• Tidak ada hasil yang ditemukan

SIKAP MAHASISWA TERHADAP WILLEM ISKANDER SEBAGAI TOKOH PENDIDIKAN SUMATERA UTARA DI JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS NEGERI MEDAN.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "SIKAP MAHASISWA TERHADAP WILLEM ISKANDER SEBAGAI TOKOH PENDIDIKAN SUMATERA UTARA DI JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS NEGERI MEDAN."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

SIKAP MAHASISWA TERHADAP WILLEM ISKANDER SEBAGAI TOKOH PENDIDIKAN SUMATERA UTARA

DI JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

SKRIPSI

Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Jurusan Pendidikan Sejarah

Oleh:

FANDI LEONARD SITORUS NIM. 3113121026

JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

ABSTRAK

Fandi Leonard. Sitorus. NIM 3113121026. Sikap Mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan. Skripsi Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan. 2016.

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan. (2) Untuk mengetahui sikap mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian expost facto yang bertujuan menemukan penyebab yang memungkinkan perubahan perilaku, gejala atau fenomena yang disebabkan oleh suatu peristiwa. Untuk mendapatkan data menggunakan angket dan studi dokumen sebagai alatnya. Data dikumpulkan dengan teknik: angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan mahasiswa tentang tokoh pendidikan pendidikan Willem Iskander cukup baik. Sikap mahasiswa terhadap sikap keteladanan Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara cukup baik. Dari hasil penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sikap mahasiswa terhadap sikap Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara tergolong baik. Pengetahuan mahasiswa tentang tokoh pendidikan Willem Iskander tergolong baik. Kontribusi sikap mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan dikategorikan tinggi. Jadi, Sikap mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai tokoh pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan mengetahui, menerima, meneladani dan bersikap positif terhadap sosok Willem Iskander.

(6)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang selalu memberikan kasih dan karunia serta segala berkat sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Penulisan skripsi ini adalah dalam rangka memenuhi tugas akhir guna memperoleh gelar sarjana pendidikan sejarah di Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.

Penulis telah berupaya dengan semaksimal mungkin dalam menyelesaikan skripsi ini, namun penulis menyadari sepenuhnya bahwa skripsi ini sangat sederhana dan jauh dari kesempurnaan. Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang berguna untuk menghasilkan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Melalui tulisan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan motivasi kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini, yaitu :

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, selaku Rektor di Universitas Negeri Medan (UNIMED)

2. Ibu Dra. Nurmala Berutu, M.Pd, selaku Dekan Fakultas IlmuSosial (FIS) 3. Kepada Drs. Yushar Tanjung, M.Si, selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Sejarah yang selalu membantu dan memberi motivasi.

4. Ibu Dr. Samsidar Tanjung, M.Pd, selaku Dosen pembimbing Skripsi (PS) yang selalu membantu dan membimbing penulis dalam memberi motivasi penulis mulai rencana penelitian hingga penyelesaian skripsi ini.

5. Ibu Dra. Lukitaningsih, M.Hum, selaku dosen Pembimbing Akademik (PA) dan pembanding utama yang telah memberi masukan dan saran mulai rencana penelitian sampai selesainya penyusunan skripsi ini. Penulis mengucapkan terima kasih atas kebaikan dan bimbingannya.

(7)

7. Bapak Pristi Suhendro, S.Hum, M.Si selaku dosen penguji dan dosen pembanding bebas yang banyak memberi inspirasi bagi peneliti.

8. Bapak dan Ibu staf pengajar Jurusan Pendidikan Sejarah, yang telah memberikan bekal ilmu yang tak ternilai selama belajar di Jurusan Pendidikan Sejarah.

