Respon Pertumbuhan dan Produksi Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max L. Merril) pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Pupuk Hayati
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Parameter pengamatan jumlah akar pertanaman, pada umur pengamatan 14 dan 21 HST terlihat perbedaan yang sangat nyata, yaitu pada Varietas Wilis memiliki nilai yang tinggi dibandingkan
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berbeda nyata terhadap peubah amatan tinggi tanaman 2,3,4 dan 6 Minggu Setelah Tanam (MST), tingkat kehijauan daun, umur berbunga,
Pengamatan yang dilakukan meliputi umur berbunga, tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah daun trifoliet, bobot basah dan kering batang, bobot basah dan kering akar,
Varietas Wilis dan Burangrang hasil berat 100 biji meningkat pada pemberian pupuk P 50 kg per ha, sementara varietas Gema tidak terjadi perbedaan berat 100 biji
Pemberian POC dari limbah cair tahu meningkatkan jumlah bintil akar efektif, bobot bintil akar efektif, bobot kering tajuk, bobot kering akar, jumlah polong berisi per tanaman,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berbeda nyata terhadap peubah amatan tinggi tanaman 2,3,4 dan 6 Minggu Setelah Tanam (MST), tingkat kehijauan daun, umur berbunga,
Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh nyata pada perlakuan varietas terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang pada umur 2 MST, diameter batang pada umur 3 MST dan 5 MST, bobot
Dimana untuk tinggi tanaman tertinggi pada varietas Orba V3, umur berbunga tercepat pada varietas Kipas Putih V2 yaitu 36,02 hari, jumlah cabang terbanyak pada varietas Kipas Putih V2