat ibadah dipasar Medan Deli memperoleh skor 60. Oleh karena itu kondisi

tempat ibadah pasar Medan Deli tergolong kategori sedang.

Kondisi kios di Pasar Medan Deli ini terdapat 204 unit, ukuran untuk

masing-masing kios 2 x 2 meter. Atap kios pasar Medan Deli terbuat dari seng,

namun di depan kios banyak atap kios yang bocor. Atap tersebut tidak dapat

menahan terik matahari dan hujan sehingga kurang aman bagi penjual maupun

pembeli di dalam pasar Medan Deli tersebut. Kios yang mempunyai atap yang

tinggi berdasarkan peraturan yang berlaku di pasar Medan Deli juga tidak

dilengkapi dengan penangkal petir. Kondisi permukaan dinding kios hampir

semua bersih, tidak lembab dan berwarna terang, namun ada beberapa permukaan

kios yang kotor, lembab dan warna kios tidak jelas lagi sehingga kelihatan gelap

dan kotor. Lantai kios terbuat dari semen dengan permukaan rata dan tidak licin

dan retak sehingga mudah untuk dibersihkan. Sehingga perolehan skor terhadap

kondisi sarana kios dipasar Medan Deli memperoleh skor 60. Oleh karena itu

(58)

Kondisi los yang terdapat di Pasar Medan Deli seluruhnya berjumlah 3

unit yang menjadi 798 stand dengan ukuran masing-masing bagian 1,5 x 1,5

meter. Bangunan los berada di tengah-tengah antara toko dan kios yang

diperuntukan sayur, daging, ayam, ikan basah dan sembako lainnya. Komoditas di

dalam los tidak di letakkan secara terpisah dengan komoditas lainnya dimana ikan

basah di gabungkan dengan daging namun air bersih sudah tersedia. Setiap los

memiliki lorong yang lebarnya 1,5 meter. Setiap los tidak memiliki papan

identitas yaitu yang berupa nomor, nama pemilik sehingga para pembeli atau

pengunjung sulit untuk menemukan si pedagang yang mau di tujunya di dalam

pasar tersebut. Di dalam los jarak tempat penampungan dan pemotongan unggas

dengan bangunan pasar berdekatan dengan bangunan/kios dan tidak ada dibatasi

dengan tembok pembatas . Bangunan los pasar Medan Deli menggunakan pondasi

kayu, lantai semen, atap seng serta penyangga atap kayu. los tersebut

menggunakan sistem sewa harian. Pedagang yang memakai los membayar uang

sewa setiap harinya kepada Dinas Pasar Kota Medan dengan jumlah Rp.1.500 /

hari. Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana los dipasar Medan Deli

memperoleh skor 60. Oleh karena itu kondisi los di pasar Medan Deli ini

tergolong kedalam kategori sedang.

Kondisi area bongkar muat di pasar Medan Deli ini terdapat area bongkar

muat yang tersebar sehingga para pedagang dapat menekan biaya dan

mempemudah material handling. Tersedianya lahan/area yang mencukupi untuk

keperluan bongkar muat dagangan di pasar tanpa mengurangi luas jalan didalam

pasar Medan Deli. Fasilitas bongkar muat di pasar ini dapat di lakukan dengan

(59)

kondisi sarana area bongkar muat dipasar Medan Deli memperoleh skor 80. oleh

karena itu kondisi sarana area bongkar muat ini tergolong kedalam kategori baik.

Kondisi transportasi dipasar Medan Deli ini terdapat truk pengangkutan

barang yang tersedia. Selain truk juga adanya becak/kendaraan roda tiga dan

sepeda motor. Angkutan di pasar Medan Deli yang tersedia untuk setiap jenis

dagangan, seperti angkutan pengankut sayuran, pakaian, daging dan lain-lain.

Sehingga perolehan skor terhadap kondisi sarana transportasi dipasar Medan Deli

memperoleh skor 100. Oleh arena itu kondisi sarana transportasi di pasar Medan

Deli ini tergolong ke dalam kategori baik.

Apabila dilihat hasil total skor keseluruhan sarana pasar Medan Deli maka

hasil skor memperoleh 695 dibagi 12 variabel (banyaknya sarana) maka hasil nilai

skor keseluruhan sarana = 57,91 menunjukkan bahwa sarana pasar Medan Deli

berada pada kategori sedang.

Berdasarkan hasil penelitian ternyata sarana yang terdapat di pasar Medan

Deli hanya kantor pengelola, areal parkir, toilet, tempat pembuangan sampah,

drainase, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan transportasi. Sedangkan

sarana hidrant dan pos keamanan belum tersedia di pasar Medan Deli. Kondisi ini

belum sesuai dengan ketetapan dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik

Indonesia No.20 tahun 2012, tentang pengelolaan dan pemberdayaan pasar

tradisional, yang menyatakan bahwa sarana pendukung pasar antara lain: pasar

kantor pengelola, areal parkir, toilet, tempat pembuangan sampah, drainase,

hidrant, pos keamanan, tempat ibadah, kios, los, area bongkar muat, dan

Gambar

Gambar 7. Kondisi  Kantor Pengelola Pasar Medan Deli
Gambar 8.  Kondisi Areal Parkir Pasar Medan Deli
Tabel  12. Perolehan Skor Mengenai Kondisi Sarana Toilet Umum   Pasar Medan Deli
Gambar  9.  Kondisi Toilet Umum Pasar Medan Deli
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesis dalam penelitian ini adalah ada pengaruh persepsi tentang sampah (manfaat, akibat, pencegahan) dan sarana prasarana terhadap perilaku ibu membuang sampah yang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Jumlah prasarana transportasi (konstruksi dan kondisi permukaan jalan), (2) Jumlah sarana transportasi angkutan umum

Pada kenyataanya sampai pada saat ini masyarakat Kampung Badur masih tetap membuang sampah ke Sungai Deli, namun masyarakat berusaha mengurangi pembuangan sampah ke sungai dengan

Sampah Di Desa Medan Senembah Kabupaten Deli Serdang Dan.. Dikelurahan Asam Kumbang Kota Medan

Sedangkan kinerja Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta dalam mengelola sarana dan prasarana pasar tradisional adalah hasil dari seluruh rangkaian kegiatan maupun program

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan studi evaluasi pasar tradisional Gegerkalong dengan melakukan pengamatan terhadap aspek sarana dan prasarana sanitasi

Sedangkan kinerja Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta dalam mengelola sarana dan prasarana pasar tradisional adalah hasil dari seluruh rangkaian kegiatan maupun program

Menurut data yang diperoleh dari kantor Pasar Titipapan kedatangan mereka untuk berdagang di daerah tersebut, pada umumnya mereka merupakan pedagang sembako, rokok, kedai sampah