9. Teristimewa penulis ucapkan terima kasih kepada kedua orangtuaku, Bapakku T. Sitorus dan Mamakku M. br. Simanjuntak yang selalu hadir dan sabar membimbing serta tulus memotivasi penulis dalam perkuliahan. Serta abangku Febi Ganesa Sitorus serta adik-adikku Vera Sitorus, Indri Sitorus, Andri Sitorus dan Aldo Sitorus yang tiada hentinya memberi semangat, mengingatkan dan memotivasi penulis selama perkuliahan, semoga kita menjadi anak-anak yang baik yang bisa membanggakan Bapak dan Mamak dan semua keluarga yang telah mendoakan penulis selalu, semoga skripsi ini menjadi persembahan terbaikku selama perkuliahan.

10. Abang Jhon Pawer Siahaan, S.Pd sebagai narasumber yang telah memberikan informasi yang penulis butuhkan.

11. Abang Arbi Syafri Tanjung, S.Pd yang telah banyak memberi bantuan dan informasi yang penulis butuhkan.

12. Kepada teman-teman Stambuk 2011 yang selalu memberikan semangat. Terima kasih untuk semua canda tawa, perdebatan, kehangatan, pengalaman dan pelajaran berharga. Terkhusus buat : Kurniawan, Apri, Fransly, Winalni, Riki, Janry, Bastian, Wahyudi, Rozak, Enos, Boy, Viandri, Tomson, Khairi, Reza, dan Dedi yang selalu mengingatkan penulis untuk mengerjakan skripsi ini, Marta, Talenta, Maruli Tua, Syahputri, Kus, Wulan, Kristin dan Puspa.

13. Kepada adik-adik stambuk 2012 yang selalu memberi bantuan dan semangat. Terkhusus buat: Boho, Daniel, Juda, Lifzen, Yasri, Jefri, Fauzi, Rio, Lot, Fany, Sella, Kartina dan Kotbah.

(8)

15. Kepada teman-teman satu rumah di Jalan Rela, Andreas, Lencar, Daniel, David, Tomson, Firman, Daus, Joy, Galang, Bastian, Frans, Rheo, Yongky, dan Guntara.

16. Kepada para sahabat DID Community, Agata, Dani, Bayu, Anggiat, Firman, Akhyar, Salim, danYudi yang selalu memberikan dukungan. 17. Kepada Trijayanti Siregar yang selalu memberi semangat, dukungan dan

menemani penulis dalam penulisan skripsi ini.

18. Kepada semua pihak yang tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang pernah memberikan perhatian dan bantuan kepada penulis.

Penulis telah berupaya semaksimal mungkin dalam penyelesaian skripsi ini, namun penulis menyadari masih banyak kelemahan baik dari segi isi maupun tata bahasa. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun dari pembaca demi sempurnanya skripsi ini. Kiranya skripsi ini dapat bermanfaat bagi guru sejarah dalam menambah ilmu pendidikan.

Medan, September 2016 Penulis

(9)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI... v

DAFTAR TABEL ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A Latar Belakang Masalah ... 1

B Identifikasi Masalah... 4

C Pembatasan Masalah... 5

D Rumusan Masalah... 5

E Tujuan Penelitian ... 5

F Manfaat Penelitian ... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA... 7

A. Sikap Mahasiswa ... 7

1. Teori dan Konsep Sikap... 7

B. Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan ... 10

1. Willem Iskander... 10

2. Tokoh Pendidikan ... 15

C. Kerangka Berpikir... 17

BAB III METODOLOGI PENELITIAN ... 20

A. Metode Penelitian... 20

B. Lokasi Penelitian ... 20

C. Populasi dan Sampel Penelitian ... 21

1. Populasi... 21

2. Sampel ... 21

D. Variabel Penelitian dan Defenisi Operasional ... 23

1. Variabel Penelitian... 23

2.Defenisi Operasional... 23

E. Sumber Data ... 24

F. Teknik Pengumpulan Data ... 24

(10)

2. Studi Dokumen ... 26

G. Uji Instrumen Penelitian ... 27

1.Uji Validitas Angket... 27

2.Uji Reliabilitas Angket ... 28

H. Teknik Analisis Data... 29

1.Teknik Analisis Kontribusi... 30

2.Uji Normalitas ... 31

3.Uji Homogenitas... 32

4.Pengujian Hipotesis ... 33

5.Uji Hipotesis dengan Uji t ... 33

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 35

A. Deskripsi Wilayah Penelitian ... 35

1. SejarahJurusanPendidikanSejarah ... 35

2. VisidanMisi ... 36

a. Visi... 36

b. Misi ... 36

3. KompetensidanStandarKelulusan... 37

4. MahasiswaJurusanPendidikanSejarah ... 38

B. HasilPenelitian ... 40

1. Sikap Mahasiswa terhadap Sikap Keteladanan Willem Iskander ... 40

2. Pengetahuan Mahasiswa tentang Tokoh Pendidikan Willem Iskander ... 45

C. Pembahasan Hasil Penelitian ... 49

1.Analisis Data ... 49

2. Uji t... 51

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 59

A. Kesimpulan ………. 59

B. Saran ……… 60

(11)

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Kisi-kisi Angket Sikap Mahasiswa... 26

Tabel 2 Kisi-kisi Angket Tokoh Pendidikan Willem Iskander ... 26

Tabel 3 Tabel Interpretasi r... 27

Tabel 4 Distribusi Frekuensi Angket Sikap Mahasiswa... 44

Tabel 5 Deskripsi Hasil Perhitungan Angket Sikap Mahasiswa ... 44

Tabel 6 Distribusi Frekuensi Angket Tokoh Pendidikan Willem Iskander.. 48

(12)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Angket Sikap Mahasiswa Terhadap Sikap Keteladanan Willem Iskander ... i Lampiran 2 Angket Pengetahuan Mahasiswa Tentang Tokoh Pendidikan

Willem Iskander ... iii Lampiran 3 Angket Sikap Mahasiswa Terhadap Sikap Keteladanan Willem

Iskander ... v Lampiran 4 Angket Pengetahuan Mahasiswa Tentang Tokoh Pendidikan

Willem Iskander ... vii Lampiran 5 Tabel Perhitungan Validitas Angket Sikap Mahasiswa Terhadap

Sikap Keteladanan Willem Iskander ... ix Lampiran 6 Tabel Perhitungan Validitas Angket Pengetahuan Mahasiswa

Tentang Tokoh Pendidikan Willem Iskander... x Lampiran 7 Tabel Reliabilitas Sikap Mahasiswa Terhadap Sikap Keteladanan

Willem Iskander ... xi Lampiran 8 Tabel Reliabilitas Pengetahuan Mahasiswa Tentang Tokoh

Pendidikan Willem Iskander ... xii Lampiran 9 Perhitungan Validitas Angket Sikap Mahasiswa Terhadap Sikap

Keteladanan Willem Iskander ... xiii Lampiran 10 Perhitungan Validitas Angket Pengetahuan Mahasiswa Tentang

Tokoh Pendidikan Willem Iskander ... xv Lampiran 11 Perhitungan Reliabilitas Angket Sikap Mahasiswa Terhadap Sikap

Keteladanan Willem Iskander ... xvii Lampiran 12 Perhitungan Reliabilitas Angket Pengetahuan Mahasiswa Tentang

Tokoh Pendidikan Willem Iskander ... xix Lampiran 13 Tabel Deskripsi Data Penelitian Angket Sikap Mahasiswa

Terhadap Sikap Keteladanan Willem Iskander ... xxi Lampiran 14 Tabel Deskripsi Data Penelitian Angket Pengetahuan Mahasiswa

(13)

Angket... xxvii

Lampiran 17 Perhitungan Uji Normalitas Data Penelitian ... xxix

Lampiran 18 Perhitungan Uji Homogenitas Data Penelitian... xxxiii

Lampiran 19 Pengujian Hipotesis ... xxxv

Lampiran 20 Tabel Distribusi Product Moment ... xxxviii

(14)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pendidikan sudah dimulai sejak adanya manusia. Setiap manusia bila ingin mencapai suatu tingkat kemajuan harus menempuh pendidikan. Apakah pendidikan itu diperolehnya dari ibunya, ayahnya, keluarganya, masyarakat sekelilingnya dan pengalamannya sendiri bukanlah merupakan masalah, tetapi memang semua orang memerlukan pendidikan.

Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke-4 mengamanatkan, bahwa usaha mencerdaskan kehidupan bangsa termasuk dalam urutan prioritas utama untuk dilaksanakan oleh bangsa Indonesia. Jika sudah demikian adalah hak dan kewajiban bagi setiap warga negara tanpa terkecuali untuk mendapatkan dan memajukan pendidikan.

(15)

2

Dalam sejarah pendidikan nasional nama Willem Iskander tercatat secara lokal, tidak banyak yang mengetahui sejarah Beliau secara nasional bahkan di Sumatera Utara pun banyak yang tidak mengenal sosok yang satu ini, penyebabnya karena nama Beliau tidak dimasukkan dalam kurikulum sejarah nasional sebagai Pahlawan Nasional.

Sejarah juga telah mencatat bahwa Willem Iskander adalah pemikir. Kebesarannya terletak pada kelanggengan gagasan-gagasannya dan karya-karyanya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Kepeloporannya di bidang pendidikan menempatkan dirinya sebagai penggagas dan pelaksana kaderisasi cendekiawan bangsa secara estafet melalui pendidikan guru. Program pendidikan guru yang digariskan Willem Iskander sangat strategis, karena guru adalah ujung tombak kemajuan. Hamidy Harahap (1998:8).

Willem Iskander mendirikan dan memimpin Sekolah Guru Bumiputera (Kweekschool voor Inlandisch Onderwijzers) di desa Tanobato, Mandailing. Ini

adalah sekolah guru ketiga di Hindia Belanda setelah Surakarta dan Bukittinggi. Dari ketiga sekolah guru itu, hanya sekolah guru di Tanobato yang dipimpin oleh guru yang mendapatkan pendidikan khusus ilmu keguruan dan ilmu pendidikan, yaitu Willem Iskander sendiri.

(16)

3

Kelanggengan pengaruh Willem Iskander dalam dunia pendidikan dikarenakan gagasan pembaharuannya diutarakan dalam bahasa yang mudah dipahami dalam karya-karyanya. Karyanya yang terkenal sebagai sastrawan adalah kumpulan prosa dan puisi Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-Rumbuk yang pertama kali terbit di Batavia pada tahun 1872. Karya ini merupakan inti ajaran Willem Iskander tentang kemajuan, pendidikan, nasionalisme dan budi pekerti luhur. Diantara puisi-puisi yang paling tersohor adalah Sekolah (dalam bahasa Mandailing Ajar Ni Amangna Di Anakna Na Kehe Tu Sikola) yang bertemakan Pendidikan dan Mandailing yang bertemakan Nasionalisme. Hamidy Harahap (1987 : 12-13)

Di era modernisasi yang kita rasakan saat ini tidak banyak generasi muda yang mengenal dan mengetahui perjuangan para pahlawan pendidikan yang telah merintis serta memajukan pendidikan di Indonesia. Para generasi muda lebih memilih untuk bergelut dengan teknologi dan kemajuan zaman. Bahkan mereka tidak menyadari mereka bisa menikmati pendidikan seperti sekarang ini berkat para pahlawan dan pejuang bangsa yang dengan segenap kekuatannya memperjuangkan pendidikan yang layak bagi bangsa dan negaranya.

(17)

4

Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan merupakan satu kelompok manusia yang telah menerima materi Sejarah sejak Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga Perguruan Tinggi, namun belum semuanya memperlihatkan hal-hal atau sikap positif terhadap Kearifan Lokal.

Berdasarkan hasil pengamatan peneliti selama ini di Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNIMED memperlihatkan bahwa meskipun mereka sudah mempelajari konsep pahlawan dan sejarah lokal, namun mereka masih banyak yang belum mengenal dan mengetahui sikap teladan, perjuangan dan karya-karya Willem Iskander dalam dunia pendidikan yang sangat menginspirasi.

Berkaitandengan hal tersebut di atas, maka peneliti ingin mengetahui seberapa besar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah memandang, mengetahui dan menilai tentang tokoh pendidikan tersebut. Berdasarkan masalah tersebut penulis merasa tertarik untuk mengadakan penelitian tentang “Sikap Mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumateran Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan”.

B. Identifikasi Masalah

Dari latarbelakang dapat diambil identifikasi masalah sebagai berikut : 1. Latar belakang kehidupan Willem Iskander.

2. Eksistensi Willem Iskander dalam bidang pendidikan di Sumatera Utara. 3. Pengetahuan Mahasiswa tentang Tokoh Pendidikan Willem Iskander.

(18)

5

C. Pembatasan Masalah

Untuk memudahkan dalam penelitian dan menghindari penafsiran yang lebih luas maka penulis membatasi masalah yaitu

1. Pengetahuan Mahasiswa tentang Tokoh Pendidikan Sumatera Utara Willem Iskander di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan.

2. Sikap Mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan.

D. Rumusan Masalah

1. Bagaimana Pengetahuan Mahasiswa tentang Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah?

2. Bagaimana Sikap Mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah?

E. Tujuan Penelitian

Sesuai dengan permasalahan yang dikemukakan penulis di atas, adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah

1. Untuk mengetahui Pengetahuan Mahasiswa tentang Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah.

(19)

6

F. Manfaat Penelitian

1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan peneliti dalam menuangkan buah pikiran dalam bentuk skripsi.

2. Sebagai bahan informasi kepada generasi muda Sumatera Utara dan bahan informasi bagi peneliti lain yang ingin meneliti lebih lanjut tentang Willem Iskander.

3. Menambah sumber kajian Mahasiswa Pendidikan Sejarah khususnya Universitas Negeri Medan tentang sejarah lokal dalam cakupan sejarah nasional.

4. Menambah pembendaharaan karya ilmiah bagi lembaga khususnya Universitas Negeri Medan.

(20)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Pemahaman Mahasiswa tentang Keteladanan sosok Willem Iskander merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi sikap Mahasiswa masa sekarang ini. Setelah melakukan penelitian dan dilakukan analisis data, pengujian hipotesis dan hasil penelitian maka penulis menyimpulkan sebagai berikut :

1. Sikap Mahasiswa di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan tergolong cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari jawaban angket responden Sikap Mahasiswa terhadap Sikap Keteladanan Willem Iskander yaitu sebesar 79,67. Maka dapat dikatakan bahwa sekitar 58% Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan memiliki Sikap yang positif terhadap Tokoh Pendidikan Willem Iskander yang tergolong cukup baik. 2. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Mahasiswa tentang

Tokoh Pendidikan Willem Iskander di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan termasuk kategori cukup tinggi dengan nilai rata-rata jawaban angket responden sebanyak 74,50. Maka dapat dikatakan bahwa sekitar 58% Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan memiliki pengetahuan tentang Tokoh Pendidikan Willem Iskander yang tergolong cukup baik.

(21)

Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan dikategorikan tinggi. Berdasarkan perhitungan koefisien product moment diperoleh rxy= 0,87 maka dikategorikan tinggi.

4. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis diperoleh thitung=13,2 dibandingkan dengan ttabel=2,00 pada taraf signifikan 5% dengan dk=n-2 = 58 maka thitung=13,2>ttabel= 2,00 sehingga hipotesis menyatakan terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara Sikap Mahasiswa dengan Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan dapat diterima.

5. Berdasarkan penelitian Sikap Mahasiswa terhadap Willem Iskander sebagai Tokoh Pendidikan Sumatera Utara di Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan dapat disimpulkan bahwa mahasiswa mengenal, mengetahui, meneladani dan bersikap positif terhadap sosok Willem Iskander.

B. Saran

Berdasrkan kesimpulan diatas, bahwa pemahaman Sikap Mahasiswa terhadap Sikap teladan Willem Iskander tergolong baik dan pengetahuan Mahasiswa tentang Tokoh Pendidikan Willem Iskander juga berada pada kondisi yang baik pula, tetapi walaupun demikian peneliti tetap memberi saran sebagai berikut :

(22)

2. Agar Mahasiswa/i tetap menjaga dan melestarikan nilai-nilai keteladanan Willem Iskander dalam memajukan pendidikan tanah air.

3. Mahasiswa hendaknya menjadi sebuah acuan bagi masyarakat untuk mengajarkan, menjelaskan serta menerapkan keteladanan baik di lingkungan pendidikan maupun di luar pendidikan.

4. Penulis berharap agar Mahasiswa/i turut bersama-sama untuk memajukan bangsa Indonesia kearah yang lebih baik denga cara tetap menjaga nilai-nilai yang ada serta melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.

(23)

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, Abu. 1991. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Azwar, Saifuddin. 1981. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya.Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Hamidy Harahap, Basyral. 1987. Willem Iskander Si Bulus-Bulus Si Rumbuk-Rumbuk. Jakarta: Puisi Indonesia

Hamidy Harahap, Basyral. 1997. Willem Iskander (1840-1876) sebagai Pejuang Pendidikan dan Pendidik Pejuang Daerah Sumatera Utara.

Harahap, Syahrin. 2011. Metodologi Studi Tokoh dan Penulisan Biografi. Jakarta: Prenada

Mar’at. 1981. Sikap Manusia Perubahan serta Perubahannya. Jakarta: Bumi Aksara

Masjkuri dkk. 1982. Sejarah Pendidikan Sumatera Utara. DEPDIKBUD

Mudyaharjo, Redja. 2001. Pengantar Pendidikan Sebuah Studi Awal Tentang Dasar-Dasar Pendidikan pada Umumnya dan Pendidikan di Indonesia. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.

Parlindungan, Mangaraja Onggang. 1964. Tuanku Rao. Jakarta: Tandjung Pengharapan

Poeze, Harry. 2008. Di Negeri Penjajah Orang Indonesia di Negeri Belanda 1600-1965. Jakarta: Gramedia

Sudijono, Anas. 2014. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada

Gambar

Tabel 1Kisi-kisi Angket Sikap Mahasiswa..................................................
Tabel Perhitungan Validitas Angket Sikap Mahasiswa Terhadap

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan uji hipotesis dengan taraf signifikan 0,05 diperoleh t hitung ≥ t tabel , yakni t hitung = 2, 84 t tabel = 1,6723, artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang

Hal ini terbukti berdasarkan hasil perhitungan t hitung untuk variabel kedisiplinan belajar sebesar 3,493 sehingga t hitung > t tabel atau 3,493> 1.979 ( α = 0,05)

Adanya perbedaan hasil belajar tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t dan taraf kepercayaan α = 0,05, dimana t hitung >t tabel

Dari hasil perhitungan uji hipotesis untuk postes diperoleh t hitung > t tabel (4,81 >1,671), maka Ha diterima yang berarti ada pengaruh yang positif dan

Dari hasil pengujian dengan uji t pada taraf signifikansi ( α ) = 0,05 dengan dk 78 diperoleh thitung = 2,782 > t tabel = 1,994 maka hipotesis altenatif

Kesimpulan ini juga dibuktikan dari hasil pengujian hipotesis yang menunjukan harga t hitung = 20,7 > harga t tabel = 2,042, yang berarti hipotesis yang berbunyi : “

Hasil penelitian menghasilkan (1) nilai t hitung > t tabel yaitu 11,089 > 1,199 pada taraf signifikansi 5%, hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya

Hasil perhitungan pengujian hipotesis secara parsial diperoleh nilai t hitung > t tabel atau 2,828 > 1,983 dan signifikan yang diperoleh 0,006 < 0,05, berarti bahwa